13 November 2013

Ucapan Yang Membangun dan Menghancurkan Masa Depan Anak

Jodi Foster pernah menerima Piala Oscar sebagai aktris terbaik dalam salah satu film layar lebar. Saat penyerahan piala tersebut, dari atas panggung dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya hingga meraih penghargaan ini.Yang menarik, ucapan terima kasihnya yang pertama ditujukan kepada IBUNYA.

Kira-kira ucapannya seperti ini,:


“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu saya. Sewaktu saya masih kecil, Ibu selalu mengatakan bahwa semua lukisan tangan saya itu setara dengan karya Picasso.

Pada saat saya sedang dalam keadaan sulit, ia selalu bilang:

"Jodi, kamu pasti bisa mengatasinya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan".

"Dan, kata-kata inilah yang selalu terngiang di benak saya hingga akhirnya saya yakin dan mampu untuk menjadi seorang seniman sehebat Picasso.”

Ternyata, dulu Jodi Foster sangat gemar melukis. Dan, sering kali mengganggu ibunya hanya untuk memperlihatkan hasil lukisan-lukisannya yang pada saat itu semuanya masih tampak seperti benang kusut.Tetapi apa yang terjadi jika seandainya yang diucapkan oleh ibunya adalah seperti ini:

“Jodi jangan pernah ganggu pekerjaan ibu lagi dengan lukisan-lukisan burukmu itu ya. Sudahlah Jodi, kamu tidak akan pernah mampu untuk menjadi seniman. Cepat sana segera selesaikan PR-mu, sebelum ibu berubah pikiran!”

Kalimat-kalimat negatif seperti ini akan meninggalkan kesan dan luka yang mendalam bagi diri seorang anak. Bisa jadi, kalimat tersebut akan tertanam di dalam benaknya sepanjang hidupnya. Dalam beberapa kasus ditemui, pengaruh kata-kata di duga lebih menghancurkan hidup seorang anak daripada kekerasan yang menyangkut fisik.

Kata-kata yang kita ucapkan kepada anak membawa pengaruh besar bagi hidupnya karena setiap kata atau kalimat yang diucapkan sekaligus membawa pesan tersirat tentang dirinya, baik berhubungan dengan kemampuan ataupun ketidakmampuannya.

Begitu si anak menyimpan pesan itu dalam batinnya, pesan itu lama-lama menjadi suatu keyakinan dan pembenaran atas setiap kegagalan yang dialaminya. Bahkan, sering kali kata negatif yang telah terserap dalam alam bawah sadarnya tetap bekerja, meskipun ia tidak menyadarinya.

Bayangkan, pada saat dilakukan penelitian terhadap kekuatan kalimat positif, Douglas Bloch mewawancara dua kelompok, yakni orang-orang yang sukses dan orang-orang yang tinggal di penjara. Ternyata ada perbedaan besar sekali mengenai kata-kata yang dulu sering didengar dari orangtua mereka.

Inilah kata-kata yang dulu sering didengar oleh sebagian besar kelompok orang yang dipenjara:

“Kamu memang anak sialan, lihat saja nanti kelak hidupmu akan berakhir di penjara!”

Sementara itu, inilah kata-kata yang dulu sering didengar oleh kelompok orang-orang yang sukses. Mereka selalu diberikan dua jenis kalimat positif, yaitu kalimat penghargaan dan penguatan.

Kalimat Penghargaan :

- “Lihat betapa bagusnya kamu melakukan itu.”

- “Terimakasih, kamu telah menepati janji.”

- "Terimakasih, kamu telah membantu Ibu"

- “Papa sungguh berterimakasih, kamu telah mau berusaha.”

Kalimat Penguatan :

- “Mama yakin, kamu akan mampu mengatasinya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan!”

- “Mama yakin, kamu sesungguhnya anak baik, hanya mungkin kali ini kamu sedang terpengaruh oleh teman-temanmu yang tidak baik. Apakah kamu mau bila mama membantumu untuk bisa menjadi baik seperti dulu lagi?”

Sebagaimana dijelaskan di dalam bukunya, “Mendidik Anak Zaman Sekarang Ternyata Mudah, lho,” (Penerbit Tangga Pustaka) ternyata sungguh betapa dahsyatnya efek dari kalimat-kalimat negatif bagi masa depan seorang anak!

Namun, berita baiknya adalah ternyata pengaruh kalimat-kalimat negatif tersebut masih bisa dihapuskan melalu kalimat-kalimat positif. Terlebih lagi yang mengucapkannya adalah orangtua atau gurunya sendiri.

Jadi, segeralah ganti kalimat-kalimat kita yang selama ini bernuansa negatif dengan kalimat positif.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat negatif yang mungkin dulu sering kita dengar dari para guru dan orangtua.

“Aduh, kamu susah amat ya diajarinya?”

Coba kita ganti dengan :

“Ibu Guru yakin, kamu sebenarnya mampu mengerjakannya. Kamu hanya perlu waktu saja. Ayo kita coba sekali lagi ya!”

Ingat, kalimat mana yang kita pilih, itulah yang akan mempengaruhi pada masa depan anak-anak tercinta..!!!

Demi masa depan anak-anak kita yang lebih baik, mulai hari ini juga, mari kita biasakan untuk selalu mengucapkan kalimat-kalimat positif dengan penuh kasih sayang pada mereka setiap hari.


================================================================
Kisah ini adalah salah satu dari 60 Kisah Inspirasi dalam buku Ayah Edy yang berujudul: "Ayah Edy Punya Cerita..."

14 Februari 2013

Makna Keikhlasan

Saat senyummu tak terbalas, Allah telah menghitung manisnya senyummu,
Saat sapaanmu tak terjawab, Allah tak pernah lupa berapa kata yang kau ucap,
Saat kau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah tak lalai menghitung berapa tetes air matamu,
Saat mereka lari meninggalkanmu, Allah tak akan lupa menyertaimu.
Saat kerja kerasmu tak dihargai, percayalah letih dan lelahmu akan terhias dengan indah di taman-Nya.
Jangan pernah menyerah dan putus asa atas semuanya itu. 
Teruslah berusaha dan berkarya dengan usaha dan karya terbaik.
Percayalah...., Allah yang akan membalas semuanya.



Allah bersama kita dan menyaksikan setiap perbuatan kita. Apabila kita banyak mengeluh karena beratnya ujian kehidupan, jika kita banyak menangis karena celaan dan cacian, jika kita menyerah dalam usaha dan karya kita, ingatlah, sesungguhnya Allah tidak akan salah dalam mencatat sekecil apapun pengorbanan yang telah kita jalani.

Lalu, apakah pekerjaan kita sebanding dengan karunia Allah dalam setiap desah nafas kita, dalam setiap amal ibadah kita?

Apakah kita pernah merasakan tersenyum kepada sahabat kita, kepada keluarga kita, kepada atasan kita, kepada relasi kita? lalu mereka tidak membalas senyuman itu, atau bahkan mengejek dan menertawakan kita atau tersenyum namun sinis.

Pernahkah lisan kita menyapa kawan kita, atasan kita, menyapa rekan kerja kita, menyapa semua orang dengan suara kebaikan kita setulus hati? Namun balasan mereka jauh dari yang kita harapkan. Mereka senantiasa acuh terhadap sapaan hangat kita, mereka tidak peduli dengan ketulusan salam kita, atau mereka hanya membalas tanpa ada kesan menerima dengan tulus.

Ketika semua usaha kita mendapat tantangan yang sangat berat, air matamu pun jatuh perlahan, menangis karena perihnya cobaan, karena pedihnya cacian, karena lelahnya perjuangan dan pengorbanan, karena hanya sedikit yang menolong kita dalam mengarungi jalan ini. Yakinlah, Allah tidak akan lalai terhadap hamba-Nya yang telah melakukan usaha dan karyanya dengan sepenuh jiwa.

Ketika senyuman tulus kita tidak mendapat balasan, Yakinlah Allah telah menghitung manisnya senyummu dari tulusnya hatimu.
Ketika sapaan hangat kita dibalas dengan acuh, Yakinlah Allah telah mencatat berapa kata yang terucap dalam sapaanmu.
Ketika usaha dan karyamu dalam kebaikan tidak dihargai dan dibalas dengan keburukan, Allah tidak pernah lengah mencatat usaha dan kerja kerasmu, meski lelah, meski resah dan gelisah.
Ketika mereka lari darimu, yakinlah Allah tidak akan meninggalkanmu.
Ketika kita menangis karena perihnya cobaan, Yakinlah, Allah tidak akan pernah lalai menghitung tiap tetes air matamu.

Maka, jangan pernah berkeluh kesah, dan jangan pernah takut dalam berjuang dan berusaha di jalan-Nya, karena Allah beserta orang-orang yang sabar dalam berusaha dan berjuang dengan segala pengorbanannya, karena Allah akan menolong dan meneguhkan pendiriannya, Karena Allah telah menjanjikan surga bagi hamba-hamba-Nya.

Semoga kita semakin teguh dan istiqomah di jalan ini. Dan semoga petunjuk dan pertolongan Allah senantiasa menyertai kita dalam lelahnya jiwa dan beratnya ujian ini. Semoga kita digolongkan menjadi para penghuni surga tertinggi di surga Firdaus kelak. Amin

01 Desember 2012

Rahasia dan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar

Bagi mereka-mereka yang merasa nasibnya selalu sial terus dan penuh dengan derita sebaiknya wajib membaca artikel ini.

Seperti kita ketahui bersama bahwa manusia memiliki satu pikiran, dengan dua lingkup, yaitu: pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Bedanya, pikiran sadar mampu menalar, membandingkan baik dan buruk, benar dan salah, positif dan negatif. Adapun pikiran bawah sadar tidak menalar mana yang positif dan mana yang negatif, mana yang benar dan mana yang salah. Dan pikiran bawah sadar, memiliki kekuatan yang luar biasa, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan.

Dalam pikiran bawah sadar kita terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan Anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan.

Antara dua lingkup pikiran tadi memiliki kaitan yang erat. Pikiran sadar memberikan perintah, baik sadar maupun tidak, kepada pikiran bawah sadar. Ketika seseorang berpikir, ”Saya bisa mencapai itu,” berarti pikiran itu perintah kepada pikiran bawah sadar. Begitu pula saat seseorang berpikir, ”Ah, saya tak mungkin bisa,” itu artinya instruksi kepada pikiran bawah sadar untuk melaksanakannya.

Dan pada saat instruksi itu datang, pikiran bawah sadar langsung bekerja tanpa perlu membuktikannya, dan tanpa mengenal waktu, bahkan saat kita sedang tidur pulas.

Ketika kita berpikir positif, pikiran bawah sadar langsung bereaksi untuk melaksanakan gagasan positif tadi. Sebagai contoh, Saat seseorang memikirkan tentang kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan, maka pikiran bawah sadar menerima gagasan itu dan bekerja untuk mewujudkannya.

Sebaliknya, ketika seseorang berpikir negatif, seperti ketidakberdayaan, ketidakmampuan melakukan sesuatu, maka pikiran bawah sadar pun bekerja mewujudkan ide atau kesan negatif tersebut.

Karena itu, sifat iri terhadap kebahagiaan seseorang justru akan menghalangi kita untuk mendapatkan kebahagiaan. Contohnya, saat kita tidak suka orang lain memiliki deposito begitu banyak dalam rekeningnya, sementara kita hanya bisa menabung sedikit demi sedikit, berarti kita telah menempatkan diri kita ke posisi yang sangat negatif; ”karena itu, kekayaan mengalir dari kita, bukan ke kita.” Untuk menetralisir pikiran negatif itu, kita disarankan untuk menyatakan langsung kepada diri sendiri bahwa kita mendoakan orang itu agar kekayaannya makin berlimpah.

Tujuan memberdayakan pikiran bawah sadar? 

Yang paling sederhana adalah untuk mengatasi sugesti rasa takut, cemas, dan sebagainya. Tujuan lain adalah untuk penyembuhan mental, bahkan untuk penyembuhan penyakit fisik. Bagaimana kalau untuk kekayaan? Pikiran bawah sadar bisa dimanfaatkan untuk meraih kekayaan! Bagaimana tekniknya?

Saat Anda hendak tidur di malam hari, disarankan untuk mempraktikkan teknik: mengulangi kata-kata ”kekayaan” dengan tenang, santai dan penuh perasaan. Dalam kaitan ini, sang penulis buku ini menekankan antara lain: Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar harus sepakat untuk menegaskan gagasan dominan tentang kekayaan, bukan kemiskinan.

Teknik lain melatih pikiran bawah sadar adalah memaafkan, yang penting untuk penyembuhan. Jengkel bahkan sampai mengutuk orang lain apalagi memusuhinya bisa menimbulkan berbagai penyakit. Teknik memaafkan seperti yang diuraikan oleh Murphy adalah sebagai berikut: Tenangkan pikiran, bersikap rileks, dan biarkan semua terjadi. Lalu, katakan, ”Saya bebaskan setiap orang dan semua orang yang pernah menyakiti hatiku, dan saya berdoa minta kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, dan segala berkah hidup bagi setiap orang.”

Sungguh hebat kekuatan pikiran bawah sadar, jika kita mampu memanfaatkannya karena sangat menentukan setiap langkah dan tujuan dalam kehidupan kita.

Apa itu Bawah Sadar?

Pikiran Bawah Sadar yang disebut juga "Alam Bawah Sadar" adalah bagian pikiran manusia yang tidak disadari keberadaannya, namun pengaruhnya sangat besar. Pastinya kita sering mendengar bahwa manusia umumnya hanya menggunakan 10 % dari seluruh kekuatan kita, 90% lainnya tertidur di alam bawah sadar.

Bisa dikatakan, senang atau susah, sukses atau gagalnya perjalanan hidup manusia, sangat dipengaruhi oleh "program" atau "sugesti" yang tertanam di Pikiran Bawah Sadar.

Oleh karena itu, sangat penting bagi siapapun juga untuk memahami Potensi Pikiran Bawah Sadar. Selain itu, apabila kita mengerti cara menggunakan kekuatan pikiran bawah sadar kita, maka kita bisa menjadi apapun yang di inginkan. Hidup akan berubah, penyakit bisa tersembuhkan, kesuksesan dan kebahagiaan bisa diraih dengan mudah.

Cara kerja pikiran bawah sadar sangat berbeda dengan pikiran sadar. Apabila selama ini kita bekerja keras dan hanya mengandalkan logika dan pemikiran, maka kita pasti mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja. Atau bahkan, untuk mencapai suatu usaha, kita perlu banting tulang sampai kita kelelahan.

Berbeda jika kita tahu cara menggunakan kekuatan bawah sadar dalam diri kita. Dengan memanfaatkan kekuatan alam bawah sadar, kita bisa meraih sukses dengan lebih mudah dan lebih cepat. kita tidak hanya bekerja dengan kecerdasan berpikir, tetapi juga dengan intuisi dan kreativitas sehingga "keberuntungan" berpihak kepada kita.

Kekuatan bawah sadar merupakan kekuatan yang sangat mempengaruhi hidup manusia. Bawah Sadar diciptakan Tuhan sebagai tanda Kekuasan Tuhan Yang Maha Esa. Sayangnya, hanya sedikit manusia yang menyadarinya.

Wallahu’alam bishshawab ...

27 November 2012

Kisah Tiga Sahabat

Di dalam sebuah sumur yang sudah jarang digunakan tumbuh hampir bersamaan tiga ekor binatang, yaitu seekor siput, kura-kura, dan katak. Mereka bersahabat bersahabat sejak kecil dan setiap hari bermain bersama didalamnya.

Suatu hari kura-kura memandang ke atas, ke arah permukaan sumur yang terang benderang. Bagaimana keadaan di atas sana ya? Tampaknya sangat terang dan segar. Ayo naik ke sana teman-teman!”

“Bodoh kamu, kura-kura….! Bagaimana mungkin kita memanjat sampai ke atas? Aku saja yang bisa melompat tidak bisa mencapai permukaan. Apalagi kamu yang hanya bisa merangkak pelan, hampir merayap…Apalagi kamu siput, jalanmu seperti itu mana mungkin bisa memanjat…” Katak mencela rencana si kura-kura.

Tak peduli kata-kata si katak, keesokan harinya si kura-kura mulai merangkak pelan memanjat dinding sumur yang ditumbuhi lumut dan tanaman perdu.

“Jalan saja pelan gitu kok nekad mau memanjat sumur! Dasar bodoh! Aku saja yang bisa melompat tinggi tak mungkin bisa mencapai atas…Hoooi tahu diri dong…!” Begitulah celaan katak kepada kura-kura yang disampaikan berulang kali. Kura-kura sambil tersenyum meneruskan usahanya.

“Jalan pelan begitu kapan nyampainya?” mendengar teriakan katak, kura-kura menambah kecepatan jalannya. “Tuh capek khan? Udah, nyerah aja!” kura-kura justru tidak menghentikan langkahnya dan terus saja berjalan. Begitulah setiap celaan katak membuat kura-kura semakin bersemangat membuktikan bahwa dia pasti bisa melakukannya.

“Siput, kamu jangan ikut-ikutan si kura-kura! Jalanmu merayap pelan begitu mana mungkin bisa memanjat!” Siput yang sebenarnya tertarik mengikuti jejak kura-kura mengurungkan niatnya.

Kura-kura terus merangkak memanjat dinding sumur, makan dedaunan yang tumbuh di dinding sumur, hingga akhirnya mencapai mulut lubang sumur. Dia melongok ke dalam lubang dan berteriak “Hei katak dan siput… Naiklah! Di sini pemandangan bagus, terang dan hawanya segar. Kalian pasti bisa memanjat ke sini!”

“Ogah kura-kura…! Kamu mau tanggung jawab kalau aku terpeleset dan jatuh?! Hei siput… Jangan dengar si kura-kura…Memanjat ke atas tidak semudah yang dia bilang, kamu pasti tidak bisa!”

RENUNGAN:

Dalam kehidupan ada tiga macam orang, yaitu pemenang, pencela dan pecundang. Pemenang selalu berusaha bergerak menjadi lebih baik. Celaan yang diterima membuatnya semakin semangat membuktikan bahwa dia lebih baik dari itu. Seorang pecundang tidak pernah memulai berbuat apa-apa karena takut dicela. Sedangkan si pencela tidak pernah mencapai apa-apa, kecuali berhasil menakuti pecundang.

Sang PEMENANG adalah yang selalu BERGERAK menuju KEMENANGAN. CELAAN membuatnya semakin SEMANGAT membuktikan KEMENANGANNYA. Sang PENCELA hanya bisa MENAKUTI PECUNDANG.

Jika Anda dapat memilih, ingin seperti siapakah Anda? Kura kura, siput atau katak?

22 November 2012

Memaknai Waktu

Untuk memahami makna SATU TAHUN
Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas

Untuk memahami makna SATU BULAN
Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur

Untuk memahami makna SATU MINGGU
Tanyalah seorang editor majalah mingguan

Untuk memahami makna SATU HARI
Tanyalah seorang pekerja dengan gaji harian

Untuk memahami makna SATU JAM
Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya

Untuk memahami makna SATU MENIT
Tanyalah seseorang yang ketinggalan kereta

Untuk memahami makna SATU DETIK
Tanyalah seseorang yang selamat dari kecelakaan

Untuk memahami makna SATU MILI DETIK
Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade

Dan akhirnya, sadarkah kita bahwa waktu akan terus berlalu?
Siapkah kita mempertanggungjawabkan kepada Allah?
Bagaimana kita menggunakan setiap mili detik waktu kita?
Apa sajakah yang sudah kita peroleh di sepanjang waktu kita hingga saat ini?

Setiap waktu itu sangat berarti. Janganlah pernah buang waktu itu dengan sia-sia.
Bagaimana bila nanti tiba-tiba waktu telah terhenti dan kita tak bisa berbuat apa-apa lagi?

Hanya penyesalan yang akan diperoleh, Karena kita telah melewatkan waktu selama hidup. Ingatlah selalu bahwa satu hari itu 24 jam, jangan pernah sia-siakan satu milidetik pun di tiap hari kita.

Sehingga nantinya saat diakhir waktu kita tiba, kita bisa tersenyum, karena kita tidak menyia-nyiakan satu mili detik waktu di saat masih ada didunia ini.

Merubah Diri Sendiri

Kita sering amat berharap dan menuntut orang lain berubah, namun apakah kita telah sungguh-sungguh menuntut diri kita sendiri untuk berubah ?

Kita sering berpikir dan berupaya keras untuk merubah orang lain, namun apakah kita telah habis-habisan berupaya merubah diri?

Kita sering jengkel dan kecewa melihat yang lain kurang berubah, namun pernahkah kita amat kecewa dan sedih melihat diri sendiri tak kunjung berubah ?

Ketahuilah kita tak akan kuasa merubah hati orang lain, karena setiap hati ada dalam genggamanNya, karena hanya DIA yang kuasa membolak balik hati. Kewajiban ber-Amar Ma'ruf Nahi Mungkar adalah dengan memberi tauladan dan mengingatkan dengan cara yang hikmah.

Tugas terpenting kita adalah menjaga amanah tentang diri kita sendiri, siapa lagi yang bertanggung jawab merubah diri kita selain diri sendiri ?

Kita harus berupaya membantu orang berubah, namun jangan mengabaikan tugas utama kita yaitu memperbaiki diri sendiri.

Percayalah siapapun yang gigih memperbaiki diri karena Allah, pada saat yang sama dia sudah berbuat sesuatu untuk memperbaiki yang lain.

Mudah bagi Allah memilih diri kita jadi jalan perubahan bagi yang lain, sebagai karunia bagi hamba-NYA yang bisa memperbaiki dirinya sendiri.

07 November 2012

Perjuangan Meraih Kesuksesan

Ada seorang anak kecil yang tengah bermain di taman rumahnya. Setelah merasa lelah ia lalu  berbaring dibawah pohon yang rindang dan tiba-tiba matanya tertuju pada sebuah benda yang bergerak-gerak di sebatang dahan. Ia pun bangun, mendekati dan mengamati benda tersebut yang ternyata adalah kepompong.

Calon kupu-kupu yang berada dalam kepompong itu menggeliat berusaha untuk keluar. Namun karena lubang pada kepompong terlalu kecil, membuat calon kupu-kupu itu kesulitan untuk keluar. Setelah sekian waktu menggeliat-geliat, kupu-kupu itu terdiam sejenak. Mungkin istirahat sejenak karena kecapaian.

Anak kecil yang dari tadi mengamati kejadian itu merasa kasihan melihatnya. Dengan tekat ingin membantu sang kupu-kupu, anak itu berlari kerumahnya dan mengambil gunting, kemudian kembali ke kepompong itu.

Dengan penuh kehati-hatian, sang anak membedah kepompong itu dengan guntingnya sehingga akhirnya kulit itu terbuka. Anak itu merasa lega. Namun dia merasa heran, karena kupu-kupu itu badannya kecil, dan sayapnya tidak bisa mengembang dengan sempurna.

Walau kupu-kupu itu berusaha berkali-kali, ia tetap tidak bisa mengepakkan sayapnya. Kupu-kupu itupun tak pernah bisa terbang.

Dari cerita di atas, sebenarnya kupu-kupu tersebut tengah dalam proses untuk menguatkan tubuh dan sayapnya. Namun karena datangnya bantuan, justru membuat proses tersebut terganggu dan membuat sang kupu-kupu menjadi lemah dan tak bisa terbang.

Demikian juga dengan manusia. Ketika kita sering menghadapi kesulitan dan cobaan hidup, dan kita berusaha untuk mencari jalan keluar dengan menggunakan seluruh potensi dan kemampuan yang kita miliki, sesungguhnya itu berarti kita tengah menguatkan sayap-sayap kita untuk kuat terbang menuju kesuksesan. Kesulitan yang datang, akan menempa kita menjadi sosok yang kuat menjalani kehidupan.

Kemudahan dan kenyamanan dalam hidup menyebabkan kita menjadi statis, tidak memiliki variasi dalam hidup yang menyebabkan kemandekan untuk mengembangkan kreativitas dan penempaan mental.

Sesungguhnya kesulitan-kesulitan adalah obat mujarab agar kita tetap dinamis dan berkembang kreativitasnya. Orang-orang sukses adalah orang yang suka akan tantangan dan kesulitan, karena disitulah mereka menemukan semangat dan gairah hidup. Bahkan tak segan mereka sengaja membuat kesulitan-kesulitan ketika kondisi mereka sudah nyaman.

Orang yang selalu mengeluh ketika dihadapkan pada kesulitan dan permasalahan, serta selalu mengharapkan bantuan dan pertolongan orang lain dalam menghadapinya, akan menjadi manusia yang lemah, dan tak akan pernah menemukan kesuksesan sejati.