07 Agustus 2019

Apa Itu Revolusi Industri 4.0?


Sebenarnya, apa yang dimaksud dengan revolusi industri 4.0? Secara singkat, pengertian industri 4.0 adalah tren di dunia industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan teknologi cyber.

Pada industri 4.0, teknologi manufaktur sudah masuk pada tren otomatisasi dan pertukaran data. Hal tersebut mencakup sistem cyber-fisik, internet of things (IoT), komputasi awan, dan komputasi kognitif.

Tren ini telah mengubah banyak bidang kehidupan manusia, termasuk ekonomi, dunia kerja, bahkan gaya hidup manusia itu sendiri. Singkatnya, revolusi 4.0 menanamkan teknologi cerdas yang dapat terhubung dengan berbagai bidang kehidupan manusia.

Dikutip dari Wikipedia, revolusi industri 4.0 memiliki empat prinsip yang memungkinkan setiap perusahaan untuk mengidentifikasi dan mengimplementasikan berbagai skenario industri 4.0, diantaranya adalah:
  1. Interoperabilitas (kesesuaian); kemampuan mesin, perangkat, sensor, dan manusia untuk terhubung dan saling berkomunikasi satu sama lain melalui media internet untuk segalanya (IoT) atau internet untuk khalayak (IoT).
  2. Transparansi Informasi; kemampuan sistem informasi untuk menciptakan salinan dunia fisik secara virtual dengan memperkaya model pabrik digital dengan data sensor.
  3. Bantuan Teknis; pertama kemampuan sistem bantuan untuk membantu manusia mengumpulkan data dan membuat visualisasi agar dapat membuat keputusan yang bijak. Kedua, kemampuan sistem siber-fisik untuk membantu manusia melakukan berbagai tugas yang berat, tidak menyenangkan, atau tidak aman bagi manusia.
  4. Keputusan Mandiri; kemampuan sistem siber-fisik untuk membuat keputusan dan melakukan tugas semandiri mungkin.
Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot.

Dunia saat ini memang tengah mencermati revolusi industri 4.0 ini secara saksama. Berjuta peluang ada di situ, tapi di sisi lain terdapat berjuta tantangan yang harus dihadapi.

Apa sesungguhnya revolusi industri 4.0? Prof. Klaus Martin Schwab, teknisi dan ekonom Jerman, yang juga pendiri dan Executive Chairman World Economic Forum, yang pertama kali memperkenalkannya. Dalam bukunya The Fourth Industrial Revolution (2017), ia menyebutkan bahwa saat ini kita berada pada awal sebuah revolusi yang secara fundamental mengubah cara hidup, bekerja dan berhubungan satu sama lain.

Perubahan itu sangat dramatis dan terjadi pada kecepatan eksponensial. Perubahan yang sangat berpengaruh dalam kehidupan di banding era revolusi industri sebelumnya. Pada revolusi Industri 1.0, tumbuhnya mekanisasi dan energi berbasis uap dan air menjadi penanda.

Tenaga manusia dan hewan digantikan oleh kemunculan mesin. Mesin uap pada abad ke-18 adalah salah satu pencapaian tertinggi. Revolusi 1.0 ini bisa meningkatkan perekonomian yang luar biasa. Sepanjang dua abad setelah revolusi industri pendapatan perkapita negara-negara di dunia meningkat enam kali lipat.

Revolusi Industri 2.0 perubahannya ditandai dengan berkembangnya energi listrik dan motor penggerak. Manufaktur dan produksi massal terjadi. Pesawat telepon, mobil, dan pesawat terbang menjadi contoh pencapaian tertinggi.

Perubahan cukup cepat terjadi pada revolusi Industri 3.0. Ditandai dengan tumbuhnya industri berbasis elektronika, teknologi informasi, serta otomatisasi. Teknologi digital dan internet mulai dikenal pada akhir era ini. Revolusi Industri 4.0 ditandai dengan berkembangnya Internet of/for Things, kehadirannya begitu cepat.

Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya.

26 Maret 2019

Kumpulan Motivasi Mengenai Kepemimpinan

"Inovasi adalah hal yang membedakan antara pemimpin dengan pengikut." 
(Steve Jobs)
"Pemimpin sejati tidak butuh memimpin; ia lebih senang menunjukkan arah."
(Henry Miller)
"Telinga seorang pemimpin harus peka dengan suara orang lain."
(Woodrow Wilson)
"Pemimpin adalah orang yang mengetahui suatu cara; menjalankan dan sekaligus menunjukkan cara tersebut."
(John C. Maxwell)
"Seseorang harus mengambil tanggung jawab menjadi seorang pemimpin."
(Toni Morrison)
"Adalah sama menjadi seorang pemimpin dengan menjadi dirimu sendiri; bisa sangat mudah dan sederhana, tapi juga bisa sangat sulit."
(Anonim)
"Seorang manajer bertanya 'bagaimana' dan 'kapan'; sementara seorang pemimpin bertanya 'apa' dan 'mengapa'."
(Warren G. Bennis)
"Seorang manajer menerima 'status-quo'; sementara seorang pemimpin berjuang melawannya."
(Warren G. Bennis)
"Setiap manusia adalah pemimpin; setidaknya memimpin dirinya sendiri."
(Anonim)
“Kepemimpinan itu tindakan, bukan jabatan.”
(Donalt H. McGannon)
“Pemimpin adalah orang yang mengemban tanggung jawab. Ia mengatakan, “Saya kalah.” Ia tidak mengatakan, “Anak buahku kalah.”
(Antoine de Saint-Exupery)
“Memimpin itu bukan memukul kepala orang.”
(Dwight D. Eisenhower)
“Ingatlah perbedaan antara Bos dan pemimpin; seorang bos bilang, ‘Pergi’. Sedang seorang pemimpin bilang, ‘Mari kita pergi bersama.’ “
(E.M Kelly)
“Pemimpin tidak menciptakan pengikut; pemimpin itu menciptakan lebih banyak pemimpin.”
(Tom Peters)
“Seseorang itu (dianggap) pemimpin ketika pengikutnya berdiri disampingnya.”
(Mark Brouwer)
“Pemimpin itu memimpin dengan contoh, bukan dengan paksaan.”
(Sun Tzu)
“Untuk memimpin orang lain, berjalanlah di belakang mereka.”
(Lao Tzu)
"Dengarkan kata kata orang yang kau anggap sebagai pemimpin sejati; karena suatu saat kau bisa saja menggantikannya."
(Anonim)
"Engkau tidak harus memangku jabatan agar bisa menjadi seorang pemimpin."
(Anthony J. D'Angelo)
"Agar bisa jadi seorang pemimpin, kau harus bisa membuat orang lain mau mengikutimu; karena tidak ada seorangpun mau mengikuti orang yang tidak tahu kemana ia akan pergi."
(Joe Namath)
"Pemimpin yang baik adalah orang yang mengajarkan cara meraih potensi diri seseorang; sementara pemimpin sejati adalah orang yang mau membantu menemukan potensi tersebut pada orang lain."
(Bo Bennet)
"Tanggung jawab pertama seorang pemimpin adalah mendefinisikan kenyataan. Tanggung jawab terakhir seorang pemimpin adalah mengucapkan terima kasih. Di antara keduanya, pemimpin adalah budak."
(Max de Pree)
"Pemimpin yang sukses adalah seorang yang bisa membawa orang lain menjadi sukses."
(Anonim)

22 April 2018

Harga Yang Harus Dibayar Dari Sebuah Penundaan

Tahukan Anda jika Yahoo sudah diakuisisi Verizon?

Sebuah akhir yang tragis ikon internet yang begitu adi daya pada masanya, meskipun mungkin Anda masih memakai email akun Yahoo sampai saat ini. Tragisnya Yahoo hanya diakusisi Verizon dengan nilai 65 Triliun. Padahal ditahun 2000, nilai Yahoo sekitar 1300 Triliun. Tentu ini berita yang sangat mengejutkan sekaligus menyedihkan. Bahkan 6 tahun lalu Yahoo sempat ditawar Microsoft 650 Triliun tapi tidak dilepas. Sekarang dilepas di harga 65 Triliun. Ini namanya apes....

Kisah kejatuhan Yahoo adalah kisah kelam tentang innovator yang dilema dan menganggap sebelah mata kompetitor. Ketika jaya terbuai, malas atau lupa berinovasi. Banyak analisis yang mempertanyakan kenapa yang dulu melahirkan Facebook bukan Yahoo yang saat itu punya segalanya? Banyak analisis yang tertegun kenapa yang melahirkan Instagram bukan Yahoo yang dulu punya flickr yang perkasa.

Itulah misteri inovasi yang selalu penuh misteri. Sama dengan kekagetan kita kenapa Sony bisa tumbang dalam perang smartphone? Padahal dulu Sony adalah raksasa elektronik dunia. Selalu terjadi, saat jadi market leader, kecenderungan perusahaan raksasa selalu meremehkan pemain baru dan kecil. Noktah kecil doang kata Nokia saat Android hadir. Namun akhirnya Nokia pun tumbang. Mainan anak kampus doang kata Yahoo saat Facebook hadir. Saat Instagram hadir, Yahoo dengan flickr santai saja karena yakin dengan kebesaran dan kejayaan mereka.

Ternyata itu penyakit khas innovator. Terlalu yakin dengan produk sendiri. Cuek terhadap lawan baru dan kecil. Yahoo merasakannya hari ini dengan amat menyedihkan. Saat jaya Yahoo juga pernah ditawari membeli Google di tahun 2002 dengan harga 13 Triliun. Tapi Yahoo menolak dengan alasan kemahalan. Tahu berapa nilai Google sekarang? 8000 Triliun saja. Itulah takdir Yahoo batal dapat untung 8000 Triliun, malah harus dijual dengan harga hanya 65 Triliun.

Yes, Creative Destruction:
Anda harus rela mengubur produk sendiri, sebelum dilibas rival tanpa ampun. Cerita kehancuran Yahoo ini seolah menjadi tamparan keras bagi pebisnis dalam bidang apa saja, siapa yang tidak berinovasi dalam bisnisnya maka siap-siap dilibas oleh kompetitor tanpa ampun. Yahoo adalah salah satu dari puluhan perusahaan raksasa yang telat berinovasi dan akhirnya tumbang perlahan-lahan. Dari kisah singkat ini semoga kita dapat mengambil banyak pelajaran bahwa semua kemungkinan bisa saja terjadi, bahkan perusahaan digital sekelas Yahoo saja bisa tumbang walaupun sekarang kita masih bisa menikmati layanan emailnya.

MASA DEPAN ITU HARAPAN? TERGANTUNG KITA MEMULAINYA, KARENA MASA DEPAN ITU BISA JADI MAHAL APABILA TANPA ANTISIPASI, HANYA YANG MEMPERSIAPKANNYA DARI SEKARANG YANG BISA MENGUBAH HARAPAN JADI KENYATAAN!

(disarikan dari berbagai sumber)

02 Mei 2017

Pemimpin dan Gembala

Dalam sebuah hadis yang sangat Populer, Rosul Muhammad SAW mengatakan “Kullukum ra-in, wa kullu ra-in mas-ulun ‘an ra iyyatih” yang artinya Setiap kamu adalah Pemimpin dan setiap Pemimpin akan dimintai pertanggung-jawaban atas kepemimpinannya di kemudian hari. Yang menarik disini adalah digunakannya kata Ra-in yang arti harfiahnya pengembala untuk mewakili kata pemimpin. Rosul tidak menggunakan kata Said atau Ra-is yang arti secara harfiahnya lebih dekat pada kata pemimpin.

Kenapa Ra-in?
 
Mari kita perhatikan Pengembala, kebiasaan dan apa yang mereka lakukan. Pagi hari sekali seorang pengembala sudah bangun dan ingatannya langsung tertuju pada gembalaannya. Ia langsung befikir dimana akan mencari padang rumput untuk gembalanya hari ini, padang rumput dengan rumput yang hijau dan banyak agar ternaknya dapat makan dengan kenyang dan sehat.

Disaat pengembala mengembalakan gembalaannya perhatiannya tertuju penuh pada gembalaannya, mengawasi agar gembalaanya tidak diterkam serigala atau binatang pemangsa lainnya, di curi orang atau lari ke daerah lain. Sang Pengembala akan menjaga agar gembalaanya tidak lari ke ladang orang lain, tidak “mencuri” makanan yang ada diladang orang lain. Pengembala harus meastikan bahwa pada saat mengembala gembalaannya semua harus sesuai jumlahnya waktu berangkat dan waktu sore hari pulang.

Semua dilakukan Pengembala karena ini adalah komitmen dan tanggung-jawab seorang pengembala disaat dia mengambil tugas sebagai gembala dari gembalaannya. Dan itu lah semestinya yang harus dilakukan seorang pemimpin. Disaat Pemimpin diberi amanah untuk memimpin “gembalaannya” maka dia harus berkomitmen dan bertanggung jawab atas gembalaannya.

Begitu seorang ditunjuk menjadi Pemimpin maka dia harus mencurahkan semua perhatian dan tenaganya untuk orang yang dia pimpin. Dia bahkan harus mulai mengurangi orientasi subjectif nya dan tanggung jawab atas yang dipimpin harus selalu dikedepankan. Ketika seorang Pemimpin sudah dipilih maka dia sudah bukan lagi milik dirinya sendiri, semua yang ada pada dirinya harus dicurahkan pada yang dia pimpin. Pikiran, tenaga, waktu harus dia curahkan untuk “gembala” nya, agar mereka bisa makan dirumput yang hijau dan banyak sehingga semua bisa menjadi sehat.

Sama seperti Pengembala, maka seorang pemimpin bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada gembalaannya. Apakah gembala itu gemuk, sehat atau sakit tidak sejahtera, maka pemimpinlah yang bertanggung jawab sebagai layaknya gembala bertanggung jawab pada gembalaanya.  Bila gembalanya memakan tanaman orang lain atau menerobos ke ladang orang,maka Pemimpin harus memikul tanggung jawab tersebut karena dialah yang bertanggung jawab mengawasi gembalaanya agar tidak merusak dan merugikan orang lain.

Pemimpin yang berhasil memimpin akan sama dengan gembala yang berhasil dengan gembalaannya. Bila gembala tersebut sehat dan gemuk maka pemimpin juga yang memetik hasil dari susu dan dagingnya. Bila gembalaanya tumbuh dan berkembang maka pengembala juga yang akan senang.
Sebaliknya, bila gembalaan itu kurus dan tidak sehat, maka Pengembala yang akan menanggung kerugian. Bila gembalaanya tidak berkembang maka Pengembala juga yang akan kehilangan memperbesar gembalaannya.

Itulah juga yang menjadi gambaran bahwa diantara tanggung jawab itu maka seorang pemimpin juga akan menerima segala resiko dari kepemimpinannya. Resiko seorang pemimpin adalah imbalan baik atau buruh atas konsekwensi logis dari keberaniannya menerima tanggung jawab sebagai seorang pemimpin.

Maka dari itu, marilah jadi pemimpin sebagaimana layaknya seorang Pengembala mengembalakan Gembalaanya dengan penuh tanggung jawab dan komitmen, dengan memusatkan segala daya upaya demi kesejahteraan yang dipimpin. Mengesampingkan segala kepentingan pribadi dan mengedepankan yang jadi tanggung jawab terhadap Gembalaannya.

Disadur dari:
Islam dan Kepemimpinan di Indonesia oleh Prof. Dr. Alaiddin Koto, MA

04 April 2017

Matinya Sang Raksasa

NOKIA dulu menyebut ANDROID sebagai semut kecil merah yang mudah digencet dan mati. Arogansi dan rasa percaya diri yang berlebihan membuat Nokia terjebak dalam innovator dilema. Sejarah mencatat, yang kemudian mati justru Nokia – tergeletak kaku dalam kesunyian yang perih.

KODAK menyebut kamera digital hanyalah trend sesaat, dan kamera produksi mereka akan terus bertahan. Kodak terjebak halusinasi dan innovator dilema yang akut. Akibatnya, ruangan ICU yang pengap menanti raga mereka yang merintih kesakitan.

INTEL dan MICROSOFT (Dominasi yang dulu dikenal dengan duo Wintel) terlalu menikmati kekuasannya dalam dunia PC dan Laptop, dan pelan-pelan terjebak innovator dilemma. Mereka terbuai dengan kekuasaannya, dan lengah betapa dramatis kecepatan kemajuan era mobile computing.

Kini era PC/Laptop sudah hampir berakhir, diganti era mobile smartphone. Dan hegemoni Microsoft serta Intel kian menjadi tidak relevan dalam era smartphone. Intel dan Microsoft lalu hanya duduk saling bertatapan mata, diam dan termangu. Dalam rasa penyesalan yang pedih dan pahit. Namun dalam bisnis, penyesalan tidak pernah mendapat tempat terhormat.

PIZZA HUT terus menerus mengenalkan menu baru setiap enam bulan. Sabun LIFEBUOY berkali-kali melakukan rejuvenasi. FACEBOOK dan BUKALAPAK juga selalu melakukan evolusi.
NOKIA kolaps dihantam IPHONE di tahun 2007, padahal produsen iPhone bukan perusahaan Telko, namun dari industri komputer.

Koran dan majalah mati bukan karena sesama rivalnya, namun karena Facebook dan Social Media. Remaja dan anak muda tak lagi kenal koran/majalah kertas. Mereka lebih asyik main Path, IG atau FB. Pelan tapi pasti industri koran dan majalah akan mati.

Televisi seperti RCTI, TransTV dan SCTV dan lain-lain kelak akan kolaps bukan karena persaingan sesama pemain di industri yang sama, tapi dari makhluk alien bernama YOUTUBE. Di Amerika, jumlah pemirsa televisi dikalangan anak muda dan remaja, menurun drastis. Dan semua lari ke Youtube. Ini juga kelak akan terjadi di Tanah Air.

Industri taksi seperti BLUE BIRD goyah bukan karena pesaing sesama taksi, namun dari layanan taksi independen berbasis aplikasi. Di banyak negara, banyak perusahaan taksi konvensional mati digilas UBER dan layanan taksi berbasis aplikasi lainnya.

Dan kini produsen TOYOTA, BMW dan MERCEDES BENZ takut bukan karena persaingan sesama mereka. Namun karena kehadiran TESLA, yang entah dari mana tiba-tiba melakukan inovasi radikal dengan produk mobil berbasis elektrik, dengan teknologi mobil tanpa sopir atau otonom (Autopilot Hardware). Mobil seri Tesla3 terjual hingga 300 ribu unit hanya dalam dua hari, padahal unitnya baru dirilis 2018. Jadi indennya dua tahun.

Manusia yang dapat segera beradaptasi dengan perubahan keadaan lingkungannya maka dia akan survive. Jika tidak dapat beradaptasi dengan perubahan maka mereka akan tersingkir dan punah dari lingkungannya. Ide perubahan dan kreatif adalah salah satu wujud syukur. Kuncinya adalah kerendahan hati dan mau belajar dari kelebihan orang lain, jangan pernah meremehkan apapun dan siapapun.

Copas dari berbagai Sumber

02 Januari 2017

Terbanglah Tinggi Laksana Elang

Suatu hari seorang Raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang. Lalu dia berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi. Tentu akan lebih luarbiasa lagi. Kemudian Raja memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini.
Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor : Seekor elang telah terbang tinggi melayang-layang di angkasa, namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya.Raja pun memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil  "menyembuhkan" dan membuat elang ini terbang. Berbagai usaha telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya.
Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang, Raja meminta bantuan petani itu. Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi. Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan.
Petani menjawab, "Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya ...DAHAN itu yang selama ini membuatnya NYAMAN."
Kita dilahirkan untuk sukses, kita ditakdirkan untuk terbang tinggi, namun, ada yang memegang erat, yaitu ketakutan. Tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu dan tidak mau beranjak dari posisinya. Atau kadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut dan tidak mau melepaskannya.., takut membela orang yang didzalimi.., takut mencegah kemungkaran...takut menolak yang bathil...takut untuk berdakwah..takut berjihad...takut dimusuhi... takut kedudukannya hilang... takut miskin... takut mati... pokoknya serba takut!
Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali diri anda, tumbuhkan kekuatan dan rasa percaya diri anda. Maka anda akan "terbang tinggi". Tanpa kita sadari, Allah sesekali "Memotong" DAHAN KENYAMANAN kita, supaya iman kita bertumbuh naik ke level yang lebih tinggi.
Mari saudara dan sahabatku,
Segera berbuat positif dalam bicara, berfikir dan beramal...
Rabbana, jauhkan kami dari sifat takut yang tidak Engkau ridhai.
Jadikan jiwa kami berani membela kebenaran agama-Mu,
Aamiin...

14 Oktober 2016

Bacalah Tiga Menit Untuk Perubahan Masa Depan Anda

Suatu hari seorang raja mendapat hadiah 2 ekor anak burung elang. Kemudian sang raja berpikir, akan bagus sekali jika elang ini dilatih untuk terbang tinggi. Untuk dia memanggil pelatih burung yang tersohor di negerinya untuk melatih 2 elang ini. Setelah beberapa bulan, pelatih burung ini melapor : "Seekor elang telah terbang tinggi dan melayang-layang di angkasa, namun yang seekor lagi tidak beranjak dari pohonnya."

Raja lalu memanggil semua ahli hewan untuk memeriksa elang kesayangannya ini namun tidak ada yang berhasil menyembuhkan dan membuat elang ini terbang. Berbagai usaha dan upaya telah dilakukan, tetapi elang ini tidak kunjung bergerak dari dahannya. Kemudian ia bertemu dengan petani yang sangat mengenal akan sifat elang dan raja pun meminta bantuan petani itu.

Keesokan harinya ketika Raja mengunjungi elang ini, ia kaget melihat elang ini sudah terbang tinggi.
Dengan penuh penasaran Raja bertanya kepada petani, apa yang ia lakukan. Petani menjawab :
"Saya hanya memotong cabang pohon yang selama ini dihinggapinya".

Dahan itu yang membuatnya selama ini NYAMAN sehingga MALAS untuk terbang. Kita dilahirkan sebagai PEMENANG, kita ditakdirkan untuk terbang tinggi, namun, ada yang memegang terlalu erat yaitu : KETAKUTAN, tidak ada yang mau melepaskan ketakutan itu dan tidak mau beranjak dari posisinya, atau terkadang kita terlalu memegang zona kenyamanan, hingga takut dan tidak mau melepaskannya.
  • Takut capek
  • Takut di tolak
  • Takut kerja keras
  • Takut mencoba
  • Takut rugi
  • Takut ribet
  • Takut tak berkembang
  • Takut gagal
  • Takut pindah
  • Takut repot
  • Takut diejek
  • Takut tak bisa
  • Takut investasi
  • Takut prospek
  • Takut follow up
  • Takut sharing
  • Takut belajar
  • Takut mengembangkan diri
  • Takut jadi pemimpin .. dll.

Dan segala jenis ketakutan yang kita miliki masing-masing.
Lepaskan segala ketakutan itu, lepaskan zona kenyamanan itu, kenali dirimu, tumbuhkan kekuatan dan rasa percaya diri.
Maka kamu akan TERBANG TINGGI.
Kenali dirimu dan potensimu karena takdir kita adalah seorang Pemenang
  • Berani bermimpi
  • Berani melangkah
  • Berani berjuang habis - habisan
Sampai akhirnya anda sukses terbang tinggi
DREAM - PRAY - ACTION
Semangat Pagi 

20 Agustus 2016

Hidup Itu Seperti Permainan Bola Karet dan Bola Kaca


Brian Dyson, mantan eksekutif Coca Cola, pernah menyampaikan pidato yang sangat menarik, "Bayangkan hidup itu seperti pemain akrobat dengan lima bola ditangan dan lempar-lemparkan di udara". Kita bisa menamai bola itu dengan sebutan: Pekerjaan, Keluarga, Kesehatan, Sahabat, dan Semangat".

Kita semuanya harus menjaga semua bola itu tetap di udara dan jangan sampai ada yang terjatuh. Seandainya situasi mengharuskan kita melepaskan salah satu diantara lima bola tersebut, lepaskanlah Pekerjaan karena pekerjaan adalah BOLA KARET.

Pada saat Anda menjatuhkannya, suatu saat ia akan melambung kembali, namun 4 bola lain seperti: Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat adalah BOLA KACA.  Jika Anda menjatuhkannya, akibatnya bisa sangat fatal! Dia akan hancur berkeping-keping dan tak akan bisa kembali utuh.

Brian Dyson mencoba mengajak kita hidup secara seimbang. Pada kenyataannya, kita terlalu menjaga Pekerjaan yang mana adalah bola karet, bahkan kita rela mengorbankan Keluarga, Kesehatan, Sahabat dan Semangat demi menyelamatkan bola karet tersebut.

Demi uang atau pekerjaan, kita mengabaikan keluarga. Demi meraih sukses dalam pekerjaan, kita jadi gila kerja dan tidak memperhatikan Kesehatan. Bahkan demi uang atau pekerjaan, kita rela menghancurkan hubungan dengan sahabat yang telah kita bangun selama bertahun tahun. Bukan berarti pekerjaan tidak penting, jangan sampai pekerjaan atau uang menjadi BERHALA dalam hidup kita.

Ingatlah, kalaupun kita kehilangan uang masih bisa kita cari lagi, tapi jika Keluarga sudah terjual, kemana kita akan membelinya lagi?
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apa kita bisa membeli Sahabat?
Uang hilang masih bisa dicari, tapi apakah kita bisa memulihkan Kesehatan kita secara normal jika kita terkena penyakit kritis?

Jagalah prioritas hidup Anda tetap seimbang.

31 Januari 2016

Yang Inipun Akan Berlalu

Pada suatu hari, seorang Bijak meminta kepada seorang tukang emas yang sudah tua renta untuk membuat cincin dan menuliskan sesuatu di dalamnya.

Sang Bijak berpesan, "Tuliskanlah sesuatu yang bisa di simpulkan dari seluruh pengalaman dan perjalanan hidupmu supaya bisa menjadi pelajaran bagi hidupku".

Berbulan-bulan si tukang emas yang tua membuat cincin tersebut merenung kalimat apa yang patut diukir di cincin emas yang kecil itu.
Akhirnya, si tukang emas mengukir sepotong kalimat, dan menyerahkan cincinnya pada sang Bijak.

Dengan tersenyum,  sang Bijak membaca tulisan kecil di cincin itu.
Bunyinya,

"THIS TOO, SHALL PASS"
("Yang inipun, akan berlalu").

Awalnya sang Bijak tidak terlalu paham dengan tulisan itu. Tapi suatu ketika, tatkala menghadapi persoalan hidup yang pelik, tak sengaja ia membaca tulisan di cincin itu
"YANG INI PUN AKAN BERLALU",
lalu ia pun menjadi lebih tenang

Dan tatkala ia sedang bersenang-senang, ia pun tak sengaja membaca tulisan di cincin itu
"YANG INI PUN AKAN BERLALU",
lantas ia menjadi rendah hati kembali.

Ketika kita mempunyai masalah besar ataupun sedang dalam kondisi terlalu gembira, ingatlah kalimat
" YANG INI PUN AKAN BERLALU "

Tidak ada satupun di dunia ini yang abadi. Jadi, ketika kita punya masalah, jalanilah dan janganlah terlalu bersedih. Demikian juga tatkala kita sedang senang,
nikmatilah dan syukuri.

Ingatlah, apapun yang kita hadapi saat ini, semuanya akan berlalu.

Untuk itu :
• Tetaplah SEJUK di tempat yang Panas..
• Tetaplah MANIS di tempat yang begitu Pahit..
• Tetaplah merasa KECIL meskipun telah menjadi Besar.. dan
• Tetaplah TENANG di tengah Badai yang paling Hebat..

THIS TOO SHALL PASS ...

Dari berbagai sumber di Internet

12 Januari 2016

Buah Dari Keikhlasan


Sore hari, 20 tahun yang lalu, seorang bocah kecil mendatangi sebuah warung Tegal di pinggir jalan yang selalu ramai didatangi orang orang sekitar, Setelah menunggu lama hingga semua pelanggan keluar , barulah ia berani masuk ke dalam dan berkata:

“Saya mau membeli sebungkus nasi putih saja, terima kasih!”

Suami istri pemilik warteg tersebut melihat bocah kecil itu sama sekali tidak memilih lauk, namun tanpa bertanya apa-apa, dia membungkus nasi putih yang cukup banyak serta memberikannya kepada dia. Pada saat bocah kecil itu membayar, ia berkata

“Apakah saya boleh menambah sedikit kuah saja dari lauk yang ada diatas nasi putih saya?”

Pemilik warung tersenyum ramah berkata: “Boleh silahkan, tidak usah bayar nak!”
Setelah mendengar bahwa kuah lauk ternyata gratis, ia segera memesan semangkuk nasi putih lagi. Pemilik warung itu berkata: “Apakah semangkuk tidak cukup nak? Kalau begitu aku tambahkan saja porsi nasinya ya..”
Bocah tersebut berkata “Oh, enggak kok buk ! Nasi yang dibungkus ini rencananya akan saja buat bekal untuk dibawa ke sekolah besok pagi.”

Pemilik warung tegal tersebut berpikir bahwa bocah kecil tersebut pastilah berasal dari keluarga yang kurang mampu serta hidup jauh dari keluarga demi menuntut ilmu.

Ia terlihat sangat berhemat dan mandiri. Pemilik warteh itu secara diam-diam menaruh 1 sendok besar lauk daging dan sebutir telur. Ia menutup semua lauk itu dengan nasi putih agar sama sekali tidak terlihat.

Istri dari pemilik warung Tegal tidak habis pikir mengapa lauk tersebut tidak ditaruh di atas nasi namun harus disembunyikan?

Pemilik warung berbisik kepada istrinya, “Jika bocah kecil itu tahu bahwa kita menambahi lauk di atas nasi putih tersebut maka bocah itu akan merasa kita sedang berbelas kasihan kepada dia dan secara tidak langsung mungkin saja kita menyakiti harga dirinya, dengan begitu dia bisa jadi sungkan untuk datang lagi kemari".

Jikalau dia akhirnya pergi ke warung lain dan hanya makan nasi putih saja, dari mana datangnya tenaga untuk belajar?”
  
Pada saat bocah kecil tersebut menerima sebungkus nasi yang cukup berat, dia tampak berulang kali melihat ke arah pasangan suami istri tersebut. Pemilik warung itu dengan tersenyum lebar berkata: “Semangat yah! Sampai jumpa besok!” Dia melambaikan tangannya serta dengan jelas mengisyaratkan kepada bocah tersebut untuk datang lagi besok hari.

Mata bocah kecil itu berkaca-kaca. Sejak saat itu hampir setiap hari kecuali hari libur, dia selalu datang untuk membeli dua bungkus nasi putih. Sebungkus nasi putih selalu dijadikan bekal di sekolah keesokkan harinya. Pemilik warung tersebut dengan setia memyembunyikan lauk rahasia di dalam nasi putih yang dibelinya.

Hingga kemudian bocah ini beranjak dewasa dan lulus dari universitas, selama 20 tahun pasangan suami istri ini pun tidak pernah melihat bocah itu lagi.

SINGKAT CERITA WAKTU BERLALU …
20 TAHUN KEMUDIAN

Suatu hari, pasangan suami istri yang sudah paruh baya ini menerima surat pemberitahuan dari PEMDA untuk pembongkaran warung mereka, sebab mereka memang berjualan di tanah milik negara. Hal ini membawa kesedihan bagi sang pemilik warteg dan Istrinya sebab Dalam usia sekian dengan kehilangan sumber pemasukan, mereka menjadi sangat khawatir akan masa depan,bagaimana menghadapi keadaan ekonomi yang pasti semakin sulit? Mereka hanya dapat menangisi keadaan mereka setiap hari.

Namun suatu hari, tiba-tiba datang seorang anak muda dengan berpakaian jas menghampiri warung mereka. Dia berkata: “Apa kabar, saya adalah wakil Direktur dari perusahaan XX, Direktur kami memberi perintah kepada saya untuk meminta Anda mengelola kantin bawah gedung kantor kami, seluruh biaya peralatan dan bahan-bahan yang diperlukan akan ditanggung oleh kantor kami, anda hanya perlu mengarahkan team koki untuk memasak, kemudian keuntungannya akan dibagi rata dengan perusahaan!”

Pasangan suami istri tersebut dengan ragu-ragu bertanya: “Direktur perusahaan kalian itu siapa? Kenapa begitu baik sekali terhadap kami?”
“Kalian adalah penolong bagi Direktur perusahaan kami, Direktur perusahaan kami suka sekali makan lauk telur dan daging masakan kalian. Saya hanya mengetahui itu saja, untuk selebihnya kalian dapat menanyakannya langsung kepadanya!”

Ternyata Direktur itu adalah sang bocah cilik 20 tahun yang lalu setiap hari datang hanya membeli sebungkus nasi putih. Setelah lewat 20 tahun dia mulai membuka usahanya dan berhasil mendirikan sebuah perusahaan. Sekarang dia membalas budi kepada pasangan suami istri ini !

Mari kita Petik Pelajaran dari Kisah diatas....

Menolong dengan Tulus bagi sesama yang membutuhkan adalah hal yang Luar Biasa ! bahkan kalau perlu jangan sampai Orang yang kita tolong tahu bahwa kita menolong mereka, Tapi berharaplah balasan dari Tuhan, Tuhan pasti akan membalas kebaikan yang pernah kita lakukan, Yakinlah!
Mari berdoa agar kita bisa memberi secara Ikhlas seperti pemilik warung tersebut.. dan kita mau membalas Budi orang lain seperi yang dilakukan Anak kecil tersebut…. termasuk bagi yang menyebarkan kisah Inspiratif ini, terima kasih!

Sumber : sebarkanlah.com

30 Desember 2015

Temukan Cinta Dalam Bekerja

Bila Anda tak mencintai pekerjaan Anda, cintailah orang-orang yang bekerja disana. Rasakan kegembiraan dari pertemanan itu. Dan pekerjaanpun menjadi menggembirakan. 

Bila Anda tak menyukai rekan-rekan kerja Anda, maka cintailah suasana dan gedung kantor Anda. Ini mendorong Anda untuk bergairah untuk bekerja dan melakukan tugas-tugas dengan lebih baik lagi. Toh jika Anda tidak bisa melakukkannya juga, nikmati pengalaman setiap pulang pergi dari dan ke ketempat Anda bekerja. Perjalanan yang menyenangkan menjadikan tujuan tampak menyenangkan juga. 

Namun, bila Anda tak menemukan kebahagiaan disana, maka cintai apapun yang dapat Anda cintai dari kerja Anda: Tanaman hias, cicak diatas dinding atau gumpalan awan dari balik jendela kantor. Apa saja....

Bila Anda tak menemukan yang bisa Anda cintai dari pekerjaan Anda, maka kenapa Anda masih ada disitu? tak ada alasan bagi Anda untuk tetap bertahan. Cepat pergi dan carilah yang Anda cintai, lalu bekerjalah disana. Hidup hanya sekali. Tak ada yang lebih indah selain melakukan semua itu dengan rasa cinta yang tulus.

29 Desember 2015

Ayah

Ayah memang tidak mengandungmu, tapi dalam darahmu, mengalir darahnya...
Ayah memang tidak melahirkanmu, tapi suaranyalah yang pertama kau dengar ketikalahir untuk menenangkan jiwamu....
Ayah memang tidak menyusuimu, tapi dari keringatnyalah setiap suapan yang menjadi air susumu...
Ayah memang tidak menyanyikanmu, agar kau tertidur, tapi dialah yang menjamin kau tetap nyaman dalam lelapmu...
Ayah memang tidak mendekapmu seerat ibumu, itu karena dia khawatir karena cintanya ia tidak bisa melepaskanmu.. ketika kau sudah bisa membangun sendiri hidupmu...
Ayahmu tidak pernah kau lihat menangis, bukan karena hatinya keras, tapi agar kau tetap percaya, dia kuat untuk kau bisa bergantung dilengannya...
Sayangi dan hormati ayahmu.. memang surga ada ditelapak kaki ibumu, tapi tidak ada surga untukmu tanpa keridhaannya...
Memang kau diminta mendahulukan ibumu, tapi ayahmu adalah jiwa raga ibumu...

28 Desember 2015

Renungan Tentang Rezeki

Rezeki itu tidak terbatas pada harta dan makanan, rezeki Allah itu luas

Rezeki itu bisa berupa teman yang shalih,

Atau pikiran yang tenang dan rileks,

Atau tidur yang nyenyak,

Atau tempat bernaung yang membuatmu tidak butuh pada orang lain dan terhina,

Atau berupa pemandangan yang menyejukkan hati dan mengubah moodmu,

Atau berupa seseorang yang mencintaimu dan bersabar atas segala kesalahanmu,

Atau berupa kata-kata indah yang engkau baca,

Atau berupa kasih sayang ibu dan ayah,

Atau berupa pundak orang yang engkau cintai sebagai tempatmu menangis,

Atau berupa kesempatan duduk bersama saudara-saudaramu yang bisa membuatmu menghapus kegalauan,

Atau berupa rasa hormat dari orang-orang disekelilingmu,

Atau berupa hadiah dari orang yang begitu berarti bagimu,

Atau berupa kemampuanmu untuk melayani diri sendiri,

Belajarlah memaknai setiap pemberian Allah, Jangan lupa untuk selalu mengiringi karunia-Nya dengan syukur..

Begitulah..

Disetiap kondisi selalu ada rezeki Allah untuk kita.

09 Desember 2015

Berseteru Memperebutkan Ibu

Pada salah satu pengadilan Qasim, Kerajaan Saudi Arabia, berdirilah Hizan al Fuhaidi dengan air mata yang bercucuran sehingga membasahi janggutnya. Apa sebabnya? Karena ia kalah dalam perseteruannya dengan saudara kandungnya.

Mengenai apakah perseteruan dengan saudaranya itu?, Tentang tanahkah?, atau warisan yg mereka saling perebutkan?

Bukan karena itu semua!!

Ia kalah terhadap saudaranya terkait pemeliharaan ibunya yg sudah tua renta dan bahkan hanya memakai sebuah cincin timah di jarinya yg telah keriput.

Seumur hidupnya, ibunya tinggal dengan Hizan yg selama ini menjaganya.

Tatkala beliau telah manula, datanglah adiknya yang tinggal di kota lain, utk mengambil ibunya agar tinggal bersamanya, dengan alasan, fasilitas kesehatan dan sebagainya di kota jauh lebih lengkap daripada di desa.

Namun Hizan menolak dengan alasan, selama ini ia mampu untuk menjaga ibunya. Perseteruan ini tdk berhenti sampai di sini, hingga berlanjut ke pengadilan.

Sidang demi sidang berlalu, hingga pada akhirnya sang hakim pun meminta agar sang ibu dihadirkan di majelis.

Kedua bersaudara ini membopong ibunya yang sudah tua renta yang beratnya sudah tidak sampai 40 Kg.

Sang Hakim bertanya kepadanya, siapa yang lebih berhak tinggal bersamanya. Sang ibu memahami pertanyaan sang hakim, ia pun menjawab , sambil menunjuk ke Hizan, “Ini mata kananku!”

Kemudian menunjuk ke adiknya sambil berkata, “Ini mata kiriku!".

Sang Hakim berpikir sejenak kmudian memutuskan hak kepada adik Hizan, berdasar kemaslahatan bagi si ibu.

Betapa mulia air mata yg dikucurkan oleh Hizan. Air mata penyesalan karena tidak bisa memelihara ibunya tatkala beliau telah menginjak usia lanjutnya.

Dan, betapa terhormat dan agungnya sang ibu, yang diperebutkan oleh anak-anaknya hingga seperti itu.

Andaikata kita bisa memahami, bagaimana sang ibu mendidik kedua putranya hingga ia menjadi ratu dan mutiara termahal bagi anak-anaknya.

Ini adalah suatu pelajaran mahal tentang berbakti, tatkala durhaka sudah menjadi budaya.

“Ya ALLAH, Yaa Robb kami!! Anugerahkan kepada kami keridhoan ibu kami dan berilah kami kekuatan agar selalu bisa berbakti kepadanya!!” aamiin

Copas dari Sahabat yang baik hati

#Doaibu
#Ibunda
#Ibu
#Doaseorangibu

Sumber : www.aryginanjar.com

13 November 2013

Ucapan Yang Membangun dan Menghancurkan Masa Depan Anak

Jodi Foster pernah menerima Piala Oscar sebagai aktris terbaik dalam salah satu film layar lebar. Saat penyerahan piala tersebut, dari atas panggung dia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya hingga meraih penghargaan ini.Yang menarik, ucapan terima kasihnya yang pertama ditujukan kepada IBUNYA.

Kira-kira ucapannya seperti ini,:


“Saya ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Ibu saya. Sewaktu saya masih kecil, Ibu selalu mengatakan bahwa semua lukisan tangan saya itu setara dengan karya Picasso.

Pada saat saya sedang dalam keadaan sulit, ia selalu bilang:

"Jodi, kamu pasti bisa mengatasinya, tidak ada yang perlu dikhawatirkan".

"Dan, kata-kata inilah yang selalu terngiang di benak saya hingga akhirnya saya yakin dan mampu untuk menjadi seorang seniman sehebat Picasso.”

Ternyata, dulu Jodi Foster sangat gemar melukis. Dan, sering kali mengganggu ibunya hanya untuk memperlihatkan hasil lukisan-lukisannya yang pada saat itu semuanya masih tampak seperti benang kusut.Tetapi apa yang terjadi jika seandainya yang diucapkan oleh ibunya adalah seperti ini:

“Jodi jangan pernah ganggu pekerjaan ibu lagi dengan lukisan-lukisan burukmu itu ya. Sudahlah Jodi, kamu tidak akan pernah mampu untuk menjadi seniman. Cepat sana segera selesaikan PR-mu, sebelum ibu berubah pikiran!”

Kalimat-kalimat negatif seperti ini akan meninggalkan kesan dan luka yang mendalam bagi diri seorang anak. Bisa jadi, kalimat tersebut akan tertanam di dalam benaknya sepanjang hidupnya. Dalam beberapa kasus ditemui, pengaruh kata-kata di duga lebih menghancurkan hidup seorang anak daripada kekerasan yang menyangkut fisik.

Kata-kata yang kita ucapkan kepada anak membawa pengaruh besar bagi hidupnya karena setiap kata atau kalimat yang diucapkan sekaligus membawa pesan tersirat tentang dirinya, baik berhubungan dengan kemampuan ataupun ketidakmampuannya.

Begitu si anak menyimpan pesan itu dalam batinnya, pesan itu lama-lama menjadi suatu keyakinan dan pembenaran atas setiap kegagalan yang dialaminya. Bahkan, sering kali kata negatif yang telah terserap dalam alam bawah sadarnya tetap bekerja, meskipun ia tidak menyadarinya.

Bayangkan, pada saat dilakukan penelitian terhadap kekuatan kalimat positif, Douglas Bloch mewawancara dua kelompok, yakni orang-orang yang sukses dan orang-orang yang tinggal di penjara. Ternyata ada perbedaan besar sekali mengenai kata-kata yang dulu sering didengar dari orangtua mereka.

Inilah kata-kata yang dulu sering didengar oleh sebagian besar kelompok orang yang dipenjara:

“Kamu memang anak sialan, lihat saja nanti kelak hidupmu akan berakhir di penjara!”

Sementara itu, inilah kata-kata yang dulu sering didengar oleh kelompok orang-orang yang sukses. Mereka selalu diberikan dua jenis kalimat positif, yaitu kalimat penghargaan dan penguatan.

Kalimat Penghargaan :

- “Lihat betapa bagusnya kamu melakukan itu.”

- “Terimakasih, kamu telah menepati janji.”

- "Terimakasih, kamu telah membantu Ibu"

- “Papa sungguh berterimakasih, kamu telah mau berusaha.”

Kalimat Penguatan :

- “Mama yakin, kamu akan mampu mengatasinya. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan!”

- “Mama yakin, kamu sesungguhnya anak baik, hanya mungkin kali ini kamu sedang terpengaruh oleh teman-temanmu yang tidak baik. Apakah kamu mau bila mama membantumu untuk bisa menjadi baik seperti dulu lagi?”

Sebagaimana dijelaskan di dalam bukunya, “Mendidik Anak Zaman Sekarang Ternyata Mudah, lho,” (Penerbit Tangga Pustaka) ternyata sungguh betapa dahsyatnya efek dari kalimat-kalimat negatif bagi masa depan seorang anak!

Namun, berita baiknya adalah ternyata pengaruh kalimat-kalimat negatif tersebut masih bisa dihapuskan melalu kalimat-kalimat positif. Terlebih lagi yang mengucapkannya adalah orangtua atau gurunya sendiri.

Jadi, segeralah ganti kalimat-kalimat kita yang selama ini bernuansa negatif dengan kalimat positif.

Berikut adalah beberapa contoh kalimat negatif yang mungkin dulu sering kita dengar dari para guru dan orangtua.

“Aduh, kamu susah amat ya diajarinya?”

Coba kita ganti dengan :

“Ibu Guru yakin, kamu sebenarnya mampu mengerjakannya. Kamu hanya perlu waktu saja. Ayo kita coba sekali lagi ya!”

Ingat, kalimat mana yang kita pilih, itulah yang akan mempengaruhi pada masa depan anak-anak tercinta..!!!

Demi masa depan anak-anak kita yang lebih baik, mulai hari ini juga, mari kita biasakan untuk selalu mengucapkan kalimat-kalimat positif dengan penuh kasih sayang pada mereka setiap hari.


================================================================
Kisah ini adalah salah satu dari 60 Kisah Inspirasi dalam buku Ayah Edy yang berujudul: "Ayah Edy Punya Cerita..."

14 Februari 2013

Makna Keikhlasan

Saat senyummu tak terbalas, Allah telah menghitung manisnya senyummu,
Saat sapaanmu tak terjawab, Allah tak pernah lupa berapa kata yang kau ucap,
Saat kau menangis atas perihnya perjuanganmu, Allah tak lalai menghitung berapa tetes air matamu,
Saat mereka lari meninggalkanmu, Allah tak akan lupa menyertaimu.
Saat kerja kerasmu tak dihargai, percayalah letih dan lelahmu akan terhias dengan indah di taman-Nya.
Jangan pernah menyerah dan putus asa atas semuanya itu. 
Teruslah berusaha dan berkarya dengan usaha dan karya terbaik.
Percayalah...., Allah yang akan membalas semuanya.



Allah bersama kita dan menyaksikan setiap perbuatan kita. Apabila kita banyak mengeluh karena beratnya ujian kehidupan, jika kita banyak menangis karena celaan dan cacian, jika kita menyerah dalam usaha dan karya kita, ingatlah, sesungguhnya Allah tidak akan salah dalam mencatat sekecil apapun pengorbanan yang telah kita jalani.

Lalu, apakah pekerjaan kita sebanding dengan karunia Allah dalam setiap desah nafas kita, dalam setiap amal ibadah kita?

Apakah kita pernah merasakan tersenyum kepada sahabat kita, kepada keluarga kita, kepada atasan kita, kepada relasi kita? lalu mereka tidak membalas senyuman itu, atau bahkan mengejek dan menertawakan kita atau tersenyum namun sinis.

Pernahkah lisan kita menyapa kawan kita, atasan kita, menyapa rekan kerja kita, menyapa semua orang dengan suara kebaikan kita setulus hati? Namun balasan mereka jauh dari yang kita harapkan. Mereka senantiasa acuh terhadap sapaan hangat kita, mereka tidak peduli dengan ketulusan salam kita, atau mereka hanya membalas tanpa ada kesan menerima dengan tulus.

Ketika semua usaha kita mendapat tantangan yang sangat berat, air matamu pun jatuh perlahan, menangis karena perihnya cobaan, karena pedihnya cacian, karena lelahnya perjuangan dan pengorbanan, karena hanya sedikit yang menolong kita dalam mengarungi jalan ini. Yakinlah, Allah tidak akan lalai terhadap hamba-Nya yang telah melakukan usaha dan karyanya dengan sepenuh jiwa.

Ketika senyuman tulus kita tidak mendapat balasan, Yakinlah Allah telah menghitung manisnya senyummu dari tulusnya hatimu.
Ketika sapaan hangat kita dibalas dengan acuh, Yakinlah Allah telah mencatat berapa kata yang terucap dalam sapaanmu.
Ketika usaha dan karyamu dalam kebaikan tidak dihargai dan dibalas dengan keburukan, Allah tidak pernah lengah mencatat usaha dan kerja kerasmu, meski lelah, meski resah dan gelisah.
Ketika mereka lari darimu, yakinlah Allah tidak akan meninggalkanmu.
Ketika kita menangis karena perihnya cobaan, Yakinlah, Allah tidak akan pernah lalai menghitung tiap tetes air matamu.

Maka, jangan pernah berkeluh kesah, dan jangan pernah takut dalam berjuang dan berusaha di jalan-Nya, karena Allah beserta orang-orang yang sabar dalam berusaha dan berjuang dengan segala pengorbanannya, karena Allah akan menolong dan meneguhkan pendiriannya, Karena Allah telah menjanjikan surga bagi hamba-hamba-Nya.

Semoga kita semakin teguh dan istiqomah di jalan ini. Dan semoga petunjuk dan pertolongan Allah senantiasa menyertai kita dalam lelahnya jiwa dan beratnya ujian ini. Semoga kita digolongkan menjadi para penghuni surga tertinggi di surga Firdaus kelak. Amin

01 Desember 2012

Rahasia dan Kekuatan Pikiran Bawah Sadar

Bagi mereka-mereka yang merasa nasibnya selalu sial terus dan penuh dengan derita sebaiknya wajib membaca artikel ini.

Seperti kita ketahui bersama bahwa manusia memiliki satu pikiran, dengan dua lingkup, yaitu: pikiran sadar dan pikiran bawah sadar. Bedanya, pikiran sadar mampu menalar, membandingkan baik dan buruk, benar dan salah, positif dan negatif. Adapun pikiran bawah sadar tidak menalar mana yang positif dan mana yang negatif, mana yang benar dan mana yang salah. Dan pikiran bawah sadar, memiliki kekuatan yang luar biasa, yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai tujuan.

Dalam pikiran bawah sadar kita terletak kebijaksanaan tak terbatas, kekuatan tak terbatas, dan persediaan tak terbatas dari segala kebutuhan Anda, yang menunggu dikembangkan dan diungkapkan.

Antara dua lingkup pikiran tadi memiliki kaitan yang erat. Pikiran sadar memberikan perintah, baik sadar maupun tidak, kepada pikiran bawah sadar. Ketika seseorang berpikir, ”Saya bisa mencapai itu,” berarti pikiran itu perintah kepada pikiran bawah sadar. Begitu pula saat seseorang berpikir, ”Ah, saya tak mungkin bisa,” itu artinya instruksi kepada pikiran bawah sadar untuk melaksanakannya.

Dan pada saat instruksi itu datang, pikiran bawah sadar langsung bekerja tanpa perlu membuktikannya, dan tanpa mengenal waktu, bahkan saat kita sedang tidur pulas.

Ketika kita berpikir positif, pikiran bawah sadar langsung bereaksi untuk melaksanakan gagasan positif tadi. Sebagai contoh, Saat seseorang memikirkan tentang kedamaian, kebahagiaan, kesehatan, dan kekayaan, maka pikiran bawah sadar menerima gagasan itu dan bekerja untuk mewujudkannya.

Sebaliknya, ketika seseorang berpikir negatif, seperti ketidakberdayaan, ketidakmampuan melakukan sesuatu, maka pikiran bawah sadar pun bekerja mewujudkan ide atau kesan negatif tersebut.

Karena itu, sifat iri terhadap kebahagiaan seseorang justru akan menghalangi kita untuk mendapatkan kebahagiaan. Contohnya, saat kita tidak suka orang lain memiliki deposito begitu banyak dalam rekeningnya, sementara kita hanya bisa menabung sedikit demi sedikit, berarti kita telah menempatkan diri kita ke posisi yang sangat negatif; ”karena itu, kekayaan mengalir dari kita, bukan ke kita.” Untuk menetralisir pikiran negatif itu, kita disarankan untuk menyatakan langsung kepada diri sendiri bahwa kita mendoakan orang itu agar kekayaannya makin berlimpah.

Tujuan memberdayakan pikiran bawah sadar? 

Yang paling sederhana adalah untuk mengatasi sugesti rasa takut, cemas, dan sebagainya. Tujuan lain adalah untuk penyembuhan mental, bahkan untuk penyembuhan penyakit fisik. Bagaimana kalau untuk kekayaan? Pikiran bawah sadar bisa dimanfaatkan untuk meraih kekayaan! Bagaimana tekniknya?

Saat Anda hendak tidur di malam hari, disarankan untuk mempraktikkan teknik: mengulangi kata-kata ”kekayaan” dengan tenang, santai dan penuh perasaan. Dalam kaitan ini, sang penulis buku ini menekankan antara lain: Pikiran sadar dan pikiran bawah sadar harus sepakat untuk menegaskan gagasan dominan tentang kekayaan, bukan kemiskinan.

Teknik lain melatih pikiran bawah sadar adalah memaafkan, yang penting untuk penyembuhan. Jengkel bahkan sampai mengutuk orang lain apalagi memusuhinya bisa menimbulkan berbagai penyakit. Teknik memaafkan seperti yang diuraikan oleh Murphy adalah sebagai berikut: Tenangkan pikiran, bersikap rileks, dan biarkan semua terjadi. Lalu, katakan, ”Saya bebaskan setiap orang dan semua orang yang pernah menyakiti hatiku, dan saya berdoa minta kesehatan, kebahagiaan, kedamaian, dan segala berkah hidup bagi setiap orang.”

Sungguh hebat kekuatan pikiran bawah sadar, jika kita mampu memanfaatkannya karena sangat menentukan setiap langkah dan tujuan dalam kehidupan kita.

Apa itu Bawah Sadar?

Pikiran Bawah Sadar yang disebut juga "Alam Bawah Sadar" adalah bagian pikiran manusia yang tidak disadari keberadaannya, namun pengaruhnya sangat besar. Pastinya kita sering mendengar bahwa manusia umumnya hanya menggunakan 10 % dari seluruh kekuatan kita, 90% lainnya tertidur di alam bawah sadar.

Bisa dikatakan, senang atau susah, sukses atau gagalnya perjalanan hidup manusia, sangat dipengaruhi oleh "program" atau "sugesti" yang tertanam di Pikiran Bawah Sadar.

Oleh karena itu, sangat penting bagi siapapun juga untuk memahami Potensi Pikiran Bawah Sadar. Selain itu, apabila kita mengerti cara menggunakan kekuatan pikiran bawah sadar kita, maka kita bisa menjadi apapun yang di inginkan. Hidup akan berubah, penyakit bisa tersembuhkan, kesuksesan dan kebahagiaan bisa diraih dengan mudah.

Cara kerja pikiran bawah sadar sangat berbeda dengan pikiran sadar. Apabila selama ini kita bekerja keras dan hanya mengandalkan logika dan pemikiran, maka kita pasti mendapatkan hasil yang biasa-biasa saja. Atau bahkan, untuk mencapai suatu usaha, kita perlu banting tulang sampai kita kelelahan.

Berbeda jika kita tahu cara menggunakan kekuatan bawah sadar dalam diri kita. Dengan memanfaatkan kekuatan alam bawah sadar, kita bisa meraih sukses dengan lebih mudah dan lebih cepat. kita tidak hanya bekerja dengan kecerdasan berpikir, tetapi juga dengan intuisi dan kreativitas sehingga "keberuntungan" berpihak kepada kita.

Kekuatan bawah sadar merupakan kekuatan yang sangat mempengaruhi hidup manusia. Bawah Sadar diciptakan Tuhan sebagai tanda Kekuasan Tuhan Yang Maha Esa. Sayangnya, hanya sedikit manusia yang menyadarinya.

Wallahu’alam bishshawab ...

27 November 2012

Kisah Tiga Sahabat

Di dalam sebuah sumur yang sudah jarang digunakan tumbuh hampir bersamaan tiga ekor binatang, yaitu seekor siput, kura-kura, dan katak. Mereka bersahabat bersahabat sejak kecil dan setiap hari bermain bersama didalamnya.

Suatu hari kura-kura memandang ke atas, ke arah permukaan sumur yang terang benderang. Bagaimana keadaan di atas sana ya? Tampaknya sangat terang dan segar. Ayo naik ke sana teman-teman!”

“Bodoh kamu, kura-kura….! Bagaimana mungkin kita memanjat sampai ke atas? Aku saja yang bisa melompat tidak bisa mencapai permukaan. Apalagi kamu yang hanya bisa merangkak pelan, hampir merayap…Apalagi kamu siput, jalanmu seperti itu mana mungkin bisa memanjat…” Katak mencela rencana si kura-kura.

Tak peduli kata-kata si katak, keesokan harinya si kura-kura mulai merangkak pelan memanjat dinding sumur yang ditumbuhi lumut dan tanaman perdu.

“Jalan saja pelan gitu kok nekad mau memanjat sumur! Dasar bodoh! Aku saja yang bisa melompat tinggi tak mungkin bisa mencapai atas…Hoooi tahu diri dong…!” Begitulah celaan katak kepada kura-kura yang disampaikan berulang kali. Kura-kura sambil tersenyum meneruskan usahanya.

“Jalan pelan begitu kapan nyampainya?” mendengar teriakan katak, kura-kura menambah kecepatan jalannya. “Tuh capek khan? Udah, nyerah aja!” kura-kura justru tidak menghentikan langkahnya dan terus saja berjalan. Begitulah setiap celaan katak membuat kura-kura semakin bersemangat membuktikan bahwa dia pasti bisa melakukannya.

“Siput, kamu jangan ikut-ikutan si kura-kura! Jalanmu merayap pelan begitu mana mungkin bisa memanjat!” Siput yang sebenarnya tertarik mengikuti jejak kura-kura mengurungkan niatnya.

Kura-kura terus merangkak memanjat dinding sumur, makan dedaunan yang tumbuh di dinding sumur, hingga akhirnya mencapai mulut lubang sumur. Dia melongok ke dalam lubang dan berteriak “Hei katak dan siput… Naiklah! Di sini pemandangan bagus, terang dan hawanya segar. Kalian pasti bisa memanjat ke sini!”

“Ogah kura-kura…! Kamu mau tanggung jawab kalau aku terpeleset dan jatuh?! Hei siput… Jangan dengar si kura-kura…Memanjat ke atas tidak semudah yang dia bilang, kamu pasti tidak bisa!”

RENUNGAN:

Dalam kehidupan ada tiga macam orang, yaitu pemenang, pencela dan pecundang. Pemenang selalu berusaha bergerak menjadi lebih baik. Celaan yang diterima membuatnya semakin semangat membuktikan bahwa dia lebih baik dari itu. Seorang pecundang tidak pernah memulai berbuat apa-apa karena takut dicela. Sedangkan si pencela tidak pernah mencapai apa-apa, kecuali berhasil menakuti pecundang.

Sang PEMENANG adalah yang selalu BERGERAK menuju KEMENANGAN. CELAAN membuatnya semakin SEMANGAT membuktikan KEMENANGANNYA. Sang PENCELA hanya bisa MENAKUTI PECUNDANG.

Jika Anda dapat memilih, ingin seperti siapakah Anda? Kura kura, siput atau katak?

22 November 2012

Memaknai Waktu

Untuk memahami makna SATU TAHUN
Tanyalah seorang siswa yang gagal dalam ujian kenaikan kelas

Untuk memahami makna SATU BULAN
Tanyalah seorang ibu yang melahirkan bayi prematur

Untuk memahami makna SATU MINGGU
Tanyalah seorang editor majalah mingguan

Untuk memahami makna SATU HARI
Tanyalah seorang pekerja dengan gaji harian

Untuk memahami makna SATU JAM
Tanyalah seorang gadis yang sedang menunggu kekasihnya

Untuk memahami makna SATU MENIT
Tanyalah seseorang yang ketinggalan kereta

Untuk memahami makna SATU DETIK
Tanyalah seseorang yang selamat dari kecelakaan

Untuk memahami makna SATU MILI DETIK
Tanyalah seorang pelari yang meraih medali perak olimpiade

Dan akhirnya, sadarkah kita bahwa waktu akan terus berlalu?
Siapkah kita mempertanggungjawabkan kepada Allah?
Bagaimana kita menggunakan setiap mili detik waktu kita?
Apa sajakah yang sudah kita peroleh di sepanjang waktu kita hingga saat ini?

Setiap waktu itu sangat berarti. Janganlah pernah buang waktu itu dengan sia-sia.
Bagaimana bila nanti tiba-tiba waktu telah terhenti dan kita tak bisa berbuat apa-apa lagi?

Hanya penyesalan yang akan diperoleh, Karena kita telah melewatkan waktu selama hidup. Ingatlah selalu bahwa satu hari itu 24 jam, jangan pernah sia-siakan satu milidetik pun di tiap hari kita.

Sehingga nantinya saat diakhir waktu kita tiba, kita bisa tersenyum, karena kita tidak menyia-nyiakan satu mili detik waktu di saat masih ada didunia ini.

Merubah Diri Sendiri

Kita sering amat berharap dan menuntut orang lain berubah, namun apakah kita telah sungguh-sungguh menuntut diri kita sendiri untuk berubah ?

Kita sering berpikir dan berupaya keras untuk merubah orang lain, namun apakah kita telah habis-habisan berupaya merubah diri?

Kita sering jengkel dan kecewa melihat yang lain kurang berubah, namun pernahkah kita amat kecewa dan sedih melihat diri sendiri tak kunjung berubah ?

Ketahuilah kita tak akan kuasa merubah hati orang lain, karena setiap hati ada dalam genggamanNya, karena hanya DIA yang kuasa membolak balik hati. Kewajiban ber-Amar Ma'ruf Nahi Mungkar adalah dengan memberi tauladan dan mengingatkan dengan cara yang hikmah.

Tugas terpenting kita adalah menjaga amanah tentang diri kita sendiri, siapa lagi yang bertanggung jawab merubah diri kita selain diri sendiri ?

Kita harus berupaya membantu orang berubah, namun jangan mengabaikan tugas utama kita yaitu memperbaiki diri sendiri.

Percayalah siapapun yang gigih memperbaiki diri karena Allah, pada saat yang sama dia sudah berbuat sesuatu untuk memperbaiki yang lain.

Mudah bagi Allah memilih diri kita jadi jalan perubahan bagi yang lain, sebagai karunia bagi hamba-NYA yang bisa memperbaiki dirinya sendiri.