<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267</id><updated>2012-01-14T13:30:07.419+07:00</updated><category term='Kisah Teladan'/><category term='Motivasi'/><category term='Catatan Harian'/><category term='Kajian Islam'/><category term='Sejarah Islam'/><category term='Dunia Islam'/><category term='Inspirasi'/><category term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Abu Pasha's Blog</title><subtitle type='html'>Goresan Tanpa Pena Abu Pasha</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>50</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-3594307909654921591</id><published>2012-01-14T13:29:00.000+07:00</published><updated>2012-01-14T13:29:19.233+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Kisah Penaklukan Konstantinopel</title><content type='html'>Abu Qubail menuturkan dari Abdullah bin Amr bin Ash, Suatu ketika kami sedang menulis di sisi Rasulullah SAW, tiba-tiba beliau ditanya, “Mana yang terkalahkan lebih dahulu, Konstantinopel atau Roma ?” Beliau menjawab, “Kota Heraklius-lah yang akan terkalahkan lebih dulu.” Maksudnya adalah Konstantinopel.”&lt;br /&gt;[H.R. Ahmad, Ad-Darimi, Al-Hakim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kota Konstantinopel akan jatuh ke tangan seorang laki-laki. Maka sebaik-baik pemimpin adalah pemimpin yang membebaskannya dan sebaik-baik tentara adalah tentaranya”.&lt;br /&gt;[H.R. Ahmad bin Hanbal Al-Musnad 4/335]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Benteng&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekaisaran Romawi terpecah dua, Katholik Roma di Vatikan dan Yunani Orthodoks di Byzantium. Perpecahan tersebut sebagai buntut dari konflik gereja meskipun dunia masih tetap mengakui keduanya sebagai pusat peradaban kristen. Constantine The Great memilih kota di selat Bosphorus tersebut sebagai ibukota, dengan alasan strategis karena berada di perbatasan Eropa dan Asia, baik di darat karena dilalui Jalur Sutera maupun di laut karena berada diantara Laut Tengah dengan Laut Hitam dan dianggap sebagai titik terbaik sebagai pusat kebudayaan dunia, setidaknya pada kondisi geopolitik saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak bangsa mengincar kota ini untuk dikuasai diantaranya bangsa Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazah, Arab-Muslim dan Pasukan Salib meskipun misi awalnya adalah menguasai Jerusalem. Arab-Muslim terdorong ingin menguasai Byzantium tidak hanya karena nilai strategisnya, tapi juga atas kepercayaan kepada ramalan Rasulullah SAW melalui riwayat Hadits di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konstantinopel merupakan salah satu kota terpenting di dunia, kota yang sekaligus benteng ini dibangun pada tahun 330 M. oleh Kaisar Byzantium yaitu Constantine I. Konstaninopel memiliki posisi yang sangat penting di mata dunia. Sejak didirikannya, pemerintahan Byzantium telah menjadikannya sebagai ibukota pemerintahan Byzantium. Konstantinopel merupakan salah satu kota terbesar dan benteng terkuat di dunia saat itu, dikelilingi lautan dari tiga sisi sekaligus, yaitu selat Bosphorus, Laut Marmarah dan Tanduk Emas (golden horn) yang dijaga dengan rantai yang sangat besar, hingga tidak memungkinkan untuk masuknya kapal musuh ke dalamnya. Di samping itu, dari daratan juga dijaga dengan pagar-pagar sangat kokoh yang terbentang dari laut Marmarah sampai Tanduk Emas. Memiliki satu menara dengan ketinggian 60 kaki, benteng-benteng tinggi yang pagar bagian luarnya saja memiliki ketinggian 25 kaki, selain tower-tower pemantau yang terpencar dan dipenuhi tentara pengawas. Dari segi kekuatan militer, kota ini dianggap sebagai kota yang paling aman dan terlindungi, karena di dalamnya ada pagar-pagar pengaman, benteng-benteng yang kuat dan perlindungan secara alami. dengan demikian, maka sangat sulit untuk bisa diserang apalagi ditaklukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedudukan Konstantinopel yang strategis diillustrasikan oleh Napoleon Bonaparte; ".....kalaulah dunia ini sebuah negara, maka Konstantinopel inilah yang paling layak menjadi ibukota negaranya!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak serangan yang dilancarkan para khalifah islam dalam rangka penaklukan konstantinopel dalam rentang waktu 800 tahun lamanya. Namun semuanya mengalami kegagalan sampai penyerangan terakhir yang dilakukan oleh sultan muhammad II yang bergelar muhammad Al-Fatih.&lt;br /&gt;Usaha pertama untuk mengepung Konstantinopel dilakukan pada tahun 34 H. / 654 M. pada masa pemerintahan Usman bin Affan. Dia mengirimkan Muawiyah bin Abu Sofyan r.a. dengan pasukan yang besar untuk mengepung dan menaklukkannya. Tetapi mereka pulang dengan tangan hampa disebabkan oleh kokohnya pertahanan Konstantinopel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa Bani Umayah tercatat 2 serangan penting yang dilancarkan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama; yang dilakukan pada masa Muawiyah bin Abu Sofyan r.a. Dalam usaha penaklukan itu Abu Ayub Al-Anshari syahid, sebelum wafat Abu Ayyub sempat berwasiat jika wafat ia meminta dimakamkan di titik terjauh yang bisa dicapai oleh kaum muslim. Dan para sahabatnya berhasil menyelinap dan memakamkan beliau persis di sisi tembok benteng Konstantinopel di wilayah Golden Horn.&lt;br /&gt;Kedua; adalah yang dilakukan pada masa Sulthan Sulaiman bin Abdul Malik tahun 98 H . Pada saat itu dia mengirimkan pasukan tentara sejumlah 20.000 orang dan sekitar seratus perahu untuk mengepung dan menaklukkan Konstantinopel. Pengepungan Konstantinopel berlangsung berbulan bulan dengan pasukan yang dalam kondisi kritis karena keinginan kuat sang khalifah dalam menaklukkan Konstantinopel. Tetapi usaha itu belum juga berhasil akibat suhu udara yang sangat dingin. Pasukan itu kemudian ditarik mundur oleh Umar bin Abdul Aziz setelah dirinya menggantikan Sulaiman bin Abdul Malik yang mangkat pada saat tentara masih berada di medan pertempuran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa khilafahan Abbasiyah berlangsung serangan yang demikian intensif ke Byzantium, namun demikian usaha ini belum sampai menyentuh Konstantinopel walaupun serangan itu telah menimbulkan gejolak di dalam negeri Byzantium, khususnya serangan yang dilakukan oleh Khalifah Harun Ar-Rasyid pada tahun 190 H. Setelah itu upaya penaklukan Konstantinopel dilanjutkan oleh Kesultanan Islam Saljuk di Asia Kecil; seperti Sultan Alib Arsalan yang telah berhasil mengalahkan tentara Kaisar Rumanos dari Romawi dengan pasukannya yang berjumlah kurang lebih 200.000 personil hanya dengan tentara Islam sejumlah 15.000 personil dalam Perang Manzikart pada tahun 464 H/1070 M. Kemenangan Spektakuler ini merupakan titik perubahan penting dalam sejarah Islam. Sebab peristiwa ini telah melemahkan pengaruh Romawi di Asia Kecil yang tak lain adalah wilayah-wilayah strategis kekaisaran Byzantium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kekhilafahan Abbasiyah yang beribukota di Baghdad dihancurkan oleh serbuan pasukan Mongolia, muncullah Utsman peletak dasar Kekhilafahan Utsmaniyah. Dengan kekuasaan yang baru lahir dia telah berhasil menembus Laut Marmara, dengan bala tentaranya dia berhasil membayangi dua kota utama Byzantium kala itu yakni Azniq dan Burshah. Setelah wafatnya Utsman, Khalifah penggantinya Orkhan melanjutkan misi pendahulunya. Tahun 727 H/1327M Nicomedia sebuah kota yang berada di barat laut Asia kecil dekat kota Konstantinopel berhasil ditaklukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Orkhan sangat peduli untuk merealisasikan apa yang pernah dikabarkan oleh Rasulullah SAW tentang akan ditaklukkannya Konstantinopel. Dia telah melakukan langkah-langkah strategis untuk melakukan pengepungan terhadap ibukota Byzantium dari sebelah barat dan timur pada saat yang bersamaan, agar bisa merealisasikannya, dia mengirim anaknya yg bernama Sulaiman untuk melintasi selat Dardanela dan memerintahkannya agar menguasai beberapa wilayah di sebelah barat. Tahun 758 H Sulaiman berhasil menyeberangi selat Dardanil pada malam hari bersama pasukan kavaleri, tatkala sampai di tepi barat, mereka berhasil mengambil alih beberapa kapal milik tentara Romawi yang sedang berada ditempat itu, lalu mereka membawa kapal–kapal ke tepi timur, mengingat tentara Utsmani belum memiliki armada laut sebab kekuasaan mereka baru saja berdiri. Di tepi timur inilah, Sulaiman memerintahkan pasukannya untuk menaiki kapal-kapal itu yang membawa mereka ke pantai Eropa. Mereka mampu menaklukkan benteng Tarnab, dilanjutkan ke Ghalmabuli yang di dalamnya ada benteng Jana dan Apsala serta Rodestu, semuanya berada di selat Dardanela yang berada diutara dan selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan begitu Sulthan Orkhan telah melakukan sebuah langkah penting dan membuka jalan bagi pemimpin yang datang setelahnya untuk menaklukkan Konstantinopel. Di Eropa, tentara Utsmani melakukan penaklukan di wilayah-wilayah yang dikuasai oleh Byzantium, Pada tahun 762 H./1360 M., Sulthan Murad I mengusai Adrianopel ( Edirne ), sebuah kota yang sangat strategis di Balkan dan dianggap sebagai kota kedua setelah Konstantinopel oleh Byzantium. Dia menjadikan kota ini sebagai ibukota pemerintahannya sejak tahun 768H./1366M. Pada masa kepemimpinan Sulthan Bayazid I terjadi pengepungan Konstantinopel dgn pasukan yang dipimpinnya sendiri hingga membuat Konstantinopel hampir menemui keruntuhannya. Namun karena munculnya sebuah bahaya baru (Timur Lenk) yang mengancam pemerintahan Utsmani akhirnya Sulthan Bayazid menarik mundur pengepungan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada masa pemerintahan Sulthan Murad II beberapakali usaha penaklukkan Kota Konstantinopel dilakukan. Bahkan di masanya pasukan Islam beberapakali mengepung kota ini. Adalah Sulthan Muhammad II putera Sulthan Murad II yang melanjutkan penaklukkan Konstantinopel baik dari ayahnya maupun pendahulunya, dalam rangka penaklukan konstantinopel dia berusaha untuk memperkuat kekuatan militer Utsmani dari segi kwantitas hingga mencapai 250.000 personil. Selain membekali pasukan dengan kemampuan tempur dia juga menanamkan semangat Jihad, Sulthan selalu mengingatkan mereka akan pujian Rasulullah pada pasukan yang mampu membuka Kota Konstantinopel. Dia selalu berharap, tentara yang dimaksud Rasulullah adalah tentaranya. Hal ini memberikan dorongan moral serta ruhiyyah yang sangat kuat di benak pasukannya. Selain itu ia juga memperkuat infrastruktur angkatan bersenjata dan modernisasi peralatan tempur, dengan membangun benteng Romali Hisyar di wilayah selatan Eropa di selat Bosphorus pada sebuah titik yang paling strategis yang berhadapan dengan benteng yang pernah dibangun pendahulunya yaitu Sulthan Bayazid di daratan Asia, beliau juga menyiapkan meriam2 yang berukuran sangat besar dalam penaklukan kali ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum serangan dilancarkan, Sultan Muhammad II telah mengadakan perjanjian dengan kerajaan yang berbatasan langsung dengan konstantinopel diantaranya ialah perjanjian yang dibuat dengan kerajaan Galata yang bersebelahan dengan Byzantine. Ini merupakan strategi yang penting supaya seluruh tenaga dapat difokuskan kepada musuh yang satu tanpa ada ancaman lain yang tidak terduga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, dalam mempersiapkan penaklukan kota Konstantinopel, Sulthan juga memperkuat armada laut Utsmani mengingat Konstantinopel adalah sebuah kota laut, yang tidak mungkin bisa dikepung kecuali dengan menggunakan armada laut. Disebutkan bahwa kapal perang yang telah dipersiapkan berjumlah 400 unit. Meriam-meriam besar telah digerakkan dari Adrianopel menuju Konstantinopel dalam jangka waktu dua bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseriusan Sultan Muhammad II telah mendorong Kaisar Byzantium berusaha mendapatkan pertolongan dari negara-negara Eropa. Beliau memohon pertolongan dari gereja Katholik roma , sedangkan ketika itu semua gereja di Costantinopel menjadi beraliran Orthodoks. Demi mendapatkan bantuan Constantine XI Paleologus setuju untuk menukar aliran di Costantinople demi menyatukan kedua aliran yang saling bermusuh itu. Perwakilan dari Eropa telah tiba di konstantinopel untuk tujuan tersebut. Constantine XI berpidato di Gereja Aya Sofya menyatakan ketundukan Byzantium kepada Katholik Roma. Hal ini telah menimbulkan kemarahan penduduk Costantinopel yang beraliran Orthodoks. Sehingga ada di antara pemimpin Orthodoks berkata, "sesungguhnya aku lebih rela melihat di bumi Byzantine ini sorban orang Turki (muslim) daripada aku melihat topi Latin!" Situasi ini telah mencetuskan pemberontakan rakyat terhadap keputusan Constantine XI yang dianggap telah berkhianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pasukan yang dipimpin langsung sultan Muhammad II sampai didekat Konstantinople pada hari Kamis tanggal 26 Rabiul Awwal 857 H.(6 April 1453 M). bersama gurunya, syaikh Aaq Syamsudin, dan tangan kanannya, Halil Pasha dan Zaghanos Pasha mereka merencanakan penyerangan ke Konstantinopel dari berbagai penjuru kota dengan berbekal 150.000 ribu pasukan , meriam dan 400 kapal perang. Sulthan Muhammad II mengirim surat kepada Paleologus untuk masuk Islam, menyerahkan penguasaan kota secara damai atau memilih perang. Constantine Paleologus bertahan untuk tetap mempertahankan kota. Ia dibantu oleh Kardinal Isidor, Pangeran Orkhan dan Giovanni Giustiniani dari Genoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota dengan benteng tinggi 10-an meter tersebut memang sulit ditembus, selain itu di sisi luar benteng dilindungi oleh parit-parit dalam. Dari sebelah barat pasukan altileri harus membobol benteng setebal dua lapis sedangkan dari arah selatan laut Marmara, armada laut turki utsmani harus berhadapan dengan kapal perang Genoa pimpinan Giustiniani dan di arah timur selat sempit tanduk emas sudah dilindungi dengan rantai besar hingga kapal perang ukuran kecil pun tak bisa melewatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantine XI Paleologus telah melakukan negosiasi dengan berbagai tawaran demi untuk menyelamatkan kedudukannya. Akan tetapi Sulthan muhammad II menolak semua tawaran itu justru sebaliknya ia memberi saran supaya Costantinople diserahkan kepada Daulah utsmani secara aman. Sultan muhammad II berjanji, jika Costantinople diserahkan secara aman, tiada seorang pun yang akan diapa-apakan bahkan tidak ada gereja dan harta benda penduduk Costantinople yang akan dimusnahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara isi kandungan ucapannya, "... serahkan kekaisaranmu, kota Costantinople. Aku bersumpah bahwa tentaraku tidak akan mengancam nyawa, harta dan kehormatan mereka. Mereka yang ingin terus tinggal dan hidup dengan amat sejahtera di Costantinople, bebas berbuat demikian. Dan siapa yang ingin meninggalkan kota ini dengan aman sejahtera juga dipersilakan".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya, Sultan Muhammad II telah menyusun dan membagi tentaranya menjadi tiga bagian. Pertama adalah gugus utama yang bertugas mengepung benteng yang mengelilingi Costantinopel. Di belakang kumpulan utama itu adalah tentara cadangan yang bertugas menyokong tentera utama. Meriam telah diarahkan ke pintu Topkopi. Pasukan pengawal juga diletakkan di beberapa kawasan strategis seperti kawasan-kawasan bukit di sekitar Kota Byzantine. Armada laut utsmani juga diletakkan di sekitar perairan yang mengelilingi Costantinople. Akan tetapi kapal-kapal tidak bisa memasuki perairan Tanduk Emas disebabkan rantai raksasa yang menghalanginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semenjak hari pertama serangan, tentera Byzantine telah berusaha keras menghalangi tentara islam merapat ke pintu-pintu masuk kota mereka. Tetapi serangan tentera Islam telah berhasil mematahkan halangan itu, ditambah dengan serangan meriam dari berbagai sudut. Bunyi meriam saja telah menimbulkan rasa takut yang amat sangat kepada penduduk Costantinople sehingga menghilangkan semangat mereka untuk melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Armada laut utsmani telah mencoba beberapa kali untuk melepas rantai besi di Tanduk Emas. Dan pada saat yang sama, mengarahkan serangan ke kapal-kapal Byzantine dan Eropa yang tiba untuk menyerang. Namun usaha ini tidak berhasil, kegagalan armada turki memberikan semangat kepada tentara Costantinople untuk terus bertempur. Pada saat yang sama para pendeta berjalan di lorong-lorong kota, mengingatkan penduduk supaya banyak bersabar serta terus berdoa kepada Tuhan supaya menyelamatkan Costantinopel. Constantine XI Paleologus juga sering bolak-balik ke Gereja Aya Sofya untuk tujuan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun begitu, kepungan armada laut sultan muhammad II masih belum berhasil menerobos masuk disebabkan oleh rantai besi yang melindungi Tanduk Emas. Pada saat yang sama, para mujahidin tetap terus melancarkan serangan sehingga pada 18 April 1453M, pasukan penyerang berhasil meruntuhkan tembok konstantinopel di Lembah Lycos yang terletak di sebelah barat kota namun dengan cepat tentara constantine berhasil menumpuk reruntuhan sehingga benteng kembali tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari yang sama, beberapa buah kapal perang utsmani mencoba melewati rantai besi di Tanjung Emas. Akan tetapi, gabungan armada laut Byzantine dan Eropa berhasil menghalanginya bahkan banyak kapal perang utsmani yang karam oleh serangan armada laut eropa dan Byzantium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hari setelah serangan itu, terjadi sekali lagi perang laut antara kedua belah pihak. Sultan Muhammad II sendiri mengawasi pertempuran dari tepi pantai. Saat itu juga, Sultan menunggang kudanya sehingga ke tepi laut sambil berteriak dengan sekuat tenaga untuk memberikan semangat. Kesungguhan Sultan Muhammad II berhasil menaikkan semangat tentaranya. Namun, gabungan armada eropa dan konstantinopel berhasil mematahkan serangan mujahidin walaupun mereka bersungguh-sungguh melancarkan serangan demi serangan. Kegagalan tersebut menyebabkan Sultan mengganti Palta Oglu dengan Hamzah Pasha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegagalan serangan tersebut telah memberikan kekhawatiran kepada tentara utsmani. Khalil Pasha yang merupakan wazir/menteri ketika itu mencoba membujuk Sultan supaya membatalkan serangan serta menerima saja perjanjian penduduk Costantinople untuk tunduk kepada Daulah utsmani tanpa menaklukannya. Saran itu ditolak mentah-mentah oleh Sultan. Kini tinggal memikirkan cara supaya armada laut turki utsmani bisa melewati tanduk emas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pertahanan yang agak lemah adalah melalui selat Golden Horn yang sudah dirantai. Sampai akhirnya sebuah ide yang terdengar bodoh dikemukakan namun akhirnya dilakukan. Ide tersebut adalah memindahkan kapal-kapal perang yang berada di perairan selat bosporus ditarik melalui darat untuk menghindari rantai penghalang. Hanya dalam semalam 70-an kapal bisa memasuki wilayah perairan Golden Horn ( Tanduk Emas ) melalui jalur darat yang memiliki perbukitan yang tinggi dan terjal. (dari yang saya pernah baca teknisi menggunakan 2 buah gelondongan kayu yang diapit menjadi satu sehingga bagian bawah kapal yang lebih lancip bisa melewati celah antara gelondongan untuk mempermudahnya kayu2 diolesi minyak sehingga licin, susunan kayu2 itu membentuk jalur yang menghubungkan 2 laut yang berbeda).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada subuh pagi tanggal 22 April, penduduk kota yang lelap itu terbangun dengan suara pekik takbir tentara Islam yang menggema di perairan Tanduk Emas. Orang-orang di konstantinopel gempar, tak seorangpun yang percaya atas apa yang telah terjadi. Tidak ada yang dapat membayangkan bagaimana semua itu bisa terjadi hanya dalam semalam. Bahkan ada yang menyangka bahwa tentara sultan mendapat bantuan jin dan setan !!??.... Yilmaz Oztuna di dalam bukunya Osmanli Tarihi menceritakan salah seorang ahli sejarah tentang Byzantium mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“kami tidak pernah melihat dan tidak pernah mendengar sebelumnya, sesuatu yang sangat luar biasa seperti ini. Muhammad Al-Fatih telah mengubah bumi menjadi lautan dan dia menyeberangkan kapal-kapalnya di puncak-puncak gunung sebagai pengganti gelombang-gelombang lautan. Sungguh kehebatannya jauh melebihi apa yang dilakukan oleh Alexander yang Agung,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan posisi tentara islam yang semakin kuat, Sultan Muhammad II melancarkan serangan besar-besaran ke benteng terakhir konstantinopel. Tembakan meriam yang telah mengkaramkan sebuah kapal dagang di Tanjung Emas, menyebabkan tentara Eropa yang lain lari ketakutan. Mereka telah meninggalkan pertempuran melalui kota Galata. Semenjak keberhasilan kapal mujahidin memasuki perairan Tanjung Emas, serangan dilancarkan siang dan malam tanpa henti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takbir "Allahu Akbar, Allahu Akbar!" yang menggema di segala penjuru Costantinople telah memberikan serangan psikologis kepada penduduk kota itu. Semangat mereka terus luntur dengan ancaman demi ancaman dari pekikan takbir mujahiddin. Ketika ribut yang belum juga reda, penduduk Costantinople menyadari bahwa tentara Islam telah membuat terowongan untuk masuk ke dalam pusat kota. Ketakutan melanda penduduk sehingga mereka curiga dengan bunyi tapak kaki sendiri. Kalau-kalau tentara 'turki' keluar dari dalam bumi !!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Muhammad II yakin bahwa kemenangan semakin tiba, mendorong beliau untuk terus berusaha agar Constantine XI Paleologus menyerah kalah tanpa terus membiarkan kota itu musnah akibat gempuran meriam. Sekali lagi Sultan mengirim utusan meminta Constantine XI Paleologus agar menyerahkan Costantinople secara aman. Costantine telah berunding dengan para menterinya. Ada yang menyarankan supaya mereka menyerah kalah dan ada pula yang ingin bertahan sampai akhir. Costantine akhirnya setuju dengan pandangan kedua lantas mengirimkan balasan ,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"... syukur kepada Tuhan karena Sultan memberikan keamanan dan bersedia menerima pembayaran jizyah. Akan tetapi Costantine bersumpah untuk terus bertahan hingga ke akhir hayatnya demi takhta... atau mati dan dikuburkan di kota ini!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 27 Mei 1453, Sultan Muhammad Al-Fatih bersama tentaranya meluruskan niat dan membersihkan diri di hadapan Allah SWT. Mereka membanyakkan solat, doa dan zikir dengan harapan Allah SWT akan memudahkan kemenangan. Para ulama pula memeriksa barisan tentara sambil memberi semangat kepada para mujahidin. Mereka diingatkan tentang kelebihan jihad dan syahid serta kemuliaan para syuhada' terdahulu khususnya Abu Ayyub Al-Ansari RA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"...Sesungguhnya apabila Rasulullah SAW tiba di Madinah ketika kemenangan hijrah, Baginda telah pergi ke rumah Abu Ayyub Al-Ansari. Sesungguhnya Abu Ayyub pun telah datang (ke Costantinople) dan berada di sini!" Kata-kata inilah yang membakar semangat tentara islam hingga ke puncaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada saat yang sama, penduduk Costantinopel berdoa dirumah dan gereja-gereja mereka dengan khidmat berharap Tuhan menolong mereka.........&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat jam 1 pagi hari Selasa 20 Jamadil Awal 857H / 29 Mei 1453 M, serangan umum dilancarkan. Sulthan Muhammad Al-Fatih sebelum penyerangan umum sulthan memberikan pidato kepada tentara Islam :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika penaklukan kota Konstantinopel sukses, maka sabda Rasulullah SAW telah menjadi kenyataan dan salah satu dari mukjizatnya telah terbukti, maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadits ini, yang berupa kemuliaan dan penghargaan. Oleh karena itu, sampaikanlah pada para pasukan satu persatu, bahwa kemenangan besar yang akan kita capai ini, akan menambah ketinggian dan kemuliaan Islam. Untuk itu, wajib bagi setiap pasukan, menjadikan syariat selalu didepan matanya dan jangan sampai ada diantara mereka yang melanggar syariat yang mulia ini. Hendaknya mereka tidak mengusik tempat-tempat peribadatan dan gereja-gereja. Hendaknya mereka jangan mengganggu para pendeta dan orang-orang lemah tak berdaya yang tidak ikut terjun dalam pertempuran”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabda Rasulullah: "Bukan kamu yang akan menaklukan Konstantinopel, tetapi anak dan cucu-mu lah yang akan mengalahkan Konstantinopel."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diiringi hujan panah, tentara turki islam maju dalam tiga lapis pasukan, irregular di lapis pertama, Anatolian Army di lapis kedua dan terakhir pasukan khusus Yanissari. Para mujahidin diperintahkan supaya meninggikan suara takbir kalimah tauhid sambil menyerang kota. Penduduk Costantinople telah berada di puncak ketakutan mereka pagi itu. Mujahidin yang memang menginginkan mati syahid, begitu berani maju menyerbu tentara konstantinopel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentara islam akhirnya berhasil menembus kota Costantinople melalui Pintu Edirne dan mereka telah berhasil mengibarkan bendera Daulah utsmani di puncak kota. Constantine XI Paleologus yang melihat kejadian itu melepas baju perang kerajaannya dan maju bertempur bersama pasukannya hingga menjadi martir dan tak pernah ditemukan jasadnya. Giustiniani sendiri melarikan diri meninggalkan kota dengan pasukan Genoa-nya. Kardinal Isidor sendiri lolos dengan menyamar sebagai budak melalui Galata, dan Pangeran Orkhan gugur di peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berita kematian Costantine telah menaikkan lagi semangat tentara Islam untuk terus menyerang. Namun sebaliknya, bagaikan pohon tercabut akar, tentara konstantinopel menjadi tercerai berai mendengar berita kematian Rajanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat pada hari Selasa tanggal 20 Jumadil Ula 857 H bertepatan tanggal 29 Mei 1453 M, Konstantinopel jatuh dan berhasil ditaklukan oleh para mujahiddin, Sulthan Muhammad II kemudian dia turun dari kudanya dan memberi penghargaan pada pasukan dengan ucapannya “MasyaAllah, kalian telah menjadi orang-orang yang mampu menaklukkan konstantinopel yang telah Rasulullah kabarkan” baru kemudian beliau sujud kepada Allah SWT di atas tanah, sebagai ungkapan syukur dan pujian serta bentuk kerendahan diri dihadapan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu, mayoritas penduduk Costantinople bersembunyi di gereja-gereja sekitar kota. Sultan Muhammad Al-Fatih berpesan kepada tentaranya supaya berbuat baik kepada penduduk Costantinople. Beliau kemudian menuju ke Gereja Aya Sofya yang ketika itu menjadi tempat perlindungan sejumlah besar penduduk kota. Ketakutan jelas terbayang di wajah masing-masing penduduk ketika beliau menghampiri pintu gereja. Salah seorang pendeta telah membuka pintu gereja, dan Sultan meminta beliau supaya menenangkan penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas itu, Sultan Muhammad II meminta supaya gereja berkenaan ditukar menjadi masjid supaya Jumat pertama nanti bisa dikerjakan sholat jumat. Sementara gereja lainnya tetap seperti biasa. Para pekerja bertugas menanggalkan salib, patung dan menutupi gambar-gambar untuk tujuan sholat. Pada hari Jumat itu, Sultan Muhammad II bersama para muslimin telah mendirikan sholat Jumat di Masjid Aya Sofya. Khutbah yang pertama di Aya Sofya itu disampaikan oleh Asy-Syeikh Ak Semsettin. Nama Costantinople kemudiannya diganti "Islam Bol / Islambul", yang berarti "Kota Islam" dan kemudian dijadikan sebagai ibu kota ketiga Khilafah Usmaniyyah setelah Bursa dan Edirne .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atas jasanya Sultan Muhammad II diberi gelar Al-Fatih ( penakluk ), sehingga beliau sering dipanggil Sultan Muhammad Al-Fatih. Pertempuran memperebutkan kota konstantinopel berlangsung dari tanggal 6 April s/d 29 Mei 1453, atau hampir 2 bulan lamanya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-3594307909654921591?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/3594307909654921591/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2012/01/kisah-penaklukan-konstantinopel_14.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3594307909654921591'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3594307909654921591'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2012/01/kisah-penaklukan-konstantinopel_14.html' title='Kisah Penaklukan Konstantinopel'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6222825398450535870</id><published>2011-11-30T20:56:00.001+07:00</published><updated>2011-11-30T21:11:30.104+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Dimana Letak Terompet Malaikat Isrofil ?</title><content type='html'>Sebelum kiamat datang, apa yang sekarang di lakukan oleh Malaikat Israfil?. Lalu seperti apakah sebenarnya bentuk terompetnya atau yang biasa juga dikenal dengan sangkakala Malaikat Israfil itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar enam tahun silam sekelompok ilmuwan yang dipimpin oleh Prof. Frank Steiner dari Universitas Ulm, Jerman melakukan observasi terhadap alam semesta untuk menemukan bentuk sebenarnya dari jagat raya ini. Karena menurut prediksi yang umum selama ini mengatakan bahwa alam semesta berbentuk bulat bundar atau prediksi lain menyebutkan bentuknya datar saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggunakan sebuah peralatan canggih milik NASA yang bernama “Wilkinson Microwave Anisotropy Prob” (WMAP), mereka mendapatkan sebuah kesimpulan yang sangat mencengangkan karena menurut hasil penelitian tersebut alam semesta ini ternyata berbentuk seperti terompet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana pada bagian ujung belakang terompet (baca alam semesta) merupakan alam semesta yang tidak bisa diamati (unobservable), sedang bagian depan, di mana bumi dan seluruh sistem tata surya berada merupakan alam semesta yang masih mungkin untuk diamati (observable)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-IzV-qOnXr_k/TtY12LKu5oI/AAAAAAAAAVo/GgO7f9AfY2s/s1600/terompet+malaikat+isrofil.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://4.bp.blogspot.com/-IzV-qOnXr_k/TtY12LKu5oI/AAAAAAAAAVo/GgO7f9AfY2s/s320/terompet+malaikat+isrofil.jpg" width="320" /&gt;&amp;nbsp;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-tCWredFfq9s/TtY1_yf5BgI/AAAAAAAAAVw/v4OiKt8P2q8/s1600/terompet+malaikat+isrofil+2.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="228" src="http://3.bp.blogspot.com/-tCWredFfq9s/TtY1_yf5BgI/AAAAAAAAAVw/v4OiKt8P2q8/s320/terompet+malaikat+isrofil+2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;Bentuk Alam Semesta&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam kitab Tanbihul Ghofilin Jilid 1 hal. 60 ada sebuah hadits panjang yang menceritakan tentang kejadian kiamat yang pada bagian awalnya sangat menarik untuk dicermati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hurairah ra berkata : Rasulullah saw bersabda :&lt;i&gt;“Ketika Allah telah selesai menjadikan langit dan bumi, Allah menjadikan sangkakala (terompet) dan diserahkan kepada malaikat Isrofil, kemudian ia letakkan dimulutnya sambil melihat ke Arsy menantikan bilakah ia diperintah". Saya bertanya : “Ya Rasulullah apakah sangkakala itu?” Jawab Rasulullah : “Bagaikan tanduk dari cahaya.” Saya tanya : “Bagaimana besarnya?” Jawab Rasulullah : “Sangat besar bulatannya, demi Allah yang mengutusku sebagai Nabi, besar bulatannya itu seluas langit dan bumi, dan akan ditiup hingga tiga kali. Pertama : Nafkhatul faza’ (untuk menakutkan). Kedua : Nafkhatus sa’aq (untuk mematikan). Ketiga: Nafkhatul ba’ats (untuk menghidupkan kembali atau membangkitkan).”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hadits di atas disebutkan bahwa sangkakala atau terompet malaikat Isrofil itu bentuknya seperti tanduk dan terbuat dari cahaya. Ukuran bulatannya seluas langit dan bumi. Bentuk laksana tanduk mengingatkan kita pada terompet orang – orang jaman dahulu yang terbuat dari tanduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalimat seluas langit dan bumi dapat dipahami sebagai ukuran yang meliputi/mencakup seluruh wilayah langit (sebagai lambang alam tak nyata/ghoib) dan bumi (sebagai lambang alam nyata/syahadah). Atau dengan kata lain, bulatan terompet malaikat Isrofil itu melingkar membentang dari alam nyata hingga alam ghoib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika keshohihan hadits di atas bisa dibuktikan dan data yang diperoleh lewat WMAP akurat dan bisa dipertanggungjawabkan maka bisa dipastikan bahwa kita ini bak rama – rama yang hidup di tengah – tengah kaldera gunung berapi paling aktif yang siap meletus kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah telah mengabarkan kedahsyatan terompet malaikat Isrofil itu dalam surah An Naml ayat 87 : &lt;i&gt;“Dan pada hari ketika terompet di tiup, maka terkejutlah semua yang di langit dan semua yang di bumi kecuali mereka yang di kehendaki Allah. Dan mereka semua datang menghadapNya dengan merendahkan diri.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makhluk langit saja bisa terkejut apalagi makhluk bumi yang notabene jauh lebih lemah dan lebih kecil. Pada sambungan hadits di atas ada sedikit preview tentang seperti apa keterkejutan dan ketakutan makhluk bumi kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Pada saat tergoncangnya bumi, manusia bagaikan orang mabuk sehingga ibu yang mengandung gugur kandungannya, yang menyusui lupa pada bayinya, anak – anak jadi beruban dan setan – setan berlarian.”&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah pertanyaan yang menggelitik, jika terompetnya saja sebesar itu, bagaimana dengan peniupnya dan bagaimana pula Sang Pencipta keduanya? Maha Besar Engkau Ya Allah, Allahu Akbar!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6222825398450535870?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6222825398450535870/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/11/dimana-letak-terompet-malaikat-isrofil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6222825398450535870'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6222825398450535870'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/11/dimana-letak-terompet-malaikat-isrofil.html' title='Dimana Letak Terompet Malaikat Isrofil ?'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-IzV-qOnXr_k/TtY12LKu5oI/AAAAAAAAAVo/GgO7f9AfY2s/s72-c/terompet+malaikat+isrofil.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-4323441459568333644</id><published>2011-11-30T20:39:00.001+07:00</published><updated>2011-11-30T20:42:27.439+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Rahasia Al-Qur'an Dibalik Runtuhnya Menara Kembar WTC</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-SKI_P0YBN58/TtYytXeI14I/AAAAAAAAAVg/cbgauTWYnwI/s1600/WTC.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/-SKI_P0YBN58/TtYytXeI14I/AAAAAAAAAVg/cbgauTWYnwI/s1600/WTC.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tragedi kehancuran gedung kembar tertinggi di dunia, Wolrd Trade Center (WTC) New York, yang terjadi pada bulan 9, tanggal 11, tahun 2001, tak lepas dari ketelitian pengamat Al Quran Tak mudah kita melupakan kedahsyatan tragedi ‘WTC 9/11’ tersebut, dimana pada suatu hari, melalui tangan sekelompok orang, Tuhan ‘mengizinkan’ dihancurkannya 2 menara kembar gedung raksasa tertinggi di dunia di kota New York, Amerika Serikat. Ini masih belum termasuk gedung Pentagon dan gedung kecil lain disekitar WTC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa WTC 9/11 terjadi disekitar 14 abad setelah Al Quran diturunkan, namun detail fisiknya telah tercatat secara tersembunyi didalam Al Qur'an, yaitu dalam surat At-Taubah. Surat At-Taubah merupakan surat ke 9 dalam urutan Al-Qur’an, dimana 37 ayat diantaranya terletak pada juz ke -11 (sisanya di juz 10), dan kabarnya jumlah huruf pada 37 ayat ini terdiri dari 2001 huruf, ada pula yang bilang jumlah kata pada keseluruhan surat At-Taubah ini ada 2001 kata. Angka-angka ini sama dengan tanggal, bulan dan tahun terjadinya tragedi WTC 9/11 tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita simak isi surat At-Taubah ayat ke-109 dan 110, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Maka apakah orang-orang yang mendirikan mesjidnya di atas dasar takwa kepada Allah dan keridaan (Nya) itu yang baik, ataukah orang-orang yang mendirikan bangunannya di tepi jurang yang runtuh, lalu bangunannya itu jatuh bersama-sama dengan dia ke dalam neraka Jahanam? Dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada orang-orang yang zalim.”&lt;br /&gt;“Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat tersebut disebutkan keruntuhan sebuah bangunan karena yang mendirikannya adalah orang -orang yang zalim. Pemerintah Amerika Serikat dan sekutunya yang selalu dianggap para politisi dan ulama Islam sebagai pemerintahan yang bersikap zalim dan memusuhi umat Islam hingga saat ini. Sehingga peneliti ayat ini menyimpulkan bahwa orang zalim yang dimaksud ayat ini adalah pemerintah As dan sekutunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya peneliti tersebut mengatakan bahwa kata-kata ‘di tepi jurang yang runtuh’ adalah penafsiran dari bahasa Arab kata-kata JURUFIN HAR yang terdapat dalam ayat tersebut diatas. Dan menurut beliau kabarnya ada sebuah jalan yang bernama JERF HAR yang terletak di sekitar komplek gedung WTC yang hancur tersebut. Kalaupun info Jerf Har ini dianggap mengada-ada, Anda akan semakin takjub ketika mengetahui mengapa ayat tersebut ada di nomor 109 dan 110.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingin tahu mengapa ayat yang menginformasikan bangunan yang jatuh / runtuh ini ada di ayat 109 dan 110 ?. Ternyata jumlah tingkat di gedung masing-masing dari dua gedung menara WTC ada 110 tingkat ! (Telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat Barat yang mempercayai tahyul angka sial 13, sehingga gedung-gedung tinggi selalu menghapus istilah lantai ke-13, sehingga jumlah tingkat gedung sebenarnya adalah 109).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh demikian sempurna cara Allah SWT memberi tanda-tanda kebenaran dan tanda-tanda kekuasaannya kepada orang-orang yang diberi-Nya petunjuk. Beruntunglah kita bila menjadi orang yang selalu bertambah keimanannya ketika mendengar kebenaran dan kebesaran Allah SWT semacam ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-4323441459568333644?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/4323441459568333644/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/11/rahasia-al-quran-dibalik-runtuhnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/4323441459568333644'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/4323441459568333644'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/11/rahasia-al-quran-dibalik-runtuhnya.html' title='Rahasia Al-Qur&apos;an Dibalik Runtuhnya Menara Kembar WTC'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-SKI_P0YBN58/TtYytXeI14I/AAAAAAAAAVg/cbgauTWYnwI/s72-c/WTC.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8764517455747856814</id><published>2011-09-28T20:34:00.002+07:00</published><updated>2011-11-30T21:26:15.033+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Tariq bin Ziyad, Sang Penakluk Andalusia</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-DGKkQ0DWlyA/ToMiRuTOnbI/AAAAAAAAAT0/KTQvX121Y9c/s1600/Tariq+bin+Ziyad.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-DGKkQ0DWlyA/ToMiRuTOnbI/AAAAAAAAAT0/KTQvX121Y9c/s1600/Tariq+bin+Ziyad.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;"... seandainya pada hari ini kalian masih tetap sengsara seperti ini, tanpa adanya perubahan yang berarti, niscaya nama baik kalian pasti hilang, rasa gentar yang ada pada hati musuh pula berganti menjadi berani. Oleh itu, pertahankan jiwa kalian. " - Tariq bin Ziyad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"di belakang kita laut, di depan kita musuh. Kita terpaksa memilih kemenangan atau syahid. Dan kita takkan pulang sebelum mencapai tujuan itu!".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendung hitam menggelayut di atas bumi Spanyol. Eropa sedang dikangkangi oleh penjajah, Raja Gotik yang kejam. Wanita merasa terancam kesuciannya, petani dikenakan pajak tanah yang tinggi, dan banyak lagi penindasan yang tak berperikemanausiaan. Raja dan anteknya bersuka ria dalam kemewahan sedang rakyat merintih dalam kesengsaraan. Sebagian besar penduduk yang beragama Kristen dan Yahudi, mengungsi ke Afrika, berharap mendapat ketenangan yang lebih menjanjikan. Dan saat itu Afrika, adalah sebuah daerah yang makmur dan mempunyai toleransi yang tinggi karena berada di bawah naungan pemerintahan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu dari jutaan pengungsi itu adalah Julian, Gubernur Ceuta yang putrinya Florinda telah dinodai Roderick, raja bangsa Gotik. Mereka memohon pada Musa bin Nusair, raja muda Islam di Afrika untuk memerdekakan negeri mereka dari penindasan raja yang zalim itu. Setelah mendapat persetujuan Khalifah, Musa melakukan pengintaian kepantai selatan Spanyol. Bulan Mei tahun 711 Masehi, Tariq bin Ziyad, budak Barbar yang juga mantan pembantu Musa bin Nusair memimpin 12.000 anggota pasukan muslim menyeberangi selat antara Afrika dan daratan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kapal-kapal yang berisi pasukannya mendarat di Eropa, Tariq mengumpulkan mereka di atas sebuah bukit karang, yang dinamai Jabal Tariq (karang Tariq) yang sekarang terkenal dengan nama Jabraltar. Diatas bukit karang itu Thariq memerintahkan pembakaran kapal-kapal yang telah menyeberangkan mereka. Tentu saja perintah ini membuat prajuritnya keheranan. “Kenapa Andalakukan ini?” tanya mereka. “Bagaimana kita kembali nanti?” tanya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Tariq tetap pada pendiriannya. Dengan gagah berani ia berseru,”Kita datang ke sini tidak untuk kembali. Kita hanya punya pilihan, menaklukkan negeri ini dan menetap di sini, atau kita semua syahid. Keberanian dan perkataannya yang luar biasa menggugah Iqbal, seorangpenyair Persia, untuk menggubahnya dalam sebuah syair berjudul ”Piyam-i Mashriq”: “Tatkala Tariq membakar kapal-kapalnya di pantai Andalusia (Spanyol), Prajurit-prajurit mengatakan, tindakannya tidak bijaksana. Bagaimanabisa mereka kembali ke negeri Asal, dan perusakan peralatan adalah bertentangan dengan hukum Islam. Mendengar itu semua, Tariq menghunus pedangnya, dan menyatakan bahwa setiap negeri kepunyaan Allah adalah kampung halaman kita.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata Tariq itu bagaikan cambuk yang melecut semangat prajuritmuslim yang dipimpinnya. Bala tentara muslim yang berjumlah 12.000 orang maju melawan tentara Gotik yang berkekuatan 100.000 tentara. Pasukan Kristen jauh lebih unggul baik dalam jumlah maupun persenjataan. Namun semua itu tak mengecutkan hati pasukan muslim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 19 Juli tahun 711 Masehi, pasukan Islam dan Nasrani bertemu, keduanya berperang di dekat muara sungai Barbate. Pada pertempuran ini, Tariq dan pasukannya berhasil melumpuhkan pasukan Gotik, hingga Raja Roderick tenggelam di sungai itu. Kemenangan Tariq yang luar biasa ini, menjatuhkan semangat orang-orang Spanyol dan semenjak itu mereka tidak berani lagi menghadapi tentara Islam secara terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tariq membagi pasukannya menjadi empat kelompok, dan menyebarkan mereka ke Kordoba, Malaga, dan Granada. Sedangkan dia sendiri bersamapasukan utamanya menuju ke Toledo, ibukota Spanyol. Semua kota-kota itu menyerah tanpa perlawanan berarti. Kecepatan gerak dan kehebatanpasukan Tariq berhasil melumpuhkan orang-orang Gotik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rakyat Spanyol yang sekian lama tertekan akibat penjajahanbangsa Gotik, mengelu-elukan orang-orang Islam. Selain itu, perilaku Tariq dan orang-orang Islam begitu mulia sehinggamereka disayangi oleh bangsa-bangsa yang ditaklukkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu pertempuran paling seru terjadi di Ecija, yang membawa kemenangan bagi pasukan Tariq. Dalam pertempuran ini, Musa bin Nusair, atasannya, sang raja muda Islam di Afrika ikut bergabung dengannya.Selanjutnya, kedua jenderal itu bergerak maju terus berdampingan dan dalam kurun waktu kurang dari 2 tahun seluruh dataran Spanyol jatuh ke tangan Islam. Portugis ditaklukkan pula beberapa tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ini merupakan perjuangan utama yang terakhir dan paling sensasional bagi bangsa Arab itu,” tulis Phillip K.Hitti, “dan membawa masuknya wilayah Eropa yang paling luas yang belum pernah mereka peroleh sebelumnya ke dalam kekuasaan Islam. Kecepatan pelaksanaan dan kesempurnaan keberhasilan operasi ke Spanyol ini telah mendapat tempat yang unik di dalam sejarah peperangan abad pertengahan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penaklukkan Spanyol oleh orang-orang Islam mendorong timbulnya revolusi sosial di mana kebebasan beragama benar-benar diakui. Ketidak toleranan dan penganiayaan yang biasa dilakukan orang-orang Kristen, digantikan oleh toleransi yang tinggi dan kebaikan hati yangluar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadilan ditegakkan tanpa pandang bulu, sehingga jika tentara Islam yang melakukan kekerasan akan dikenakan hukuman berat. Tidak ada harta benda atau tanah milik rakyat yang disita. Orang-orang Islam memperkenalkan sistem perpajakan yang sangat jitu yang dengan cepat membawa kemakmuran di semenanjung itu dan menjadikan negeri teladan di Barat. Orang-orang Kristen dibiarkan memiliki hakim sendiri untuk memutuskan perkara-perkara mereka. Semua komunitas mendapat kesempatan yang sama dalam pelayanan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintahan Islam yang baik dan bijaksana ini membawa efek luar biasa. Orang-orang Kristen termasuk pendeta-pendetanya yang pada mulanya meninggalkan rumah mereka dalam keadaan ketakutan, kembali pulang dan menjalani hidup yang bahagia dan makmur. Seorang penulis Kristen terkenal menulis: “Muslim-muslim Arab itu mengorganisir kerajaan Kordoba yang baik adalah sebuah keajaiban Abad Pertengahan, mereka mengenalkan obor pengetahuan dan peradaban, kecemerlangan dan keistimewaan kepada dunia Barat. Dan saat itu Eropa sedang dalam kondisi percekcokan dan kebodohan yang biadab.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tariq bermaksud menaklukkan seluruh Eropa, tapi Allah menentukan lain. Saat merencanakan penyerbuan ke Eropa, datang panggilan dari Khalifah untuk pergi ke Damaskus. Dengan disiplin dan kepatuhan tinggi, Tariq memenuhi panggilan Khalifah dan berusaha tiba seawal mungkin di Damaskus. Tak lama kemudian, Tariq wafat di sana. Budak Barbar, penakluk Spanyol, wilayah Islam terbesar di Eropa yang selama delapan abad di bawah kekuasaan Islam telah memenuhi panggilan Rabbnya. Semoga Alloh merahmatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Resources : &lt;a href="http://kisahislam.wordpress.com/"&gt;&lt;b&gt;Kisah Islam&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8764517455747856814?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8764517455747856814/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/09/tariq-bin-ziyad-sang-penakluk-andalusia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8764517455747856814'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8764517455747856814'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/09/tariq-bin-ziyad-sang-penakluk-andalusia.html' title='Tariq bin Ziyad, Sang Penakluk Andalusia'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-DGKkQ0DWlyA/ToMiRuTOnbI/AAAAAAAAAT0/KTQvX121Y9c/s72-c/Tariq+bin+Ziyad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1345474060603540955</id><published>2011-09-28T13:36:00.001+07:00</published><updated>2011-09-28T13:40:19.573+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Kejayaaan Pasukan Islam Pada Perang Yarmuk</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-A8Xm3v3u33w/ToLBQU2lAyI/AAAAAAAAATw/saVCs0tYZY8/s1600/perang+yarmuk.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="http://2.bp.blogspot.com/-A8Xm3v3u33w/ToLBQU2lAyI/AAAAAAAAATw/saVCs0tYZY8/s320/perang+yarmuk.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sejarah kejayaan Islam tak lepas dari amalan jihad yang diperani oleh para pendahulu umat ini. Jihad memiliki kedudukan mulia di dalam Islam. Tentunya, diatas ketentuan yang telah digariskan Allah&amp;nbsp; dan Rasul-Nya . Bukan aksi teror yang muncul dari semangat tanpa ilmu. Tulisan berikut ini adalah memaparkan gambaran jihad fii sabilillaah di masa Khalifah Abu Bakr Ash-Shiddiq .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seusai memulihkan kondisi jazirah ’Arab, dengan memerangi kaum murtad dan orang-orang yang menolak membayar zakat, Abu Bakr&amp;nbsp; berusaha keras memobilisasi pasukan Islam dalam upaya menaklukkan negeri Syam yang termasuk daerah teritorial kerajaan Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Keadaan Romawi sebelum Peperangan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pasukan Islam bergerak menuju Syam, tentara Romawi merasa terkejut dan sangat takut. Dengan serta-merta mereka mengirimkan surat yang memberitahukan akan hal tersebut kepada Heraklius, raja Romawi yang berada di Himsh (sekarang dikenal dengan Homs –red). Dia pun melayangkan surat balasan yang berbunyi, ”Celaka kalian! Sesungguhnya mereka adalah pemeluk agama baru. Tidak ada yang bisa mengalahkan mereka. Patuhilah aku, dan berdamailah dengan menyerahkan setengah penghasilan bumi Syam! Bukankah kalian masih memiliki pegunungan Romawi?! Jika kalian tidak mematuhi perintahku, niscaya mereka akan merampas negeri Syam dan akan memojokkan kalian hingga terjepit di pegunungan Romawi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala telah mendapatkan surat balasan seperti ini, mereka (tentara Romawi) tidak mau menerima saran tersebut. Akhirnya, mau tidak mau Raja Heraklius mengirim pasukan dalam jumlah yang besar. Pasukan Romawi mulai bergerak, dan berhenti di lembah Al-Waqusah, di samping sungai Yarmuk yang berdataran rendah dan memiliki banyak jurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kedatangan Khalid bin Al-Walid&amp;nbsp; dari Iraq&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Islam yang berada di Syam segera meminta bantuan. Maka Abu Bakr Ash-Shiddiq&amp;nbsp; memerintahkan Khalid bin Al-Walid&amp;nbsp; agar menarik diri dari ’Iraq untuk kemudian menuju Syam bersama bala tentaranya. Dengan segera Khalid&amp;nbsp; menunjuk Al-Mutsanna bin Haritsah v sebagai penggantinya di ’Iraq. Kemudian beliau&amp;nbsp; bergerak cepat dengan membawa 9.500 personel pasukan menuju Syam. Mereka melalui jalan-jalan yang tidak pernah dilalui seorang pun sebelumnya, dengan menyeberangi padang pasir, mendaki gunung, serta melewati lembah-lembah yang sangat gersang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Persiapan Pasukan Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan&amp;nbsp; mengusulkan, layaknya ahli strategi perang, agar pasukan dibagi menjadi tiga formasi. Sepertiga bersiap-siap di depan pasukan Romawi, sepertiga lainnya yang terdiri dari bagian perbekalan dan para wanita agar berjalan, dan sepertiga yang tersisa dipimpin oleh Khalid&amp;nbsp; di posisi belakang. Jika musuh telah mencapai perkemahan wanita dan perbekalan, Khalid&amp;nbsp; akan berpindah ke depan kaum wanita, sehingga mereka dapat menyelamatkan diri di belakang pasukan Khalid bin Al-Walid .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mereka pun segera merealisasikan usulan itu. Pasukan Islam mulai berkumpul dan berhadapan dengan musuh pada awal bulan Jumadil Akhir tahun 13 H.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Strategi Pasukan Islam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Islam kala itu jumlahnya berkisar antara 36 ribu sampai dengan 40 ribu personel tentara. Didalamnya terdapat seribu orang shahabat Nabi&amp;nbsp; . Seratus orang dari mereka adalah para veteran perang Badar. Abu ’Ubaidah ibnul Jarrah (namanya Hanzholah bin Ath-Thufail) memimpin posisi tengah pasukan. ’Amru bin Al-’Ash&amp;nbsp; dan Syarahbil bin Hasanah&amp;nbsp; memimpin sayap kanan pasukan. Sedangkan pemimpin sayap kiri pasukan adalah Yazid bin Abi Sufyan (dia dikenal dengan sebutan Yazid Al-Khoir).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid&amp;nbsp; membawa kudanya ke arah Abu ’Ubaidah&amp;nbsp; dan berkata, ”Aku akan memberikan usul.” Abu ’Ubaidah&amp;nbsp; menjawab, ”Katakanlah, aku akan mendengar dan mematuhinya.” Khalid&amp;nbsp; kembali berkata, ”Musuh pasti menyiapkan pasukan besar untuk membobol pertahanan pasukan kita. Aku khawatir pertahanan sayap kiri dan kanan akan kebobolan. Menurutku, pasukan berkuda harus dibagi menjadi dua kelompok. Satu pasukan ditempatkan di belakang sayap kanan, dan yang lain ditempatkan di belakang sayap kiri. Apabila musuh berhasil menembus pertahanan sayap kiri atau kanan, para pasukan berkuda berperan membantu mereka. Lalu kita datang menyerbu dari belakang.” Abu ’Ubaidah&amp;nbsp; berkomentar, ”Alangkah jitu usulmu itu!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Al-Walid&amp;nbsp; pun memerintahkan agar Abu ’Ubaidah ibnul Jarrah&amp;nbsp; pindah ke posisi belakang. Hal ini agar jika ada tentara Islam berlari mundur, ia akan malu saat melihatnya kemudian kembali ke kancah pertempuran. Kemudian Khalid&amp;nbsp; menginstruksikan agar para wanita bersiap-siap dengan pedang, pisau belati, dan tongkat. Khalid&amp;nbsp; berkata, ”Siapa saja yang kalian jumpai melarikan diri dari medan pertempuran, bunuh dia!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Strategi Pasukan Romawi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima bantuan personel dari pusat, pasukan Romawi maju dengan kesombongan membawa 240 ribu personel. 80 ribu pasukan pejalan kaki, 80 ribu pasukan berkuda, dan 80 ribu pasukan yang diikat dengan rantai besi (setiap sepuluh tentara diikat menjadi satu agar tidak lari dari peperangan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka bergerak hingga menutupi seluruh tempat yang ada seakan-akan mereka adalah awan hitam. Mereka berteriak-teriak, mengangkat suara tinggi-tinggi, sementara para pendeta, uskup, maupun pihak gereja mengelilingi pasukan membacakan Injil sambil memotivasi mereka agar gigih dalam berperang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan lini depan dipimpin oleh Jarajah (George), sayap kiri dan kanan dipimpin oleh Mahan dan Ad-Daraqus. Pasukan penyerang dipimpin oleh Al-Qolqolan, menantu Heraklius. Adapun pimpinan tertinggi pasukan ini adalah saudara kandung Heraklius yang bernama Tadzariq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Perundingan sebelum meletusnya Pertempuran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu ’Ubaidah dan Yazid bin Abi Sufyan maju ke arah pasukan Romawi dengan membawa Dhirar bin Al-Azur, Al-Harits bin Hisyam dan Abu Jandal bin Suhail&amp;nbsp; untuk bertemu dengan Tadzariq yang tengah duduk di dalam tenda yang terbuat dari sutera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para shahabat&amp;nbsp; berkata, ”Kami tidak dihalalkan memasuki tenda ini.” Maka dibentangkanlah karpet dari sutera dan mereka dipersilahkan untuk duduk di atasnya. Para shahabat&amp;nbsp; berkata, ”Kami tidak diperbolehkan duduk di atasnya.” Akhirnya Tadzariq duduk di tempat yang mereka inginkan. Para shahabat&amp;nbsp; mendakwahinya agar masuk Islam, namun perundingan ini berakhir tanpa hasil. Akhinya mereka pun kembali ke barisan pasukan. Pemimpin sayap kiri Romawi yang bernama Mahan ingin bertemu dengan Khalid bin Al-Walid&amp;nbsp; di antara dua pasukan yang saling berhadapan. Mahan berkata, ”Kami mengetahui bahwa kemiskinan dan kelaparanlah yang mengeluarkan kalian dari negeri kalian. Maukah kalian jika aku beri sepuluh dinar untuk setiap tentara beserta makanan dan pakaian, lalu kalian pulang ke negeri kalian? Dan pada tahun depan aku akan memberikan jatah yang serupa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalid bin Al-Walid&amp;nbsp; menjawab, ”Sesungguhnya, bukanlah yang mengeluarkan kami dari negeri kami apa yang engkau sebutkan tadi. Tetapi sebenarnya kami adalah sekelompok manusia peminum darah. Dan telah sampai berita kepada kami bahwa tidak ada darah yang lebih segar daripada darah kalian, bangsa Romawi. Untuk itulah kami datang kesini!” Mendengar jawaban itu para sahabat Mahan berucap, ”Demi Allah, ucapan tersebut baru pertama kali kita dengar dari bangsa ’Arab.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Jalannya Pertempuran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Romawi pada perang ini keluar dalam jumlah besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Khalid&amp;nbsp; juga membawa pasukan besar yang tidak pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah ’Arab. Tatkala persiapan sudah matang, Khalid&amp;nbsp; memerintahkan untuk memulai dengan perang tanding. Mulailah para jagoan Islam di tiap pasukan maju hingga membuat suasana memanas. Sementara Khalid&amp;nbsp; berdiri menyaksikan laga tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah suasana yang sudah memanas, pemimpin pasukan lini depan Romawi yang bernama Jarajah ingin bertemu dengan Khalid&amp;nbsp; di tengah dua pasukan. Ia bertanya mengenai agama Islam, maka Khalid&amp;nbsp; memberitahukan dakwah Islam yang dibawa oleh Nabi Muhammad. Akhirnya, Jarajah masuk Islam, membalikkan sisi perisainya dan masuk ke dalam barisan pasukan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat pembelotan Jarajah, pasukan Romawi menyerbu ke barisan kaum muslimin. Mahan memerintahkan pasukan sayap kanan menyerang menerobos pertahanan sayap kanan pasukan Islam. Kaum muslimin tetap tegar berjuang di bawah panji-panji mereka, hingga berhasil membendung serangan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, pasukan besar Romawi datang lagi bak gunung besar yang berhasil memporak-porandakan pasukan sayap kanan, hingga pasukan Islam beralih ke tengah. Tak lama kemudian, mereka saling memanggil agar kembali ke medan laga hingga berhasil memukul mundur kembali. Adapun para wanita, tatkala melihat ada tentara Islam yang lari mundur, mereka segera memukulinya dengan kayu, atau melemparinya dengan batu sehingga tentara tersebut kembali ke kancah peperangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Khalid&amp;nbsp; beserta pasukannya yang berada di sayap kiri menerobos ke sayap kanan yang kebobolan diserang musuh, hingga berhasil membunuh enam ribu tentara Romawi. Lalu Khalid&amp;nbsp; membawa seratus pasukan berkuda menghadapi seratus ribu tentara Romawi hingga berhasil meluluhlantakkan pasukan musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hari itu, begitu terlihat kegigihan, kesabaran, dan kepahlawanan tentara-tentara Islam hingga pasukan Romawi berputar-putar seperti penumbuk gandum. Mereka tidak melihat, pada perang itu, melainkan kepala-kepala yang berterbangan, tangan-tangan maupun jari-jari yang terpotong, serta semburan darah yang membasahi medan laga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika itulah, seluruh pasukan Islam menyerbu dengan serentak, untuk kemudian dengan leluasa menghabisi musuh tanpa ada perlawanan sedikit pun. Jarajah pun akhirnya terluka parah dan meninggal dunia. Padahal beliau belum pernah shalat sekalipun, kecuali dua raka’at yang dikerjakan (diajarkan) oleh Khalid&amp;nbsp; ketika baru/awal masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan ini berawal dari siang hingga malam, sampai kemenangan diraih oleh Islam dan kaum muslimin. Malam itu, pasukan Romawi berlari dalam kegelapan. Adapun pasukan Romawi yang diikat rantai besi, jika salah seorang dari mereka terjatuh, maka terjatuhlah seluruhnya. Malam itu, Khalid&amp;nbsp; bermalam di kemah Tadzariq, pimpinan tertinggi pasukan Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan berkuda berkumpul di sekitar kemah Khalid&amp;nbsp; menunggu tentara Romawi yang lewat untuk dibunuh hingga waktu pagi tiba. Tadzariq pun terbunuh. Telah terbunuh pada hari itu 120.000 lebih pasukan Romawi. Adapun tentara Islam yang gugur di medan perang sebanyak tiga ribu pasukan. Kaum muslimin mendapat harta pampasan yang begitu banyak pada perang ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, kejayaan yang diraih oleh umat Islam tatkala mereka kokoh diatas kemurnian ibadah kepada Allah&amp;nbsp; dan berpegang teguh kepada sunnah (ajaran) Rasul-Nya . Sebagaimana firman Allah&amp;nbsp; (yang artinya):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amal-amal sholih bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di muka bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Dan barangsiapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik.” (An-Nur: 55)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish showab.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1345474060603540955?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1345474060603540955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/09/kejayaaan-pasukan-islam-pada-perang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1345474060603540955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1345474060603540955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/09/kejayaaan-pasukan-islam-pada-perang.html' title='Kejayaaan Pasukan Islam Pada Perang Yarmuk'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-A8Xm3v3u33w/ToLBQU2lAyI/AAAAAAAAATw/saVCs0tYZY8/s72-c/perang+yarmuk.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7693395193283620693</id><published>2011-05-30T20:41:00.000+07:00</published><updated>2011-05-30T20:41:21.276+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Islam'/><title type='text'>Asal Mula Terciptanya Alam Semesta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-9fXfTfceVDM/TeOeZnisxGI/AAAAAAAAASo/Pb5kXG3nnlY/s1600/alam+semesta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="239" src="http://1.bp.blogspot.com/-9fXfTfceVDM/TeOeZnisxGI/AAAAAAAAASo/Pb5kXG3nnlY/s320/alam+semesta.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Bagaimana alam semesta berawal adalah pertanyaan yang mempesona manusia sepanjang jaman. Pada abad ke-16 Copernicus mengemukakan teori bahwa matahari tidak mengelilingi bumi tapi bumilah yang justru mengelilingi matahari. Dia pun dihukum gantung karena dianggap bertentangan dengan dogma gereja pada waktu itu yang menyatakan bumi sebagai pusat alam semesta. Pada abad ke 17 Galileo Galilei dengan teleskop ciptaannya mampu membuktikan bahwa bumi mengelilingi matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1929 Edwin Hubble menciptakan teleskop Hubble di abservatoriumnya di Mountwilson, California. Setelah berbulan-bulan melakukan pengamatan, dia menemukan bahwa bintang-bintang semakin hari menunjukkan warna semakin merah. Dalam hukum Fisika dikenal jika benda semakin menjauhi titik pengamatan akan menunjukkan spectrum merah, sedangkan benda yang mendekati titik pengamatan menunjukkan spectrum biru. Itu artinya benda-benda luar angkasa kian hari semakin menjauhi satu sama lainnya atau dengan kata lain alam semesta semakin meluas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Edwin Huble&amp;nbsp; kemudian melakukan perhitungan mundur.Jika benda-benda angkasa semakin menjauh berarti dahulunya benda-benda angkasa bermula dari sesuatu yang padu (satu) dan kemudian meledak dengan kecepatan yang luar biasa. Menurut perhitungan yang cermat para ilmuan menyimpulkan bahwa sesuatu yang padu (satu) itu haruslah bervolume nol. Jika suatu benda bervolume nol itu artinya sesuatu itu berawal dari ketiadaan. Dengan kata lain sesuatu yang padu itu diciptakan. Lalu muncullah teori yang sangat terkenal yang disebut teori big bang (ledakan besar).Sebelum Edwin Huble menemukan kenyataan ini, melalui perhitungan yang cermat Albert Einstein sebenarnya telah memperhitungkan bahwa ruang angkasa tidak statis melainkan terus meluas, tetapi pendapat itu disimpannya karena pada waktu itu pendapat yang mengatakan bahwa alam semesta bersifat statis (tidak berawal dan kekal) sangat populer. Pendapat tentang alam semesta statis ini dikemukakan oleh para pendukung materialisme (atheis).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun Edwin Huble sudah menemukan kenyataan bahwa alam semesta bersifat meluas para pendukung materialisme tetap tidak mau mengakui adanya kebenaran ini. Mereka tetap berkeyakinan bahwa alam semesta tidak berawal dan bersifat kekal. Mereka hendak mengingkari adanya penciptaan. Dengan kata lain mereka mengingkari adanya Tuhan yang menciptakan alam semesta. Pendapat mereka ini sebenarnya dipengaruhi oleh filsafat Yunani kuno yang mengatakan bahwa materi tidak berawal dan tidak berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbagai cara mereka menyanggah pendapat Edwin Hubble dan Albert Einstein ini. Mereka menyanggahnya dengan metode filsafat yang menimbulkan perdebatan tak berujung.Di tahun 1948 ahli fisika Amerika George Gemof mengemukakan seandainya alam semesta ini dulunya adalah satu dan kemudian meledak maka pasti ledakan besar itu meninggalkan sisa-sisa radiasi di ruang angkasa. Pada tahun 1965 dua orang ilmuan Arnold Penzias dan Robert Wilson menemukan sisa-sisa radiasi yang tersebar di ruang angkasa. Atas penemuannya itu, mereka berdua memperoleh hadiah Nobel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1989 NASA meluncurkan satelit ke luar angkasa untuk meneliti tentang gejala radiasi alam semesta. Melalui sensor-sensor yang dipasang disatelit yang disebut sensor kobe mereka menangkap adanya radiasi sisa-sisa ledakan besar yang menyebar diseluruh ruang angkasa. Penemuan ini menghebohkan dunia dan media masa. Newsweek bahkan dalam sampul majalahnya menulis : Science telah menemukan Tuhan. Fisikawan Inggris Stephen Hawking menyebutkan penemuan ini sebagai penemuan terbesar dalam bidang astronomi di abad ini bahkan mungkin sepanjang masa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan salah satu dari orang-orang yang menentang adanya tuhan mengaku bahwa mereka mempertahankan pendapat alam statis bukan karena mereka yakin akan kebenaran pendapat mereka tapi karena berharap pendapat mereka benar sehingga fakta adanya penciptaan dan tuhan dapat mereka sangkal.Menurut segi agama islam Terciptanya dunia di jelaskan pada AL-QURAN :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Coba simak dua ayat Al-Quran dibawah ini :&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan Apakah orang-orang yang kafir tidak mengetahui bahwasanya langit dan bumi itu keduanya dahulu adalah suatu yang PADU, kemudian Kami pisahkan antara keduanya. dan dari air Kami jadikan segala sesuatu yang hidup. Maka Mengapakah mereka tiada juga beriman?” (Al Anbiyaa 21:30)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami) dan Sesungguhnya Kami benar-benar berkuasa MELUASKANNYA” (Adz zaariyaat 51:47)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Al Quran itu hanyalah karangan Muhammad, lalu mungkinkah 14 abad yang lalu ketika ilmu pengetahuan belum secanggih sekarang, seorang manusia di tengah gurun yang gersang di Arab bisa mengetahui bahwa alam semesta diciptakan dari sesuatu yang padu dan kemudian meluas?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://iptekku.blogspot.com/2006/08/asal-mula-penciptaan-alam-semesta.html"&gt;Iptekku&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7693395193283620693?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7693395193283620693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/05/asal-mula-terciptanya-alam-semesta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7693395193283620693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7693395193283620693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/05/asal-mula-terciptanya-alam-semesta.html' title='Asal Mula Terciptanya Alam Semesta'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-9fXfTfceVDM/TeOeZnisxGI/AAAAAAAAASo/Pb5kXG3nnlY/s72-c/alam+semesta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8872078807356942000</id><published>2011-03-11T22:41:00.002+07:00</published><updated>2011-03-11T22:45:29.505+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Islam'/><title type='text'>Keakuratan Bilangan Dalam Al-Quran</title><content type='html'>Penyebutan angka atau bilangan dalam Alquran, tujuannya agar menjadi ujian bagi orang kafir dan bertambahnya keimanan bagi orang yang beriman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.” (&lt;b&gt;QS Ali Imran: 190&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu).” (&lt;b&gt;QS Yunus: 5&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan tiada Kami jadikan penjaga neraka itu melainkan dari malaikat: dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang-orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang-orang Mukmin itu tidak ragu-ragu dan supaya orang-orang yang di dalam hatinya ada penyakit dan orang-orang kafir (mengatakan): ‘Apakah yang dikehendaki Allah dengan bilangan ini sebagai suatu perumpamaan? ‘Demikianlah Allah membiarkan sesat orang-orang yang dikehendaki-Nya dan memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan tidak ada yang mengetahui tentara Tuhanmu melainkan Dia sendiri. Dan Saqar itu tiada lain hanyalah peringatan bagi manusia.” (&lt;b&gt;QS Muddatstsir: 31&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Katakanlah: ‘Sesungguhnya jika manusia dan jin berkumpul untuk membuat yang serupa Alquran ini, niscaya mereka tidak akan dapat membuat yang serupa dengan dia, sekalipun sebagian mereka menjadi pembantu bagi sebagian yang lain’.” (&lt;b&gt;QS Al-Israa: 88&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="https://lh5.googleusercontent.com/-we1OaRAyJyQ/TXpAmE2uUlI/AAAAAAAAARs/ay1r9UxtbIo/s1600/Quran.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh5.googleusercontent.com/-we1OaRAyJyQ/TXpAmE2uUlI/AAAAAAAAARs/ay1r9UxtbIo/s1600/Quran.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Ayat-ayat di atas merupakan beberapa contoh yang disebutkan Allah dalam Alquran mengenai keberadaan angka-angka (bilangan). Tujuannya agar manusia itu menggunakan akalnya untuk berpikir dan meyakini apa yang telah diturunkan, yakni Alquran. Allah menciptakan alam semesta ini dengan perhitungan yang matang dan teliti. Ketelitian Allah itu pasti benar. Dan, Dia tidak menciptakan alam ini dengan main-main. Semuanya dibuat secara terencana dan perhitungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abah Salma Alif Sampayya, penulis buku Keseimbangan Matematika dalam Alquran , menyatakan, bilangan adalah roh dari matematika dan matematika merupakan bahasa murni ilmu pengetahuan ( lingua pura ). Setiap bilangan memiliki nilai yang disebut dengan angka. Peranan matematika dalam kehidupan pernah dilontarkan oleh seorang filsuf, ahli matematika, dan pemimpin spiritual Yunani, Phitagoras (569-500 SM), 10 abad sebelum kelahiran Rasulullah SAW. Phitagoras mengatakan, angka-angka mengatur segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="https://lh3.googleusercontent.com/-2d1w837Eieg/TXpA5ETIj3I/AAAAAAAAARw/5hZ6inQEpJ4/s1600/galileo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://lh3.googleusercontent.com/-2d1w837Eieg/TXpA5ETIj3I/AAAAAAAAARw/5hZ6inQEpJ4/s1600/galileo.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kemudian, 10 abad setelah kelahiran Rasulullah SAW, Galileo Galilea (1564-1642 M), mengatakan: Mathematics is the language in which God wrote the universe (Matematika adalah bahasa yang digunakan Tuhan dalam menulis alam semesta). Hal ini menunjukkan bahwa mereka mempercayai kekuatan angka-angka (bilangan) di dalam kehidupan. Senada dengan pendapat Galileo, Carl Sagan, seorang fisikawan dan penulis novel fiksi ilmiah, mengatakan, matematika sebagai bahasa yang universal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Alquran disebutkan sejumlah angka-angka. Di antaranya, angka 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 19, 20, 30, 40, 80, 100, 200, 1000, 2000, 10 ribu, hingga 100 ribu. Penyebutan angka-angka ini, bukan asal disebutkan, tetapi memiliki makna yang sangat dalam, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Misalnya, ketika ada yang bertanya mengenai jumlah penjaga neraka Saqar, dalam surah al-Muddatstsir ayat 31 disebutkan sebanyak 19 orang. Allah menciptakan langit dan bumi selama enam masa. Tuhan adalah satu (Esa), bumi dan langit diciptakan sebanyak tujuh lapis, dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebutan angka-angka ini, menunjukkan perhatian Alquran terhadap bidang ilmu pengetahuan, khususnya matematika. Yang sangat menakjubkan, beberapa angka-angka yang disebutkan itu memiliki keterkaitan antara yang satu dan lainnya. Bahkan, di antaranya tak terpisahkan. Begitu juga, ketika banyak ulama dan ahli tafsir berdebat mengenai jumlah ayat yang ada didalam Alquran. Sebagian di antaranya menyebutkan sebanyak 6.666 ayat, 6.234 ayat, 6.000 ayat, dan lain sebagainya. Perbedaan ini disebabkan adanya metode dalam perumusan menentukan sebuah ayat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bismillahirrahmanirrahim yang diletakkan sebagai kalimat pembuka dari keseluruhan ayat dan surah di dalam Alquran, memiliki susunan angka yang sangat menakjubkan. Kalimat basmalah itu bila dihitung hurufnya mulai dari ba hingga mim, berjumlah 19 huruf. Angka 19 ini, ternyata menjadi ‘kunci utama’ dalam bilangan jumlah surah, jumlah ayat, dan lainnya di dalam Alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga dengan angka tujuh, bukanlah sekadar menyebutkan angkanya, tetapi memiliki perhitungan dan komposisi yang sangat tepat. Misalnya, jumlah ayat dalam surah Al-Fatihah sebanyak tujuh ayat dan jumlah surah-surah terpanjang dalam Alquran (lebih dari 100 ayat) berjumlah tujuh surah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penyebutan angka-angka itu bukanlah secara kebetulan atau asal bunyi (asbun). Semuanya sudah ditetapkan oleh Allah dengan komposisi yang jelas dan akurat. Tidak ada kesalahan sedikit pun. ”Kitab (Alquran) ini tak ada keraguan di dalamnya dan ia menjadi petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.” (&lt;b&gt;QS Al-Baqarah: 2&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang Alquran yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad), buatlah satu surat (saja) yang semisal Alquran itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar.’‘ (&lt;b&gt;QS Al-Baqarah: 23&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“(Alquran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.” (&lt;b&gt;QS Ibrahim: 52&lt;/b&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itulah, Stephen Hawking, seorang ilmuwan dan ahli matematika terkenal, yang pada awalnya tidak membutuhkan hipotesis Tuhan dalam mempelajari alam semesta, meyakini adanya unsur matematika yang mengagumkan yang melekat di dalam struktur kosmos (alam semesta). Hawking mengatakan, ”Tuhanlah yang berbicara dengan bahasa itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang sama juga diungkapkan Albert Einstein, fisikawan terkenal dan penemu bom atom. ”Tuhan tidak sedang bermain dadu,” ungkap Einstein. Semua berdasarkan perhitungan, ukuran, dan perencanaan yang matang, bahkan ketika dentuman besar ( big bang ) pertama, di mana Allah dengan kata Kun Fayakun -nya, menciptakan alam semesta dalam hitungan t=0 hingga detik 10 pangkat minus 43 detik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stephen Hawking mengatakan, ”Seandainya pada saat dentuman besar terjadi kurang atau lebih cepat seperjuta-juta detik saja, alam semesta tidak akan seperti (sekarang) ini”. Itulah rahasia Allah. Semua yang disebutkan-Nya di dalam Alquran, menjadi tanda dan petunjuk bagi umat manusia, agar mereka beriman dan meyakini kebenaran pada kitab yang diturunkan-Nya kepada Nabi Muhammad SAW. Wa Allahu A’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan dan keajaiban angka-angka yang ada dalam Alquran, sebagaimana dijelaskan di atas, merupakan bukti keteraturan dan keseimbangan yang dilakukan oleh Sang Pencipta dalam menyusun dan membuat Alquran serta alam semesta. Tak mungkin manusia mampu melakukan keseimbangan dan keteraturan yang demikian sempurna itu dalam sebuah hasil karyanya, selain Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam surah Al-Baqarah ayat 2-3, Allah menjelaskan tujuan dari diturunkannya Alquran, yakni menjadi petunjuk bagi umat manusia untuk membedakan antara yang hak (benar) dan yang batil (salah). Sebab, tidak ada yang perlu diragukan lagi semua keterangan Alquran. Karena itulah, seluruh umat Islam di dunia ini, wajib untuk meyakini dan mempercayai kebenaran Alquran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyebutan angka-angka dan keteraturan yang terdapat di dalamnya, merupakan bukti keistimewaan dan kemukjizatan Alquran. Keseimbangan dan keteraturan sistem numerik (bilangan) dalam Alquran dengan penciptaan alam semesta, menggambarkan hanya Allah SWT sebagai Tuhan yang satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Dan tidaklah Kami menjadikan bilangan mereka itu melainkan untuk jadi cobaan bagi orang kafir, supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab menjadi yakin dan supaya orang yang beriman bertambah imannya, dan supaya orang-orang yang diberi Al-Kitab dan orang Mukmin itu tidak ragu-ragu.” (&lt;b&gt;QS Al-Muddatstsir: 31&lt;/b&gt;).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8872078807356942000?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8872078807356942000/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/03/keakuratan-bilangan-dalam-al-quran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8872078807356942000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8872078807356942000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/03/keakuratan-bilangan-dalam-al-quran.html' title='Keakuratan Bilangan Dalam Al-Quran'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='https://lh5.googleusercontent.com/-we1OaRAyJyQ/TXpAmE2uUlI/AAAAAAAAARs/ay1r9UxtbIo/s72-c/Quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8098402875609775028</id><published>2011-02-24T20:01:00.001+07:00</published><updated>2011-02-24T20:02:22.717+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Makna Dan Bukti Misteri Umur 40 Tahun</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-e8b0IP1N8uM/TWZWl9-nNUI/AAAAAAAAARo/DhIDhAl_ZMY/s1600/misteri-umur-40-tahun.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/-e8b0IP1N8uM/TWZWl9-nNUI/AAAAAAAAARo/DhIDhAl_ZMY/s320/misteri-umur-40-tahun.jpg" width="216" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Umur 40 tahun adalah Usia yang matang bagi seseorang dalam berfikir dan bertindak oleh karena itu mudahlah dimengerti jika batas nasib seseorang ditentukan saat mencapai umur 40 tahun. Jika sampai pada umur tersebut orang tersebut masih saja berbuat dosa dan maksiat maka dipastikan orang tersebut telah memiliki Tiket ke Neraka karena Secara sadar ia sudah berfikir, mengerti dan paham bahwa perbuatan dosa dan maksiat yang ia lakukan adalah salah akan tetapi tetap&amp;nbsp; saja&amp;nbsp; maksiat masih&amp;nbsp; dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Islam akan mudah memahami hal ini karena , Allah sebagai pencipta manusia memberi perhatian khusus pada umur 40 tahun yaitu dalam Al-Quran Surat Al-Ahgaaf Ayat ke 15 yang artinya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami perintahkan kepada manusia supaya berbuat baik kepada dua orang ibu bapaknya, ibunya mengandungnya dengan susah payah, dan melahirkannya dengan susah payah (pula). Mengandungnya sampai menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila ia telah dewasa dan umurnya sampai empat puluh tahun ia berdoa: Ya Rabbku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nimat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri.” (QS. 46:15) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan seperti dikatakan oleh ulama yang sangat masyhur yaitu Imam Al Ghazali dalam kitabnya Ayyuhal Walad : “Barangsiapa yang telah melampui usia 40 tahun sedangkan kebaikannya tidak dapat mengalahkan kejahatannya, maka hendaklah dia mempersiapkan dirinya untuk masuk kedalam Neraka”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sudah seharusnya bila seseorang pada umur 40 tahun untuk :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Berbuat lebih baik kepada kedua Orang tua, karena atas perjuangannya kita bisa menjadi seperti sekarang ini.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita dengan banyak berbuat baik dan beramal saleh yg diridhoi oleh Allah SWT dan menambah amalan dalam beribadah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bertaubat dan berserah diri yang artinya tidak berbuat dosa dan maksiat serta berserah diri bahwa segala sesuatu datangnya dari Allah dan akan kembali lagi kepadaNya&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Banyak hal-hal besar di dunia ini yang terjadi dan dikaitkan dengan Umur 40 tahun yang menjadi bukti akan misteri umur 40 tahun ini yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Nabi Muhammad SAW dan kebanyakan nabi lainnya diangkat menjadi rasul tepat pada umur 40 tahun, Muhammad bin Abdullah dipilih untuk mengemban tugas besar dan tidak mudah, sehingga Nabi sendiri pada awalnya sempat ragu, apakah benar yang diterima di gua Hiro adalah wahyu, Tetapi sang isteri Siti Khadijah, yang teguh hati, menenangkan, menentramkan, menguatkan serta memastikan bahwa yang diterima benar wahyu dan beliau benar-benar diangkat menjadi Nabi dan Rasul.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada Usia 40 tahun Kolonel Sanders sang penemu resep masakan Ayam Goreng Kentucky Fried Chicken mulai memasak untuk orang yang singgah dibengkelnya di Corbin. Saat itu ia belum memliki restoran KFC dan sekarang KFC ada di hampir 80 negara.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pada Usia 40 tahun mulai ada keinginan yang Positif maupun Negatif. Positif untuk Maju dan Hidup lebih baik, tapi banyak juga pada usia ini justru punya keinginan yang Negatip seperti poligami tanpa ijin isteri, selingkuh dll&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;” Nasib Baik dan Buruk kita bukan tergantung pada orang lain tapi tergantung pada diri kita sendiri” Oleh karena itu bersegeralah untuk mengubah nasib kita baik di Dunia maupun di Akhirat dengan Warning : UMUR 40 TAHUN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai dengan Firman Allah dalam Surat. Aali-Imran ayat 133 :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Rabbmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa, (QS. 3:133) .&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8098402875609775028?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8098402875609775028/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/makna-dan-bukti-misteri-umur-40-tahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8098402875609775028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8098402875609775028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/makna-dan-bukti-misteri-umur-40-tahun.html' title='Makna Dan Bukti Misteri Umur 40 Tahun'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-e8b0IP1N8uM/TWZWl9-nNUI/AAAAAAAAARo/DhIDhAl_ZMY/s72-c/misteri-umur-40-tahun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2026190170846466489</id><published>2011-02-17T22:57:00.002+07:00</published><updated>2011-02-17T23:09:36.971+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Islam'/><title type='text'>Kiamat Sudah Dekat Dan Tanda-Tandanya</title><content type='html'>Banyaknya bencana alam di dunia ini menandakan telah semakin dekatnya hari kiamat, walaupun banyaknya bencana alam hanyalah salah satu tanda, tapi telah banyak tanda-tanda lain yang menandakan &lt;a href="http://www.cjdw.net/ragam/5-skenario-besar-kiamat-2012.htm"&gt;Kiamat Hampir Tiba untuk menghancurkan kehidupan didunia ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-8IPKcES1NRE/TV1E3L8YmFI/AAAAAAAAARg/LhEf1xjeP0I/s1600/kiamat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-8IPKcES1NRE/TV1E3L8YmFI/AAAAAAAAARg/LhEf1xjeP0I/s320/kiamat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Fenomena bencana alam yang merupakan kiamat sughra (kecil) sebagaimana dilukiskan oleh Rasulullah SAW, akan terjadi di penghujung zaman, sebagai introduksi awal munculnya fenomena yang lebih besar, yaitu saat terjadinya Kiamat yang sesungguhnya. Secara logika, tanda-tanda Kiamat Kubra (besar) terjadi, tentu akan diawali oleh tanda-tanda kecil sebelumnya. Jika tidak, tentu tidak akan muncul istilah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah tanda-tanda kiamat Sugrha (kecil) berdasarkan hadis Rasulullah SAW :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Hamba sahaya yang melahirkan tuannya. Ini sebuah metafor tentang banyaknya anak-anak yang dilahirkan, setelah besar mereka durhaka kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Manusia berlomba-lomba mendirikan bangunan megah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Orang non professional mengendalikan berbagai urusan. Rasulullah Saw. Bersabda “Jika sebuah urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, tunggulah saat kehancurannya” (HR. Hasan dari Annas Al-Bani).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Terbatasnya Ilmu Pengetahuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pertumpahan darah terjadi dimana-mana. Rasulullah Saw. Bersabda, “ Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya kebodohan, diangkatnya ilmu pengetahuan, kekacauan terjadi dimana-mana, yakni pembunuhan.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah, Ahmad dan Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Minuman keras dalam berbagai produknya diperdagangkan secara bebas. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara umatku banyak yang minum minuman keras dengan menyamarkan namanya.” (HR.Thabrani dari Abi Umayyah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Legalisasi Perzinahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Laki-laki memakai sutra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. Nyanyian dan alat musik menjadi komoditas halal. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara umatku banyak yang menghalalkan perzinahan, sutra, minuman keras, dan alat musik.” (HR. Ahmad dan Thabrani dari Abu Huarairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. Eksploitasi artis dan biduanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. Meluasnya pornografi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. Terputusnya hubungan silaturahmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13. Penghianatan terhadap orang-orang jujur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. Memberikan kepercayaan kepada para penghianat. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya perkataan keji dan kotor, terputusnya hubungan silaturahmi, penghianatan terhadap orang-orang jujur, dan memberi kepercayaan kepada para penghianat.” (HR. Ahmad dari Ibnu Mas’ud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. Banyaknya orang mati mendadak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16. Banyak masjid dijadikan jalan. Maksudnya orang-orang lalu-lalang lewat didepanya, tanpa berkeinginan shalat di dalamnya. Rasulullah Saw. Bersabda, “…..jika masjid dijadikan jalan dan banyknya kematian secara mendadak.” (HR. Bukhari dan Nasa’I dari Abu Hurairah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17. Pertikaian hebat antara dua kubu Umat Islam, yaitu pertikaian antara Ali dan Muawiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18. Waktu berputar sangat cepat. Maksudnya, seperti waktu tidak memiliki keberkahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19. Banyak terjadi gempa diberbagai tempat. Menurut para ahli meteorology Mesir bahwa bumi ini akan selalu dalam goncangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20. Banyaknya fitnah (cobaan). Rasulullah Saw. Bersabda, “bahwa kiamat tidak akan terjadi sebelum ilmu pengetahuan dicabut, banyknya gempa, menyebarnya fitnah (provokasi dan intimidasi), banyaknya kekacauan, yakni pertumpahan darah dan perang.” (HR. Abu Daud dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;21. Umat Islam dipojokan oleh umat lain. Ibarat orang makan memperebutkan mangkok makanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22. Jika orang tidak professional di bidang ilmu pengetahuan dijadikan tempat mengadu. Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;Bersabda, “Di antara tanda-tanda kiamat itu adalah jika orang yang tidak professional dijadikan tempat bertanya.” (HR. Ahmad, Nasa’i, Abu Daud dari Ibnu Majah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23. Eksploitasi aurat wanita. Wanita mengenakan pakaian minim, sehingga banyak mengundang birahi laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24. Orang-orang tidak professional berbicara atas nama kepentingan orang banyak. Rasulullah Saw, bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah munculnya penghianatan, orang jujur dicurigai, penghianat dipercaya, dan Rubaidhah berbicara. Para sahabat bertanya, “Apa yang dimaksud Rubaidhah itu, ya Rasulullah?” Beliau menjawab, “Yakni orang bodoh berbicara atas nama kepentingan orang banyak.” (HR. Abu Daud dan Nasa’i)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25. Salam disampaikan hanya kepada orang yang dikenal saja. Rasulullah Saw. Bersabda, “Diantara tanda-tanda kiamat itu adalah jika seseorang menyampaikan salam hanya kepada orang yang dikenalnya saja.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26. Kekayaan didapat dengan cara yang tidak halal. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan dating suatu masa, dimana seseorang tidak peduli apakah harta yang didapatkanya itu dengan cara yang halal atau tidak.” (HR. Bukhari, Muslim dan Ahmad dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27. Menyebarnya kebohongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28. Pasar bebas menunjukan banyaknya praktik jual-beli yang tidak fair. Rasulullah Saw. Bersabda, “….kebohongan menyebar luas, waktu berjalan dengan cepat, dan pasar menjamur dimana-mana.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29. Unta dan rumah menjadi milik setan. Maksudnya, jika seseorang memelihara unta, bukan untuk kepentingan transfortasi. Atau rumah dibeli bukan untuk dihuni, tetapi untuk dijadikan simpanan bertahun-tahun, maka setan akan memanfaatkan keduanya. Rasulullah Saw. Bersabda, “Unta dan rumah akan menjadi milik setan.” (HR. Muslim dari Abu Huraiarah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;30. Banyaknya manusia membangga-banggakan masjid dan bentuk arsitekturnya. “Hari kiamat tidak akan terjadi sebelum orang-orang membangga-banggakan bentuk arsitektur masjid.” (HR. Thabrani dan Ahmad dari Abis Al-Ghifari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;31. Banyak orang yang menyemir rambutnya. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan ada sebuah kelompok manusia yang menyemir rambutnya dengan warna hitam menyerupai bulu merpati. Kelak, mereka itu tidak akam mencium aroma surga.” (HR. Ahmad dan At-Thayalisi dari Ibnu Mas’ud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;32. Banyak orang beragan-angan melihat Nabi Muhammad Saw., ketika fitnah telah menyebar dan agama menjadi barang langka. Rasulullah Saw. Bersabda, “Akan dating suatu masa, orang-orang lebih suka melihatku daripada melihat keluarga dan hartanya.” (HR. Tirmidzi dari Ibnu Umar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;33. Sedikit orang yang taat dan beramal shaleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;34. Kekikiran menjadi hal yang lumrah. Orang kaya kikir dengan hartanya, orang berilmu kikir dengan ilmunya, dan orang kreatif kikir dengan karyanya. Rasulullah Saw. Bersabda, “….amal untuk akhirat berkurang dan kekikiran menjadi hal yang biasa.” (HR. Bukhari, Muslim, Ahmad, Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari Hudzaifah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;35. Peperangan terjadi tanpa tujuan yang jelas. Rasulullah Saw. Bersabda, “Demi jiwaku yang ada ditangan-Nya. Akan datang suatu masa, seorang membunuh tanpa mengetahui tujuanya membunuh dan yang dibunuh tidak mengetahui mengapa ia dibunuh.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;36. Banyak harta yang diperoleh dari hasil rampasan (pencurian, perampokan) mereka tidak berhati-hati untuk mendapatkan harta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;37. Kejujuran menjadi hal yang langka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;38. Ajaran Islam terasa berat dijalankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;39. Suami tunduk kepada istrinya dan memilih durhaka kepada ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;40. Seseorang lebih memilih temannya daripada orangtuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;41. Majid menjadi hangar- bingar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;42. Seorang zalim dan penghianat menjadi pemimpin Negara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;43. Seseorang ditakuti karena kejahatannya, bukan karena wibawa dan kemuliaannya. Rasulullah Saw. Bersabda, “…..jika harta diperoleh dari hasil rampasan, …..kejujuran dianggap merugikan, suami tunduk kepada istrinya, anak durhaka kepada ibunya, lebih bersikap baik kepada temannya daripada kepada orangtuanya, masjid menjadi hangar binger, orang zalim menjadi kepala Negara, jika seseorang ditakuti karena kejahatannya, jika minuman keras menjadi minuman biasa, kain sutra banyak dipakai orang, penyanyi dan alat musik menjadi tontonan biasa, dan banyak orang yang menghianati pendahulunya. Maka berhati-hatilah pada saat-saat demikian,” (HR. At-Tirmidzi, dari Ali dan Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;44. Meningkatnya jumlah personil keamanan, seiring meningkatnya tingkat kriminalitas di berbagai tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;45. Seseorang dijadikan imam shalat karena suaranya yang merdu, sekalipun dia tidak cukup pandai dan terpandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;46. Hukum dan keadilan diperjual-belikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47. Harga nyawa manusia sangat murah. Rasulullah Saw. Bersabda, “Berhati-hatilah terhadap enam hal: Amarah orang bodoh, banyaknya jumlah personil keamanan, jual-beli hokum, murahnya harga nyawa manusia, terputusnya hubungan silaturahmi, mabuk-mabukan, dan Al-Quran dijadikan nyanyian dan diperlombakan.” (HR. Muslim dan Ahmad dari Jabir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;48. Banyaknya wanita-wanita karir. Rasulullah Saw. Bersabda, “Di antara tanda-tanda kiamat itu adalah salam hanya diucapkan kepada orang tertentu, adanya perdaganyan bebas, sehingga seorang istri ikut membantu suaminya berdagang.” (HR. Bukhari dari Auf bin Malik)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49. Publikasi karya intelektual secara besar-besaran&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;50. Anak keras kepala dan mudah marah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;51. Hujan turun seperti panah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;52. Orang belajar untuk mengejar jabatan dan kekayaan, tidak demi kepentingan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;53. Mudahnya akses transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;54. Kecenderungan gaya hidup hedonis dikalangan Umat Islam. Rasulullah Saw. Bersabda, “Jika umat-umatku berjalan bak gaya hidup raja-raja Persia dan Romawi, dan para penguasa dari golongan orang-orang jahat.” (An-Nubu’ah Wassiyasah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;55. Orang-orang fasik dihormati, sementara orang-orang terhormat direndahkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;56. Seseorang berkata kepada orang lain “Saya tidak mengenal orang yang beriman.” (HR. Bukhari dari Abdulah Ibnu Mas’ud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;57. Banyak orang yang mengharapkan kematian lebih cepat karena sulitnya hidup. Rasulullah Saw. Bersabda, “Kiamat akan terjadi jika ada orang melewati kuburan seraya berkata ."Mudah-mudahan aku cepat bersamanya di sini.” (HR. Bukhari dari Abu Hurairah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;58. Embargo ekonomi dan bantuan kemanusiaan lainya terhadap Negara Irak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;59. Negara-negara Syam dikucilkan (Syria, Lebanon, Yordania, dan Palestina).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60. Wafatnya Rasulullah Saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61. Baitul Maqdis dibuka kembali, pasca pemerintahan Umar bin Khatthab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;62. Kematian masal karena wabah penyakit menular. Ini terjadi pada masa Umar bin Khatthab dan pasca perang dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;63. Krisis moneter mendera bangsa-bangsa dan harga-harga barang melambung tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;64. Teknologi informasi memasuki rumah-rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;65. Gencatan senjata antara kita (Negara-negara Islam) dengan Bangsa Romawi (Negara Eropa dan Amerika).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah beberapa fenomena kiamat kecil yang paling akhir. Setelah itu akan terjadi perang global yang dahsyat antara bangsa-bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda kiamat kecil telah nampak di hadapan kita. Saat ini, kita tengah hidup berdampingan secara damai dengan Bangsa Romawi (bangsa-bangsa Eropa dan Amerika). Rasulullah Saw. Bersabda, “Hitunglah enam diantara tanda-tanda Kiamat: Pertama wafatnya Rasulullah Saw, dibukanya kembali Baitul Maqdis, kematian masal, krisis moneter, manusia mudah tersulut amarah, godaan yang menyelinap masuk kerumah - rumah (Televisi dan nyanyian), dan gencatan senjata antara kalian (Umat Islam versus kulit putih bangsa Eropa dan Amerika). Mereka dengan mudah melanggar perjanjian damai. Mereka membawa delapan puluh kompi, setiap kompi terdiri dari 12 ribu personil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang global (umat Islam akan dipimpin oleh Al-Mahdi) akan terjadi setelah perang dunia (Armagedon). Perang ini berawal dari kesepakatan damai yang dilanggar oleh bangsa-bangsa kulit putih (Eropa dan Amerika). Perang ini pasti terjadi, sekalipun banyak pengamat menyangsikannya. Hanya saja, kita tidak mengetahuinya secara pasti kapan semua ini akan terjadi. Namun, kita meyakini saatnya sebentar lagi, dan itu pasti terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian postingan ini saya buat semoga bermanfaat dan menambah pengetahuan kita tentang hari Kiamat, supaya kita tidak terlena hidup di dunia yang fana ini dan lupa akan bekal di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sumber:&lt;/b&gt; &lt;a href="http://matahati-koe.blogspot.com/2010/11/kiamat-hampir-tiba.html"&gt;“Kiamat Hampir Tiba” Oleh Amin Muhammad Jamaluddin&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2026190170846466489?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2026190170846466489/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/kiamat-sudah-dekat-dan-tanda-tandanya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2026190170846466489'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2026190170846466489'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/kiamat-sudah-dekat-dan-tanda-tandanya.html' title='Kiamat Sudah Dekat Dan Tanda-Tandanya'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-8IPKcES1NRE/TV1E3L8YmFI/AAAAAAAAARg/LhEf1xjeP0I/s72-c/kiamat.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6358000775311544533</id><published>2011-02-02T21:20:00.020+07:00</published><updated>2011-02-02T21:20:00.476+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Fakta-Fakta Mengagumkan Tentang Azan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQj9oxifhI/AAAAAAAAARQ/3HQbsDX4bAs/s1600/Azan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQj9oxifhI/AAAAAAAAARQ/3HQbsDX4bAs/s320/Azan.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Adzan adalah media luar biasa untuk mengumandangkan tauhid terhadap yang Maha Kuasa dan risalah (kenabian) Nabi Muhammad saw. Adzan juga merupakan panggilan shalat kepada umat Islam, yang terus bergema di seluruh dunia lima kali setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa mengagumkan suara adzan itu, dan bagi umat Islam di seluruh dunia, adzan merupakan sebuah fakta yang telah mapan. Indonesia misalnya, sebagai sebuah negara terdiri dari ribuan pulau dan dengan penduduk muslim terbesar di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1 . Kalimat Penyeru Yang Mengandung "Kekuatan Supranatural".&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika azan berkumandang, kaum yang bukan sekedar muslim, tetapi juga beriman, bergegas meninggalkan seluruh aktivitas duniawi dan bersegera menuju masjid untuk menunaikan salat berjamaah. Simpul-simpul kesadaran psiko-religius dalam otak mereka mendadak bergetar hebat, terhubung secara simultan, dan dengan totalitas kesadaran seorang hamba (abdi) mereka bersimpuh, luruh dalam kesyahduan ibadah shalat berjamaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Asal Mula Yang Menakjubkan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jaman dulu, Rasulullah Saw. kebingungan untuk menyampaikan saat waktu shalat tiba kepada seluruh umatnya. Maka dicarilah berbagai cara. Ada yang mengusulkan untuk mengibarkan bendera pas waktu shalat itu tiba, ada yang usul untuk menyalakan api di atas bukit, meniup terompet, dan bahkan membunyikan lonceng. Tetapi semuanya dianggap kurang pas dan kurang cocok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalah Abdullah bin Zaid yang bermimpi bertemu dengan seseorang yang memberitahunya untuk mengumandangkan adzan dengan menyerukan lafaz-lafaz adzan yang sudah kita ketahui sekarang. Mimpi itu disampaikan Abdullah bin Zaid kepada Rasulullah Saw. Umar bin Khathab yang sedang berada di rumah mendengar suara itu. Ia langsung keluar sambil menarik jubahnya dan berkata: ”Demi Tuhan Yang mengutusmu dengan Hak, ya Rasulullah, aku benar-benar melihat seperti yang ia lihat (di dalam mimpi). Lalu Rasulullah bersabda: ”Segala puji bagimu.” Yang kemudian Rasulullah menyetujuinya untuk menggunakan lafaz-lafaz adzan itu untuk menyerukan panggilan shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Adzan Senantiasa Ada Saat Peristiwa-Peristiwa Penting.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adzan Digunakan islam untuk memanggil Umat untuk Melaksanakan shalat. Selain itu adzan juga dikumandangkan disaat-saat Penting. Ketika lahirnya seorang Bayi, ketika Peristiwa besar .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peristiwa besar yang dimaksud adalah&lt;br /&gt;- Fathu Makah : Pembebasan Mekkah merupakan peristiwa yang terjadi pada tahun 630 tepatnya pada tanggal 10 Ramadan 8 H, dimana Muhammad beserta 10.000 pasukan bergerak dari Madinah menuju Mekkah, dan kemudian menguasai Mekkah secara keseluruhan, sekaligus menghancurkan berhala yang ditempatkan di dalam dan sekitar Ka'bah. Lalu Bilal Mengumandangkan Adzan Diatas Ka'bah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Perebutan kekuasaan Konstatinopel : Konstantinopel jatuh ke tangan pasukan Ottoman, mengakhiri Kekaisaran Romawi Timur. lalu beberapa perajurit ottoman masuk kedalam Ramapsan terbesar Mereka Sofia..lalu mengumandangkan adzan disana sebagai tanda kemenagan meraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Adzan Sudah Milyaran Kali Dikumandangkan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak pertama dikumandangkan sampai saat ini mungkin sudah sekitar 1500 tahunan lebih adzan dikumandangkan. Anggaplah setahun 356 hari . berarti 1500 tahun X 356 hari= 534000 dan kalikan kembali dengan jumlah umat islam yang terus bertambah tiap tahunnya. Kita anggap umat islam saat ini sekitar 2 miliyar orang dengan persentase 2 milyar umat dengan 2 juta muadzin saja. Hasilnya =&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;534.000 x 2.000.000 = 1.068.000.000.000 dikalikan 5 = 5.340.000.000.000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5. Adzan Ternyata Tidak Pernah Berhenti Berkumandang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Proses itu terus berlangsung dan bergerak ke arah barat kepulauan Indonesia. Perbedaan waktu antara timur dan barat pulau-pulau di Indonesia adalah satu jam. Oleh karena itu, satu jam setelah adzan selesai di Sulawesi, maka adzan segera bergema di Jakarta, disusul pula sumatra. Dan adzan belum berakhir di Indonesia, maka ia sudah dimulai di Malaysia. Burma adalah di baris berikutnya, dan dalam waktu beberapa jam dari Jakarta, maka adzan mencapai Dacca, ibukota Bangladesh. Dan begitu adzan berakhir di Bangladesh, maka ia ia telah dikumandangkan di barat India, dari Kalkuta ke Srinagar. Kemudian terus menuju Bombay dan seluruh kawasan India.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Srinagar dan Sialkot (sebuah kota di Pakistan utara) memiliki waktu adzan yang sama. Perbedaan waktu antara Sialkot, Kota, Karachi dan Gowadar (kota di Baluchistan, sebuah provinsi di Pakistan) adalah empat puluh menit, dan dalam waktu ini, (Dawn) adzan Fajar telah terdengar di Pakistan. Sebelum berakhir di sana, ia telah dimulai di Afghanistan dan Muscat. Perbedaan waktu antara Muscat dan Baghdad adalah satu jam. Adzan kembali terdengar selama satu jam di wilayah Hijaz al-Muqaddas (Makkah dan Madinah), Yaman, Uni Emirat Arab, Kuwait dan Irak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan waktu antara Bagdad dan Iskandariyah di Mesir adalah satu jam. Adzan terus bergema di Siria, Mesir, Somalia dan Sudan selama jam tersebut. Iskandariyah dan Istanbul terletak di bujur geografis yang sama. Perbedaan waktu antara timur dan barat Turki adalah satu setengah jam, dan pada saat ini seruan shalat dikumandangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iskandariyah dan Tripoli (ibukota Libya) terletak di lokasi waktu yang sama. Proses panggilan Adzan sehingga terus berlangsung melalui seluruh kawasan Afrika. Oleh karena itu, kumandang keesaan Allah dan kenabian Muhammad saw yang dimulai dari bagian timur pulau Indonesia itu tiba di pantai timur Samudera Atlantik setelah sembilan setengah jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Adzan mencapai pantai Atlantik, kumandang adzan Zhuhur telah dimulai di kawasan timur Indonesia, dan sebelum mencapai Dacca, adzan Ashar telah dimulai. Dan begitu adzan mencapai Jakarta setelah kira-kira satu setengah jam kemudian, maka waktu Maghrib menyusul. Dan tidak lama setelah waktu Maghrib mencapai Sumatera, maka waktu adzan Isya telah dimulai di Sulawesi! Bila Muadzin di Indonesia mengumandangkan adzan Fajar, maka muadzin di Afrika mengumandangkan adzan untuk Isya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maasyaa Allah Laa Quwwata Illa Billaah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: eramuslim.com&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6358000775311544533?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6358000775311544533/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/fakta-fakta-mengagumkan-tentang-azan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6358000775311544533'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6358000775311544533'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/02/fakta-fakta-mengagumkan-tentang-azan.html' title='Fakta-Fakta Mengagumkan Tentang Azan'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQj9oxifhI/AAAAAAAAARQ/3HQbsDX4bAs/s72-c/Azan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6467022799390437580</id><published>2011-01-29T21:09:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T21:16:23.141+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Pengakuan Heraclius Terhadap Kenabian Rasulullah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQff930bHI/AAAAAAAAARI/4Fu8qshoFiA/s1600/heraclius.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQff930bHI/AAAAAAAAARI/4Fu8qshoFiA/s320/heraclius.jpg" width="252" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada masa Perjanjian Hudaibiyah atau gencatan senjata antara kaum muslimin dan musyrikin Quraisy, Rasulullah saw mengutus beberapa sahabat. Mereka dikirim kepada raja-raja bangsa Arab dan non-Arab untuk menyeru Al-Islam. Salah satu sahabat yang diutus adalah Dihyah bin Khalifah Al-Kalbi. Ia ditugaskan untuk menyampaikan surat dakwah kepada Heraclius, Kaisar Romawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dihyah pun diterima oleh Heraclius dengan sangat baik. Kemudian ia menyampaikan surat dakwah dari Rasulullah saw kepada sang Kaisar Romawi (baca : Dokumen Asli ! Surat - surat Rosulullah untuk para raja =&amp;gt; cari disitus ini menggunakan fitur pencarian diatas)).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Heraclius membaca pesan Rasulullah saw, ia segera menyuruh pengawalnya untuk mencari orang-orang yang mengenal Muhammad. Saat itu Abu Sufyan berada di sana bersama serombongan kafilah dagang Quraisy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengawal kerajaan pun melaporkan keberadaan Abu Sufyan dan teman-temannya kepada sang kaisar. Kemudian dipanggillah Abu Sufyan yang masih membenci Islam bersama teman-temannya ke hadapan Kaisar Romawi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan dan teman-temannya datang menghadap Heraclius. Dengan didampingi seorang penerjemah, sang Kaisar mengawali pembicaraan dengan pertanyaan, "Siapa di antara kalian yang paling dekat garis keturunannya dengan orang yang mengaku sebagai nabi ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan menjawab, "Saya, Tuan!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian terjadilah dialog di antara keduanya di hadapan para petinggi istana kekaisaran Romawi. Berikut ini dialog yang diceritakan langsung oleh Abu Sufyan dan diriwayatkan kembali oleh Bukhari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Bagaimana kedudukan keluarganya di antara kalian?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Ia berasal dari keturunan bangsawan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Adakah di antara keluarganya mengaku Nabi?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Tidak."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Adakah di antara nenek moyangnya yang menjadi raja atau kaisar?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Tidak ada."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Apakah pengikut agamanya itu orang kaya ataukah orang kebanyakan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Pengikutnya adatah orang lemah, miskin, budak, dan wanita muda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Jumlah pengikutnya bertambah atau berkurang?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Terus bertambah dari waktu ke waktu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Setelah menerima agamanya, apakah pengikutnya itu tetap setia kepadanya ataukah merasa kecewa, lalu meninggalkannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Tidak ada yang meninggalkannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Sebelum dia menjadi nabi, apakah dia suka berdusta?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Tidak pernah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Pernahkah orang itu ingkar janji atau mengkhianati kepercayaan yang diberikan kepadanya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Tidak pernah. Kami baru saja melakukan perjanjian gencatan senjata dengannya dan menunggu apa yang akan diperbuatnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Pernahkah engkau berperang dengannya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Pernah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Bagaimana hasilnya?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Kadang-kadang kami yang menang, kadang-kadang dia yang lebih baik daripada kami."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Apa yang dia perintahkan kepadamu?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Sufyan : "Dia hanya memerintahkan kami untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya dengan apapun, meninggalkan takhayul dan kepercayaan leluhur kami, mengerjakan shalat, membayar zakat dan berbuat baik kepada fakir miskin, bersikap jujur dan dapat dipercaya, memelihara apa yang dititipkan kepada kita dan mengembalikan dengan utuh, memelihara silaturrahim dengan semua orang, dan yang paling penting dengan keluarga sendiri."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, seperti dikisahkan oleh Abu Sufyan r.a, Heraclius memberikan tanggapan sebagai berikut melalui penerjemahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius : "Aku bertanya kepadamu tentang silsilah keluarganya dan kau menjawab dia adalah keturunan bangsawan terhormat. Nabi-nabi terdahulu pun berasai dari keluarga terhormat di antara kaumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah ada di antara keluarganya yang menjadi nabi, jawabannya tidak ada. Dari sini aku menyimpulkan bahwa orang ini memong tidak dipengaruhi oleh siapa pun dalam hal kenabian yang diikrarkannya, dan tidak meniru siapa pun dalam keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah ada keluarganya yang menjadi raja atau kaisar. Jawabannya tidak ada. Jika ada leluhurnya yang menjadi penguasa, aku beranggapan dia sedang berusaha mendapatkan kembali kekuasaan leluhurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah dia pernah berdusta dan ternyata menurutmu tidak pernah. Orang yang tidak pernah berdusta kepada sesamanya tentu tidak akan berdusta kepada Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu mengenai golongan orang-orang yang menjadi pengikutnya dan menurutmu pengikutnya adalah orang miskin dan hina. Demikian pula halnya dengan orang-orang terdahulu yang mendapat panggilan kenabian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah jumlah pengikutnya bertambah atau berkurang. Jawabanmu, terus bertambah. Hal ini juga terjadi pada iman sampai keimanan itu lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah ada pengikutnya yang meninggalkannya setelah menerima agamanya dan menurutmu tidak ada. Itulah yang terjadi jika keimanan sejati telah mengisi hati seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah dia pernah ingkar janji dan menurutmu tidak pernah. Sifat dapat dipercaya adalah ciri kerasulan sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apakah engkau pernah berperang dengannya dan bagaimana hasilnya. Menurutmu engkau berperang dengannya, kadang engkau yang menang dan kadang dia yang menang dalam urusan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para nabi tidak pernah selalu menang, tetapi mereka mampu mengatasi masa-masa sulit perjuangan, pengorbanan, dan kerugiannya sampai akhirnya mereka memperoleh kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepadamu apa yang diperintahkannya, engkau menjawab dia memerintahkanmu untuk menyembah Allah dan tidak mempersekutukan-Nya, serta melarangmu untuk menyembah berhala, dan dia menyuruhmu shalat, bicara jujur, serta penuh perhatian. Jika apa yang kaukatakan itu benar, dia akan segera berkuasa di tempat aku memijakkan kakiku saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu bahwa orang ini akan lahir, tetapi aku tidak tahu bahwa dia akan lahir dari kaummu (orang Arab). Jika aku tahu aku bisa mendekatinya, aku akan pergi menemuinya. Jika dia ada di sini, aku akan membasuh kedua kakinya dan agamanya akan menguasa tempat dua telapak kakiku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, Heraclius berkata kepada Dihyah Al-Kalbi, "Sungguh, aku tahu bahwa sahabatmu itu seorang nabi yang akan diutus, yang kami tunggu-tunggu dan kami ketahui berita kedatangannya dalam kitab kami. Namun, aku takut orang-orang Romawi akan melakukan sesuatu kepadaku. Kalau bukan karena itu, aku akan mengikutinya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuktikan perkataannya tersebut, Heraclius memerintahkan orang-orangnya untuk mengumumkan, "Sesungguhnya kaisar telah mengikuti Muhammad dan meninggalkan agama Nasrani!" Seluruh pasukannya dengan persenjataan lengkap serentak menyerbu ke dalam ruangan tempat Kaisar berada, lalu mengepungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Kaisar Romawi itu berkata, "Engkau telah melihat sendiri bagaimana bangsaku. Sungguh, aku takut kepada rakyatku!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Heraclius membubarkan pasukannyadengan menyuruh pengawalnya mengumumkan berita, "Sesungguhnya kaisar lebih senang bersama kalian. Tadi ia sedang menguji kalian untuk mengetahui kesabaran kalian dalam agama kalian. Sekarang pergilah!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar pengumuman tersebut, bubarlah pasukan yang hendak menyerang Kaisar tadi. Sang Kaisar pun menulis surat untuk Rasulullah saw yang berisi, "Sesungguhnya aku telah masuk Islam." Kaisar juga menitipkan hadiah beberapa dinar kepada Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Dihyah menyampaikan pesan Raja Heraclius kepada Rasulullah saw, beliau berkata, "Musuh Allah itu dusta! Dia masih beragama Nasrani." Rasulullah saw pun membagi-bagikan hadiah berupa uang dinar itu kepada kaum muslimin.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6467022799390437580?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6467022799390437580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/pengakuan-kaisar-heraclius-terhadap.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6467022799390437580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6467022799390437580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/pengakuan-kaisar-heraclius-terhadap.html' title='Pengakuan Heraclius Terhadap Kenabian Rasulullah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQff930bHI/AAAAAAAAARI/4Fu8qshoFiA/s72-c/heraclius.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6479892707225093278</id><published>2011-01-25T21:34:00.001+07:00</published><updated>2011-01-29T21:13:39.298+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Hal-hal Yang Dibenci dan Disenangi Iblis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQgeGmzbZI/AAAAAAAAARM/KxhqHezVbgg/s1600/iblis.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="184" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQgeGmzbZI/AAAAAAAAARM/KxhqHezVbgg/s200/iblis.png" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Diriwayatkan oleh sahabat Rasullulah, ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba-tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: “Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk? Sebab kalian akan membutuhkanku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda: “Tahukah kalian siapa yang memanggil?”&lt;br /&gt;Kami menjawab: “Allah dan rasulNya yang lebih tahu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau melanjutkan, “Itu Iblis, laknat Allah bersamanya.”&lt;br /&gt;Umar bin Khattab berkata: “Izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi menahannya: “Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. Di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis berkata: “Salam untukmu Muhammad. Salam untukmu para hadirin…”&lt;br /&gt;Rasulullah SAW lalu menjawab: “Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa yang memaksamu?”&lt;br /&gt;Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:&lt;br /&gt;“Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Orang Yang Dibenci Iblis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?”&lt;br /&gt;Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa selanjutnya?”&lt;br /&gt;“Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“lalu siapa lagi?”&lt;br /&gt;“Orang Aliim dan wara’ (Loyal)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Lalu siapa lagi?”&lt;br /&gt;“Orang yang selalu bersuci.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa lagi?”&lt;br /&gt;“Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa tanda kesabarannya?”&lt;br /&gt;“Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;” Selanjutnya apa?”&lt;br /&gt;“Orang kaya yang bersyukur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa tanda kesyukurannya?”&lt;br /&gt;“Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?”&lt;br /&gt;“Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Umar bin Khattab?”&lt;br /&gt;“Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Usman bin Affan?”&lt;br /&gt;“Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ali bin Abi Thalib?”&lt;br /&gt;“Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?”&lt;br /&gt;“Aku merasa panas dingin dan gemetar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kenapa?”&lt;br /&gt;“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika seorang umatku berpuasa?”&lt;br /&gt;“Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ia berhaji?”&lt;br /&gt;“Aku seperti orang gila.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ia membaca al-Quran?”&lt;br /&gt;“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jika ia bersedekah?”&lt;br /&gt;“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengapa bisa begitu?”&lt;br /&gt;“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?”&lt;br /&gt;“Suara kuda perang di jalan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?”&lt;br /&gt;“Taubat orang yang bertaubat.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat membakar hatimu?”&lt;br /&gt;“Istighfar di waktu siang dan malam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”&lt;br /&gt;“Sedekah yang diam – diam.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat menusuk matamu?”&lt;br /&gt;“Shalat fajar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang dapat memukul kepalamu?”&lt;br /&gt;“Shalat berjamaah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang paling mengganggumu?”&lt;br /&gt;“Majelis para ulama.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bagaimana cara makanmu?”&lt;br /&gt;“Dengan tangan kiri dan jariku.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”&lt;br /&gt;“Di bawah kuku manusia.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Manusia Yang Menjadi Teman Iblis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai Iblis?”&lt;br /&gt;“Pemakan riba.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa sahabatmu?”&lt;br /&gt;“Pezina.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa teman tidurmu?”&lt;br /&gt;“Pemabuk.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa tamumu?”&lt;br /&gt;“Pencuri.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa utusanmu?”&lt;br /&gt;“Tukang sihir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apa yang membuatmu gembira?”&lt;br /&gt;“Bersumpah dengan cerai.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa kekasihmu?”&lt;br /&gt;“Orang yang meninggalkan shalat jumaat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?”&lt;br /&gt;“Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6479892707225093278?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6479892707225093278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/hal-hal-yang-dibenci-dan-disenangi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6479892707225093278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6479892707225093278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/hal-hal-yang-dibenci-dan-disenangi.html' title='Hal-hal Yang Dibenci dan Disenangi Iblis'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TUQgeGmzbZI/AAAAAAAAARM/KxhqHezVbgg/s72-c/iblis.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1584802603388353034</id><published>2011-01-01T15:46:00.000+07:00</published><updated>2011-01-01T15:46:48.835+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Melangkah Pasti</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7ptmaCYnI/AAAAAAAAARA/3aL1oueL5f0/s1600/Terus+melangkah.jpg.gif" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7ptmaCYnI/AAAAAAAAARA/3aL1oueL5f0/s320/Terus+melangkah.jpg.gif" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Sering dalam keadaan kepepet seseorang jadi berpikir kreatif. Bukankah ketika semua jalan sudah tertutup dan buntu, mau tak mau memanfaatkan yang ada disekitar. Dengan modal seadanya harus mencapai target-target besar. Ketika terkepung oleh pasukan sekutu dalam perang ahzab, terbitlah ilham kreatif dari seorang Salman al-Farisy. Waktu itu, di Arab, tidak mengenal taktik perang khandaq, parit. Nyatanya dengan ide itu pasukan Islam menyongsong kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, dalam keadaan normal. Ide-ide itu muncul menjadi liar. Bahkan keadaan ini membuat pikiran terlalu melambung jauh dari realita. Dalam kondisi yang anteng-anteng orang justru terbuai. Lari dari fokus atau sibuk berkelahi sesama. Contohnya, reformasi ini ketika kran kebebasan dibuka penuh, lagi-lagi gagal dimanfaatkan. Karena semua merasa bebas. Semua merasa berhak untuk berteriak. Semua ingin menanmpilkan diri, akibatnya terjadilah benturan antar umat Islam sendiri. Peluang itu pun kembali tertutup oleh ego masing-masing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, ketika terjadi bencana Perang Ambon, tsunami dan erupsi merapi. Umat Islam dipaksa untuk bersatu. Bencana Merapi yang begitu dahsyat dan panjang ini jelas membutuhkan tenaga ekstra. Memang mula-mula, bekerja sendiri-sendiri. Tapi, begitu melihat besarnya wilayah apalagi waktunya yang panjang. Mulailah mereka menyatukan kekuatan. Bekerja sendiri hanya akan menguras stamina, atau malah berbenturan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taktik inilah yang dipakai musuh-musuh Islam. Pada letusan Merapi 2006 silam, ketika relawan muslim sudah loyo, baik stamina apalagi dana, justru saat begitu, pihak non muslim datang. Mereka mengambil alih semua kerja keras relawan muslim. Akhirnya seperti kata petani, mereka tinggal memetik buah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar dari pengalaman 2006 lalu, maka relawan muslim tak bisa bekerja sendiri. Tak bagus saling berebut lahan. Tak baik menurutkan ego berebut menancapkan bendera, bahwa pihaknyalah yang paling cepat dan paling hebat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu dalam hal kondisi lingkungan. Terus bagaimana kaitannya dengan usia. Pandangan seorang remaja tentu berbeda dengan seorang syaikh. Seorang pemula beda lagi pemikirannya dengan seorang kader. Beda lagi dengan seorang Pendiri. Dakwah walisongo tentu berbeda dengan masa kolonial dan berbeda gaya dengan era digital.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang memang bila ada seorang aktivis yang melangkah maju mundur, jalan di tempat atau futur. Betapa banyak mereka yang dulu bersemangat hingga berlebih. Kerjanya memaki rekan aktivis lain. Idealisme mereka melambung jauh dari relitas. Tapi, ketika masalah yang sama datang menimpa, mereka pun tidak jauh berbeda.&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika remaja, ada rekan yang mengecam seorang dai, yang menerima amplop. Tapi, begitu usia bertambah dan kebutuhan bertambah, apalagi sudah berumah tangga. Telebih jam terbang sudah tinggi, maka mobilitas yang tinggi dari seorang penceramah itu membutuhkan biaya operasional yang tinggi pula. Maka urusan dapur tidak ngebul akan berdampak terhadap mobilitas dakwah. Apalagi kalau memikirkan manajemen personal branding. Dakwah pun menuntut manajemen profesional. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang terbiasa bekerja sendiri, ketika harus berorganisasi, maka harus punya stok kesabaran lagi. Karena setiap manusia memang punya kebiasaan, bakat dan inteletual yang berbeda. Ada yang pintar membuat konsep, tapi ada juga yang aktif bergerak, ada yang mengandalkan tenaga. Tidak mungkin setiap orang harus bergaya seperti dirinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya kesadaran itu kadang datang setelah terbentur oleh situasi dan kondisi. Seperti remaja masjid tadi, yang ketika menjadi penceramah dia baru merasakan betapa pentingnya uang transpor. Seperti orang yang biasa bekerja sendiri, menyadari betapa pentingnya organisasi. Seperti ketika musibah baik bencana alam maupun perang, betapa pentingnya bekerja sama, saling membagi peran. Dus harus ada kerja yang rapi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ustadz yang aktivis dakwah tenang saja ketika mendapat bertubi-tubi pertanyaan atau gugatan dari binaannya. Kenapa begini, kenapa sekarang kita lembek, kenapa harus langkah ini? Dengan penuh keyakinan sang ustadz menjawab, ”Nanti mereka akan mengikuti langkah kita!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Imam Hasan al-Bana meyakinkan pada binaannya bahwa dakwahnya adalah bagian dari Da’wah Salafiyah. Dakwah yang menyeru kembali kepada sumber Ilmu secara murni, yaitu dari kitabullah dan sunah rasul-Nya. Dakwah yang bercirikan Tariqat Suniyah, karena mempraktekkan sunnah yang suci dalam segala hal, khususnya dalam masalah aqidah, ibadah dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dakwah yang tidak meninggalkan Hakikat sufiyah: karena mereka mengetahui bahwa pondasi kebaikan adalah kebersihan jiwa, kesucian hati, dan membiasakan diri untuk beramal, berpaling dari makhluk, dan mencintai karena Allah, serta terikat dengan kebaikan. (Majalah Sabili No 10/TH XVIII, Eman Mulyatman)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1584802603388353034?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1584802603388353034/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/melangkah-pasti.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1584802603388353034'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1584802603388353034'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2011/01/melangkah-pasti.html' title='Melangkah Pasti'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7ptmaCYnI/AAAAAAAAARA/3aL1oueL5f0/s72-c/Terus+melangkah.jpg.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2426798757044564219</id><published>2010-12-31T15:46:00.006+07:00</published><updated>2011-01-01T15:56:55.798+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Tetaplah Optimis Melihat Kehidupan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7sQVkXXHI/AAAAAAAAARE/pQ2gSDBvbGQ/s1600/optimis-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7sQVkXXHI/AAAAAAAAARE/pQ2gSDBvbGQ/s320/optimis-2.jpg" width="256" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setiap saat, detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, dan tahun, terus umur kita akan berkurang. Setiap pergantian tahun, berarti umur kita semakin bertambah. Bertambah tua. Berarti pula umur semakin berkurang, dan kematian semakin dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang tidak akan meninggalkan dunia yang fana ini. Ketika datang ajal. Semuanya kita tinggalkan.Tak ada yang dapat kita bawa ke alam kubur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita yang telah menghabiskan seluruh umur kita, sepanjang tahun untuk bekerja, mengumpulkan materi itu, akhirnya akan kita tinggalkan. Kita akan berpisah dengan semua itu. Isteri, anak-anak,rumah, kenderaan, dan bentuk-bentuk harta-benda lainnya, pasti akan kita tinggalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pantas manusia seluruh hidupnya hanyalah diorientasikan hanya untuk mengejar dan mendapatkan materi. Padahal, materi itu semuanya, dan seluruh kehidupan di dunia ini akan berpisah dengan kita, dan kita tinggalkan, saat ajal menjelang. Ilusi-ilusi atau khayalan manusia, yang ingin mendapatkan kenikmatan dunia secara berlebihan itu, semuanya hanyalah ilusi atau khayalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia akan dibatasi oleh umur dan kematian. Saat umur menjelang tua, kemampuan fisik akan semakin renta, tak lagi bernilai harta yang begitu banyak.Tak dapat membuat manusia terus berilusi dengan berbagai khayalan tentang kenikmatan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang renta tak akan lagi dapat menikmati semua harta yang melimpah. Bahkan, terkadang orang yang sudah menjelang usia di atas 50 tahun pun, makannya pun sudah tidak bebas, karena keterbatasan pisik. Apalagi bila telah terkena diabet. Semuanya bentuk kenikmatan yang ada di depan matanya hanya menjadi khayalan, tak dapat dinikmatinya. Ini sejatinya manusia. Manusia memiliki kendala, manusia memiliki keterbatasan, dan tidak ada yang kekal atas diri manusia.&amp;nbsp; Tidak ada lagi kemampuan pisik yang dapat menopang ilusi dan khayalannya. Semuanya khayalan akan berakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah kematian pasti akan tiba. Kematian pasti akan dihadapi oleh manusia. Tidak akan bisa pergi dan mengelak dengan datangnya kematian. Siapapun adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini mungkin masih akan berpesta pora, dan menikmati guratan-guratan kembang api, menikmati musik, menikmati pergantian tahun, pesta-pesta, menikmati makan-makanan yang enak, menikmati berpergian ke luar negeri, dan pergi ke tempat-tempat yang memiliki keindahan alam di tempat-tempat yang eksklusif bersama keluarga. Tetapi semuanya itu pasti akan berlalu. Tidak lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini sebagian orang akan menikmati pergantian tahun. Ingatlah setiap pergantian tahun itu, berarti umur kita akan berkurang. Maka ingatlah setiap pergantian tahun, dan tahun yang sudah kita lalui itu, adakah kehidupan kita semakin baik. Semakin dekat dengan Sang Pencipta? Atau semakin jauh dari Rabbul Alamin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematian sebagai kemestian yang tidak dapat ditawar oleh siapun. Hanya bagaimana cara kita menghadapi kematian? Banyak orang memilih cara menghadapi kematian. Ada dengan pesta dan mabuk-mabukan, disertai dengan perbuatan maksiat lainnya. Ada pula dengan selalu mengingat Tuhannya, dan berbuat baik kepada sesama. Inilah pilihan yang harus dipilih&amp;nbsp; oleh manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang membuat&amp;nbsp; selalu optimis dan akan selalu memotivasi kita untuk berbuat baik, manakala kita selalu mengingat tentang kematian dan adanya kehidupan akhirat. Itulah yang akan selalu membuat kita untuk berbuat kebajikan. Berbuat kebajikan bagi bekal kehidupan kita di akhirat nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yakinlah kita kebaikan sekecil apapun nilainya, pasti akan mendapat balasan, dan berbuat kejahatan sekecil apapun juga akan mendapatkan balasan. Tak ada yang luput dari pengawasan Allah Ta'ala atas segala perbuatan yang sudah kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhirat nanti kita akan mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya atas segala amal yang sudah kita lakukan. Yakinlah. Wallahu’alam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2426798757044564219?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2426798757044564219/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/12/tetaplah-optimis-melihat-kehidupan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2426798757044564219'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2426798757044564219'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/12/tetaplah-optimis-melihat-kehidupan.html' title='Tetaplah Optimis Melihat Kehidupan'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TR7sQVkXXHI/AAAAAAAAARE/pQ2gSDBvbGQ/s72-c/optimis-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-9197851027776754318</id><published>2010-11-04T21:07:00.000+07:00</published><updated>2010-11-04T21:07:47.611+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Sholahuddin Al Ayyubi,Panglima Besar Islam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TNK1Ydwxp5I/AAAAAAAAAQg/cKoxBRkDpKM/s1600/sultan-saladin1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TNK1Ydwxp5I/AAAAAAAAAQg/cKoxBRkDpKM/s320/sultan-saladin1.jpg" width="296" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab (13-23 H/634-644 M) Jerussalam dapat dikuasai oleh kaum Muslimin dalam suatu penyerahan kekuasaan secara damai. Sayidina Umar sendiri datang ke Jerussalem untuk menerima penyerahan kota suci itu atas desakan dan persetujuan Uskup Agung Sophronius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berabad-abad lamanya kota itu berada di bawah ajaran Islam, tapi penduduknya bebas memeluk agama dan melaksanakan ajaran agamanya masing-masing tanpa ada gangguan. Orang-orang Kristen dari seluruh dunia juga bebas datang melakukan ziarah di kota Suci itu dan mengerjakan upacara keagamaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang Kristen dari Eropa datang berziarah dalam jumlah rombongan yang besar dengan membawa obor dan pedang seperti tentara. Sebagian dari mereka mempermainkan pedang dengan dikelilingi pasukan gendang dan seruling serta diiringi pula oleh pasukan bersenjata lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Jerussalem ditaklukan dan dikuasai oleh Kerajaan Seljuk pada tahun 1070, upacara seperti itu dibiarkan saja oleh umat Islam, kerana dasar toleransi agama. Setelah Kerajaan Seljuk memerintah, upacara seperti itu dilarang dengan alasan keselamatan. Mungkin karena upacara tersebut semakin berbahaya. Lebih-lebih lagi kumpulan-kumpulan yang mengambil bagian dalam upacara itu sering menyebabkan kegaduhan dan kekacauan. Disebutkan bahwa pada tahun 1064 ketua Uskup memimpin rombongan sebanyak 7000 orang jemaat yang terdiri dari kumpulan Baron-baron dan para ksatria salib telah menyerang orang-orang Arab dan orang-orang Turki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tindakan yang dilakukan Kerajaan Seljuk&amp;nbsp; itu&amp;nbsp; diartikan lain oleh orang-orang Eropa. Pemimpin-pemimpin agama mereka menganggap bahwa kebebasan agamanya diganggu oleh orang-orang Islam dan menyerukan agar Tanah Suci itu dibebaskan dari genggaman umat Islam. Patriach Ermite adalah paderi yang paling lantang membangkitkan kemarahan umat Kristen. Dalam usahanya untuk menarik simpati umat Kristen, Ermite telah berkeliling Eropa dengan mengenderai seekor keledai sambil memikul kayu salib besar, berkaki ayam dan berpakaian compang camping. Dia lalu berpidato di hadapan orang-orang dikeramaian, di dalam gereja, di jalan-jalan raya atau di pasar-pasar. Katanya, dia melihat pencemaran kesucian diatas kubur Nabi Isa oleh Kerajaan Turki Seljuk. Diceritakan bahwa jemaat Kristen telah dihina, dizalimi dan dinista oleh orang-orang Islam di Jerussalem. Serentak dia memprovokasi dan memanasi orang Kristen agar bangkit dan mengikuti perang untuk membebaskan Jerussalem dari tangan orang Islam. Hasutan Ermite pun berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Urbanus II mengumumkan ampunan seluruh dosa bagi yang bersedia dengan suka rela mengikuti Perang Suci itu, sekalipun sebelumnya dia merupakan seorang perompak, pembunuh, pencuri dan sebagainya. Maka keluarlah ribuan umat Kristen dengan memikul senjata untuk mengikuti perang Suci. Mereka yang ingin mengikuti perang ini diperintahkan agar meletakkan tanda Salib di badannya, oleh karena itulah perang ini disebut Perang Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paus Urbanus menetapkan tanggal 15 Agustus 1095 sebagai waktu keberangkatan tentera Salib menuju Timur Tengah, tapi kalangan awam sudah tidak sabar menunggu lebih lama lagi setelah dijanjikan dengan berbagai kebebasan, kemewahan dan hadiah. Mereka mendesak Paderi Patriach Ermite agar berangkat memimpin mereka. Maka Ermite pun berangkat dengan 60.000 orang pasukan, kemudian disusul oleh kaum petani dari Jerman sebanyak 20.000, lalu datang lagi 200,000 orang menjadikan jumlah keseluruhannya kurang lebih&amp;nbsp; 300,000 orang lelaki dan perempuan. Sepanjang perjalanan, mereka di izinkan merampok, memperkosa, berzina dan mabuk-mabuk. Setiap penduduk negeri yang dilaluinya, selalu mengelu-elukan dan memberikan bantuan seperlunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi sesampainya di Hungaria dan Bulgaria, sambutan yang diterima sangat dingin, menyebabkan pasukan Salib yang sudah kekurangan makanan ini marah dan merampas harta benda penduduk. Penduduk di dua negeri itu tidak tinggal diam. Walaupun mereka sama-sama beragama Kristen, mereka tidak senang dan melakukan balas dendam. Terjadilah pertempuran sengit dan pembunuhan yang mengerikan. Dari 300,000 orang pasukan Salib itu hanya 7000 sahaja yang selamat sampai di Semenanjung Thracia di bawah pimpinan sang Rahib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pasukan Salib itu telah mendarat di pantai Asia kecil, pasukan kaum Muslimin yang di pimpin oleh Sultan Kalij Arselan telah menyambutnya dengan hayunan pedang. Maka terjadilah pertempuran sengit antara kaum Salib dengan pasukan Islam yang berakhir dengan hancur binasanya seluruh pasukan Salib itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kaum itu musnah sama sekali, muncullah pasukan Salib yang dipimpin oleh anak-anak Raja Godfrey dari Lorraine Perancis, Bohemund dari Normandia dan Raymond dari Toulouse. Mereka berkumpul di Konstantinopel dengan kekuatan 150,000 pasukan, kemudian menyeberang selat Bosphorus dan memasuki wilayah kekhalifahan Islam bagaikan air bah. Pasukan kaum Muslimin yang hanya berkekuatan 50,000 orang bertahan mati-matian di bawah pimpinan Sultan Kalij Arselan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu persatu kota dan benteng kaum Muslimin jatuh ke tangan kaum Salib, memaksa Kalij Arselan mundur dari satu benteng ke benteng yang lain sambil menyusun kekuatan dan taktik baru. Bala bantuan kaum Salib datang berlipat-lipat dari negara-negara Eropa. Sedangkan Kalij Arselan tidak dapat mengharapkan bantuan dari wilayah-wilayah Kekhalifahan Islam yang lain, karena mereka sibuk dengan kemelut didalam negerinya masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui pertempuran sekian lama, akhirnya kaum Salib dapat mengepung Baitul Maqdis, tapi penduduk kota Suci itu tidak mau menyerah kalah begitu saja. Mereka berjuang dengan seluruh jiwa raga mempertahankan kota Suci itu selama satu bulan. Akhirnya pada 15 Juli 1099, Baitul Maqdis jatuh ke tangan pasukan Salib, tercapailah cita-cita mereka. Kemudian terjadilah keganasan dan kekejaman luar biasa yang belum pernah terjadi dalam sejarah umat manusia. Kaum kafir Kristen itu telah menyembelih ribuan kaum Muslimin baik lelaki, perempuan, orang tua dan anak-anak dengan sangat ganasnya. Mereka juga membantai orang-orang Yahudi dan orang-orang Kristen yang tidak mau bergabung dengan kaum Salib. Keganasan kaum Salib Kristen yang sangat melampau batas itu telah dikutuk dan dilukiskan oleh para saksi dan penulis sejarah yang terdiri dari berbagai agama dan bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang ahli sejarah Perancis, Michaud berkata: "Pada saat penaklukan Jerussalem oleh orang Kristen tahun 1099, orang-orang Islam dibantai di jalan-jalan dan di rumah-rumah. Jerussalem tidak punya tempat lagi bagi orang-orang yang kalah itu. Beberapa orang mencoba mengelak dari kematian dengan cara mengendap - endap dari benteng, yang lain berkerumun di Istana dan berbagai menara untuk mencari perlindungan terutama di Masjid-Masjid. Namun mereka tetap&amp;nbsp; tidak dapat menyembunyikan diri dari kejaran orang-orang Kristen itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentera Salib yang menjadi tuan di Masjid Umar, di mana orang-orang Islam cuba mempertahankan diri selama beberapa lama menambahkan lagi adegan-adegan yang mengerikan yang menodai penaklukan Titus. Tentera infanteri dan kaveleri lari tunggang langgang di antara para buruan. Di tengah huru-hara yang mengerikan itu yang terdengar hanya rintihan dan jeritan kematian. Orang-orang yang menang itu memijak-mijak tumpukan mayat ketika mereka lari mengejar orang yang cuba menyelamatkan diri dengan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raymond d'Agiles, yang menyaksikan peristiwa itu dengan mata kepalanya sendiri mengatakan: "Di bawah serambi masjid yang melengkung itu, genangan darah dalamnya mencecah lutut dan mencapai tali kekang kuda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Michaud berkata: "Semua yang tertangkap yang disisakan dari pembantaian pertama, semua yang telah diselamatkan untuk mendapatkan upeti, dibantai dengan kejam. Orang-orang Islam itu dipaksa terjun dari puncak menara dan bumbung-bumbung rumah, mereka dibakar hidup&amp;nbsp; -hidup&amp;nbsp; , diheret dari tempat peersembunyian bawah tanah, diheret ke hadapan umum dan dikurbankan di tiang gantungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Air mata wanita, tangisan kanak-kanak, begitu juga pemandangan dari tempat Yesus Kristus memberikan ampun kepada para algojonya, sama sekali tidak dapat meredhakan nafsu membunuh orang-orang yang menang itu. Penyembelihan itu berlangsung selama seminggu. Beberapa orang yang berhasil melarikan diri, dimusnahkan atau dikurangkan bilangannya dengan perhambaan atau kerja paksa yang mengerikan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gustav Le Bon telah mensifatkan penyembelihan kaum Salib Kristian sebagaimana kata-katanya: "Kaum Salib kita yang "bertakwa" itu tidak memadai dengan melakukan berbagai bentuk kezaliman, kerosakan dan penganiayaan, mereka kemudian mengadakan suatu mesyuarat yang memutuskan supaya dibunuh saja semua penduduk Baitul Maqdis yang terdiri dari kaum Muslimin dan bangsa Yahudi serta orang-orang Kristian yang tidak memberikan pertolongan kepada mereka yang jumlah mencapai 60,000 orang. Orang-orang itu telah dibunuh semua dalam masa 8 hari saja termasuk perempuan, kanak-kanak dan orang tua, tidak seorang pun yang terkecuali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahli sejarah Kristian yang lain, Mill, mengatakan: "Ketika itu diputuskan bahawa rasa kasihan tidak boleh diperlihatkan terhadap kaum Muslimin. Orang-orang yang kalah itu diheret ke tempat-tempat umum dan dibunuh. Semua kaum wanita yang sedang menyusu, anak-anak gadis dan anak-anak lelaki dibantai dengan kejam. Tanah padang, jalan-jalan, bahkan tempat-tempat yang tidak berpenghuni di Jerusssalem ditaburi oleh mayat-mayat wanita dan lelaki, dan tubuh kanak-kanak yang koyak-koyak. Tidak ada hati yang lebur dalam keharuan atau yang tergerak untuk berbuat kebajikan melihat peristiwa mengerikan itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatuhnya kota Suci Baitul Maqdis ke tangan kaum Salib telah mengejutkan para pemimpin Islam. Mereka tidak menyangka kota Suci yang telah dikuasainya selama lebih 500 tahun itu boleh terlepas dalam sekelip mata. Mereka sedar akan kesilapan mereka kerana berpecah belah. Para ulama telah berbincang dengan para Sultan, Emir dan Khalifah agar mengambil berat dalam perkara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha mereka berhasil. Setiap penguasa negara Islam itu bersedia bergabung tenaga untuk merampas balik kota Suci tersebut. Di antara pemimpin yang paling gigih dalam usaha menghalau tentera Salib itu ialah Imamuddin Zanki dan diteruskan oleh anaknya Emir Nuruddin Zanki dengan dibantu oleh panglima Asasuddin Syirkuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah hampir empat puluh tahun kaum Salib menduduki Baitul Maqdis, Shalahuddin Al-Ayyubi baru lahir ke dunia. Keluarga Shalahuddin taat beragama dan berjiwa pahlawan. Ayahnya, Najmuddin Ayyub adalah seorang yang termasyhur dan beliau pulalah yang memberikan pendidikan awal kepada Shalahuddin. Sholahuddin Yusuf bin Najmuddin Ayyub dilahirkan di Takrit Irak pada tahun 532 Hijrah /1138 Masihi dan wafat pada tahun 589 H/1193 M di Damsyik. Sholahuddin terlahir dari keluarga Kurdish di kota Tikrit (140km barat laut kota Baghdad) dekat sungai Tigris pada tahun 1137M. Masa kecilnya selama sepuluh tahun dihabiskan belajar di Damaskus di lingkungan anggota dinasti Zangid yang memerintah Syria, yaitu Nuruddin Zangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain belajar Islam, Sholahuddin pun mendapat pelajaran kemiliteran dari pamannya Asaddin Shirkuh, seorang panglima perang Turki Seljuk. Kekhalifahan. Bersama dengan pamannya Sholahuddin menguasai Mesir, dan mendeposisikan sultan terakhir dari kekhalifahan Fatimiah (turunan dari Fatimah Az-Zahra, putri Nabi Muhammad SAW).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 549 H/1154 M, panglima Asasuddin Syirkuh memimpin tenteranya merebut dan menguasai Damsyik. Shalahuddin yang ketika itu baru berusia 16 tahun turut serta sebagai pejuang. Pada tahun 558 H/1163 Masihi, panglima Asasuddin membawa Shalahuddin Al-Ayyubi yang ketika itu berusia 25 tahun untuk menundukkan Daulat Fatimiyah di Mesir yang diperintah oleh Aliran Syiah Ismailiyah yang semakin lemah.Usahanya berhasil. Khalifah Daulat Fatimiyah terakhir Adhid Lidinillah dipaksa oleh Asasuddin Syirkuh untuk menandatangani perjanjian. Akan tetapi, Wazir besar Shawar merasa cemburu melihat Syirkuh semakin popular di kalangan istana dan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan senyap-senyap dia pergi ke Baitul Maqdis dan meminta bantuan dari pasukan Salib untuk menghalau Syirkuh daripada berkuasa di Mesir. Pasukan Salib yang dipimpin oleh King Almeric dari Jerussalem menerima baik jemputan itu. Maka terjadilah pertempuran antara pasukan Asasuddin dengan King Almeric yang berakhir dengan kekalahan Asasuddin. Setelah menerima syarat-syarat damai dari kaum Salib, panglima Asasuddin dan Shalahuddin dibenarkan balik ke Damsyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerjasama Wazir besar Shawar dengan orang kafir itu telah menimbulkan kemarahan Emir Nuruddin Zanki dan para pemimpin Islam lainnya termasuk Baghdad. Lalu dipersiapkannya tentera yang besar yang tetap&amp;nbsp; dipimpin oleh panglima Syirkuh dan Shalahuddin Al-Ayyubi untuk menghukum si pengkhianat Shawar. King Almeric terburu-buru menyiapkan pasukannya untuk melindungi Wazir Shawar setelah mendengar kemaraan pasukan Islam. Akan tetapi Panglima Syirkuh kali ini bertindak lebih pantas dan berhasil membinasakan pasukan King Almeric dan menghalaunya dari bumi Mesir dengan aib sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panglima Shirkuh dan Shalahuddin terus mara ke ibu kota Kaherah dan mendapat tentangan dari pasukan Wazir Shawar. Akan tetapi pasukan Shawar hanya dapat bertahan sebentar saja, dia sendiri melarikan diri dan bersembunyi. Khalifah Al-Adhid Lidinillah terpaksa menerima dan menyambut kedatangan panglima Syirkuh buat kali kedua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari panglima Shalahuddin Al-Ayyubi berziarah ke kuburan seorang wali Allah di Mesir, ternyata Wazir Besar Shawar dijumpai bersembunyi di situ. Shalahuddin segera menangkap Shawar, dibawa ke istana dan kemudian dihukum bunuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khalifah Al-Adhid melantik panglima Asasuddin Syirkuh menjadi Wazir Besar menggantikan Shawar. Wazir Baru itu segera melakukan perbaikan dan pembersihan pada setiap institusi kerajaan secara berperingkat. Sementara anak saudaranya, panglima Shalahuddin Al-Ayyubi diperintahkan membawa pasukannya mengadakan pembersihan di kota-kota sepanjang sungai Nil sehingga Assuan di sebelah utara dan bandar-bandar lain termasuk bandar perdagangan Iskandariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wazir Besar Syirkuh tidak lama memegang jawatannya, kerana beliau wafat pada tahun 565 H/1169 M. Khalifah Al-Adhid melantik panglima Shalahuddin Al-Ayyubi menjadi Wazir Besar menggantikan Syirkuh dengan mendapat persetujuan pembesar-pembesar Kurdi dan Turki. Walaupun berkhidmat di bawah Khalifah Daulat Fatimiah, Shalahuddin tetap&amp;nbsp; menganggap Emir Nuruddin Zanki sebagai ketuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nuruddin Zanki berulang kali mendesak Shahalahuddin agar menangkap Khalifah Al-Adhid dan mengakhiri kekuasaan Daulat Fatimiah untuk seterusnya diserahkan semula kepada Daulat Abbasiah di Baghdad. Akan tetapi Shalahuddin tidak mahu bertindak terburu-buru, beliau memperhatikan keadaan sekelilingnya sehingga musuh-musuh dalam selimut betul-betul lumpuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barulah pada tahun 567 H/1171 Masihi, Shalahuddin mengumumkan penutupan Daulat Fatimiah dan kekuasaan diserahkan semula kepada Daulat Abbasiah. Maka doa untuk Khalifah Al-Adhid pada khutbah Jumaat hari itu telah ditukar kepada doa untuk Khalifah Al-Mustadhi dari Daulat Abbasiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pengumuman peralihan kuasa itu dibuat, Khalifah Al-Adhid sedang sakit kuat, sehingga beliau tidak mengetahui perubahan besar yang berlaku di dalam negerinya dan tidak mendengar bahawa Khatib Jumaat sudah tidak mendoakan dirinya lagi. Sehari selepas pengumuman itu, Khalifah Al-Adhid wafat dan dikebumikan sebagaimana kedudukan sebelumnya, yakni sebagai Khalifah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian berakhirlah kekuasaan Daulat Fatimyah yang dikuasai oleh kaum Syiah selama 270 tahun. Keadaan ini sememangnya telah lama ditunggu-tunggu oleh golongan Ahlussunnah di seluruh negara Islam lebih-lebih lagi di Mesir sendiri. Apalagi setelah Wazir Besar Shawar berkomplot dengan kaum Salib musuh Islam. Pengembalian kekuasaan kepada golongan Sunni itu telah disambut meriah di seluruh wilayah-wilayah Islam, lebih-lebih di Baghdad dan Syiria atas restu Khalifah Al-Mustadhi dan Emir Nuruddin Zanki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka sangat berterima kasih kepada Panglima Shalahuddin Al-Ayyubi yang dengan kebijaksanaan dan kepintarannya telah menukar suasana itu secara aman dan damai. Serentak dengan itu pula, Wazir Besar Shalahuddin Al-Ayyubi telah merasmikan Universiti Al-Azhar yang selama ini dikenal sebagai pusat pengajian Syiah kepada pusat pengajian Ahlussunnah Wal Jamaah. Semoga Allah membalas jasa-jasa Shalahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun sangat pintar dan bijak mengatur strategi dan berani di medan tempur, Shalahuddin berhati lembut, tidak mahu menipu atasan demi&amp;nbsp; kekuasaan dunia. Beliau tetap&amp;nbsp; setia pada atasannya, tidak mahu merampas kuasa untuk kepentingan peribadi. Kerana apa yang dikerjakannya selama ini hanyalah mencari peluang untuk menghalau tentera Salib dari bumi Jerussalem. Untuk tujuan ini, beliau berusaha menyatu padukan wilayah-wilyah Islam terlebih dahulu, kemudian menghapuskan para pengkhianat agama dan negara agar peristiwa Wazir Besar Shawar tidak berulang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Mesir, beliau telah berkuasa penuh, tapi masih tetap&amp;nbsp; taat setia pada kepimpinan Nuruddin Zanki dan Khalifah di Baghdad. Tahun 1173 M, Emir Nuruddin Zanki wafat dan digantikan oleh puteranya Ismail yang ketika itu baru berusia 11 tahun dan bergelar Mulk al Shalih. Para ulama dan pembesar menginginkan agar Emir Salahudin mengambil alih kuasa kerana tidak suka kepada Mulk al-Shalih keran selalu cuai melaksanakan tanggungjawabnya dan suka bersenang-senang. Akan tetapi Shalahuddin tetap&amp;nbsp; taat setia dan mendoakan Mulk al Saleh dalam setiap khutbah Jumaat, bahkan mengabadikannya pada mata wang syiling.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Damsyik terdedah pada serangan kaum Salib, barulah Shalahudin menggerakkan pasukannya ke Syiria untuk mempertahankan kota itu daripada jatuh. Tidak lama kemudian Ismail wafat, maka Shalahuddin menyatukan Syria dengan Mesir dan menubuhkan Emirat Al-Ayyubiyah dengan beliau sendiri sebagai Emirnya yang pertama. Tiada berapa lama kemudian, Sultan Shalahuddin dapat menggabungkan negeri-negeri An-Nubah, Sudan, Yaman dan Hijaz ke dalam kekuasaannya yang besar. Negara di Afirka yang telah diduduki oleh askar Salib dari Normandy, juga telah dapat direbutnya dalam masa yang singkat. Dengan ini kekuasaan Shalahuddin telah cukup&amp;nbsp;&amp;nbsp; besar dan kekuatan tenteranya cukup&amp;nbsp;&amp;nbsp; ramai untuk mengusir tentera kafir Kristian yang menduduki Baitul Maqdis selama berpuluh tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sifatnya yang lemah lembut, zuhud, wara dan sederhana membuat kaum Muslimin di bawah kekuasaannya sangat mencintainya. Demikian juga para ulama sentiasa mendoakannya agar cita-cita sucinya untuk merampas semula Tanah Suci berhasil dengan segera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merasa kuat, Sultan Shalahuddin menumpukan perhatiannya untuk memusnahkan tentera Salib yang menduduki Baitul Maqdis dan merebut kota Suci itu semula. Banyak rintangan dan problem yang dialami oleh Sultan sebelum maksudnya tercapai. Siasah yang mula-mula dijalankannya adalah mengajak tentera Salib untuk berdamai. Pada lahirnya, kaum Salib memandang bahawa Shalahuddin telah menyerah kalah, lalu mereka menerima perdamaian ini dengan sombong. Sultan sudah menjangka bahawa orang-orang kafir Kristian itu akan mengkhianati perjanjian, maka ini akan menjadi alasan bagi beliau untuk melancarkan serangan. Untuk ini, beliau telah membuat persiapan secukupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata memang betul, baru sebentar perjanjian ditandatangani, kaum Salib telah mengadakan pelanggaran. Maka Sultan Shalahuddin, segera bergerak melancarkan serangan, tapi kali ini masih gagal dan beliau sendiri hampir kena tawan. Beliau kembali ke markasnya dan menyusun kekuatan yang lebih besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kejadian yang mengejutkan Sultan dalam suasana perdamaian adalah tindakan seorang panglima Salib Count Rainald de Chatillon yang bergerak dengan pasukannya untuk menyerang kota Suci Makkah dan Madinah. Akan tetapi pasukan ini hancur binasa digempur mujahid Islam di laut Merah dan Count Rainald dan sisa pasukannya balik ke Jerussalem. Dalam perjalanan, mereka telah berjumpa&amp;nbsp; dengan satu iring-iringan kafilah kaum Muslimin yang didalamnya terdapat seorang saudara perempuan Sultan Shalahuddin. Tanpa berfikir panjang, Count dan kuncu-kuncunya menyerang kafilah tersebut dan menawan mereka termasuk saudara perempuan kepada Shalahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan angkuh Count berkata: "Apakah Muhammad, Nabi mereka itu mampu datang untuk menyelamatkan mereka?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang anggota kafilah yang dapat meloloskan diri terus lari dan melapor kepada Sultan apa yang telah terjadi. Sultan sangat marah terhadap pencabulan gencatan senjata itu dan mengirim perutusan ke Jerussalem agar semua tawanan dibebaskan. Tapi mereka tidak memberikan jawapan. Ekoran kejadian ini, Sultan keluar membawa pasukannya untuk menghukum kaum Salib yang sering mengkhianati janji itu. Terjadilah pertempuran yang sangat besar di gunung Hittin sehingga dikenal dengan Perang Hittin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pertempuran ini, Shalahuddin menang besar. Pasukan musuh yang berjumlah 45,000 orang hancur binasa dan hanya tinggal beberapa ribu saja yang sebagian besarnya menjadi tawanan termasuk Count Rainald de Chatillon sendiri. Semuanya diangkut ke Damaskus. Count Rainald yang telah menawan saudara perempuan Sultan dan mempersendakan Nabi Muhammad itu digiring ke hadapan beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah, bagaimana jadinya yang telah nampak oleh engkau sekarang? Apakah saya tidak cukup&amp;nbsp;&amp;nbsp; menjadi pengganti Nabi Besar Muhammad untuk melakukan pembalasan terhadap berbagai penghinaan engkau itu?" tanya Sultan Shalahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shalahuddin mengajak&amp;nbsp; Count agar masuk Islam, tapi dia tidak mahu. Maka dia pun dihukum bunuh kerana telah menghina Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melalui berbagai peperangan dan menaklukkan berbagai benteng dan kota, sampailah Sultan Shalahuddin pada matlamat utamanya iaitu merebut Baitul Maqdis. Kini beliau mengepung Jerussalem selama empat puluh hari membuat penduduk di dalam kota itu tidak dapat berbuat apa-apa dan kekurangan keperluan asas. Waktu itu Jerussalem dipenuhi dengan kaum pelarian dan orang-orang yang selamat dalam perang Hittin. Tentera pertahanannya sendiri tidak kurang dari 60,000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada mulanya Sultan menyerukan seruan agar kota Suci itu diserahkan secara damai. Beliau tidak ingin bertindak seperti yang dilakukan oleh Godfrey dan orang-orangnya pada tahun 1099 untuk membalas dendam. Akan tetapi pihak Kristian telah menolak tawaran baik dari Sultan, bahkan mereka mengangkat Komandan Perang untuk mempertahankan kota itu. Kerana mereka menolak seruan, Sultan Shalahuddin pun bersumpah akan membunuh semua orang Kristian di dalam kota itu sebagai membalas dendam ke atas peristiwa 90 tahun yang lalu. Mulailah pasukan kaum Muslimin melancarkan serangan ke atas kota itu dengan anak panah dan manjanik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaum Salib membalas serangan itu dari dalam benteng. Setelah berlangsung serangan selama empat belas hari, kaum Salib melihat bahawa pintu benteng hampir musnah oleh serangan kaum Muslimin. Para pemimpin kaum Salib mulai merasa takut melihat kegigihan dan kekuatan pasukan Muslim yang hanya tinggal menunggu masa untuk melanggar masuk. Beberapa pemimpin Kristian telah keluar menemui Sultan Shalahuddin menyatakan hasratnya untuk menyerahkan kota Suci secara aman dan minta agar nyawa mereka diselamatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi Sultan menolak sambil berkata: "Aku tidak akan menaklukkan kota ini keculai dengan kekerasan sebagaimana kamu dahulu menaklukinya dengan kekerasan. Aku tidak akan membiarkan seorang Kristian pun melainkan akan kubunuh sebagaimana engkau membunuh semua kaum Muslimin di dalam kota ini dahulu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah usaha diplomatik mereka tidak berhasil, Datuk Bandar Jerussalem sendiri datang menghadap Sultan dengan merendah diri dan minta dikasihani, memujuk dan merayu dengan segala cara. Sultan Shalahuddin tidak menjawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya ketua Kristian itu berkata: "Jika tuan tidak mahu berdamai dengan kami, kami akan balik dan membunuh semua tahanan (terdiri dari kaum Muslimin seramai 4000 orang) yang ada pada kami. Kami juga akan membunuh anak cucu kami dan perempuan-perempuan kami. Setelah itu kami akan binasakan rumah-rumah dan bangunan-bangunan yang indah-indah, semua harta dan perhiasan yang ada pada kami akan dibakar. Kami juga akan memusnahkan Kubah Shahra, kami akan hancurkan semua yang ada sehingga tidak ada apa-apa yang boleh dimanfaatkan lagi. Selepas itu, kami akan keluar untuk berperang mati-matian, kerana sudah tidak ada apa-apa lagi yang kami harapkan selepas ini. Tidak seorang pun boleh membunuh kami sehingga sebilangan orang-orang tuan terbunuh terlebih dahulu. Nah, jika demikian keadaannya, kebaikan apalagi yang tuan boleh harapkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar kata-kata nekat dan ugutan itu, Sultan Shalahuddin menjadi lembut dan kasihan dan bersedia untuk memberikan keamanan. Beliau meminta nasihat para ulama yang mendampinginya mengenai sumpah berat yang telah diucapkannya. Para ulama mengatakan bahawa beliau mesti menebus sumpahnya dengan membayar Kifarat sebagaimana yang telah disyariatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka berlangsunglah penyerahan kota secara aman dengan syarat setiap penduduk mesti membayar wang tebusan. Bagi lelaki wajib membayar sepuluh dinar, perempuan lima dinar dan kanak-kanak dua dinar saja.Barangsiapa yang tidak mampu membayar tebusan, akan menjadi tawanan kaum Muslimin dan berkedudukan sebagai hamba. Semua rumah, senjata dan alat-alat peperangan lainnya mesti ditinggalkan untuk kaum Muslimin. Mereka boleh pergi ke mana-mana tempat yang aman untuk mereka. Mereka diberi tempo selama empat puluh hari untuk memenuhi syarat-syaratnya, dan Barangsiapa yang tidak sanggup&amp;nbsp; menunaikannya sehinnga lewat dari waktu itu, ia akan menjadi tawanan. Ternyata ada 16,000 orang Kristian yang tidak sanggup&amp;nbsp; membayar wang tebusan. Semua mereka ditahan sebagai hamba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka pada hari Jumaat 27 Rajab 583 Hijrah, Sultan Shalahuddin bersama kaum Muslimin memasuki Baitul Maqdis. Mereka melaungkan "Allahu Akbar" dan bersyukur kehadirat Allah s.w.t. Air mata kegembiraan menitis di setiap pipi kaum Muslimin sebaik saja memasuki kota itu. Para ulama dan solehin datang mengucapkan tahniah kepada Sultan Shalahuddin di atas perjuangannya yang telah berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi tarikh tersebut bersamaan dengan tarikh Isra Nabi S.A.W dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Pada&amp;nbsp; hari Jumaat tersebut, kaum Muslimin tidak sempat melaksankan solat Jumaat di Masjidil Aqsa kerana sempitnya waktu. Mereka terpaksa membersihkan Masjid Suci itu dari babi, kayu-kayu salib, gambar-gambar rahib dan patung-patung yang dipertuhan oleh kaum Kristian. Barulah pada Jumaat berikutnya mereka melaksanakan solat Jumaat di Masjidil Aqsa buat pertama kalinya dalam masa 92 tahun. Kadi Muhyiddin bin Muhammad bin Ali bin Zaki telah bertindak selaku khatib atas izin Sultan Shalahuddin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejatuhan Jerussalem ke tangan kaum Muslimin telah membuat Eropah marah. Mereka melancarkan kutipan yang disebut "Saladin tithe", yakni derma wajib untuk melawan Shalahuddin yang hasilnya digunakan untuk membiayai perang Salib. Dengan angkatan perang yang besar, beberapa orang raja Eropah berangkat untuk merebut kota Suci itu semula. Maka terjadilah perang Salib ketiga yang sangat sengit. Namun demikian, Shalahuddin masih dapat mempertahankan Jerussalem sehingga perang tamat. Setahun selepas perang Salib ke tiga itu, Sultan Shalahuddin pulang kerahmatullah. Semoga Allah mencucuri rahmat ke atasnya, amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pribadi Seorang Panglima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin Al-Ayyubi terbilang sebagai pahlawan dan Panglima Islam yang besar. Pada beliau terkumpul sifat-sifat berani, wara, zuhud, khusyu, pemurah, pemaaf, tegas dan lain-lain sifat terpuji. Para ulama dan penulis sejarah telah memberikan kepujian yang melangit. Sifat pemurah dan pemaafnya diakui oleh lawan mahupun kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penulis sejarah mengatakan: "Hari kematiannya merupakan kehilangan besar bagi agama Islam dan kaum Muslimin, kerana mereka tidak pernah menderita semenjak kehilangan keempat-empat Khalifah yang pertama (Khulafaurrasyidin). Istana, kerajaan dan dunia diliputi oleh wajah-wajah yang tertunduk, seluruh kota terbenam dalam dukacita, dan rakyat mengikuti keranda jenazahnya dengan tangisan dan ratapan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Shalahuddin adalah seorang pahlawan yang menghabiskan waktunya dengan bekerja keras siang dan malam untuk Islam. Hidup&amp;nbsp; nya sangat sederhana. Minumnya hanya air kosong, makanannya sederhana, pakaiannya dari jenis yang kasar. Beliau sentiasa menjaga waktu-waktu solat dan mengerjakannya secara berjamaah. Dikatakan bahawa beliau sepanjang hayatnya tidak pernah terlepas dari mengerjakan solat jamaah, bahkan ketika sakit yang membawa pada ajalnya, beliau masih tetap&amp;nbsp; mengerjakan solat berjamaah. Sebaik saja imam masuk berdiri di tempatnya, beliau sudah siap di dalam saf. Beliau suka mendengarkan bacaan Al-Quran, Hadis dan ilmu pengetahuan. Dalam bidang Hadis, beliau memang mendengarkannya secara teratur, sehingga beliau boleh mengenal jenis-jenis hadis. Hatinya sangat lembut dan pemurah, sering menangis apabila mendengarkan hadis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam buku The Historians History of the World disebutkan sifat-sifat Shalahuddin sebagai berikut: "Keberanian dan keberhasilan Sultan Shalahuddin itu terjelma seluruhnya pada perkembangan keperibadian yang luar biasa. Sama seperti halnya dengan Emir Imamuddin Zanki dan Emir Nuruddin Zanki, beliau juga merupakan seorang Muslim yang taat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kebiasaan bagi Sultan Shalahuddin membacakan Kitab Suci Al-Quran kepada pasukannya menjelang pertempuran berlangsung. Beliau juga sangat disiplin mengqada setiap puasanya yang tertinggal dan tidak pernah lalai mengerjakan solat lima waktu sampai pada akhir hayatnya. Minumannya tidak lain dari air kosong saja, memakai pakaian yang terbuat dari bulu yang kasar, dan mengizinkan dirinya untuk dipanggil ke depan pengadilan. Beliau mengajar sendiri anak-anaknya mengenai agama Islam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh kaum Muslimin yang menyaksikan kewafatannya menitiskan air mata apabila Sultan yang mengepalai negara yang terbentang luas dari Asia hingga ke Afrika itu hanya meninggalkan warisan 1 dinar dan 36 dirham. Tidak meninggalkan emas, tidak punya tanah atau kebun. Padahal berkhidmat pada kerajaan berpuluh tahun dan memegang jawatan sebagai panglima perang dan Menteri Besar sebelum menubuhkan Emirat Ayyubiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kain yang dibuat kafannya adalah betul-betul dari warisan beliau yang jelas-jelas halal dan sangat sederhana. Anak beliau yang bernama Fadhal telah masuk ke liang lahad meletakkan jenazah ayahnya. Dikatakan bahwa beliau dikebumikan bersama-sama pedangnya yang dipergunakan dalam setiap peperangan agar dapat menjadi saksi dan dijadikannya tongkat kelak pada hari kiamat. Rahimahullahu anh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salahudin Al-Ayubi, beliaulah yang meneladankan satu konsep dan budaya yaitu perayaan hari lahir Nabi Muhammad SAW yang kita kenal dengan sebutan maulud atau maulid, berasal dari kata milad yang artinya tahun, bermakna seperti pada istilah ulang tahun. Berbagai perayaan ulang tahun di kalangan/organisasi muslim sering disebut sebagai milad atau miladiyah, meskipun maksudnya adalah ulang tahun menurut penanggalan kalender Masehi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-9197851027776754318?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/9197851027776754318/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/11/sholahuddin-al-ayyubipanglima-besar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/9197851027776754318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/9197851027776754318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/11/sholahuddin-al-ayyubipanglima-besar.html' title='Sholahuddin Al Ayyubi,Panglima Besar Islam'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TNK1Ydwxp5I/AAAAAAAAAQg/cKoxBRkDpKM/s72-c/sultan-saladin1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1607986290194171270</id><published>2010-10-28T23:50:00.000+07:00</published><updated>2010-10-28T23:50:12.261+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Debat Abu Hanifah Dan Ilmuwan Atheis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TMmpjfziYcI/AAAAAAAAAQc/MgPUU_5lVWg/s1600/abu+hanifah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TMmpjfziYcI/AAAAAAAAAQc/MgPUU_5lVWg/s320/abu+hanifah.jpg" width="251" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Imam Abu Hanifah pernah bercerita : Ada seorang ilmuwan besar, Atheis  dari kalangan bangsa Romawi. Ulama-ulama Islam membiarkan saja, kecuali  seorang, yaitu Hammad guru Abu Hanifah, oleh karena itu dia segan bila  bertemu dengannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu hari, manusia berkumpul di masjid, orang atheis itu naik  mimbar dan mau mengadakan tukar fikiran dengan sesiapa saja, dia hendak  menyerang ulama-ulama Islam. Di antara shaf-shaf masjid ada seorang  laki-laki muda, bangkit. Dialah Abu Hanifah dan ketika sudah berada  dekat depan mimbar, dia berkata: "Inilah saya, hendak tukar fikiran  dengan tuan". Mata Abu Hanifah berusaha untuk menguasai suasana, namun  dia tetap merendahkan diri karena usia mudanya. Namun dia pun angkat  berkata: "Katakan pendapat tuan!".&lt;br /&gt;Ilmuwan atheis itu heran akan keberanian Abu Hanifah, lalu bertanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atheis : "Pada tahun berapakah Tuhanmu dilahirkan?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Allah berfirman: "Dia (Allah) tidak dilahirkan dan tidak  pula melahirkan"&lt;br /&gt;Atheis : "Masuk akalkah bila dikatakan bahwa Allah ada pertama yang  tiada apa-apa sebelum-Nya?, Pada tahun berapa Dia ada?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Dia berada sebelum adanya sesuatu."&lt;br /&gt;Atheis : "Kami mohon diberikan contoh yang lebih jelas dari kenyataan!"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Tahukah tuan tentang perhitungan?"&lt;br /&gt;Atheis : "Ya".&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Angka berapa sebelum angka satu?"&lt;br /&gt;Atheis : "Tidak ada angka (nol)."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Kalau sebelum angka satu tidak ada angka lain yang  mendahuluinya, kenapa tuan heran kalau sebelum Allah Yang Maha Esa yang  hakiki tidak ada yang mendahuluiNya?"&lt;br /&gt;Atheis : "Dimanakah Tuhanmu berada sekarang? Sesuatu yang ada pasti ada  tempatnya."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Tahukah tuan bagaimana bentuk susu? Apakah di dalam susu  itu keju?"&lt;br /&gt;Atheis : "Ya, sudah tentu."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Tolong perlihatkan kepadaku di mana, di bahagian mana  tempatnya keju itu sekarang?"&lt;br /&gt;Atheis : "Tak ada tempat yang khusus. Keju itu menyeluruh meliputi dan  bercampur dengan susu diseluruh bahagian."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Kalau keju makhluk itu tidak ada tempat khusus dalam susu  tersebut, apakah layak tuan meminta kepadaku untuk menetapkan tempat  Allah Ta'ala? Dia tidak bertempat dan tidak ditempatkan!"&lt;br /&gt;Atheis : "Tunjukkan kepada kami Dzat Tuhanmu, apakah ia benda padat  seperti besi, atau benda cair seperti air, atau menguap seperti gas?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Pernahkan tuan mendampingi orang sakit yang akan  meninggal?"&lt;br /&gt;Atheis : "Ya, pernah."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Sebelumnya ia berbicara dengan tuan dan menggerak-gerakan  anggota tubuhnya. Lalu tiba-tiba diam tak bergerak, apa yang  menimbulkan perubahan itu?"&lt;br /&gt;Atheis : "Karena rohnya telah meninggalkan tubuhnya."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Apakah waktu keluarnya roh itu tuan masih ada disana?"&lt;br /&gt;Atheis : "Ya, masih ada."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Ceritakanlah kepadaku, apakah rohnya itu benda padat  seperti besi, atau cair seperti air atau menguap seprti gas?"&lt;br /&gt;Atheis : "Entahlah, kami tidak tahu."&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Kalau tuan tidak mengetahui bagaimana zat maupun bentuk  roh yang hanya sebuah makhluk, bagaimana tuan boleh memaksaku untuk  mengutarakan Dzat Allah Ta'ala?"&lt;br /&gt;Atheis : "Ke arah manakah Allah sekarang menghadapkan wajahNYA? Sebab  segala sesuatu pasti mempunyai arah?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Jika tuan menyalakan lampu di dalam gelap malam, ke arah  manakah sinar lampu itu menghadap?"&lt;br /&gt;Atheis : "Sinarnya menghadap ke seluruh arah dan penjuru.&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Kalau demikian halnya dengan lampu yang cuma buatan itu,  bagaimana dengan Allah Ta'ala Pencipta langit dan bumi, sebab Dia nur  cahaya langit dan bumi."&lt;br /&gt;Atheis : "Kalau ada orang masuk ke syurga itu ada awalnya, kenapa tidak  ada akhirnya? Kenapa di syurga kekal selamanya?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Perhitungan angka pun ada awalnya tetapi tidak ada  akhirnya."&lt;br /&gt;Atheis : "Bagaimana kita boleh makan dan minum di syurga tanpa buang air  kecil dan besar?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Tuan sudah mempraktekkanya ketika tuan ada di perut ibu  tuan. Hidup dan makan minum selama sembilan bulan, akan tetapi tidak  pernah buang air kecil dan besar disana. Baru kita melakukan dua hajat  tersebut setelah keluar beberapa saat ke dunia."&lt;br /&gt;Atheis : "Bagaimana kebaikan syurga akan bertambah dan tidak akan  habis-habisnya jika dinafkahkan?"&lt;br /&gt;Abu Hanifah : "Allah juga menciptakan sesuatu di dunia, yang bila  dinafkahkan malah bertambah banyak, seperti ilmu. Semakin diberikan  (disebarkan) ilmu kita semakin berkembang (bertambah) dan tidak  berkurang."&lt;br /&gt;"Ya! kalau segala sesuatu sudah ditakdirkan sebelum diciptakan, apa yang  sedang Allah kerjakan sekarang?" tanya Atheis .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuan menjawab pertanyaan-pertanyaan saya dari atas mimbar, sedangkan  saya menjawabnya dari atas lantai. Maka untuk menjawab pertanyaan tuan,  saya mohon tuan turun dari atas mimbar dan saya akan menjawabnya di  tempat tuan", pinta Abu Hanifah. Ilmuwan atheis itu turun dari  mimbarnya, dan Abu Hanifah naik di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baiklah, sekarang saya akan menjawab pertanyaan tuan. Tuan bertanya apa  pekerjaan Allah sekarang?". Ilmuwan atheis mengangguk. "Ada  pekerjaan-Nya yang dijelaskan dan ada pula yang tidak dijelaskan.  Pekerjaan-Nya sekarang ialah bahwa apabila di atas mimbar sedang berdiri  seorang atheis yang tidak hak seperti tuan, Dia akan menurunkannya  seperti sekarang, sedangkan apabila ada seorang mukmin di lantai yang  berhak, dengan segera itu pula Dia akan mengangkatnya ke atas mimbar,  demikian pekerjaan Allah setiap waktu".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para hadirin puas dengan jawapan yang diberikan oleh Abu Hanifah dan  begitu pula dengan orang atheis itu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1607986290194171270?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1607986290194171270/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/debat-abu-hanifah-dan-ilmuwan-atheis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1607986290194171270'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1607986290194171270'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/debat-abu-hanifah-dan-ilmuwan-atheis.html' title='Debat Abu Hanifah Dan Ilmuwan Atheis'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TMmpjfziYcI/AAAAAAAAAQc/MgPUU_5lVWg/s72-c/abu+hanifah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8615597059961396860</id><published>2010-10-08T21:10:00.000+07:00</published><updated>2010-10-08T21:10:19.192+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Kiat Menjadi Pribadi Yang Menarik Dan Menyenangkan</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8mLw4VIRI/AAAAAAAAAQY/9bDiclj7xRQ/s1600/personality.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="188" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8mLw4VIRI/AAAAAAAAAQY/9bDiclj7xRQ/s320/personality.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Semua orang ingin disebut menarik, menjadi pusat perhatian, terkenal dan dikagumi banyak orang. Menjadi menarik dan menyenangkan merupakan obsesi kebanyakan orang. Menarik dan menyenangkan mencakup aspek fisik (lahiriah) dan non-fisik (meliputi: emosional, personalitas dan integritas pribadi). Banyak orang yang cantik, tampan, pandai dan kaya namun belum dapat dikategorikan sebagai orang-orang yang menarik dan menyenangkan dikarenakan adanya sesuatu yang kurang dalam diri mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang menarik dan menyenangkan membuat orang suka padanya dan selalu ingin dekat dan ingin melihatnya serta ingin berinteraksi dengannya. Orang yang memiliki daya tarik dan menyenangkan ibarat memiliki kekayaan yang tak ternilai harganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan kecantikan dan kepintaran yang pada hakekatnya merupakan sesuatu yang diberikan oleh Tuhan (given), menarik dan menyenangkan merupakan sesuatu yang dapat dipelajari dan distimulasikan dalam setiap aktifitas kehidupan kita sehari-hari (Daily activity).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu ada beberapa kiat yang perlu diikuti dan dilakukan bila kita ingin memiliki kepribadian yang menarik dan menyenangkan.Adapun kiat-kiatnya adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. POLITENESS (SOPAN SANTUN)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu sopan dan baik terhadap orang lain menyebabkan kita menjadi menarik dan menyenangkan bagi orang lain tersebut. Bila bertemu dengan siapapun kita hendaknya "hangat" dan ramah kepadanya. Tegur sapa yang manis dan hangat, seperti : Halo...apa khabar, Selamat Pagi..., Selamat Siang..., dsb harus selalu kita ucapkan lengkap dengan ekspresi wajah dan bahasa tubuh yang tulus yang mencerminkan dan mewakili itu semua. Pada orang yang baru pertama kali kita kenal sebaiknya kita ucapkan : "Saya senang sekali bertemu dengan Anda..., Kapan-kapan kita bincang-bincang lagi..., dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang ingin tampil menarik, menyenangkan dan diperhatikan orang adalah orang-orang tidak akan pernah menyakitkan dan melukai hati dan perasaan orang lain. Bila hati orang sudah terluka maka akan sulit sekali untuk dapat sembuh dalam waktu yang singkat malah mungkin sekali sakit hatinya berubah menjadi api dendam yang membara yang sewaktu-waktu dapat meledak bagaikan bom neutron yang dahsyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. HOSPITALITY (KERAMAH-TAMAHAN)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip "Sentuhlah Hatinya", haruslah dipegang dan dipahami betul guna menimbulkan kesan menarik dan menyenangkan pada diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa yang perlu dipraktekkan sehubungan dengan sopan santun dan keramah-tamahan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambutlah Tegur Sapa Orang-orang : "Tiada hal yang senyaman kata-kata sambutan yang diberikan oleh orang lain dengan nada yang tulus dan riang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senyumlah Kepada Orang-orang : "Ada 72 otot yang diperlukan untuk mengerutkan dahi, namun hanya dibutuhkan 14 buah otot untuk tersenyum".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panggillah Orang dengan Menyebut Namanya : "Musik yang paling merdu dan syahdu di telinga siapapun adalah bunyi namanya sendiri...".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikaplah Bersahabat : "Bila anda ingin bersahabat, bersikaplah bersahabat..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;THE VALUES OF SMILE :&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;It costs nothing but create much.&amp;nbsp;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;It enriches those who receive without impoverishing those who give.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;It happens in a flash but the memory of it sometimes lasts forever.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;None are so rich that they can along without it, and none are so poor but are richer for smile.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;It create happiness at home, foster goodwill in a business and is the countersign of friends.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Yet it can not be bought, begged, borrowed or stolen, for it is something that is no earthly good to anybody till it is given away !&lt;/li&gt;&lt;li&gt;And if it ever happens that some people should be too tired to give you a smile, why not leave one of yours ?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;For nobody needs a smile so much as those who have none left to give.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;3. RESPECTFULL (RASA HORMAT)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita memperlakukan orang lain sebagaimana kita ingin diperlakuakn mungkin akan menimbulkan Ketegangan, sebab orang lain mungkin tidak menyukai cara-cara kita tersebut. Sebaliknya, kalau kita memperlakukan orang lain dengan cara sebagaimana mereka ingin diperlakukan maka hakekatnya kita telah menangkap inti dari fleksibiltas diri kita yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menghormati orang lain, berarti belajar memperlakukan orang lain secara berbeda menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan mereka bukannya menurut kadar kebutuhan dan kepercayaan diri kita sendiri. Hal ini bisa mengarah kepada pengertian Moral dan penerimaan diantara individu-individu dan kelompok-kelompok. Hal ini juga menunjukkan &lt;b&gt;Integritas Pribadi&lt;/b&gt; seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa hormat kepada orang lain, mungkin lebih mudah dipahami sebagai: "usaha mencari kepentingan umum yang dibagi bersama dan kemudian dikerjakan bersama-sama untuk mencapai hasil yang menang-menang (win-win)".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. ATTENTIVE (PENUH PERHATIAN)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sikap penuh perhatian berarti menyadari "apa saja yang sedang berlangsung di lingkungan kita". Sikap penuh perhatian berhubungan dengan kemampuan membaca situasi yang tersirat (implicit). Ini bisa dimulai dari sesederhana memperhatikan ketika seseorang merasa bosan dan merasakan bahwa sekarang bukan saatnya untuk menyampaikan gagasan-gagasan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersikap penuh perhatian berarti mengosongkan diri dari pemikiran-pemikiran diri kita sendiri secara subyektif (mampu melihat dari kaca mata orang lain) dan membuka wawasan dan pikiran untuk mau melihat segala hal di luar diri kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang penuh perhatian juga tahu kapan ia harus bertindak dan kapan ia tidak boleh bertindak. Orang yang tergolong penuh perhatian akan bermain dalam hal : kecenderungan, pola-pola, variasi dan kesempatan. Orang yang penuh perhatian akan memiliki sikap terbuka baik terhadap informasi yang masuk, gagasan ataupun saran-saran dari orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8615597059961396860?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8615597059961396860/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/kiat-menjadi-pribadi-yang-menarik-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8615597059961396860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8615597059961396860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/kiat-menjadi-pribadi-yang-menarik-dan.html' title='Kiat Menjadi Pribadi Yang Menarik Dan Menyenangkan'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8mLw4VIRI/AAAAAAAAAQY/9bDiclj7xRQ/s72-c/personality.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2624741518039251069</id><published>2010-10-08T20:44:00.000+07:00</published><updated>2010-10-08T20:44:18.195+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Apakah Tuhan Itu Ada?</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8gFT_98oI/AAAAAAAAAQQ/cEfl93yxLdU/s1600/Allah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="316" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8gFT_98oI/AAAAAAAAAQQ/cEfl93yxLdU/s320/Allah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ada seorang pemuda yang lama sekolah di negeri Paman Sam kembali ke tanah air. Sesampainya dirumah ia meminta kepada orang tuanya untuk mencari seorang Guru agama, Kyai atau siapapun yang bisa menjawab 3 pertanyaannya. Akhirnya Orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Anda siapa? Dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Anda yakin? sedang Profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Saya punya 3 buah pertanyaan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukan wujud Tuhan kepada saya&lt;br /&gt;2. Apakah yang dinamakan takdir&lt;br /&gt;3. Kalau syetan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api,tentu tidak menyakitkan buat syetan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba Kyai tersebut menampar pipi si Pemuda dengan keras.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; (sambil menahan sakit) : Kenapa anda marah kepada saya?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Saya tidak marah...Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 buah pertanyaan yang anda ajukan kepada saya&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Saya sungguh-sungguh tidak mengerti&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Tentu saja saya merasakan sakit&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Ya&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Tunjukan pada saya wujud sakit itu !&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Saya tidak bisa&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Itulah jawaban pertanyaan pertama, kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?&lt;br /&gt;Pemuda : Tidak&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai &lt;/b&gt;: Apakah pernah terpikir oleh anda akan menerima sebuah tamparan dari saya hari ini?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Tidak&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Itulah yang dinamakan Takdir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Kulit&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Terbuat dari apa pipi anda?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Kulit&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Bagaimana rasanya tamparan saya?&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemuda&lt;/b&gt; : Sakit&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kyai&lt;/b&gt; : Walaupun Syeitan terbuat dari api dan Neraka terbuat dari api, jika Tuhan berkehendak maka Neraka akan Menjadi tempat menyakitkan untuk syeitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga cerita diatas dapat menjadi pencerahan bagi kita yang selama ini meragukan keberadaan Tuhan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2624741518039251069?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2624741518039251069/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/apakah-tuhan-itu-ada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2624741518039251069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2624741518039251069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/apakah-tuhan-itu-ada.html' title='Apakah Tuhan Itu Ada?'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8gFT_98oI/AAAAAAAAAQQ/cEfl93yxLdU/s72-c/Allah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1523513761531607348</id><published>2010-10-08T20:14:00.002+07:00</published><updated>2010-10-08T21:28:59.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Pentingnya Membaca Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8bDeEACYI/AAAAAAAAAQM/CHZYvy3GYwU/s1600/al-quran.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="276" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8bDeEACYI/AAAAAAAAAQM/CHZYvy3GYwU/s320/al-quran.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Seorang muslim tua Amerika tinggal di sebuah perkebunan / area di sebelah timur Pegunungan Kentucky bersama cucu laki-lakinya. Setiap pagi Sang kakek bangun pagi dan duduk dekat perapian membaca Al-qur’an. Sang cucu ingin menjadi seperti kakeknya dan memcoba menirunya seperti yang disaksikannya setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari ia bertanya pada kakeknya : “ Kakek, aku coba membaca Al-Qur’an sepertimu tapi aku tak bisa memahaminya, dan walaupun ada sedikit yang aku pahami segera aku lupa begitu aku selesai membaca dan menutupnya. Jadi apa gunanya membaca Al-quran jika tak memahami artinya ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kakek dengan tenang sambil meletakkan batu-batu di perapian, memjawab pertanyaan sang cucu : “Cobalah ambil sebuah keranjang batu ini dan bawa ke sungai, dan bawakan aku kembali dengan sekeranjang air.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu mengerjakan seperti yang diperintahkan kakeknya, tetapi semua air yang dibawa habis sebelum dia sampai di rumah. Kakeknya tertawa dan berkata, “Kamu harus berusaha lebih cepat lain kali “.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakek itu meminta cucunya untuk kembali ke sungai bersama keranjangnya untuk mencoba lagi. Kali ini anak itu berlari lebih cepat, tapi lagi-lagi keranjangnya kosong sebelum sampai di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan terengah-engah dia mengatakan kepada kakeknya, tidak mungkin membawa sekeranjang air dan dia pergi untuk mencari sebuah ember untuk mengganti keranjangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakeknya mengatakan : ”Aku tidak ingin seember air, aku ingin sekeranjang air. Kamu harus mencoba lagi lebih keras. ” dan dia pergi ke luar untuk menyaksikan cucunya mencoba lagi. Pada saat itu, anak itu tahu bahwa hal ini tidak mungkin, tapi dia ingin menunjukkan kepada kakeknya bahwa meskipun dia berlari secepat mungkin, air tetap akan habis sebelum sampai di rumah. Anak itu kembali mengambil / mencelupkan keranjangnya ke sungai dan kemudian berusaha berlari secepat mungkin, tapi ketika sampai di depan kakeknya, keranjang itu kosong lagi. Dengan terengah-engah, ia berkata : ”Kakek, ini tidak ada gunanya. Sia-sia saja”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang kakek menjawab : ”Nak, mengapa kamu berpikir ini tak ada gunanya?. Coba lihat dan perhatikan baik-baik keranjang itu .”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak itu memperhatikan keranjangnya dan baru ia menyadari bahwa keranjangnya nampak sangat berbeda. Keranjang itu telah berubah dari sebuah keranjang batu yang kotor, dan sekarang menjadi sebuah keranjang yang bersih, luar dan dalam. ” Cucuku, apa yang terjadi ketika kamu membaca Qur’an ? Boleh jadi kamu tidak mengerti ataupun tak memahami sama sekali, tapi ketika kamu membacanya, tanpa kamu menyadari kamu akan berubah, luar dan dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Courtesy : &lt;a href="http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5471573"&gt;kaskus&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1523513761531607348?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1523513761531607348/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/pentingnya-membaca-al-quran-meski-tidak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1523513761531607348'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1523513761531607348'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/pentingnya-membaca-al-quran-meski-tidak.html' title='Pentingnya Membaca Al-Qur&apos;an'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8bDeEACYI/AAAAAAAAAQM/CHZYvy3GYwU/s72-c/al-quran.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2564923567324201792</id><published>2010-10-08T19:21:00.001+07:00</published><updated>2010-10-08T19:37:20.975+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Apa Kata Non Muslim Tentang Nabi Muhammad SAW</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8QYVL58MI/AAAAAAAAAQI/z0uz7fujFoo/s1600/kaligrafi-muhammad-saw.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8QYVL58MI/AAAAAAAAAQI/z0uz7fujFoo/s1600/kaligrafi-muhammad-saw.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kalian, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup para nabi….(QS 33 al-Ahzab:40)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya Allah, curahkan shalawat atas junjungan kami Muhammad dan keluarganya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini adalah kumpulan cuplikan pendek dari berbagai tokoh terkemuka non-Muslim dari kalangan sarjana, penulis, filosof, penyair, politisi, dan aktifis di dunia Timur dan Barat. Perlu diketahui bahwa, tak seorang pun di antara mereka yang kemudian menjadi Muslim. Karena itu, kalimat-kalimat yang dicuplik di bawah ini merefleksikan pandangan pribadi mereka atas berbagai aspek kehidupan Nabi Muhammad S.A.W.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Michael H. Hart&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Profesor astronomi, fisika dan sejarah sains&lt;br /&gt;“Pilihan saya menempatkan Muhammad di urutan teratas dalam daftar orang-orang yang paling berpengaruh di dunia boleh jadi mengejutkan para pembaca dan dipertanyakan oleh banyak orang, tetapi dia (Muhammad) adalah satu-satunya manusia dalam sejarah yang sangat berhasil dalam dua tataran sekaligus, agama (ukhrawi) dan sekular (duniawi).”&lt;br /&gt;[The 100: A Ranking Of The Most Influential Persons In History, New York, 1978, h. 33]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;William Montgomery Watt&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Profesor (Emeritus) Studi Bahasa Arab dan Islam di University of Edinburgh&lt;br /&gt;“Kerelaannya dalam mengalami penganiayaan demi keyakinannya, ketinggian akhlak orang-orang yang mempercayainya dan menghormatinya sebagai pemimpin, dan kegemilangan prestasi puncaknya —semua itu membuktikan ketulusan hatinya yang sempurna. Tetapi kenyataannya, tak seorang tokoh besar pun dalam sejarah yang sangat kurang dihargai di dunia Barat seperti Muhammad. Menganggap Muhammad sebagai seorang penipu akan menimbulkan lebih banyak masalah ketimbang memecahkannya.”&lt;br /&gt;[Mohammad At Mecca, Oxford, 1953, h. 52]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Alphonse de Lamartine (1790-1869)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Penyair dan negarawan Prancis&lt;br /&gt;“Filosof, orator, utusan Tuhan, pembuat undang-undang, pejuang, penakluk pikiran, pembaru dogma-dogma rasional dan penyembahan kepada Tuhan yang tak terperikan; pendiri dua puluh kerajaan bumi dan satu kerajaan langit, dialah Muhammad. Berkaitan dengan semua norma yang menjadi tolak ukur kemuliaan manusia, kita boleh bertanya, adakah manusia yang lebih besar daripada dia?”&lt;br /&gt;[Histoire De La Turquie, Paris, 1854, vol. II, h. 276-277]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Reverend Bosworth Smith (1794-1884)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Mantan pengawas Trinity College, Oxford&lt;br /&gt;“… Dia Caesar sekaligus Paus; tetapi dia adalah Paus tanpa pangkat Paus dan Caesar tanpa pasukan Caesar. Tanpa tentara tetap, tanpa pengawal, tanpa istana, tanpa pendapatan tetap, jika pernah ada manusia yang memiliki hak untuk mengatakan bahwa dia diperintah oleh Tuhan Yang Maha Benar, dialah Muhammad; karena dia memiliki semua kekuasaan tanpa peralatan dan pendukung untuk itu.”&lt;br /&gt;[Mohammed and Mohammedanism, London, 1874, p. 235]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mohandas Karamchand Gandhi (1869-1948)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pemikir, negarawan, dan pemimpin nasionalis India&lt;br /&gt;“…. Saya semakin yakin bahwa bukanlah pedang yang menaklukkan sebuah daerah bagi Islam untuk hidup pada zaman itu. Kesederhanaan yang teguh, nabi yang sama sekali tidak menonjolkan-diri, kesetiaannya yang luar biasa kepada janjinya, kasih sayangnya yang amat besar kepada para sahabat dan pengikutnya, keberaniannya, kepercayaannya yang mutlak kepada Tuhan dan kepada misinya; inilah, dan bukan pedang, yang mengantarkan segala sesuatu di hadapan mereka dan mengatasi setiap masalah.”&lt;br /&gt;[Young India (majalah), 1928, Volume X]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Edward Gibbon (1737-1794)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dianggap sejarawan Inggris terbesar di zamannya&lt;br /&gt;“Kesuksesan kehidupan Muhammad yang luar biasa disebabkan semata-mata oleh kekuatan akhlak tanpa pukulan pedang.”&lt;br /&gt;[History Of The Saracen Empire, London, 1870]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;John William Draper (1811-1882)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ilmuwan, filosof, dan sejarawan Amerika&lt;br /&gt;“Empat tahun setelah runtuhnya kekaisaran Roma Timur (Kaisar Justin), pada 569 Masehi, di kota Makkah, di jazirah Arab, lahirlah manusia yang di antara seluruh manusia telah memberikan pengaruh amat besar bagi umat manusia… Muhammad.”&lt;br /&gt;[A History of the Intellectual Development of Europe, London, 1875, vol.1, h. 329-330]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;David George Hogarth (1862-1927)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ahli arkeologi Inggris, penulis, dan pengurus Museum Ashmolean, Oxford&lt;br /&gt;“Tindak-tanduk kesehariannya, yang serius ataupun yang sepele, menjadi hukum yang ditaati dan ditiru secara sadar oleh jutaan orang masa kini. Tak seorang pun diperhatikan oleh golongan umat manusia mana pun seperti Manusia Sempurna ini yang diteladani secara saksama. Tingkah laku pendiri agama Kristen tidak begitu mempengaruhi kehidupan para pengikut-Nya. Selain itu, tak ada Pendiri suatu agama yang dikucilkan tetapi memperoleh kedudukan mulia seperti Rasul Islam.&lt;br /&gt;[Arabia, Oxford, 1922, h. 52]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Washington Irving (1783-1859)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Terkenal sebagai “sastrawan Amerika pertama”&lt;br /&gt;“Dia makan secara sederhana dan bebas dari minuman keras, serta sangat gemar berpuasa. Dia tidak menuruti nafsu bermewah-mewah dalam berpakaian, tidak pula ia menuruti pikiran yang sempit; kesederhaannya dalam berpakaian dilatarbelakangi oleh sikapnya yang tidak mempedulikan perbedaan dalam hal-hal yang sepele…. Dalam urusan pribadinya dia bersikap adil. Dia memperlakukan kawan dan orang asing, orang kaya dan orang miskin, orang kuat dan orang lemah, dengan cara yang adil. Dia dicintai oleh rakyat jelata karena dia menerima mereka dengan kebaikan hati dan mendengarkan keluhan-keluhan mereka…. Keberhasilan militernya bukanlah kemenangan yang sia-sia dan sekali-kali tidak membuatnya merasa bangga, karena tujuan semuanya itu bukan untuk kepentingan pribadinya. Ketika dia memiliki kekuasaan yang amat besar, ia tetap sederhana dalam sikap dan penampilannya, sama seperti ketika dia dalam keadaan sengsara. Sangat berbeda dengan seorang raja, dia tidak suka jika, ketika memasuki ruangan, orang menunjukkan penghormatan yang berlebihan kepadanya.”&lt;br /&gt;[Life of Mahomet, London, 1889, h. 192-3, 199]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Annie Besant (1847-1933)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Teosof Inggris dan pemimpin nasionalis India, Presiden Kongres Nasional India pada 1917&lt;br /&gt;“Siapa pun yang mempelajari kehidupan dan sifat Nabi besar dari jazirah Arabia ini, siapa pun yang mengetahui bagaimana ia mengajar dan bagaimana ia hidup, pasti memberikan rasa hormat kepada Nabi agung itu, salah seorang utusan Tuhan yang luar biasa. Dan meskipun dalam uraian saya kepada Anda akan tersebut banyak hal yang barangkali sudah biasa bagi kebanyakan orang, akan tetapi setiap kali saya membaca-ulang tentang dia, saya sendiri merasakan lagi kekaguman yang baru, menimbulkan lagi rasa hormat yang baru kepada guru bangsa Arab yang agung itu.”&lt;br /&gt;[The Life and Teachings of Muhammad, Madras, 1932, h. 4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Edward Gibbon (1737-1794)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dianggap sejarawan besar Inggris di zamannya&lt;br /&gt;“Memorinya (yakni, Muhammad) sangat besar dan kuat, sikapnya sederhana dan ramah, imajinasinya agung, keputusannya jelas, cepat, dan tegas. Dia memiliki keberanian berpikir maupun bertindak.”&lt;br /&gt;[History of the Decline and Fall of the Roman Empire, London, 1838, vol.5, h.335]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2564923567324201792?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2564923567324201792/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/apa-kata-non-muslim-tentang-nabi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2564923567324201792'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2564923567324201792'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/10/apa-kata-non-muslim-tentang-nabi.html' title='Apa Kata Non Muslim Tentang Nabi Muhammad SAW'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TK8QYVL58MI/AAAAAAAAAQI/z0uz7fujFoo/s72-c/kaligrafi-muhammad-saw.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6593897227557712241</id><published>2010-08-08T06:00:00.002+07:00</published><updated>2010-08-09T07:27:34.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Perang Istana Besar dan Runtuhnya Imperium Portugis</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFwP6m_ySrI/AAAAAAAAAPA/yeClIC2sppM/s1600/ilustrasi-perang+tiga+raja.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFwP6m_ySrI/AAAAAAAAAPA/yeClIC2sppM/s320/ilustrasi-perang+tiga+raja.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Portugis merupakan imperium yang diperhitungkan dalam kancah internasional pada awal abad ke-16. Penjelajahnya menjadi pioner, bahkan telah mendarat di dunia baru Amerika dan berbagai belahan dunia lain di timur, Hindia. Kejayaannya berkibar dan bersaing dengan negara-negara Eropa Barat lainnya yang sedang berjuang mencari dunia baru paska takluknya Konstantinopel yang membuat Eropa mengalami isolasi ekonomi dari dunia timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya separuh abad Portugis menikmati kejayaannya, sampai nasib tragis di Afrika Utara pada tahun 1578 M yang merontokkan kedigdayaannya tanpa pernah bisa berdiri lagi hingga detik ini. Peristiwa Perang Wadil Makhazin atau Perang Istana Besar atau dikenal pula sebagai Perang Tiga Raja (Battle of Three Kings), menjadi kenangan terpahit dalam sejarah Portugis yang mencoba menjajah Maroko, Afrika Utara pada saat itu. Bahkan dalam ensiklopedia Wikipedia tentang sejarah Imperium Portugis (Portuguese Empire), peristiwa besar ini tidak disinggung sedikit pun karena menjadi aib besar takluk di tangan mujahidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Geopolitik Laut Tengah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1578, Kekhalifahan Turki Utsmaniyah berada pada masa puncak kejayaannya di bawah pimpinan Sultan Sulaiman Qonuni. Wilayah kekuasaannya meliputi wilayah Turki saat ini hingga di perbatasan Hungaria di sebelah barat, Timur Tengah (Syiria hingga Hijazz), Mesir dan seluruh wilayah Afrika Utara minus Maghrib (Maroko). Laut Timur Tengah berada dalam hegemoni Utsmaniyah. Terjalin persekutuan erat dengan Perancis sehingga Eropa dalam keadaan terpecah belah, namun memiliki semangat yang sama, penjelajahan dan penaklukkan dunia baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kompetisi dalam mencari dunia baru berlangsung begitu cepat dan dipenuhi pertumpahan darah. Kapal-kapal Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis, Italia telah melanglang buana sejak tersebarnya penemuan Amerika oleh Colombus pada tahun 1492 M serta penemuan ladang emas Inca-Maya oleh Cortez plus pembantaian bangsa Inca-Maya. Sehingga semakin menambah ambisi Portugis dan negara Eropa lainnya melakukan penjajahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 1578, di Maroko, Afrika Utara, terjadi konflik penguasa antara Abu Abdullah Muhammad Mutawakkil as-Sa’di dengan pamannya, Abdul Malik. Setelah kalah oleh sang paman, as-Sa’di lantas meminta bantuan kepada raja Portugis, Sebastian, untuk mengalahkan Abdul Malik yang beraliansi dengan Turki Utsmani yang saat itu dipimpin Sultan Sulaiman al-Qonuni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Permintaan as-Sa’di dengan senang hati diterima oleh Sebastian yang juga memiliki misi untuk menaklukkan negeri muslim di Afrika Utara. Didorong oleh fanatik Katolik, perluasan imperium dan misi perang salib untuk menggulung Utsmaniyah, datanglah Sebastian bersama sukarelawan dari Spanyol, tentara bayaran dari Jerman, Italia serta tokoh Inggris berpengaruh, Thomas Stukley. Sejumlah 500 kapal dipergunakan untuk menyeberangkan pasukan Portugis ke Maroko dengan jumlah pasukan 23.000 (sumber Barat), sementara sejarawan muslimin menyebutkan pasukan musuh sejumlah 125.000 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengkerucutan jumlah pasukan biasa dilakukan sejarawan Barat untuk membuat pemakluman atas kekalahannya. Untuk besar jumlah pasukan muslimin, baik sumber Barat maupun muslimin menyebutkan jumlah yang sama, yakni 40.000 orang, yang terdiri dari 35.000 pasukan Abdul Malik dan 15.000 pasukan bantuan Utsmaniyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Portugis mendarat tanggal 24 Juni 1578 di Arzila, Maroko. Seruan jihad segera berkumandang di seluruh penjuru Maroko,&amp;nbsp; “Pergilah kalian ke Wadil Makhazin untuk berjihad di jalan Allah!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdatanganlah dari berbagai pelosok Maroko para mujahidin di bawah pimpinan Abdul Malik al-Mu’tashim Billah. Sementara itu, as-Sa’di melancarkan perang opini dan fatwa dengan berupaya memecah belah muslimin melalui pengiriman surat kepada penduduk Maroko yang berbunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Saya tidak pernah meminta bantuan pada orang-orang Kristen, kecuali saat tidak dapat bantuan lagi dari muslimin. Bukankah para ulama mengatakan, ‘Boleh saja bagi manusia meminta bantuan pada siapa saja atas orang yang merampas haknya dengan semua cara yang bisa dia lakukan.’ Dengarkanlah ancaman Allah, “Jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu.” (al-Baqarah : 279).”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opini yang dilancarkan as-Sa’di segera mendapatkan jawaban keras dari ulama-ulama Maroko, setelah pembukaan surat tahmid dan sholawat,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“… Adapun perkataanmu bahwa kau kembali kepada mereka tatkala tidak ada lagi pertolongan dari muslimin, maka di dalamnya ada larangan yang akan mendatangkan kemurkaan Rabb-Mu. Salah satunya adalah karena engkau meyakini bahwa sesungguhnya semua kaum muslimin berada dalam kesesatan, dan sesungguhnya kebenaran tidak bisa ditegakkan kecuali dengan bantuan orang-orang Kristen. Kita berlindung kepada Allah. Kedua, sesungguhnya kamu meminta pertolongan kepada orang-orang kafir untuk memerangi muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal Rasululllah bersabda, “Sesungguhnya saya tidak pernah meminta pertolongan pada orang-orang yang menyekutukan Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau sendiri telah membanggakan diri dalam suratmu bersama gerombolan orang-orang Romawi yang kini berada bersamamu. Dan kau merasa terangkat dengan datangnya raja itu dengan tentaranya. Lalu bagaimana posisimu dengan firman Allah berikut,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Dan Allah tidak menghendaki selain menyempurnakan cahaya-Nya walaupun orang-orang kafir tidak menyukai.” (At-Taubah : 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amir Abdul Malik juga mengirimkan surat kepada Sebastian, “Sesungguhnya pengaruhmu telah nampak sejak engkau pertama kali keluar dari negerimu, sedangkan engkau membawa permusuhan. Maka janganlah engkau bergerak dulu sebelum kami datang kepadamu. Jika itu yang engkau lakukan, maka engkau benar-benar seorang Kristen yang pemberani. Dan jika tidak, maka engkau tak lebih dari anak anjing. Bukanlah sikap pemberani dan bukan pula ksatria jika seseorang datang pada penduduk yang tidak terlindungi dan dia tidak menanti orang-orang yang siap perang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat ini membuat marah Sebastian namun berhasil membuatnya memutuskan untuk menunggu meskipun penasihat dan komandan perangnya meminta untuk tetap segera melakukan pendudukan. Strategi Abdul Malik berhasil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bertemulah 125.000 pasukan Portugis dan 40.000 pasukan muslimin di sebuah daerah yang bernama Istana Besar (Ksar al-Kabir), lebih 100 km di sebelah selatan Tangier dan 20 km jauhnya dari pantai. Kecerdasan taktik Abdul Malik berhasil memancing dan mengisolasi pasukan Sebastian dari pasukan artileri armada kapalnya di pantai. Pasukan kavaleri juga dikirimkan untuk menghancurkan jembatan di belakang Sebastian sehingga memutus jalur bantuan dan pelarian musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdul Malik mengatur meriam artileri di bagian depan kemudian pasukan infantri dan pemanah di tengah memanjang serta kavaleri kudanya di sayap kanan dan kiri. Sebenarnya Abdul Malik dalam kondisi menderita sakit, namun semangat jihadnya yang menggelora membuatnya tegar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Sejak kapan seseorang yang sakit mendapat pengecualian dalam jihad di jalan Allah?” Jawabnya ketika diminta untuk tidak terjun di medan perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hari Bersejarah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin tanggal 30 Jumadil Akhir 986 H atau 4 Agustus 1578 M menjadi hari bersejarah, baik bagi Portugis maupun Maroko dan khususnya dunia Islam. Pagi itu Sultan Abdul Malik berdiri di depan pasukannya menyampaikan khutbah jihad menjelang perang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia membacakan ayat-ayat Allah yang menggelorakan jihad,&amp;nbsp; “Sesungguhnya Allah pasti menolong orang yang menolong (agama) Nya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kuat lagi Maha Perkasa.” (al-Hajj : 40).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Dan kemenangan itu hanyalah dari sisi Allah. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” (al-Anfal : 10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;“Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir yang sedang menyerangmu, maka janganlah kamu membelakangi mereka (mundur).” (al-Anfal : 15).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sultan Abdul Malik terus membakar semangat muslimin untuk mati syahid. Di seberang mereka, para kardinal Portugis pun melakukan hal yang sama, membakar semangat pasukannya yang dipimpin Sebastian. Pasukan Portugis menjadikan perang ini sebagai bagian dari Perang Salib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang ditandai dengan 10 letusan meriam dari kedua belah pihak. Takbir menggema dari muslimin menggetarkan siapa pun yang mendengarnya. Majulah kedua pasukan saling merangsek. Sultan Abdul Malik maju di barisan depan menyerang pasukan tengah musuh. Namun penyakitnya yang parah membuatnya harus dibawa kembali ke dalam tenda. Di tenda ini, hanya ditemani saudaranya Ahmad al-Manshur serta pengawalnya Ridwan al-Alaj, Sultan memberikan intruksi perang dan meminta kematiannya disembunyikan dari mujahidin hingga akhirnya Sultan Abdul Malik pun wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelora jihad yang besar disertai taktik perang yang jitu berhasil menekan pasukan Sebastian baik di barisan tengah maupun sayapnya. Muslimin yang dibantu kavaleri elit Janisari Utsmaniyah yang merupakan momok menakutkan bagi Eropa, berhasil menggulung pasukan sayap Portugis. Seluruh pasukan Portugis lari mundur ke jembatan Sungai Wadil Makhazin. Sayangnya jembatan harapan itu telah dihancurkan, aroma kematian menghinggapi pasukan Kristen Portugis, banyak yang mati tercebur ke sungai, termasuk as-Sa’di dan Sebastian yang mayatnya tidak pernah ditemukan, sisanya tertawan dan terbunuh oleh pedang tombak tentara Allah. Selama 4 jam 20 menit, Allah menunjukkan pertolongan-Nya dengan menghinakan pasukan Portugis di negeri muslimin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paska perang Istana Besar ini, naiklah Ahmad al-Manshur sebagai Sultan di Maroko. Kabar kemenangan segera tersebar di seluruh negeri muslimin dan disambut dengan suka cita. Wibawa muslimin khususnya Maroko meningkat sehingga datanglah utusan-utusan dari berbagai negeri Eropa mengirimkan hadiah dan hubungan dagang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Portugis mengalami masa-masa kegelapan, di mana imperiumnya di beberapa belahan dunia runtuh dan dicaplok oleh negara-negara Eropa lainnya, hanya tersisa Timor Leste yang tersisa hingga abad ke-20. Kerajaan Portugis sendiri dikuasai dan berada dalam genggaman Spanyol berabad-abad lamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Azza wa Jalla membuktikan pertolongan-Nya dalam Perang Istana Besar serta mengenyahkan bendera kufur yang hendak menjajah negeri muslimin. Allah mengilhamkan kemampuan strategi dan taktik cerdas kepada Sultan Abdul Malik sehingga musuh yang tiga kali lipat jumlahnya dapat dihancurkan total. Semoga menjadi cambuk bagi perjuangan muslimin di seluruh bumi-Nya.[www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6593897227557712241?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6593897227557712241/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/perang-istana-besar-dan-runtuhnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6593897227557712241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6593897227557712241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/perang-istana-besar-dan-runtuhnya.html' title='Perang Istana Besar dan Runtuhnya Imperium Portugis'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFwP6m_ySrI/AAAAAAAAAPA/yeClIC2sppM/s72-c/ilustrasi-perang+tiga+raja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7193722983513558502</id><published>2010-08-06T19:27:00.002+07:00</published><updated>2010-08-06T20:33:41.625+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Berke Khan Dan The Golden Horde</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFv_FzFSvLI/AAAAAAAAAOw/C2JIjgfUQlY/s1600/mongol12.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFv_FzFSvLI/AAAAAAAAAOw/C2JIjgfUQlY/s320/mongol12.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kisah penaklukkan Mongol di bawah kepemimpinan Jenghis Khan dan anak cucunya, merupakan salah satu episode yang sangat menarik dalam sejarah dunia (baca juga tulisan sebelumnya “Mongol: Penakluk yang Tertaklukkan”). Kemunculan Mongol pada masa itu bisa dianggap sebagai musibah yang sangat besar bagi dunia Islam, karena negeri-negeri Muslim, bahkan pusat kekhalifahan di Baghdad, jatuh ke tangan mereka, dan tidak sedikit kaum Muslimin yang menjadi korban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya para pemimpin Mongol bukanlah orang-orang yang antiagama. Mereka memang bersikap sangat keras dan haus darah terhadap musuh di luar wilayah mereka, atau terhadap pihak yang sedang mereka taklukkan, kadang tanpa mengecualikan institusi-institusi keagamaan sekalipun. Namun, mereka relatif toleran terhadap agama-agama yang berkembang di wilayah yang mereka pimpin. Beberapa pemimpin Mongol sendiri ada yang menganut agama Kristen dan memiliki ibu atau istri Kristen. Agama Kristen Nestorian memang telah lama masuk ke wilayah Timur dan mendapat tempat di kalangan sebagian pemimpin Mongol. Di samping Kristen dan agama-agama lainnya, Islam juga mendapatkan toleransi di bawah Kekaisaran Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepeninggal Jengis Khan, wilayah-wilayah taklukkan Mongol dibagi kepada empat anak (Jochi, Jaghatai, Ogodei, dan Tolui) serta saudara Jenghis Khan. Kedudukan Great Khan, pemimpin tertinggi, dikuasai oleh Ogodei (memerintah antara 1229-1241), putera ketiga Jenghis Khan, dan keturunannya. Putera pertama Jenghis Khan, Jochi, justru yang paling tidak sejalan dengan ayahnya, dan keturunannya mendapat wilayah yang paling jauh dari pusat kekuasaan. Wilayah ini dikenal sebagai Golden Horde dan pemimpin pertamanya adalah Batu, putera Jochi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFv_iOGSRTI/AAAAAAAAAO4/yDc59uAV-p8/s1600/1294.ASA-CWA153.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFv_iOGSRTI/AAAAAAAAAO4/yDc59uAV-p8/s320/1294.ASA-CWA153.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Wilayah Golden Horde mencakup wilayah Rusia (Moskow, Kiev, dan lain-lain), dan beberapa negara Eropa Timur, seperti Polandia dan Hunggaria. Beberapa wilayah Asia Tengah seperti Azerbaijan dan&amp;nbsp; Samarkand pada awalnya juga merupakan bagian dari wilayah kekuasaan keturunan Jochi. Tapi kemudian Azerbaijan diberikan oleh Great Khan kepada Hulagu, dan Samarkand direbut oleh keturunan Jagathai dalam konflik internal yang berkembang belakangan. Bangsa Mongol di Golden Horde juga dikenal sebagai Mongol Kipcak, mengacu pada bangsa yang mereka taklukkan sebelumnya di wilayah tersebut, yaitu bangsa Turki Kipchak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Great Khan terus berada di jalur keluarga Ogodei hingga kepemimpinan salah satu puteranya, Guyuk (memerintah antara 1246-1248). Beberapa sumber menyebutkan sikap Guyuk yang banyak dipengaruhi Kristen dan cenderung memusuhi Islam.1 Di akhir masa kepemimpinannya, pemerintahan Guyuk berusaha membangun kerjasama dengan kalangan Kristen Eropa untuk memerangi negeri-negeri Muslim lebih jauh.2 Masa pemerintahannya yang pendek secara tidak langsung telah menunda kejatuhan Baghdad ke tangan Mongol (Baghdad baru jatuh pada tahun 1258).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wafatnya Guyuk diikuti dengan persaingan dalam memperebutkan kedudukan Great Khan. Posisi tersebut akhirnya jatuh ke tangan Mongke Khan (memerintah antara 1251-1259). Ini merupakan penyimpangan dari tradisi sebelumnya. Mongke tidak berasal dari keluarga Ogodei. Ia merupakan anak Tolui yang merupakan putera bungsu Jenghis Khan. Naiknya Mongke ke tampuk tertinggi kekuasaan Mongol tidak terlepas dari peran Batu, penguasa Golden Horde, yang jasanya tidak pernah dilupakan oleh Mongke. Batu sendiri tidak hadir dalam prosesi pemilihan tersebut. Ia diwakili oleh adiknya, Berke, yang mengatur proses suksesi Great Khan saat itu. Tentang Berke ini kita akan membahasnya secara lebih detail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berke merupakan pangeran yang cukup senior pada kekaisaran Mongol, salah satu cucu Jenghis Khan dan menyertai kakeknya dalam banyak pertempuran. Dan ia merupakan seorang Muslim. Kapan persisnya ia menganut Islam agak sulit untuk dipastikan. Salah satu sumber Muslim menyebutkan bahwa ia telah dididik secara Islam sejak masih kecil, sumber lain menyebutkan bahwa ia masuk Islam karena peranan seorang sufi dari Khawarizm bernama Saifuddin. Yang jelas, ia sudah menjadi seorang Muslim pada prosesi pengangkatan Mongke sebagai Great Khan pada tahun 1251. Hewan-hewan yang dipotong untuk penyajian makanan dalam merayakan pengangkatan Mongke, atas perintah Berke, dipotong menurut aturan hukum Islam.3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keislaman Berke dipandang oleh para sejarawan Muslim sebagai keislaman yang baik. Di bawah kesatuannya, instruksi-instruksi Islami biasa diberikan dan dijalankan. Seorang pendeta Fransiscan, William Rubruck, yang melakukan perjalanan ke wilayah kekuasaan Mongol menyatakan bahwa Berke tidak mengizinkan babi dimakan di kesatuannya.4&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Ataullah Bogdan Kopanski, salah satu pengajar pada International Islamic University Malaysia (IIUM), dalam salah satu kuliahnya berspekulasi bahwa nama Berke sendiri mungkin berasal dari bahasa Arab ‘barakah.’ Sumber-sumber Tatar memang menulis namanya sebagai ‘Barakat.’5 Namun, dalam bahasa Mongolia sendiri kata ‘berke’ memiliki arti, yaitu ‘sulit’ (difficult).6 Terlepas dari perbedaan tersebut, keberadaan Berke mungkin bisa dianggap sebagai ‘berkah’ tersendiri bagi dunia Islam, karena di tengah himpitan kekuasaan Mongol, kaum Muslimin mendapati seorang pemimpinnya yang berpihak secara kuat pada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Batu wafat pada tahun 1255, anaknya yang sedang berada di Monggolia Sartaq, diterima dan diangkat sebagai khan Golden Horde oleh Mongke. Dalam beberapa sumber disebutkan bahwa ia merupakan seorang penganut Kristen yang cukup kuat. Setelah menerima pengangkatan dari Mongke, Sartaq segera kembali ke Golden Horde. Tapi ia meninggal dalam perjalanan, atau tak lama setelah tiba di kawasan Volga. Mongke kemudian menunjuk anak Sartaq yang bernama Ulaghchi (sumber lain menyebut Ulaghchi sebagai saudara Sartaq). Namun, yang terakhir ini juga meninggal dunia tak lama setelah itu. Kepemimpinan Golden Horde otomatis berpindah ke tangan Berke. Ini terjadi pada tahun 1257.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepemimpinan Berke di Golden Horde menandai satu babak baru dalam sejarah Kekaisaran Mongol. Tak lama setelah menjadi Khan di Golden Horde, Berke mengunjungi Bukhara dan memperlakukan para ulama di sana dengan penghormatan yang tinggi. Ia juga memberikan hukuman pada komunitas Kristen di Samarkand karena sikap mereka yang buruk terhadap masyarakat Muslim.7&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kematian Mongke pada tahun 1259, kedudukan Great Khan berikutnya jatuh ke tangan adiknya, Kubilai. Namun, keadaan tidak sama lagi seperti sebelumnya. Kekaisaran Mongol mulai terpecah belah dalam perang saudara. Adik bungsu Kubilai, Ariq-Boga, menantang kedudukan kakaknya sebagai Great Khan. Wilayah Turkistan yang dikendalikan oleh Alughu, cucu Jagathai, mulai memisahkan diri dari pusat kekuasaan. Ia juga memusuhi Berke dan mengusir para pejabat dan pendukungnya dari Samarkand dan Bukhara. Berke sendiri kemudian memimpin Golden Horde sebagai pemerintahan yang terpisah dari pusat kekaisaran Mongol. Sementara itu, Hulagu, adik Kubilai lainnya, yang sejak tahun 1256 menguasai Persia, sibuk dengan upayanya meluaskan kekuasaan hingga ke Iraq dan wilayah Muslim lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1258, Hulagu berhasil menguasai Baghdad, menghabisi penduduknya, dan menamatkan riwayat khalifah dunia Islam yang saat itu dipegang oleh al-Musta’sim. Kejadian itu merupakan suatu tragedi yang besar bagi dunia Islam. Namun, itu belum mencukupi bagi Hulagu. Ia berambisi menguasai Suriah yang ketika itu dikendalikan oleh Bani Ayyub dan juga Mesir yang dipimpin oleh Dinasti Mamluk. Hulagu memiliki ibu Kristen, salah satu istrinya beragama Kristen, dan jenderal utamanya, Kitbuga, juga penganut Kristen Nestorian, walaupun ia sendiri tidak menganut agama tersebut. Hal ini menjelaskan sikapnya yang sangat tidak ramah terhadap dunia Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah menguasai Iraq, Hulagu dan pasukannya merebut wilayah Suriah tanpa menghadapi perlawanan berarti. Ia sudah bersiap menyerang Mesir saat mendengar wafatnya Great Khan (Mongke). Ia memutuskan untuk kembali ke pusat kekaisaran Mongol untuk ikut dalam pemilihan Great Khan dan menugaskan jenderalnya untuk menghadapi pasukan Mamluk. Tanpa kehadiran Hulagu, pasukan Mamluk berhasil mengalahkan pasukan Mongol di Ayn Jalut (lihat tulisan kami “Ramadhan di Ayn Jalut”), dan membebaskan wilayah Suriah. Walaupun perang ini sangat penting dalam menghentikan laju pasukan Mongol, ancaman terhadap dunia Islam belum sepenuhnya berakhir, karena Hulagu setiap saat bisa menghimpun kekuatannya, dan melanjutkan ambisinya menguasai Suriah dan Mesir. Hulagu memang benar-benar kembali untuk mewujudkan impiannya. Tapi kali ini ia mendapat halangan yang lebih serius. Ia mendapat tantangan dari sepupunya sendiri: Berke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarawan-sejarawan Persia yang menulis sejarah Mongol menyebutkan kemarahan dan penentangan Berke terhadap Hulagu karena kehancuran yang ditimpakan Hulagu terhadap ibukota Islam, Baghdad.8 Sejak tahun 1261 terjadi hubungan diplomasi antara Mamluk Mesir di bawah kepemimpinan Baybars dan Mongol Kipchak yang dipimpin Berke. Mereka mencapai kesepakatan untuk menghadapi Il-Khanate atau Mongol Persia yang dipimpin Hulagu. Persekutuan ini memaksa Hulagu mengalihkan perhatiannya dari Suriah dan Mesir dan berperang menghadapi pasukan Berke. Ini terjadi pada akhir tahun 1262.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya Hulagu berhasil mendesak pasukan sepupunya itu dan mengejarnya ke utara hingga mencapai Sungai Terek dan menyeberanginya. Tapi di tempat itu mereka dikejutkan oleh serangan mendadak yang dilakukan oleh Nogai, anggota keluarga dan salah satu pimpinan pasukan Berke. Serangan ini memaksa Hulagu dan pasukannya menyeberangi kembali Sungai Terek yang saat itu sedang membeku oleh musim dingin. Namun kali ini banyak pasukan Hulagu yang terjerembab ke dalam sungai dan tenggelam karena lapisan es sungai itu pecah oleh hentakan tapak-tapak kuda mereka. Hulagu mengalami kekalahan pada pertempuran tersebut dan terpaksa kembali ke wilayah kekuasaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perseteruan antara Golden Horde dan Il-Khanate terus berlangsung ke masa-masa berikutnya, bahkan setelah tiadanya Berke dan Hulagu, tanpa ada pemenang di antara kedua belah pihak. Kendati demikian, upaya Berke ini berhasil menghentikan secara permanen keinginan Hulagu untuk menguasai Suriah dan Mesir, sehingga wilayah-wilayah Muslim itu bebas dari ancaman Mongol.9 Jika dikatakan oleh para tabib zaman dahulu bahwa obat dari suatu racun biasanya terletak dekat atau pada sumber yang sama dengan racun tersebut, obat penetral bagi musibah yang ditimpakan oleh bangsa Mongol terhadap dunia Islam ternyata juga terdapat di dalam puak Mongol sendiri. Demikianlah, Berke telah menetralisir bencana yang hendak memporak-porandakan negeri-negeri Islam lebih jauh. Baghdad memang terlanjur jatuh, tapi Haramain dan Jazirah Arab, al-Quds dan Suriah, Mesir dan negeri-negeri Muslim di Afrika Utara dan Andalusia, selamat dari terkaman Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berke meninggal pada tahun 1266 tanpa meninggalkan keturunan laki-laki. Posisinya digantikan oleh keturunan Batu yang lain. Penyebaran Islam terus berlangsung sepeninggalnya dan menjadi agama yang dominan di kerajaannya. Sejak era Berke, sekolah-sekolah Al-Quran telah didirikan untuk mendidik generasi muda. Di samping khan sendiri, setiap istri khan dan para emirnya didampingi oleh para imam dan muazzin.10&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Naiknya Berke sebagai khan di Golden Horde pada tahun 1257 merupakan ‘the first official establishment of Islam in a Mongol state.’ Berke dan pasukan Mongolnya tentu saja bukan yang pertama kali menyebarkan Islam di wilayah Golden Horde, sebelumnya sudah ada bangsa Bulghars di wilayah Volga yang telah memeluk Islam sejak abad kesepuluh. Semua ini tentu ikut mempengaruhi pengokohan Islam di wilayah Golden Horde, walaupun rupanya tidak berlaku untuk bangsa Rusia dan bangsa-bangsa Eropa Timur lainnya yang tetap diperlakukan secara toleran dan memilih untuk bertahan pada keyakinan lamanya, yaitu Kristen Ortodoks. Kerajaan Golden Horde bertahan setidaknya hingga abad kelima belas ketika kerajaan itu mulai melemah dan wilayah-wilayah yang dikuasainya satu demi satu memisahkan diri. Walahu a’lam.&lt;br /&gt;[Kuala Lumpur,&amp;nbsp; 24 Safar 1431/ 8 Februari 2010/www.hidayatullah.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7193722983513558502?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7193722983513558502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/berke-khan-dan-golden-horde.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7193722983513558502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7193722983513558502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/berke-khan-dan-golden-horde.html' title='Berke Khan Dan The Golden Horde'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFv_FzFSvLI/AAAAAAAAAOw/C2JIjgfUQlY/s72-c/mongol12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2403904356099748006</id><published>2010-07-31T22:42:00.001+07:00</published><updated>2010-08-06T19:31:06.051+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Umar dan Ibu Pemasak Batu</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFREQLdsFVI/AAAAAAAAAOo/pngFCeIkZSY/s1600/500px-islam_symbol_plane2svg.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFREQLdsFVI/AAAAAAAAAOo/pngFCeIkZSY/s320/500px-islam_symbol_plane2svg.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Suatu masa dalam kepemimpinan Umar bin Khaththab, terjadilah Tahun Abu. Masyarakat Arab, mengalami masa paceklik yang berat. Hujan tidak lagi turun. Pepohonan mengering, tidak terhitung hewan yang mati mengenaskan. Tanah tempat berpijak hampir menghitam seperti abu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putus asa mendera di mana-mana. Saat itu Umar sang pemimpin menampilkan kepribadian yang sebenar-benar pemimpin. Keadaan rakyat diperhatikannya saksama. Tanggung jawabnya dijalankan sepenuh hati. Setiap hari ia menginstruksikan aparatnya menyembelih onta-onta potong dan menyebarkan pengumuman kepada seluruh rakyat. Berbondong-bondong rakyat datang untuk makan. Semakin pedih hatinya. Saat itu, kecemasan menjadi kian tebal. Dengan hati gentar, lidah kelunya berujar, “Ya Allah, jangan sampai umat Muhammad menemui kehancuran di tangan ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar menabukan makan daging, minyak samin, dan susu untuk perutnya sendiri. Bukan apa-apa, ia khawatir makanan untuk rakyatnya berkurang. Ia, si pemberani itu, hanya menyantap sedikit roti dengan minyak zaitun. Akibatnya, perutnya terasa panas dan kepada pembantunya ia berkata “Kurangilah panas minyak itu dengan api”. Minyak pun dimasak, namun perutnya kian bertambah panas dan berbunyi nyaring. Jika sudah demikian, ditabuh perutnya dengan jemari seraya berkata, “Berkeronconglah sesukamu, dan kau akan tetap menjumpai minyak, sampai rakyatku bisa kenyang dan hidup dengan wajar.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hampir setiap malam Umar bin Khattab melakukan perjalanan diam-diam. Ditemani salah seorang sahabatnya, ia masuk keluar kampung. Ini ia lakukan untuk mengetahui kehidupan rakyatnya. Umar khawatir jika ada hak-hak mereka yang belum ditunaikan oleh aparat pemerintahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam itu pun, bersama Aslam, Khalifah Umar berada di suatu kampung terpencil. Kampung itu berada di tengah-tengah gurun yang sepi. Saat itu Khalifah terperanjat. Dari sebuah kemah yang sudah rombeng, terdengar seorang gadis kecil sedang menangis berkepanjangan. Umar bin khattab dan Aslam bergegas mendekati kemah itu, siapa tahu penghuninya membutuhkan pertolongan mendesak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dekat, Umar melihat seorang perempuan tua tengah menjerangkan panci di atas tungku api. Asap mengepul-ngepul dari panci itu, sementara si ibu terus saja mengaduk-aduk isi panci dengan sebuah sendok kayu yang panjang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Assalamu’alaikum,” Umar memberi salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar salam Umar, ibu itu mendongakan kepala seraya menjawab salam Umar. Tapi setelah itu, ia kembali pada pekerjaannya mengaduk-aduk isi panci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Siapakah gerangan yang menangis di dalam itu?” tanya Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan sedikit tak peduli, ibu itu menjawab, “Anakku….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah ia sakit?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tidak,” jawab si ibu lagi. “Ia kelaparan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar dan Aslam tertegun. Mereka masih tetap duduk di depan kemah sampai lebih dari satu jam. Gadis kecil itu masih terus menangis. Sedangkan ibunya terus mengaduk-aduk isi pancinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar tidak habis pikir, apa yang sedang dimasak oleh ibu tua itu? Sudah begitu lama tapi belum juga matang. Karena tak tahan, akhirnya Umar berkata, “Apa yang sedang kau masak, hai Ibu? Kenapa tidak matang-matang juga masakanmu itu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu menoleh dan menjawab, “Hmmm, kau lihatlah sendiri!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar dan Aslam segera menjenguk ke dalam panci tersebut. Alangkah kagetnya ketika mereka melihat apa yang ada di dalam panci tersebut. Sambil masih terbelalak tak percaya, Umar berteriak, “Apakah kau memasak batu?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perempuan itu menjawab dengan menganggukkan kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Buat apa?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan suara lirih, perempuan itu kembali bersuara menjawab pertanyaan Umar, “Aku memasak batu-btu ini untuk menghibur anakku. Inilah kejahatan Khalifah Umar bin Khattab. Ia tidak mau melihat ke bawah, apakah kebutuhan rakyatnya sudah terpenuhi belum. Lihatlah aku. Aku seorang janda. Sejak dari pagi tadi, aku dan anakku belum makan apa-apa. Jadi anakku pun kusuruh berpuasa, dengan harapan ketika waktu berbuka kami mendapat rejeki. Namun ternyata tidak. Sesudah magrib tiba, makanan belum ada juga. Anakku terpaksa tidur dengan perut yang kosong. Aku mengumpulkan batu-batu kecil, memasukkannya ke dalam panci dan kuisi air. Lalu batu-batu itu kumasak untuk membohongi anakku, dengan harapan ia akan tertidur lelap sampai pagi. Ternyata tidak. Mungkin karena lapar, sebentar-sebentar ia bangun dan menangis minta makan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu itu diam sejenak. Kemudian ia melanjutkan, “Namun apa dayaku? Sungguh Umar bin Khattab tidak pantas jadi pemimpin. Ia tidak mampu menjamin kebutuhan rakyatnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penuturan si Ibu seperti itu, Aslam akan menegur perempuan itu. Namun Umar sempat mencegah. Dengan air mata berlinang ia bangkit dan mengajak Aslam cepat-cepat pulang ke Madinah. Tanpa istirahat lagi, Umar segera memikul gandum di punggungnya, untuk diberikan kepada janda tua yang sengsara itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Umar bin Khattab terlihat keletihan, Aslam berkata, “Wahai Amirul Mukminin, biarlah aku saya yang memikul karung itu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan wajah merah padam, Umar menjawab sebat, “Aslam, jangan jerumuskan aku ke dalam neraka. Engkau akan menggantikan aku memikul beban ini, apakah kau kira engkau akan mau memikul beban di pundakku ini di hari pembalasan kelak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aslam tertunduk. Ia masih berdiri mematung, ketika tersuruk-suruk Khalifah Umar bin Khattab berjuang memikul karung gandum itu. Angin berhembus. Membelai tanah Arab yang dilanda paceklik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2403904356099748006?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2403904356099748006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/umar-dan-ibu-pemasak-batu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2403904356099748006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2403904356099748006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/umar-dan-ibu-pemasak-batu.html' title='Umar dan Ibu Pemasak Batu'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFREQLdsFVI/AAAAAAAAAOo/pngFCeIkZSY/s72-c/500px-islam_symbol_plane2svg.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1301732871576745043</id><published>2010-07-31T20:39:00.001+07:00</published><updated>2010-08-06T20:34:35.280+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Nasibah Sang Muslimah Perkasa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFQneO1TjMI/AAAAAAAAAOg/fcd9cc5L7_c/s1600/mujahiddes.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFQneO1TjMI/AAAAAAAAAOg/fcd9cc5L7_c/s320/mujahiddes.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari itu Nasibah tengah berada di dapur. Suaminya, Said tengah beristirahat di kamar tidur. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh bagaikan gunung-gunung batu yang runtuh. Nasibah menebak, itu pasti tentara musuh. Memang, beberapa hari ini ketegangan memuncak di sekitar Gunung Uhud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan bergegas, Nasibah meninggalkan apa yang tengah dikerjakannya dan masuk ke kamar. Suaminya yang tengah tertidur dengan halus dan lembut dibangunkannya. “Suamiku tersayang,” Nasibah berkata, “aku mendengar suara aneh menuju Uhud. Barang kali orang-orang kafir telah menyerang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Said yang masih belum sadar sepenuhnya, tersentak. Ia menyesal mengapa bukan ia yang mendengar suara itu. Malah istrinya. Segera saja ia bangkit dan mengenakan pakaian perangnya. Sewaktu ia menyiapkan kuda, Nasibah menghampiri. Ia menyodorkan sebilah pedang kepada Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suamiku, bawalah pedang ini. Jangan pulang sebelum menang….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Said memandang wajah istrinya. Setelah mendengar perkataannya seperti itu, tak pernah ada keraguan baginya untuk pergi ke medan perang. Dengan sigap dinaikinya kuda itu, lalu terdengarlah derap suara langkah kuda menuju utara. Said langsung terjun ke tengah medan pertempuran yang sedang berkecamuk. Di satu sudut yang lain, Rasulullah melihatnya dan tersenyum kepadanya. Senyum yang tulus itu makin mengobarkan keberanian Said saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di rumah, Nasibah duduk dengan gelisah. Kedua anaknya, Amar yang baru berusia 15 tahun dan Saad yang dua tahun lebih muda, memperhatikan ibunya dengan pandangan cemas. Ketika itulah tiba-tiba muncul seorang pengendara kuda yang nampaknya sangat gugup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ibu, salam dari Rasulullah,” berkata si penunggang kuda, “Suami Ibu, Said baru saja gugur di medan perang. Beliau syahid…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah tertunduk sebentar, “Inna lillah…..” gumamnya, “Suamiku telah menang perang. Terima kasih, ya Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah pemberi kabar itu meninggalkan tempat itu, Nasibah memanggil Amar. Ia tersenyum kepadanya di tengah tangis yang tertahan, “Amar, kaulihat Ibu menangis? Ini bukan air mata sedih mendengar ayahmu telah syahid. Aku sedih karena tidak punya apa-apa lagi untuk diberikan pagi para pejuang Nabi. Maukah engkau melihat ibumu bahagia?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amar mengangguk. Hatinya berdebar-debar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ambilah kuda di kandang dan bawalah tombak. Bertempurlah bersama Nabi hingga kaum kafir terbasmi.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mata amar bersinar-sinar. “Terima kasih, Ibu. Inilah yang aku tunggu sejak dari tadi. Aku was-was seandainya Ibu tidak memberi kesempatan kepadaku untuk membela agama Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putra Nasibah yang berbadan kurus itu pun segera menderapkan kudanya mengikut jejak sang ayah. Tidak tampak ketakutan sedikitpun dalam wajahnya. Di depan Rasulullah, ia memperkenalkan diri. “Ya Rasulullah, aku Amar bin Said. Aku datang untuk menggantikan ayah yang telah gugur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul dengan terharu memeluk anak muda itu. “Engkau adalah pemuda Islam yang sejati, Amar. Allah memberkatimu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu pertempuran berlalu cepat. Pertumpahan darah berlangsung sampai sore. Pagi-pagi seorang utusan pasukan islam berangkat dari perkemahan mereka meunuju ke rumah Nasibah. Setibanya di sana, perempuan yang tabah itu sedang termangu-mangu menunggu berita, “Ada kabar apakah gerangan kiranya?” serunya gemetar ketika sang utusan belum lagi membuka suaranya, “apakah anakku gugur?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Utusan itu menunduk sedih, “Betul….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inna lillah….” Nasibah bergumam kecil. Ia menangis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kau berduka, ya Ummu Amar?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah menggeleng kecil. “Tidak, aku gembira. Hanya aku sedih, siapa lagi yang akan kuberangkatan? Saad masih kanak-kanak.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendegar itu, Saad yang tengah berada tepat di samping ibunya, menyela, “Ibu, jangan remehkan aku. Jika engkau izinkan, akan aku tunjukkan bahwa Saad adalah putra seorang ayah yang gagah berani.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah terperanjat. Ia memandangi putranya. “Kau tidak takut, nak?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saad yang sudah meloncat ke atas kudanya menggeleng yakin. Sebuah senyum terhias di wajahnya. Ketika Nasibah dengan besar hati melambaikan tangannya, Saad hilang bersama utusan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di arena pertempuran, Saad betul-betul menunjukkan kemampuannya. Pemuda berusia 13 tahun itu telah banyak menghempaskan banyak nyawa orang kafir. Hingga akhirnya tibalah saat itu, yakni ketika sebilah anak panah menancap di dadanya. Saad tersungkur mencium bumi dan menyerukan, “Allahu akbar!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali Rasulullah memberangkatkan utusan ke rumah Nasibah. Mendengar berita kematian itu, Nasibah meremang bulu kuduknya. “Hai utusan,” ujarnya, “Kausaksikan sendiri aku sudah tidak punya apa-apa lagi. Hanya masih tersisa diri yang tua ini. Untuk itu izinkanlah aku ikut bersamamu ke medan perang.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang utusan mengerutkan keningnya. “Tapi engkau perempuan, ya Ibu….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah tersinggung, “Engkau meremehkan aku karena aku perempuan? Apakah perempuan tidak ingin juga masuk surga melalui jihad?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah tidak menunggu jawaban dari utusan tersebut. Ia bergegas saja menghadap Rasulullah dengan kuda yang ada. Tiba di sana, Rasulullah mendengarkan semua perkataan Nasibah. Setelah itu, Rasulullah pun berkata dengan senyum. “Nasibah yang dimuliakan Allah. Belum waktunya perempuan mengangkat senjata. Untuk sementra engkau kumpulkan saja obat-obatan dan rawatlah tentara yang luka-luka. Pahalanya sama dengan yang bertempur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar penjelasan Nabi demikian, Nasibah pun segera menenteng tas obat-obatan dan berangkatlah ke tengah pasukan yang sedang bertempur. Dirawatnya mereka yang luka-luka dengan cermat. Pada suatu saat, ketika ia sedang menunduk memberi minum seorang prajurit muda yang luka-luka, tiba-tiba terciprat darah di rambutnya. Ia menegok. Kepala seorang tentara Islam menggelinding terbabat senjata orang kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Timbul kemarahan Nasibah menyaksikan kekejaman ini. Apalagi waktu dilihatnya Nabi terjatuh dari kudanya akibat keningnya terserempet anak panah musuh, Nasibah tidak bisa menahan diri lagi. Ia bangkit dengan gagah berani. Diambilnya pedang prajurit yang rubuh itu. Dinaiki kudanya. Lantas bagai singa betina, ia mengamuk. Musuh banyak yang terbirit-birit menghindarinya. Puluhan jiwa orang kafir pun tumbang. Hingga pada suatu waktu seorang kafir mengendap dari belakang, dan membabat putus lengan kirinya. Ia terjatuh terinjak-injak kuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peperangan terus saja berjalan. Medan pertempuran makin menjauh, sehingga Nasibah teronggok sendirian. Tiba-tiba Ibnu Mas’ud mengendari kudanya, mengawasi kalau-kalau ada korban yang bisa ditolongnya. Sahabat itu, begitu melihat seonggok tubuh bergerak-gerak dengan payah, segera mendekatinya. Dipercikannya air ke muka tubuh itu. Akhirnya Ibnu Mas’ud mengenalinya, “Istri Said-kah engkau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasibah samar-sama memperhatikan penolongnya. Lalu bertanya, “bagaimana dengan Rasulullah? Selamatkah beliau?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Beliau tidak kurang suatu apapun…”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau Ibnu Mas’ud, bukan? Pinjamkan kuda dan senjatamu kepadaku….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau masih luka parah, Nasibah….”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Engkau mau menghalangi aku membela Rasulullah?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpaksa Ibnu Mas’ud menyerahkan kuda dan senjatanya. Dengan susah payah, Nasibah menaiki kuda itu, lalu menderapkannya menuju ke pertempuran. Banyak musuh yang dijungkirbalikannya. Namun, karena tangannya sudah buntung, akhirnya tak urung juga lehernya terbabat putus. Rubuhlah perempuan itu ke atas pasir. Darahnya membasahi tanah yang dicintainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba langit berubah hitam mendung. Padahal tadinya cerah terang benderang. Pertempuran terhenti sejenak. Rasul kemudian berkata kepada para sahabatnya, “Kalian lihat langit tiba-tiba menghitam bukan? Itu adalah bayangan para malaikat yang beribu-ribu jumlahnya. Mereka berduyun-duyun menyambut kedatangan arwah Nasibah, wanita yang perkasa.”&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1301732871576745043?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1301732871576745043/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/jangan-halangi-aku-membela-rasulullah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1301732871576745043'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1301732871576745043'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/jangan-halangi-aku-membela-rasulullah.html' title='Nasibah Sang Muslimah Perkasa'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFQneO1TjMI/AAAAAAAAAOg/fcd9cc5L7_c/s72-c/mujahiddes.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-388660268534787064</id><published>2010-07-29T23:20:00.002+07:00</published><updated>2010-08-09T16:04:35.473+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Dunia Islam'/><title type='text'>Kejadian Aneh Dan Misterius Seputar Perang Gaza</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGqxmiCFJI/AAAAAAAAAOQ/xlNpl7N-NvQ/s1600/tank.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGqxmiCFJI/AAAAAAAAAOQ/xlNpl7N-NvQ/s320/tank.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Gaza, itulah nama hamparan tanah yang luasnya tidak lebih dari 360 km persegi. Berada di Palestina Selatan, “potongan” itu “terjepit” di antara tanah yang dikuasai penjajah Zionis Israel, Mesir, dan laut Mediterania, serta dikepung dengan tembok di sepanjang daratannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama Israel “bernafsu” menguasai wilayah ini. Namun, jangankan menguasai, untuk bisa masuk ke dalamnya saja Israel tidak mampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah banyak cara yang mereka lakukan untuk menundukkan kota kecil ini. Blokade rapat yang membuat rakyat Gaza kesulitan memperoleh bahan makanan, obat-obatan, dan energi, telah dilakukan sejak 2006 hingga kini. Namun, penduduk Gaza tetap bertahan, bahkan perlawanan Gaza atas penjajahan Zionis semakin menguat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Israel melakukan serangan “habis-habisan” ke wilayah ini sejak 27 Desember 2008 hingga 18 Januari 2009. Mereka”mengguyurkan” ratusan ton bom dan mengerahkan semua kekuatan hingga pasukan cadangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sekali lagi, negara yang tergolong memiliki militer terkuat di dunia ini harus mundur dari Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas kertas, kemampuan senjata AK 47, roket anti tank RPG, ranjau, serta beberapa jenis roket buatan lokal yang biasa dipakai para mujahidin Palestina, tidak akan mampu menghadapi pasukan Israel yang didukung tank Merkava yang dikenal terhebat di dunia. Apalagi menghadapi pesawat tempur canggih F-16, heli tempur Apache, serta ribuan ton “bom canggih” buatan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi di sana ada “kekuatan lain” yang membuat para mujahidin mampu membuat “kaum penjajah” itu hengkang dari Gaza dengan muka tertunduk, walau hanya dengan berbekal senjata-senjata “kuno”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah pertolongan Allah Subhanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada para pejuangnya yang taat dan ikhlas. Kisah tentang munculnya “pasukan lain” yang ikut bertempur bersama para mujahidin, semerbak harum jasad para syuhada, serta beberapa peristiwa “aneh” lainnya selama pertempuran, telah beredar di kalangan masyarakat Gaza, ditulis para jurnahs, bahkan disiarkan para khatib Palestina di khutbah-khutbah Jumat mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan kami, Thoriq, merangkum kisah-kisah “ajaib” tersebut dari berbagai sumber untuk para pembaca yang budiman. Selamat mengikuti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pasukan "Berseragam Putih" di Gaza&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada “pasukan lain” membantu para mujahidin Palestina. Pasukan Israel sendiri mengakui adanya pasukan berseragam putih itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari di penghujung Januari 2009, sebuah rumah milik keluarga Dardunah yang berada di antara Jabal Al Kasyif dan Jabal Ar Rais, tepatnya di jalan Al Qaram, didatangi oleh sekelompok pasukan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seluruh anggota keluarga diperintahkan duduk di sebuah ruangan. Salah satu anak laki-laki diinterogasi mengenai ciri-ciri para pejuang al-Qassam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat diinterogasi, sebagaimana ditulis situs Filisthin Al Aan (25/1/2009), mengutip cerita seorang mujahidin al-Qassam, laki-laki itu menjawab dengan jujur bahwa para pejuang al-Qassam mengenakan baju hitam-hitam. Akan tetapi tentara itu malah marah dan memukulnya hingga laki-laki malang itu pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama tiga hari berturut-turut, setiap ditanya, laki-laki itu menjawab bahwa para pejuang al-Qassam memakai seragam hitam. Akhirnya, tentara itu naik pitam dan mengatakan dengan keras, “Wahai pembohong! Mereka itu berseragam putih!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita lain yang disampaikan penduduk Palestina di situs milik Brigade Izzuddin al-Qassam, Multaqa al-Qasami, juga menyebutkan adanya “pasukan lain” yang tidak dikenal. Awalnya, sebuah ambulan dihentikan oleh sekelompok pasukan Israel. Sopirnya ditanya apakah dia berasal dari kelompok Hamas atau Fatah? Sopir malang itu menjawab, “Saya bukan kelompok mana-mana. Saya cuma sopir ambulan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi tentara Israel itu masih bertanya, “Pasukan yang berpakaian putih-putih dibelakangmu tadi, masuk kelompok mana?” Si sopir pun kebingungan, karena ia tidak melihat seorangpun yang berada di belakangnya. “Saya tidak tahu,” jawaban satu-satunya yang ia miliki. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Suara Tak Bersumber&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi kisah karamah mujahidin yang kali ini disebutkan oleh khatib masjid Izzuddin Al Qassam di wilayah Nashirat Gaza yang telah ditayangkan oleh TV channel Al Quds, yang juga ditulis oleh Dr Aburrahman Al Jamal di situs Al Qassam dengan judul Ayaat Ar Rahman fi Jihad Al Furqan (Ayat-ayat Allah dalam Jihad Al Furqan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang khatib bercerita, seorang pejuang telah menanam sebuah ranjau yang telah disiapkan untuk menyambut pasukan Zionis yang melalui jalan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya telah menanam sebuah ranjau. Saya kemudian melihat sebuah helikopter menurunkan sejumlah besar pasukan disertai tank-tank yang beriringan menuju jalan tempat saya menanam ranjau,” kata pejuang tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, sang pejuang memutuskan untuk kembali ke markas karena mengira ranjau itu tidak akan bekerja optimal. Maklum, jumlah musuh amat banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, sebelum beranjak meninggalkan lokasi, pejuang itu mendengar suara “Utsbut, tsabatkallah” yang maknanya kurang lebih, “tetaplah di tempat maka Allah menguatkanmu.” Ucapan itu ia dengar berulang-ulang sebanyak tiga kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya mencari sekeliling untuk mengetahui siapa yang mengatakan hal itu kapada saya. Akan tetapi saya malah terkejut, karena tidak ada seorang pun yang bersama saya,” ucap mujahidin itu, sebagaimana ditirukan sang khatib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sang mujahid memutuskan untuk tetap berada di lokasi. Ketika sebuah tank melewati ranjau yang tertanam, sesualu yang “ajaib” terjadi. Ranjau itu justru meledak amat dahsyat. Tank yang berada di dekatnya langsung hancur. Banyak serdadu Israel meninggal seketika. Sebagian dari mereka harus diangkut oleh helikopter. “Sedangkan saya sendiri dalam keadaan selamat,” kata mujahid itu lagi, melalui lidah khatib.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita yang disampaikan oleh seorang penulis Mesir, Hisyam Hilali, dalam situs alraesryoon.com, ikut mendukung kisah-kisah sebelumnya. Abu Mujahid, salah seorang pejuang yang melakukan ribath (berjaga) mengatakan, “Ketika saya mengamati gerakan tank-tank di perbatasan kota, dan tidak ada seorang pun di sekitar, akan tetapi saya mendengar suara orang yang bertasbih dan beritighfar. Saya berkali-kali mencoba untuk memastikan asal suara itu, akhirnya saya memastikan bahwa suara itu tidak keluar kecuali dari bebatuan dan pasir.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita mengenai “pasukan tidak dikenal” juga datang dari seorang penduduk rumah susun wilayah Tal Islam yang handak mengungsi bersama keluarganya untuk menyelamatkan diri dari serangan Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tangga rumah ia melihat beberapa pejuang menangis. “Kenapa kalian menangis?” tanyanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami menangis bukan karena khawatir keadaan diri kami atau takut dari musuh. Kami menangis karena bukan kami yang bertempur. Di sana ada kelompok lain yang bertempur memporak-porandakan musuh, dan kami tidak tahu dari mana mereka datang,” jawabnya &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kesaksian Serdadu Israel&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita tentang “serdadu berseragam putih” tak hanya diungkap oleh mujahidin Palestina atau warga Gaza. Beberapa personel pasukan Israel sendiri menyatakan hal serupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs al-Qassam memberitakan bahwa TV Chan*nel 10 milik Israel telah menyiarkan seorang anggota pasukan yang ikut serta dalam pertempuran Gaza dan kembali dalam keadaan buta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ketika saya berada di Gaza, seorang tentara berpakaian putih mendatangi saya dan menaburkan pasir di mata saya, hingga saat itu juga saya buta,” kata anggota pasukan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat lain ada serdadu Israel yang mengatakan mereka pernah berhadapan dengan “hantu”. Mereka tidak diketahui dari mana asalnya, kapan munculnya, dan ke mana menghilangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dari Channel 10, seorang Lentara Israel lainnya mengatakan, “Kami berhadapan dengan pasukan berbaju putih-putih dengan jenggot panjang. Kami tembak dengan senjata, akan tetapi mereka tidak mati.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini menggelitik banyak pemirsa. Mereka bertanya kepada Channel 10, siapa sebenarnya pasukan berseragam putih itu? *** &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sudah meledak, Ranjau masih utuh&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;di saat para mujahidin terjepit, hewan-hewan dan alam tiba-tiba ikut membantu, bahkan menjelma menjadi sesuatu yang menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kejadian “aneh” terjadi di gaza selatan, tepatnya di daerah ai maghraqah. Saat itu para mujahidin sedang memasang ranjau. Di saat mengulur kabel, tiba-tiba sebuah pesawat mata-mata israel memergoki mereka. Bom pun langsung jatuh ke lokasi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah para mujahidin selamat. Namun, kabel pengubung ranjau dan pemicu yang tadi hendak disambung menjadi terputus. Tidak ada kesempatan lagi untuk menyambungnya, karena pesawat masih berputar-putar di atas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, beberapa tank israel mendekati lokasi di mana ranjau-ranjau tersebut ditanam. Tak sekadar lewat, tank-tank itu malah berhenti tepat di atas peledak yang sudah tak berfungsi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa daya, kaum mujahidin tak bisa berbuat apa-apa. Kabel ranjau jelas tak mungkin disambung, sementara tank-tank israel telah berkumpul persis di atas ranjau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka merasa amat sedih, bahkan ada yang menangis ketika melihat pemandangan itu. Sebagian yang lain berdoa, “allahumma kama lam tumakkinna minhum, allahumma la tumakkin lahum,” yang maknanya, “ya allah, sebagaimana engkau tidak memberikan kesempatan kami menghadapi mereka, jadikanlah mereka juga lidak memiliki kesempatan serupa.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tiba-tiba, ketika fajar tiba, terjadilah keajaiban. Terdengar ledakan dahsyat persis di lokasi penanaman ranjau yang tadinya tak berfungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tentara israel pergi dengan membawa kerugian akibat ledakan lersebut, para mujahidin segera melihal lokasi ledakan. Sungguh aneh, ternyata seluruh ranjau yang telah mereka tanam itu masih utuh. Dari mana datangnva ledakan? Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dari wilayah al maghraqah. Saat pasukan israel menembakkan artileri ke salah satu rumah, hingga rumah itu terbakar dan api menjalar ke rumah sebelahnya, para mujahidin dihinggapi rasa khawatir jika api itu semakin tak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dari mujahidin itu lalu berdoa,”wahai dzat yang merubah api menjadi dingin dan tidak membahayakan untuk ibrahim, padamkanlah api itu dengan kekuatan-mu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;maka, tidak lebih dari tiga menit, api pun padam. Para niujahidin menangis terharu karena mereka merasa allah subhanuhu wa ta’ala (swt) telah memberi pertolongan dengan terkabulnya doa mereka dengan segera. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Merpati dan anjing&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;seorang mujahid palestina menuturkan kisah “aneh” lainnya kepada situs filithin alaan (25/1/ 2009). Saat bertugas di wilayah jabal ar rais, sang mujahid melihat seekor merpati terbang dengan suara melengking, yang melintas sebelum rudal-rudal israel berjatuhan di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para mujahidin yang juga melihat merpati itu langsung menangkap adanya isyarat yang ingin disampaikan sang merpati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu merpali itu melintas, para mujahidin langsung berlindung di tempat persembunyian mereka. Ternyata dugaan mereka benar. Selang beberapa saat kemudian bom-bom israel datang menghujan. Para mujahidin itu pun selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adalagi cerita “keajaiban” mengenai seekor anjing, sebagaimana diberitakan situs filithin al aan. Suatu hari, tatkala sekumpulan mujahidin al qassam melakukan ribath di front pada tengah malam, tiba-tiba muncul seekor anjing militer israel jenis doberman. Anjing itu kelihatannya memang dilatih khusus untuk membantu pasukan israel menemukan tempat penyimpanan senjata dan persembunyian para mujahidin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anjing besar ini mendekat dengan menampakkan sikap tidak bersahabat. Salah seorang mujahidin kemudian mendekati anjing itu dan berkata kepadanya, “kami adalah para mujahidin di jalan allah dan kami diperintahkan untuk tetap berada di tempat ini. Karena itu, menjauhlah dari kami, dan jangan menimbulkan masalah untuk kami.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;setelah itu, si anjing duduk dengan dua tangannya dijulurkan ke depan dan diam. Akhirnya, seorang mujahidin yang lain mendekatinya dan memberinya beberapa korma. Dengan tenang anjing itu memakan korma itu, lalu beranjak pergi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kabut pun ikut membantu&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ada pula kisah menarik yang disampaikan oleh komandan lapangan al qassam di kamp pengungsian nashirat, langsung setelah usai shalat dhuhur di masjid al qassam (17/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat itu sekelompok mujahidin yang melakukan ribath di tal ajul terkepung oleh tank-tank israel dan pasukan khusus mereka. Dari atas, pesawat mata-mata terus mengawasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat posisi para mujahidin terjepit, kabut tebal tiba-tiba turun di malam itu. Kabut itu lelah menutupi pandangan mata tentara israel dan membantu pasukan mujahidin keluar dari kepungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus serupa diceritakan oleh abu ubaidah. Salah satu pemimpin lapangan al qassam, sebagaimana ditulis situs almesryoon.com. La bercerita bagaimana kabut tebal tiba-tiba turun dan membatu para mujahidin untuk melakukan serangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya, pasukan mujahiddin tengah menunggu waktu yang tepat untuk mendekati tank-tank tentara israel guna meledakkannya. “tak lupa kami berdoa kepada allah agar dimudahkan untuk melakukan serangan ini,” kata abu ubaidah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba turunlah kabut tebal di tempat tersebut. Pasukan mujahidin segera bergerak menyelinap di antara tank-tank, menanam ranjau-ranjau di dekatnya, dan segera meninggalkan lokasi tanpa diketahui pesawat mata-mata yang memenuhi langit gaza, atau oleh pasukan infantri israel yang berada di sekitar kendaraan militer itu. Lima tentara israel tewas di tempat dan puluhan lainnya luka-luka setelah ranjau-ranjau itu meledak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Selamat dengan al-Qur’an&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ini bermula ketika salah seorang pejuang yang menderita luka memasuki rumah sakit As Syifa’. Seorang dokter yang memeriksanya kaget ketika mengelahui ada sepotong proyektil peluru bersarang di saku pejuang tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang membuat ia sangat kaget adalah timah panas itu gagal menembus jantung sang pejuang karena terhalang oleh sebuah buku doa dan mushaf al-Qur’an yang selalu berada di saku sang pejuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku kumpulun doa itu berlobang, namun hanya sampul muka mushaf itu saja yang rusak, sedangkan proyektil sendiri bentuknya sudah “berantakan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini disaksikan sendiri oleh Dr Hisam Az Zaghah, dan diceritakannya saat Festival Ikatan Dokter Yordan sebagaimana ditulis situs partai Al Ikhwan Al Muslimun (23/1/2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Hisam juga memperlihatkan bukti berupa sebuah proyektil peluru, mushaf Al Qur’an, serta buku kumpulan doa-doa berjudul Hishnul Muslim yang menahan peluru tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Ahid, imam Masjid AnNur di Hay As Syeikh Ridzwan, juga punya kisah menarik. Sebelumnya, Israel telah menembakkan 3 rudalnya ke masjid itu hingga tidak tersisa kecuali hanya puing-puing bangunan. “Akan tetapi mushaf-mushaf Al Quran tetap berada di tampatnya dan tidak tersentuh apa-apa,” ucapnya seraya tak henti bertasbih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami temui beberapa mushaf yang terbuka tepat di ayat-ayat yang mengabarkan tentang kemenangan dan kesabaran, seperti firman Allah, ‘Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar, yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah mereka berkata, sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nyalah kami kembali,”(Al-Baqarah [2]: 155-156),” jelas Abu Ahid sebagaimana dikutip Islam Online (15/1/2009).***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Harum Jasad Para Syuhada&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah As Shani adalah anggota kesatuan sniper (penembak jitu) al-Qassam yang menjadi sasaran rudal pesawat F-16 Israel ketika sedang berada di pos keamanan di Nashirat, Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jasad komandan lapangan al-Qassam dan pengawal khusus para tokoh Hamas ini “hilang” setelah terkena rudal. Selama dua hari jasad tersebut dicari, ternyata sudah hancur tak tersisa kecuali serpihan kepala dan dagunya. Serpihan-serpihan tubuh itu kemudian dikumpulkan dan dibawa pulang ke rumah oleh keluarganya untuk dimakamkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum dikebumikan, sebagaimana dirilis situs syiria-aleppo. com (24/1/2009), serpihan jasad tersebut sempat disemayamkan di sebuah ruangan di rumah keluarganya. Beberapa lama kemudian, mendadak muncul bau harum misk dari ruangan penyimpanan serpihan tubuh tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keluarga Abdullah As Shani’ terkejut lalu memberitahukan kepada orang-orang yang mengenal sang pejuang yang memiliki kuniyah (julukan) Abu Hamzah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu, puluhan orang ramai-ramai mendatangi rumah tersebut untuk mencium bau harum yang berasal dari serpihan-serpihan tubuh yang diletakkan dalam sebuah kantong plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, menurut pihak keluarga, 20 hari setelah wafatnya pria yang tak suka menampakkan amalan-amalannya ini, bau harum itu kembali semerbak memenuhi rungan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita yang sama terjadi juga pada jenazah Musa Hasan Abu Nar, mujahid Al Qassam yang juga syahid karena serangan udara Israel di Nashiriyah. Dr Abdurrahman Al Jamal, penulis yang bermukim di Gaza, ikut mencium bau harum dari sepotong kain yang terkena darah Musa Hasan Abu Nar. Walau kain itu telah dicuci berkali-kali, bau itu tetap semerbak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Partai Amal Mesir, Majdi Ahmad Husain, menyaksikan sendiri harumnya jenazah para syuhada. Sebagaunana dilansir situs Al Quds Al Arabi (19/1/2009), saat masih berada di Gaza, ia menyampaikan, “Saya telah mengunjungi sebagian besar kota dan desa-desa. Saya ingin melihat bangunan-bangunan yang hancur karena serangan Israel. Percayalah, bahwa saya mencium bau harumnya para syuhada.” &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dua Pekan Wafat, Darah Tetap Mengalir&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yasir Ali Ukasyah sengaja pergi ke Gaza dalam rangka bergabung dengan sayap milisi pejuang Hamas, Brigade Izzuddin al-Qassam. Ia meninggalkan Mesir setelah gerbang Rafah, yang menghubungkan Mesir-Gaza, terbuka beberapa bulan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, pemuda yang gemar menghafal al-Qur’an ini sempat mengikuti wisuda huffadz (para penghafal) al-Qur’an di Gaza dan bergabung dengan para mujahidin untuk memperoleh pelatihan militer. Sebelum masuk Gaza, di pertemuan akhir dengan salah satu sahabatnya di Rafah, ia meminta didoakan agar memperoleh kesyahidan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung tak dapat ditolak, malang tak dapat diraih, di bumi jihad Gaza, ia telah memperoleh apa yang ia cita-citakan. Yasir syahid dalam sebuah pertempuran dengan pasukan Israel di kamp pengungsian Jabaliya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kondisi medan, jasadnya baru bisa dievakuasi setelah dua pekan wafatnya di medan pertempuran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sudah dua pekan meninggal, para pejuang yang ikut serta melakukan evakuasi menyaksikan bahwa darah segar pemuda berumur 21 tahun itu masih mengalir dan fisiknya tidak rusak. Kondisinya mirip seperti orang yang sedang tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum syahid, para pejuang pernah menawarkan kepadanya untuk menikah dengan salah satu gadis Palestina, namun ia menolak. “Saya meninggalkan keluarga dan tanah air dikarenakan hal yang lebih besar dari itu,” jawabnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kabar tentang kondisi jenazah pemuda yang memiliki kuniyah Abu Hamzah beredar di kalangan penduduk Gaza. Para khatib juga menjadikannya sebagai bahan khutbah Jumat mereka atas tanda-tanda keajaiban perang Gaza. Cerita ini juga dimuat oleh Arab Times (7/2/ 2009) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Terbunuh 1.000, Lahir 3.000&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hilang seribu, tumbuh tiga ribu. Sepertinya, ungkapan ini cocok disematkan kepada penduduk Gaza. Kesedihan rakyat Gaza atas hilangnya nyawa 1.412 putra putrinya, terobati dengan lahirnya 3.700 bayi selama 22 hari gempuran Israel terhadap kota kecil ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamam Nisman, Direktur Dinas Hubungan Sosial dalam Kementerian Kesehatan pemerintahan Gaza menyatakan bahwa dalam 22 hari 3.700 bayi lahir di Gaza. “Mereka lahir antara tanggal 27 Desember 2008 hingga 17 Januari 2009, ketika Is*rael melakukan serangan yang menyebabkan meninggalnya 1.412 rakyat Gaza, yang mayoritas wanita dan anak-anak,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan Januari tercatat sebagai angka kelahiran tertinggi dibanding bulan-bulan sebelumnya. “Setiap tahun 50 ribu kasus kelahiran tercatat di Gaza. Dan, dalam satu bulan tercatat 3.000 hingga 4.000 kelahiran. Akan tetapi di masa serangan Israel 22 hari, kami mencatat 3.700 kelahiran dan pada sisa bulan Januari tercatat 1.300 kelahiran. Berarti dalam bulan Januari terjadi peningkatan kelahiran hingga 1.000 kasus,” katanya kepada islamonline.net (2/2/ 2009).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasio antara kematian dan kelahiran di Gaza memang tidak sama. Angka kelahiran, jelasnya lagi, mencapai 50 ribu tiap tahun, sedang kematian mencapai 5 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Israel sengaja membunuh para wanita dan anak-anak untuk menghapus masa depan Gaza. Sebanyak 440 anak-anak dan 110 wanita telah dibunuh dan 2.000 anak serta 1.000 wanita mengalami luka-luka,” ungkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-388660268534787064?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/388660268534787064/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/kejadian-kejadian-aneh-dan-misterius.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/388660268534787064'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/388660268534787064'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/kejadian-kejadian-aneh-dan-misterius.html' title='Kejadian Aneh Dan Misterius Seputar Perang Gaza'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGqxmiCFJI/AAAAAAAAAOQ/xlNpl7N-NvQ/s72-c/tank.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7157567549006086202</id><published>2010-07-29T22:08:00.006+07:00</published><updated>2010-07-29T23:09:18.344+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Sehelai Bulu Mata Menyelamatkan Dari Api Neraka</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGZKSMmJXI/AAAAAAAAAOA/cOyeD4n6Mr4/s1600/bulumata.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt; &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGndNx3lRI/AAAAAAAAAOI/-qIUTeXJrlk/s1600/bulumata.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGndNx3lRI/AAAAAAAAAOI/-qIUTeXJrlk/s320/bulumata.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dikisahkan kelak pada hari Pembalasan, ada seorang hamba Allah sedang diadili. Ia dituduh bersalah, menyia-nyiakan umurnya di dunia untuk berbuat maksiat. Tetapi ia berkeras membantah. "Tidak. Demi langit dan bumi sungguh tidak benar. Saya tidak melakukan semua itu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi saksi-saksi mengatakan engkau betul-betul telah menjerumuskan dirimu sendiri ke dalam dosa," Jawab Malaikat. Orang itu menoleh ke kiri dan ke kanan, lalu ke segenap penjuru. Tetapi ia tidak menjumpai seorang saksi pun yang sedang berdiri. Disitu dia hanya sendirian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya ia pun menyanggah, "Manakah saksi-saksi yang kau maksudkan? Di sini tidak ada siapa-siapa kecuali aku dan suaramu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Inilah saksi-saksi itu,"ujar malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba mata angkat bicara, "Saya yang memandangi."&lt;br /&gt;Disusul oleh telinga, "Saya yang mendengarkan."&lt;br /&gt;Hidung pun tidak ketinggalan, "Saya yang mencium."&lt;br /&gt;Bibir mengaku, "Saya yang merayu."&lt;br /&gt;Lidah menambah, "Saya yang menghisap."&lt;br /&gt;Tangan meneruskan, "Saya yang meraba dan meremas."&lt;br /&gt;Kaki menyusul, "Saya yang dipakai lari ketika ketahuan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Nah kalau kubiarkan, seluruh anggota tubuhmu akan memberikan kesaksian tentang perbuatan aibmu itu", ucap malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang itupun tidak dapat mampu membuktikan sanggahannya lagi. Ia putus asa dan amat berduka, sebab sebentar lagi bakal dimasukkan ke dalam neraka jahanam. Padahal, rasa-rasanya ia telah terbebas dari tuduhan dosa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;Tatkala ia sedang dilanda kesedihan itu, sekonyong-konyong terdengar suara yang amat lembut dari selembar bulu matanya: "Saya pun ingin juga mengangkat sumpah sebagai saksi." "Silakan", kata malaikat. "Terus terang saja, menjelang ajalnya, pada suatu tengah malam yang lengang, aku pernah dibasahinya dengan air mata ketika ia sedang menangis menyesali perbuatan buruknya. Bukankah Nabinya pernah berjanji, bahwa apabila ada seorang hamba kemudian bertaubat, walaupun selembar bulu matanya saja yang terbasahi air matanya, namun sudah diharamkan dirinya dari ancaman api neraka? Maka saya, selembar bulu matanya, berani tampil sebagai saksi bahwa ia telah melakukan tobat sampai membasahi saya dengan air mata penyesalan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan kesaksian selembar bulu mata itu, orang tersebut di bebaskan dari neraka dan diantarkan ke surga. Sampai terdengar suara bergaung kepada para penghuni surga: "Lihatlah, Hamba Tuhan ini masuk surga karena pertolongan sehelai bulu mata."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu selalu berbuat baiklah ketika kita masih di berikan kesempatan oleh Allah SWT. Jangan sia-siakan kesempatan tersebut selagi nyawa masih dikandung badan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7157567549006086202?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7157567549006086202/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/sehelai-bulu-mata-menyelamatkan-dari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7157567549006086202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7157567549006086202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/sehelai-bulu-mata-menyelamatkan-dari.html' title='Sehelai Bulu Mata Menyelamatkan Dari Api Neraka'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGndNx3lRI/AAAAAAAAAOI/-qIUTeXJrlk/s72-c/bulumata.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6614262706804119198</id><published>2010-07-25T22:32:00.005+07:00</published><updated>2010-07-29T23:40:59.173+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Islam'/><title type='text'>Kisah Dirampasnya Selendang Allah</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGvD14qkVI/AAAAAAAAAOY/Tm5cWr8DXFI/s1600/mujahid.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGvD14qkVI/AAAAAAAAAOY/Tm5cWr8DXFI/s320/mujahid.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Baghdad, akhir Muharram tahun 656 H. Ini adalah bulan dan tahun dimana kebesaran kekuasaan dan peradaban Islam dikubur dalam-dalam, di bawah lautan darah yang tak lagi merah. Ya, ini adalah tahun pupusnya Khilafah Abbasiyah Kedua, dalam tragedi pembantaian yang sangat biadab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasukan Tartar adalah pembantai itu. Orang-orang Mongol dan Siberia yang telah dipersatukan Jengis Khan, berubah menjadi monster-monster kalap yang sangat haus darah dan nyawa manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, kota-kota Islam penting di bawah kekuasaan Khawarizm runtuh. Seperti Bukhara, Samarqand, Hamadan, Maru, dan Naisabur, semuanya takluk di bawah Mongol.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu tentara Mongol bergeser ke Persia, juga melakukan hal yang sama di sana. Ibnul Atsir, salah seorang sejarawan Muslim tersohor sampai-sampai tidak mampu melukiskan bagaimana peristiwa menyedihkan itu terjadi. Ia bahkan tidak bisa menuliskan peristiwa itu kecuali beberapa tahun kemudian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berkata, "Aku berdiam diri beberapa tahun dalam keadaan dihantui peristiwa tersebut, dihantui kedahsyatannya, juga kebencianku kepada peristiwa itu. Siapakah yang bisa dengan sederhana meratapi Islam dan kaum muslimin? Siapakah yang bisa dengan mudah mengingat kepedihan itu? Aduhai sekiranya ibuku tidak melahirkanku, sekiranya aku mati sebelum ini, dan aku hanya menjadi manusia yang dilupakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Persia, kebengisan mereka dilanjutkan ke Baghdad, jantung kekuasaan Khalifah Abbasiah Kedua. Sang Khalifah, Al-Musta'syim Billah dibunuh beserta keluarganya. Kaum muslimin dihabisi. Pembantaian itu sendiri berlanjut selama empat puluh hari empat puluh malam. Mayat-mayat berserakan dimana-mana. Satu juta delapan ratus ribu mayat bukan angka yang sedikit. Bahkan Ibnu Katsir menyebut korban tewas dari kaum muslimin mencapai dua juta orang. Benar-benar mengenaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lambang-lambang peradaban Islam diruntuhkan. Perpustakaan dibinasakan. Ini sejarah kedzaliman yang sangat menyakitkan sepanjang sejarah kaum muslimin. Yang terakhir saat ini pun, Yahudi melalui kekuasaan di Amerika Serikat terus melakukan kedzaliman-kedzaliman fisik maupun non fisik kepada kaum muslimin. Sangat tidak adil jika kaum muslimin terus difitnah, ditekan, dibunuh dengan menghalalkan segala cara. Kedzaliman, sungguh, sepanjang sejarah telah menjadi hiasan orang-orang yang berkuasa, atau mereka yang sok berkuasa. Keangkuhan, kesombongan, dan kebiadaban, telah menjadi selendang kebanggaan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Merampas selendang Allah, dalam arti menyekutukan-Nya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar." (QS. An-Nisa': 48)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Merampas selendang Allah, dalam arti merendahkan eksistensi-Nya.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ini tidak hanya menjadi tabiat orang-orang kafir yang tidak percaya keberadaan Allah. Seperti umat-umat terdahulu yang disiksa dengan bermacam azab karena menolak keberadaan Allah SWT. Umat Nabi Nuh ditenggelamkan, umat Nabi Luth ditelan bumi, begitu juga dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia yang telah dijajah oleh paham materialisme, memang benar-benar telah melahirkan manusia yang berani merampas selendang Allah, melalui pemikiran-pemikiran mereka, keyakinan ilmiah mereka, juga tata kehidupan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit ini tentu tidak boleh merasuki jiwa seorang Muslim. Apa pun kondisi dunia yang diarunginya. Allah terlalu Perkasa bagi seorang manusia, bahkan seluruh makhluk-Nya. Betapa Allah memiliki tentara di langit dan di bumi. Tidak ada yang mengetahui kecuali Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daunpun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfuzh)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Dialah yang menidurkan kamu di malam hari dan Dia mengetahui apa yang kamu kerjakan di siang hari, kemudian Dia membangunkan kamu pada siang hari untuk disempurnakan umur(mu) yang telah ditentukan, kemudian kepada Allah-lah kamu kembali, lalu Dia memberitahukan kepadamu apa yang dahulu kamu kerjakan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan Dialah yang mempunyai kekuasaan tertinggi atas semua hamba-Nya, dan diutusnya kepadamu malaikat-malaikat penjaga, sehingga apabila datang kematian kepada salah seorang di antara kamu, ia diwafatkan oleh malaikat-malaikat Kami, dan malaikat-malaikat Kami itu tidak melalaikan kewajibannya." (QS. Al-An'aam: 59-61)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Merampas selendang Allah, dalam arti menyakiti-Nya dan menghinakan para hamba-Nya yang beriman.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan melanatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan. Dan orang-orang yang menyakiti orang-orang mumin dan muminat tanpa kesalahan yang mereka perbuat, maka sesungguhnya mereka telah memikul kebohongan dan dosa yang nyata." (QS. Al-Ahzaab: 57-58) "Sesungguhnya orang-orang yang mendatangkan cobaan kepada orang-orang mumin laki-laki dan perempuan kemudian mereka tidak bertaubat, maka bagi mereka azab jahannam dan bagi mereka azab (neraka) yang membakar." (QS. Al-Buruuj: 10)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Merampas selendang Allah, dalam arti menyakiti diri-sendiri&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Apakah mendzalimi diri-sendiri termasuk kategori merampas selendang Allah? Ya. Sebab secara kronologis, mendzalimi diri sendiri artinya seseorang dengan sombong menolak kekuasaan Allah mengatur dirinya. Padahal Allah berkuasa dan berhak untuk mengatur manusia sesuai jalan yang diinginkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disarikan dari : &lt;a href="http://imaduddien-matahati.blogspot.com/2010/02/jangan-sekali-kali-merampas-selendang.html"&gt;Tarbawi edisi 70 Th V&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6614262706804119198?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6614262706804119198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/kisah-dirampasnya-selendang-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6614262706804119198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6614262706804119198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/kisah-dirampasnya-selendang-allah.html' title='Kisah Dirampasnya Selendang Allah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TFGvD14qkVI/AAAAAAAAAOY/Tm5cWr8DXFI/s72-c/mujahid.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-3818877656519262852</id><published>2010-07-25T19:24:00.002+07:00</published><updated>2010-07-29T23:42:26.935+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Abu Ubaidah bin Jarrah, Gubernur Syam Yang Zuhud</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExM2kT_QNI/AAAAAAAAANA/z_2Gso3jsYY/s1600/abuubaidah.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExM2kT_QNI/AAAAAAAAANA/z_2Gso3jsYY/s320/abuubaidah.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Abu Ubaidah adalah seorang sahabat yang terpercaya dan dicintai Rasulullah saw. Dia ikut banyak peperangan membela panji-panji Islam. Bahkan, menjadi panglima perang yang sangat memperhatikan keselamatan tentaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan Abdullah bin Masud bangga dengannya. Paman-pamanku yang paling setia sebagai sahabat Rasulullah saw, cuma tiga orang. Mereka adalah Abu Bakar, Umar, dan Abu Ubaidah, begitu ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw. sendiri mengakui kualitas Abu Ubaidah. Bagi suatu kaum adalah seseorang yang paling mereka percayai dan bagi kaum ini adalah Abu Ubaidah bin Jarrah, begitu sabda Rasulullah saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di masa pemerintahan Abu Bakar sebagai Khalifah, Abu Ubaidah dipercaya sebagai Ketua Pengawas Perbendaharaan Negara. Abu Bakar kemudian mengangkatnya menjadi Gubernur Syam. Jabatan ini diemban Abu Ubaidah hingga di masa pemerintahan Umar bin Khattab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian Umar mengangkat Abu Ubaidah sebagai Panglima Perang menggantikan Khalid bin Walid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, ketika di masa pemerintahan Abu Ubaidah, Syam dikepung musuh. Umar berkirim surat kepada Abu Ubaidah. Isinya, Sesunggunya tidak akan pernah ada seorang mukmin yang dibiarkan Allah dalam suatu penderitaan melainkan Dia akan melapangkan jalannya, hingga kesulitan akan dibalas-Nya dengan kemudahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat itu dibalas oleh Abu Ubaidah dengan kalimat, Sesungguhnya Allah swt. telah berfirman: Ketahuilah bahwasanya kehidupan dunia ini hanyalah main-main dan senda gurau, bermewah-mewah, dan saling membanggakan kekayaan dan anak pinak di antaramu, ibarat hujan (menyirami bumi), tumbuh-tumbuhan (menjadi subur menghijau), mengagumkan para petani. Lalu tanaman itu mengering, tampak menguning, kemudian menjadi rapuh dan hancur. Sedang di akhirat kelak, ada azab yang berat (bagi mereka yang menyenangi kemewahan dunia) namun ada pula ampunan dan keridhaan Allah (bagi yang mau bertobat). Kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang palsu belaka. (Al-Haddid: 20)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat balasan Abu Ubaidah ini oleh Umar dibacakan di depan kaum muslimin seusai melaksanakan shalat berjamah. Wahai penduduk Madinah, sesungguhnya Abu Ubaidah mengharapkan aku dan kalian semua suka berjihad, kata Umar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang Abu Ubaidah dikenal orang di zamannya sebagai orang yang zuhud. Umar pernah berkunjung ke Syam ketika Abu Ubaidah menjabat sebagai gubernur. Abu Ubaidah, untuk apakah aku datang ke rumahmu? tanya Umar. Jawab Abu Ubaidah, Untuk apakah kau datang ke rumahku? Sesungguhnya aku takut kau tak kuasa menahan air matamu begitu mengetahui keadaanku nanti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun Umar memaksa. Akhirnya Abu Ubaidah mengizinkan Umar berkunjung ke rumahnya. Sungguh Umar terkejut. Ia mendapati rumah Sang Gubernur Syam kosong melompong. Tidak ada perabotan sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar bertanya, Hai Abu Ubaidah, di manakah penghidupanmu? Mengapa aku tidak melihat apa-apa selain sepotong kain lusuh dan sebuah piring besar itu, padahal kau seorang gubernur?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adakah kau memiliki makanan? tanya Umar lagi. Abu Ubaidah kemudian berdiri dari duduknya menuju ke sebuah ranjang dan memungut arang yang didalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umar pun meneteskan air mata melihat kondisi gubernurnya seperti itu. Abu Ubaidah pun berujar, Wahai Amirul Mukminin, bukankah sudah kukatakan tadi bahwa kau ke sini hanya untuk menangis. Umar berkata, Ya Abu Ubaidah, banyak sekali di antara kita orang-orang yang tertipu oleh godaan dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika Umar mengirimi uang kepada Abu Ubaidah sejumlah empat ribu dinar. Orang yang diutus Umar melaporkan kepada Umar, Abu Ubaidah membagi-bagi kirimanmu. Umar berujar, Alhamdulillah, puji syukur kepada-Nya yang telah menjadikan seseorang dalam Islam yang memiliki sifat seperti dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah Abu Ubaidah. Hidup baginya adalah pilihan. Ia memilih zuhud dengan kekuasaan dan harta yang ada di dalam genggamannya. Baginya jabatan bukan aji mumpung buat memperkaya diri. Tapi, kesempatan untuk beramal lebih intensif guna meraih surga.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-3818877656519262852?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/3818877656519262852/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/abu-ubaidah-bin-jarrah-gubernur-syam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3818877656519262852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3818877656519262852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/abu-ubaidah-bin-jarrah-gubernur-syam.html' title='Abu Ubaidah bin Jarrah, Gubernur Syam Yang Zuhud'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExM2kT_QNI/AAAAAAAAANA/z_2Gso3jsYY/s72-c/abuubaidah.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-4149950551902602932</id><published>2010-07-24T16:33:00.000+07:00</published><updated>2010-07-24T16:33:46.167+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Rasulullah Dan Seorang Pengemis Yahudi Buta</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEqzVUiPX9I/AAAAAAAAAMw/eweY8gvoMVA/s1600/Kaligrafi+-+Muhammad.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEqzVUiPX9I/AAAAAAAAAMw/eweY8gvoMVA/s320/Kaligrafi+-+Muhammad.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Di sudut pasar Madinah ada seorang pengemis Yahudi buta yang setiap harinya selalu berkata kepada setiap orang yang mendekatinya, "Jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya maka kalian akan dipengaruhinya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, setiap pagi Muhammad Rasulullah saw mendatanginya dengan membawakan makanan. Tanpa berucap sepatah kata pun, Rasulullah menyuapkan makanan yang dibawanya kepada pengemis itu, sedangkan pengemis itu tidak mengetahui bahwa yang menyuapinya itu adalah Rasulullah Muhammad—orang yang selalu ia caci maki dan sumpah serapahi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah saw melakukan hal ini setiap hari sampai beliau wafat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah wafatnya Rasulullah saw praktis tidak ada lagi orang yang membawakan makanan setiap pagi kepada pengemis Yahudi buta itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Abubakar berkunjung ke rumah anaknya Aisyah, yan g tidak lain tidak bukan merupakan istri Rasulullah. Ia bertanya kepada anaknya itu, "Anakku, adakah kebiasaan Rasulullah yang belum aku kerjakan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah menjawab, "Wahai ayah, engkau adalah seorang ahli sunnah dan hampir tidak ada satu kebiasaannya pun yang belum ayah lakukan kecuali satu saja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Apakah Itu?" tanya Abubakar penasaran. Ia kaget juga karena merasa sudah mengetahui bagaimana kebiasaan Rasulullah semasa hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap pagi Rasulullah selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang ada di sana," kata Aisyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan harinya Abubakar RA pergi ke pasar dengan membawa makanan untuk diberikan kepada pengemis itu. Abubakar mendatangi pengemis itu lalu memberikan makanan itu kepadanya. Ketika Abubakar mulai menyuapinya, si pengemis marah sambil menghardik, "Siapakah kamu ?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abubakar menjawab, "Aku orang yang biasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan! Engkau bukan ora ng yang biasa mendatangiku," bantah si pengemis buta itu dengan ketus "Apabila ia datang kepadaku tidak susah tangan ini memegang dan tidak susah mulut ini mengunyah. Orang yang biasa mendatangiku itu selalu menyuapiku, tapi terlebih dahulu dihaluskannya makanan tersebut setelah itu ia berikan padaku."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abubakar tidak dapat menahan air matanya, ia menangis sambil berkata kepada pengemis itu, "Aku memang bukan orang yang biasa datang padamu. Aku adalah salah seorang dari sahabatnya. Orang yang mulia itu telah tiada. Ia adalah Muhammad Rasulullah saw."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika itu juga kaget pengemis itu. Ia pun menangis mendengar penjelasan Abubakar, dan kemudian berkata, "Benarkah demikian? Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, ia tidak pernah memarahiku sedikitpun. Ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi, ia begitu mulia.... " Pengemis Yahudi buta tersebut akhirnya bersyahadat di hadapan Abubakar saat itu juga dan sejak hari itu menjadi Muslim.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-4149950551902602932?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/4149950551902602932/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/rasulullah-dan-seorang-pengemis-yahudi.html#comment-form' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/4149950551902602932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/4149950551902602932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/07/rasulullah-dan-seorang-pengemis-yahudi.html' title='Rasulullah Dan Seorang Pengemis Yahudi Buta'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEqzVUiPX9I/AAAAAAAAAMw/eweY8gvoMVA/s72-c/Kaligrafi+-+Muhammad.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-3496067475203559900</id><published>2010-06-02T22:45:00.001+07:00</published><updated>2010-07-24T16:37:50.513+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Mutiara Yang Sangat Berharga</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEq0SJrHu3I/AAAAAAAAAM4/elyKGLJ3LxQ/s1600/Mutiara+Laut+Tahuna.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEq0SJrHu3I/AAAAAAAAAM4/elyKGLJ3LxQ/s320/Mutiara+Laut+Tahuna.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Seorang guru wanita sedang bersemangat mengajarkan sesuatu kepada murid-muridnya. Ia duduk menghadap murid-muridnya. Di tangan kirinya ada kapur, ditangan kanannya ada pemadam. Guru itu berkata, "Saya ada satu permainan... Caranya begini, ditangan kiri saya ada kapur,di tangan kanan ada pemadam. Jika saya angkat kapur ini, maka berserulah "Kapur!", jika saya angkat pemadam ini, maka katalah "Pemadam!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid muridnya pun mengerti dan mengikuti. Guru berganti-gantian mengangkat antara kanan dan kiri tangannya, semakin lama semakin cepat. Beberapa saat kemudian guru kembali berkata, "Baik sekarang perhatikan. Jika saya angkat kapur, maka sebutlah "Pemadam!", jika saya angkat pemadam, maka katakanlah "Kapur!". Dan diulangkan seperti tadi, tentu saja murid-murid tadi keliru dan kikuk, dan sangat sukar untuk mengubahnya. Namun lambat laun, mereka sudah biasa dan tidak lagi kikuk. Selang beberapa saat, permainan berhenti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang guru tersenyum kepada murid-muridnya. "Murid-murid, begitulah kita umat Islam. Mulanya yang haq itu haq, yang bathil itu bathil. Kita begitu jelas membedakannya. Namun kemudian, musuh musuh kita memaksakan kepada kita dengan berbagai cara, untuk menukarkan sesuatu, dari yang haq menjadi bathil, dan sebaliknya. Pertama-tama mungkin akan sukar bagi kita menerima hal tersebut, tapi kerana terus disosialisasikan dengan cara-cara menarik oleh mereka, akhirnya lambat laun kamu akan terbiasa dengan hal itu. Dan anda mulai dapat mengikutinya. Musuh-musuh kamu tidak pernah berhenti membalik dan menukar nilai dan etika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Keluar berduaan, berkasih-kasihan tidak lagi sesuatu yang aneh, Zina tidak lagi jadi persoalan, pakaian seksi menjadi hal yang lumrah, tanpa rasa malu, sex sebelum nikah menjadi suatu kebiasaan dan trend, hiburan yang asyik dan panjang sehingga melupakan yang wajib adalah biasa, materialistik kini menjadi suatu gaya hidup dan lain lain." "Semuanya sudah terbalik. Dan tanpa disadari, anda sedikit demi sedikit menerimanya tanpa rasa ia satu kesalahan dan kemaksiatan. Paham?" tanya Guru kepada murid-muridnya. "Paham Bu guru..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Baik permainan kedua..." begitu Guru melanjutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ibu Guru ada Qur'an, Ibu Guru akan letakkannya di tengah karpet. Sekarang anda berdiri di luar karpet. Permainannya adalah, bagaimana caranya mengambil Qur'an yang ada ditengah tanpa memijak karpet?" Murid-muridnya berpikir. Ada yang mencuba alternatif dengan tongkat, dan lain-lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Guru memberikan jalan keluar, digulungnya karpet, dan ia ambil Qur'an. Ia memenuhi syarat, tidak menginjak karpet .&lt;br /&gt;"Murid-murid, begitulah ummat Islam dan musuh-musuhnya...Musuh-musuh Islam tidak akan menginjak-injak anda dengan terang-terang...Karena tentu anda akan menolaknya mentah-mentah. Orang biasapun tak akan rela kalau Islam dihina dihadapan mereka. Tapi mereka akan menggulung anda perlahan-lahan dari pinggir, sehingga anda tidak sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika seseorang ingin membuat rumah yang kuat, maka dibuat pondasi yang kuat. Begitulah Islam, jika ingin kuat, maka bangunlah aqidah yang kuat. Sebaliknya, jika ingin membongkar rumah, tentu susah kalau dimulai dgn pondasinya dulu, tentu saja hiasan-hiasan dinding akan dikeluarkan dulu, kursi dipindahkan dulu, Almari dibuang dulu satu persatu, baru rumah dihancurkan. ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Begitulah musuh-musuh Islam menghancurkan kita. Ia tidak akan menghantam terang-terangan, tapi ia akan perlahan-lahan meletihkan anda. Mulai dari perangai anda, cara hidup, pakaian dan lain-lain,sehingga meskipun anda muslim, tapi anda telah meninggalkan ajaran Islam dan mengikuti cara yang mereka... Dan itulah yang mereka inginkan." "Ini semua adalah fenomena Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran). Dan inilah yang dijalankan oleh musuh musuh kita... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa mereka tidak berani terang-terang menginjak-injak Ibu Guru?" Tanya murid- murid. "Sesungguhnya dahulu mereka terang-terang menyerang, misalnya Perang Salib, Perang Tartar, dan lain-lain. Tapi sekarang tidak lagi." "Begitulah Islam... Kalau diserang perlahan-lahan, mereka tidak akan sadar, akhirnya hancur. Tapi kalau diserang serentak terang-terangan, mereka akan bangkit serentak, baru mereka akan sadar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau begitu, kita selesaikan pelajaran kita kali ini, dan mari kita berdoa dahulu sebelum pulang...." Matahari bersinar terik tatkala anak-anak itu keluar meninggalkan tempat belajar mereka dengan pikiran masing-masing di kepalanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RENUNGILAH SAHABAT SEMUA..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TOLONG SEBARKAN PADA SAUDARA-SAUDARA ISLAM KITA..SEMOGA ALLAH MEMBERI TAUFIQ DAN HIDAYAH PADA KITA DAN KELUARGA KITA... MARILAH KITA SAMA2 SADAR BAHWA&lt;br /&gt;AGAMA, BANGSA DAN TANAH AIR KITA SEMAKIN TERANCAM!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMAT ISLAM SEMAKIN MUDAH DIBELI DENGAN UANG, DILALAIKAN DENGAN KEINDAHAN DAN MEMUJA KESERAKAHAN HIDUP, HINGGA HILANG MARTABAT DAN HARGA DIRI!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUK ITU, MARILAH, KITA BETULKAN APA YG KITA MAMPU BERSAMA-SAMA..JANGAN HANYA BILA SEGALANYA SUDAH TERJADI, SAMA SEPERTI SAUDARA KITA DI NEGARA-NEGARA LAINNYA, BARU KESADARAN ITU TIMBUL, MUNGKIN MASIH BELUM TERLAMBAT TAPI KITA MASIH BISA INSYA ALLAH MEMPERBAIKINYA. MULAI DARI DIRI KITA, KELUARGA KITA, KERABAT, SAHABAT DAN ORANG-ORANG DISEKELILING KITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;YA ALLAH, SATUKANLAH UMAT ISLAM.. AMIIINN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai umat Islam yang bertanggungjawab, tolonglah forwardkan e-mail ini kepada sahabat-sahabat Islam kita yang lain. Semoga yang baik dijadikan teladan dan yang buruk dijadikan peringatan.. WALLAHU A’LAM!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah ,kebenaran senantiasa datang dari Allah subhanahu wa ta'ala kita sebagai hamba-Nya hanya bisa berusaha dan berdoa serta terus berusaha untuk menjaga supaya nikmat IMAN dan ISLAM senantiasa tetap bersemi indah dalam diri kita, amin Ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukanlah dikatakan orang baik jika kita masih bermaksiat kepada Allah ta'ala"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saudariku se-iman, yang belum berhijab, segeralah berhijab, hidayah Allah tidak datang begitu saja, melainkan harus diusahakan. Berusaha dan terus berusaha untuk mempelajari qalam-Nya, berjalan di muka bumi berpegangan terhadap Quran dan Sunnah sesuai pemahaman Salafus Shalih, Insya Allah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-3496067475203559900?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/3496067475203559900/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/06/mutiara-yang-sangat-berharga.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3496067475203559900'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3496067475203559900'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/06/mutiara-yang-sangat-berharga.html' title='Mutiara Yang Sangat Berharga'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TEq0SJrHu3I/AAAAAAAAAM4/elyKGLJ3LxQ/s72-c/Mutiara+Laut+Tahuna.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-541261858684160459</id><published>2010-05-18T20:24:00.003+07:00</published><updated>2010-05-20T19:50:06.119+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Makna Kehilangan</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font: inherit;" valign="top"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S_UvBs5VZrI/AAAAAAAAAMo/0czxXcF1sRk/s1600/Sepatu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S_UvBs5VZrI/AAAAAAAAAMo/0czxXcF1sRk/s200/Sepatu.jpg" width="186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Pada suatu hari di suatu tempat seorang bapak tua hendak menumpang sebuah  bus. Ketika bus berhenti dan saat ia menginjakkan kakinya ke  tangga, salah satu sepatunya terlepas dan jatuh ke jalan. Lalu pintu  tertutup dan bus mulai bergerak, sehingga ia tidak bisa memungut sepatu  yang terlepas tadi. Si bapak tua itu dengan tenang melepas sepatunya  yang sebelah dan melemparkannya keluar jendela.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pemuda yang  duduk dalam bus melihat kejadian itu, dan bertanya kepada si bapak tua,  "Aku memperhatikan apa yang Anda lakukan Pak. Mengapa Anda melemparkan  sepatu Anda yang sebelah juga?" Si bapak tua menjawab, "Supaya siapapun  yang menemukan sepatuku bisa memanfaatkannya. "  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Si bapak tua dalam  cerita di atas memahami filosofi dasar dalam hidup - jangan  mempertahankan sesuatu hanya karena kamu ingin memilikinya atau karena  kamu tidak ingin orang lain memilikinya.  Kita kehilangan banyak hal di  sepanjang masa hidup. Kehilangan tersebut pada awalnya tampak seperti  tidak adil dan merisaukan, tapi itu terjadi supaya ada perubahan positif  yang terjadi dalam hidup kita.  Kalimat di atas tidak dapat diartikan  kita hanya boleh kehilangan hal-hal jelek saja. Kadang, kita juga  kehilangan hal baik.  Ini semua dapat diartikan :  Supaya kita bisa  menjadi dewasa secara emosional dan spiritual, pertukaran antara  kehilangan sesuatu dan mendapatkan sesuatu haruslah terjadi.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti si  bapak tua dalam cerita, kita harus belajar untuk melepaskan sesuatu.  Tuhan sudah menentukan bahwa memang itulah saatnya si bapak tua  kehilangan sepatunya. Mungkin saja peristiwa itu terjadi supaya si bapak  tua nantinya bisa mendapatkan sepasang sepatu yang lebih baik.  Satu  sepatu hilang. Dan sepatu yang tinggal sebelah tidak akan banyak  bernilai bagi si bapak. Tapi dengan melemparkannya ke luar jendela,  sepatu itu akan menjadi hadiah yang berharga bagi gelandangan yang  membutuhkan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkeras hati dan berusaha mempertahankannya tidak  membuat kita atau dunia menjadi lebih baik. Kita semua harus memutuskan  kapan suatu hal, suatu keadaan atau seseorang masuk dalam hidup kita,  atau kapan saatnya kita lebih baik bersama yang lain.  Pada saatnya,  kita harus mengumpulkan keberanian untuk melepaskannya. Karena tiada  badai yang tak berlalu. Tiada Pesta yang tak pernah usai. Semua yang ada  didunia ini tiada yang abadi &lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-541261858684160459?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/541261858684160459/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/05/makna-kehilangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/541261858684160459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/541261858684160459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/05/makna-kehilangan.html' title='Makna Kehilangan'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S_UvBs5VZrI/AAAAAAAAAMo/0czxXcF1sRk/s72-c/Sepatu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6303272409739533362</id><published>2010-05-09T18:22:00.006+07:00</published><updated>2010-08-06T20:29:23.594+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah Islam'/><title type='text'>Pedang-pedang Rasulullah Muhammad SAW</title><content type='html'>&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="font: inherit;" valign="top"&gt;Nabi Muhammad SAW adalah pribadi yang lemah lembut. Walau begitu, beliau  juga terkenal sebagai panglima perang yang handal. Namun, Baginda  Nabi SAW tidaklah berlaku seperti raja atau pembesar pada umumnya yang  hanya duduk di singgasananya sementara prajuritnya bertempur di medan  perang.Jika Islam terusik, beliau selalu memimpin kaum muslimin  dengan berada di garda terdepan di garis pertempuran melawan para kafir  harbi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pertempuran selalu akrab dengan yang  disebut sebagai peralatan dan perlengkapan perang. Mulai dari beraneka  jenis senjata, pedang, tompak, busur beserta anak panah, tameng atau  perisau, baju zirah atau baju perang, sepatu alas kaki, dan lain  sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut catatan sejarah, Rasulullah SAW mempunyai  juga peralatan dan perlengkapan perang seperti yang disebut diatas.  Seperti misalnya, beliau mempunyai beberapa buah pedang, busur beserta  anak panahnya, baju zirah atau baju perang, sepatu alas kaki, dan lain  sebagainya. Rasulullah SAW memiliki 3 busur panah, Rauha', dan  Sauhath, serta si Kuning. Di sebut si Kuning karena busur panah itu  berwarna kuning.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkaitan dengan pedang, beliau disebutkan  mempunyai 9 buah pedang. Beragam pedang itu beliau dapatkan dari  warisan, hibah, maupun juga dari pampasan perang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pedang-pedang  beliau diantaranya itu adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;1. Pedang Al-Ma’thur.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh4.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6Oqy0pxI/AAAAAAAAAJA/fg8-veViQWI/pedangnabi_almasoor.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang ini merupakan warisan  dari ayahanda beliau, Abdullah bin Abdul Muthalib. Pedang Al-Ma’thur  atau Ma’thur al-Fijar ini berbentuk blade dengan panjang 99 cm.  Pegangannya terbuat dari emas dengan bentuk berupa menyerupai ular dan  dihiasi dengan emeralds dan pirus. Dekat dengan pegangan itu terdapat  Kufic ukiran tulisan huruf Arab yang berbunyi ‘Abdallah bin Abd  al-Mutalib’.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pedang ini yang menyertai perjalanan hijrah beliau dari  Makkah menuju ke Madinah. Pedang ini di kemudian hari bersama dengan  beberapa perang lainnya diberikan beliau kepada Sayyidina Ali bin Abi  Thalib.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;2. Pedang Qal’i.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh6.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6OXWnBzI/AAAAAAAAAI0/aCn_O34zKAo/pedangnabi_qalee.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pedang  Qal’i atau Qul’ay yang juga dapat berarti tin atau timah putih. Nama  pedang ini juga kemungkinan erat kaitan hubungannya dengan nama suatu  tempat di Syria atau di India dekat Cina.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pedang berdesain menyerupai  gelombang dengan panjang 100 cm ini didekat pegangannya terdapat  tulisan dalam bahasa arab Pedang ‘Ini adalah pedang mulia dari rumah  Nabi Muhammad SAW, Rasul Allah’.&lt;br /&gt;Pedang ini diketemukan oleh kakeknya  Nabi Muhammad SAW saat beliau membuka mata air zamzam di Makkah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;3. Pedang Al-Qadib.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh4.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6OT6JtSI/AAAAAAAAAI4/hItVilL3IVo/pedangnabi_alqazeeb.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Al-Qadib berupa pedang  ringan yang panjangnya 100 cm, berbentuk blade tipis menyerupai batang  tipis sehingga bisa dikatakan mirip dengan tongkat.Pedang berwarna  silver yang disisinya tertuliskan ukiran kalimat ‘Tidak ada berhala  tetapi Allah, Muhammad adalah utusan Allah—Muhammad b. Abdallah b. Abd.  Al-Muttalib’ ini bersarungkan kulit hewan yang dicelup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Pedang ini  tak pernah beliau gunakan di peperangan, hanya selalu berada di rumah  kediaman Nabi Muhammad SAW. Kegunaan pedang hanya untuk pertahanan  atau persahabatan saat beliau berpergian saja.&lt;br /&gt;Di kemudian hari,  pedang ini digunakan oleh khalifah Fatimid.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;4. Pedang Al-Rasub.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh5.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6OfS-lhI/AAAAAAAAAI8/3sRAdnYcx7E/pedangnabi_alrasoob.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Al-Rasub ini juga  merupakan pedang yang selalu ada di rumah kediaman Rasullullah SAW. Karena  hal yang demikian, maka ada juga yang menyebutnya sebagai pedang rumah  Rasulullah untuk menjaga keluarga beliau, seperti layaknya bahtera (Ark)  yang disimpan oleh bangsa Israel. Pedang berbentuk blade dengan  panjang 140 cm itu mempunyai bulatan emas yang didalamnya terdapat  ukiran tulisan Arab yang berbunyi ‘Ja’far al-Sadiq’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;5. Pedang Al-Mikhdham.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh3.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6OPdRW5I/AAAAAAAAAIw/lNlZv4X6yYo/pedangnabi_almatur_makhzam.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang ini panjangnya 97 cm  dan terpahat ukiran tulisan Arab yang berbunyi ‘Zayn al-Din al-Abidin’.&lt;br /&gt;Pedang  ini oleh Kanjeng Nabi Muhammad SAW di kemudian hari diberikan kepada  Sayyidina Ali bin Abi Thalib ra, selanjutnya diwariskan turun temurun ke  anak cucu keturunannya Sayyidina Ali ra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;6. Pedang Dhu  Al-Faqar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh6.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6tmES39I/AAAAAAAAAJE/j0VDqWKvKZE/pedangnabi_zulfakar.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Dhu al-Faqar atau juga  disebut dengan nama Dzulfikar ini berbentuk blade dengan dua mata  pedang. Pedang ini beliau dapatkan dari hasil pampasan perang pada saat  perang Badar.&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pada perang Uhud, pedang ini diberikan oleh Rasulullah  SAW kepada Sayyidina Ali bin Abi Tholib ra. Seusai perang, pedang ini  dalam keadaan yang bersimbah darah, dikembalikan kepada Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;7. Pedang Al-’Adb.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh4.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6tlDwZyI/AAAAAAAAAJI/h_rJz7L8pfM/pedangnabi_alazab.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama Al-’Adb mempunyai arti memotong atau  tajam. Pedang ini beliau gunakan sewaktu perang Uhud.&lt;br /&gt;Pedang ini  dikirim ke para sahabat beliau sesaat sebelum Perang Badar untuk  menunjukkan kesetiaan mereka kepada Baginda Nabi Muhammad SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;8. Pedang Al-Battar.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="100" hight="63" src="http://lh3.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6t_AO-EI/AAAAAAAAAJM/eszQ30wmxhA/pedangnabi_albattar.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Al-Battar yang  merupakan pampasan perang dari Bani Qaynuqa ini berbentuk blade dengan  panjang 101 cm. Pedang yang mempunyai sejarah panjang ini disebut  sebagai ‘Pedangnya para Nabi‘. Pedang yang terdapat gambar Nabi Daud  as ketika memotong kepala Namrud yang merupakan pemilik asli  pedang ini, berukirkan tulisan Arab yang berbunyi ‘Nabi Daud AS, Nabi  Sulaiman AS, Nabi Musa AS, Nabi Harun AS, Nabi Yusuf AS, Nabi Zakaria  AS, Nabi Yahya AS, Nabi Isa AS, Nabi Muhammad SAW’.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konon, banyak  kalangan meyakini bahwa Pedang al-Battar inilah yang kelak akan  digunakan Nabi Isa AS ketika diturunkan ke bumi lagi untuk mengalahkan  Dajjal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-weight: bold;"&gt;9.  Pedang Hatf.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;img border="0" height="96" hight="63" src="http://lh4.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6t3K7j8I/AAAAAAAAAJQ/NHk6GeZQwkU/pedangnabi_hatf.jpg" width="320" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang Hatf yang merupakan  pampasan perang dari Bani Qaynuqa ini berbentuk blade, dengan panjang  112 cm dan lebar 8 cm. Pedang ini bersejarah panjang. Nabi Daud as,  mengambil pedangnya al-Batar dari tangan Namrud sebagai harta rampasan  ketika beliu mengalahkannya. Saat itu umur beliau kurang dari 20 tahun.  Allah SWT lalu memberikan mu’jizat kepada Nabi Daud berupa kemampuan  untuk membuat senjata, tameng dan peralaan perang dari besi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian  beliau, Nabi Daud as, membuat pedang yang dinamai Hatf, sebuah pedang  yang menyerupai al-Battar tetapi berdimensi lebih besar. Nabi Daud as  menggunakan pedang ini sampai wafat, yang kemudian pedang itu dirawat  oleh suku Levitar, salah satu suku bangsa Israel.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Setelahnya itu,  pedang Hatf itu akhirnya sampai ke tangan Sayyidina Muhammad Rasulullah  SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pedang-pedang itu, saat ini, sebagian besar tersimpan di  museum Topkapi, Istanbul Turki. Sebagian juga ada yang tersimpan di  museum cairo Mesir, dan beberapa tempat lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6303272409739533362?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6303272409739533362/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/05/pedang-pedang-rasulullah-muhammad-saw.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6303272409739533362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6303272409739533362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/05/pedang-pedang-rasulullah-muhammad-saw.html' title='Pedang-pedang Rasulullah Muhammad SAW'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh4.ggpht.com/_jmTsWIeK7dk/S-E6Oqy0pxI/AAAAAAAAAJA/fg8-veViQWI/s72-c/pedangnabi_almasoor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-5538958220363006694</id><published>2009-08-09T18:35:00.000+07:00</published><updated>2010-08-09T19:04:32.460+07:00</updated><title type='text'>Gallery</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_mpMbHDqI/AAAAAAAAAPY/jrR1JKRYUdo/s1600/adzan_diserang_gaza.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_mpMbHDqI/AAAAAAAAAPY/jrR1JKRYUdo/s320/adzan_diserang_gaza.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Kumandang Azan saat Gaza diserang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_m6_bpOiI/AAAAAAAAAPg/9sTiTejXKYI/s1600/gugusan+awan.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_m6_bpOiI/AAAAAAAAAPg/9sTiTejXKYI/s320/gugusan+awan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Gugusan Awan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_nKY1pmJI/AAAAAAAAAPo/z-HJXCgVbho/s1600/gugusan+bintang.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_nKY1pmJI/AAAAAAAAAPo/z-HJXCgVbho/s320/gugusan+bintang.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Gugusan Bintang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_ncLySY0I/AAAAAAAAAPw/elPM7CM6YNI/s1600/lafal_Allah_disamudra.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_ncLySY0I/AAAAAAAAAPw/elPM7CM6YNI/s320/lafal_Allah_disamudra.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Lafaz Allah di Samudra&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_nr5g89cI/AAAAAAAAAP4/ACpEvWmNr7c/s1600/polarlight.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_nr5g89cI/AAAAAAAAAP4/ACpEvWmNr7c/s320/polarlight.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;b&gt;Awan Bercahaya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-5538958220363006694?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/5538958220363006694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/gallery.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/5538958220363006694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/5538958220363006694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2010/08/gallery.html' title='Gallery'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF_mpMbHDqI/AAAAAAAAAPY/jrR1JKRYUdo/s72-c/adzan_diserang_gaza.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1990178192738133906</id><published>2009-08-06T00:22:00.000+07:00</published><updated>2009-08-03T00:42:21.018+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Bulan Terbelah, Antara Mukjizat dan Pembuktian Ilmiah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXPzStOQGI/AAAAAAAAAHE/WFvJQ5esecg/s1600-h/bulan-terbelah.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 141px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXPzStOQGI/AAAAAAAAAHE/WFvJQ5esecg/s200/bulan-terbelah.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365423011183607906" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Benarkah peristiwa menakjubkan 14 abad yang lalu saat Rasulullah dengan izin Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk akal atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya. Karena sebuah penolakan adalah sebuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran itu?. Untaian Risalah berikut semoga bisa menambah keyakinan kita akan sebuah kebenaran,... kebenaran yang mutlak dari-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah (Q.S. Al-Qamar: 1)" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat Al-Qur'an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah ini adalah kisahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari Al-Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, "Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa menjangkaunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul terakhir Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi para ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"Mereka menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian bersatu kembali...!!!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir (ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, "Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka mendustakannya, bahkan mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap ....sampai akhir surat Al-Qamar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, "Aku Daud Musa Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku menambahkan??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daud Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah terbelah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasan hamba-Nya dalam pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi . Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang pakar ruang angkasa AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu besar dalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. Presenter pun berkata, " Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, tentulah lebih banyak berguna". Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek antariksanya dan berkata, "Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan kakinya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, presenter terperangah kaget dan berkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal taruhannya. Mereka menjawab,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin akan hal itu?" Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, "Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah lalu bersatu kembali".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku pun turun dari kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin !!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah ... Maka aku pun berguman, "Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, dan ... saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1990178192738133906?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1990178192738133906/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/bulan-terbelah-antara-mukjizat-dan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1990178192738133906'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1990178192738133906'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/bulan-terbelah-antara-mukjizat-dan.html' title='Bulan Terbelah, Antara Mukjizat dan Pembuktian Ilmiah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXPzStOQGI/AAAAAAAAAHE/WFvJQ5esecg/s72-c/bulan-terbelah.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-3531827324835793871</id><published>2009-08-04T23:58:00.000+07:00</published><updated>2009-08-03T00:13:12.701+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Tak Akan Pernah Menyerah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXIzsc2zmI/AAAAAAAAAG8/mp6NsJJSwHQ/s1600-h/walkinggd9_resize.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXIzsc2zmI/AAAAAAAAAG8/mp6NsJJSwHQ/s200/walkinggd9_resize.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365415321512889954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;S&lt;/span&gt;eorang pria bangun pagi-pagi buta untuk sholat subuh di masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Ditengah jalan menuju masjid, pria tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali kerumah. Di rumah, &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0); font-weight: bold;"&gt;dia berganti baju, berwudhu, dan kemudian dia berjalan menuju masjid lagi.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Dalam perjalanan kembali ke masjid, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;dia jatuh lagi di tempat yang sama!&lt;/span&gt;. Sekali lagi, dia bangkit, membersihkan dirinya dan kembali kerumah. Dirumah, dia, sekali lagi, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;berganti baju&lt;/span&gt;, berwudhu dan berjalan menuju masjid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Di tengah jalan menuju masjid, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;dia bertemu seorang pria yang memegang lampu.&lt;/span&gt; Dia menanyakan identitas pria tersebut, dan pria itu menjawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;"Saya melihat anda jatuh 2 kali &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;di perjalanan menuju masjid, &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;jadi saya bawakan lampu&lt;/span&gt; untuk menerangi jalan anda."&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;&lt;/span&gt;Pria pertama mengucapkan terima kasih  dan mereka berdua berjalan ke masjid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Saat sampai di masjid, pria pertama berkata kepada pria yang&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt; membawa lampu untuk masuk dan sholat subuh bersamanya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pria kedua menolak. Pria pertama mengajak lagi &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;hingga berkali-kali&lt;/span&gt; dan, lagi, jawabannya sama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;pria pertama bertanya, kenapa menolak untuk masuk dan sholat. Pria kedua menjawab&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Aku adalah setan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Pria itu terkejut dengan jawaban pria kedua. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Setan&lt;/span&gt; kemudian menjelaskan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;“Saya melihat kamu berjalan ke masjid, &lt;/span&gt;dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah, membersihkan badan dan kembali ke masjid, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Allah memaafkan semua dosa-dosamu.&lt;/span&gt; Saya membuatmu jatuh kedua kalinya, dan bahkan itupun tidak membuatmu merubah pikiran untuk tinggal di rumah saja, &lt;span style="color: rgb(255, 102, 102);"&gt;kamu tetap memutuskan &lt;/span&gt;kembali ke masjid.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Karena hal itu, &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.&lt;/span&gt; Saya &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;KHAWATIR&lt;/span&gt; jika saya membuat mu jatuh untuk ketiga kalinya, Jangan-jangan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 102, 102);"&gt;Allah akan memaafkan dosa-dosa seluruh penduduk desamu, &lt;/span&gt;jadi saya harus memastikan bahwa anda sampai di masjid dengan selamat..”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;***&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Jadi, jangan pernah biarkan Setan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yang akan kamu dapatkan dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu utk melaksanakan niat baik tersebut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Sumber : pandulangsa - pkspiyungan.blogspot.com&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-3531827324835793871?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/3531827324835793871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/tak-akan-pernah-menyerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3531827324835793871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3531827324835793871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/tak-akan-pernah-menyerah.html' title='Tak Akan Pernah Menyerah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXIzsc2zmI/AAAAAAAAAG8/mp6NsJJSwHQ/s72-c/walkinggd9_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8966979490944549048</id><published>2009-08-02T23:45:00.003+07:00</published><updated>2009-08-02T23:49:47.654+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kajian Islam'/><title type='text'>Karakteristik Ajaran Islam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXC9iyhLRI/AAAAAAAAAG0/3EpAAz5GEjU/s1600-h/islam_resize_resize_resize.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXC9iyhLRI/AAAAAAAAAG0/3EpAAz5GEjU/s200/islam_resize_resize_resize.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5365408893648317714" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai muslim, kita tentu ingin menjadi muslim yang sejati. Untuk itu, seorang muslim harus menjalankan ajaran Islam secara kaaffah, bukan hanya mementingkan satu aspek dari ajaran Islam lalu mengabaikan aspek yg lainnya. Oleh karena itu, pemahaman kita terhadap ajaran islam secara syamil (menyeluruh) dan kamil (sempurna) menjadi satu keharusan. Karena itu disinilah letak kita memahami karakteristik atau ciri2 khas ajaran Islam dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kitab "Al Khashaa'ishu Al 'Aammah lil Islaam" , DR. Yusuf Qordhowi menguraikan tujuh karakteristik pokok dinul Islam. Ketujuh karakteristik ajaran Islam itu adalah:&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline; color: rgb(204, 0, 0);" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;1. Robbaniyyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Allah Swt merupakan Robbul alamin (Tuhan semesta alam), juga dengan abbun nas (Tuhan manusia) dan banyak lagi sebutan lainnya. Kalau karakteristik Islam itu adalah Robbaniyyah, itu artinya bahwa Islam merupakan agama yang bersumber dari Allah Swt, bukan dari manusia,Karena itu, ajaran Islam sangat terjamin kemurniannya sebagaimana Allah telah menjamin kemurnian Al-Qur'an, Allah berfirman yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;"Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan al-Qur'an, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya." (QS Al-Hijr 15:9)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Disamping itu, seorang muslim tentu saja harus mengakui Allah Swt sebagai Rabb (Tuhan) dengan segala konsekuensinya, yakni mengabdi hanya kepada-Nya sehingga dia menjadi seorang yang rabbani dari arti memiliki sikap dan prilaku dari nilai-nilai yang datang dari AllahAllah berfirman yang artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;"Tidak wajar bagi seseorang manusia yang Allah berikan kepadanya Al-Kitab, hikmah dan kenabian, lalu dia berkata kepada manusia: "Hendaklah kamu menjadi menyembah-penyembahku bukan penyembah Allah". Akan tetapi (dia berkata): "Hendaklah kamu menjadi orang-orang Tuhanani, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya." (QS:Al-'Imran 3:79)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;2. Insaniyyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Islam merupakan agama yang diturunkan untuk manusia, karena itu Islam merupakan satu-satunya agama yang cocok dengan fitrah manusia. Pada dasarnya, tidak ada satupun ajaran Islam yang bertentangan dengan jiwa manusia. Seks misalnya, merupakan satu kecenderungan jiwa manusia untuk dilampiaskan, karenanya Islam tidak melarang manusia untuk melampiaskan keinginan seksualnya selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Prinsipnya, manusia itu kan punya kecenderungan untuk cinta pada harta, tahta, wanita dan segala hal yang bersifat duniawi, semua itu tidak dilarang di dalam Islam, namun harus diantur keseimbangannya dengan kenikmatan ukhrawi, sebagaimana dalam firman Allah yg artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;"Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi.Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS Al-Qasas:28:77)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;3. Syumuliyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Islam merupakan agama yang lengkap, tidak hanya mengutamakan satu aspek lalu mengabaikan aspek lainnya. Kelengkapan ajaran Islam itu nampak dari konsep Islam dalam berbagai bidang kehidupan, mulai dari urusan pribadi, keluarga, masyarakat sampai pada persoalan-persoalan berbangsa dan bernegara.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Kesyumuliyahan Islam tidak hanya dari segi ajarannya yang rasional dan mudah diamalkan, tapi juga keharusan menegakkan ajaran Islam dengan metodologi yang islami. Karena itu, di dalam Islam kita dapati konsep tentang da'wah, jihad dan sebagainya. Dengan demikian, segala persoalan ada petunjuknya di dalam Islam, sebagaimana firman Allah yg artinya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;"(Dan ingatlah) akan hari (ketika) kami bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri, dan Kami datangkan kamu (Muhammmad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan Kami turunkan kepadamu Al-Kitab (al-Qur'an) untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang berserah diri. (QS An-Nahl 16:89)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;"Sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya syaitan-syaitan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala. (QS Fatir 35:6)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;4. Al-Wasathiyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Di dunia ini ada agama yang hanya menekankan padapersoalan-persoalan tertentu, ada yang lebih mengutamakan masalah materi ketimbang rohani atau sebaliknya. Ada pula yang lebih menekankan aspek logika daripada perasaan dan begitulah seterusnya. Allah Subhanahu wata'ala menyebutkan bahwa umat Islam adalah ummatan wasathan (umat yang pertengahan), umat yang seimbang dalam beramal, baik yang menyangkut pemenuhan terhadapkebutuhan jasmani dan akal pikiran maupun kebutuhan rohani.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Manusia memang membutuhkan konsep agama yangseimbang, hal ini karena tawazun (kesimbangan) merupakan sunnatullah. Di alam semesta ini terdapat siang dan malam, gelap dan terang, hujan dan panas dan begitulah seterusnya sehingga terjadi keseimbangan dalam hidup ini. Dalam soal aqidah misalnya, banyak agama yang menghendaki keberadaan Tuhan secara konkrit sehingga penganutnya membuat simbol-simbol dalam bentuk patung. Ada juga agama yang menganggap tuhan sebagai sesuatu yang abstrak sehingga masalah ketuhanan merupakan kihayalan belaka, bahkan cenderung ada yang tidak percaya akan adanya tuhan sebagaimana komunisme.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Islam mempunyai konsep bahwa Tuhan merupakansesuatu yang ada, namun adanya tidak bisa dilihat dengan mata kepala kita, keberadaannya bisa dibuktikan dengan adanya alam semesta ini yang konkrit, maka ini merupakan konsep ketuhanan yang seimbang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;5. Al Waqi'iyyah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Al waqi'iyyah (realistis), ini menunjukkan bahwa Islam merupakan agama yang dapat diamalkan oleh manusia atau dengan kata lain dapat direalisir dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Islam dapat diamalkan oleh manusia meskipun merekaberbeda latar belakang, kaya, miskin, pria, wanita, dewasa, remaja, anak-anak, berpendidikan tinggi, berpendidikan rendah, bangsawan, rakyat biasa, berbeda suku, adat istiadat dan sebagainya. Islam sendiri tidak bertentangan dengan realitas perkembangan zaman bahkan Islam menjadi satu-satunya agama yang mampu menghadapi dan mengatasi dampak negatif dari kemajuan zaman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;6. Al-wudhuh&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Al-wudhuh atau jelas dengan pengertian: Kejelasankonsep Islam membuat umatnya tidak bingung dalam memahami dan mengamalkan ajaran Islam, bahkan pertanyaan umat manusia tentang Islam dapat dijawab dengan jelas, apalagi kalau pertanyaan tersebut mengarah pada maksud merusak ajaran Islam itu sendiri. Dalam masalah aqidah, konsep Islam begitu jelas sehingga dengan aqidah yang mantap, seorang muslim menjadi terikat pada ketentuan- ketentuan Allah dan Rasul-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Konsep syari'ah atau hukumnya juga jelas sehingga umat Islam dapat melaksanakan peribadatan dengan baik dan mampu membedakan antara yang haq dengan yang bathil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(255, 204, 0);"&gt;7. Al Jam'u Baina Ats Tsabat wa Al Murunnah&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Di dalam Islam, tergabung juga ajaran yang permanendengan yang fleksibel (al jam'u baina ats tsabat wa al muruunah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Yang dimaksud dengan yang permanen adalah hal-halyang tidak bisa diganggu gugat, dia mesti begitu, misalnya shalat lima waktu yang mesti dikerjakan, tapi dalam melaksanakannya ada ketentuan yang bisa fleksibel, misalnya bila seorang muslim sakit dia bisa shalat dengan duduk atau berbaring, kalau dalam perjalanan jauh bisa dijama' dan diqashar dan bila tidak ada air atau dengan sebab-sebab tertentu, berwudhu bisa diganti dengan tayamum.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;Dengan demikian, menjadi jelas bagi kita bahwa, Islam merupakan satu-satunya agama yang sempurna dan kesempurnaan itu memang bisa dirasakan oleh penganutnya yang setia.*&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: inline;" id="fullpost"&gt;&lt;span style="font-family:courier new;"&gt;sumber: Buku Karakteristik Islam; Kajian Analitik oleh Yusuf Al-Qardhawi, Risalah Gusti, 1994, 314 pages.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8966979490944549048?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8966979490944549048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/karakteristik-ajaran-islam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8966979490944549048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8966979490944549048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/08/karakteristik-ajaran-islam.html' title='Karakteristik Ajaran Islam'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SnXC9iyhLRI/AAAAAAAAAG0/3EpAAz5GEjU/s72-c/islam_resize_resize_resize.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-3208177751318445233</id><published>2009-07-19T23:16:00.011+07:00</published><updated>2011-03-19T18:55:20.052+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Harian'/><title type='text'>Mengenang Seorang Lelaki Tua</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bRUCW-shI/AAAAAAAAAMI/ltKQMw-FAQo/s1600/siluet.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bRUCW-shI/AAAAAAAAAMI/ltKQMw-FAQo/s200/siluet.jpg" width="175" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Hari itu aku melakukan perjalanan dinas ke Bojonegoro. Setelah selesai mengerjakan rutinitas pekerjaanku dibeberapa pelanggan aku bergegas untuk segera kembali pulang ke Gresik. Sebelumnya aku belokkan dulu mobil yang kukendarai disebuah Masjid. Masjid yang biasa aku singgahi untuk sholat dan istirahat jika aku pergi ke kota itu. Karena waktu itu sudah masuk sholat Ashar dan takutnya nanti nggak keburu untuk sholat dirumah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Selesai sholat aku istirahat sejenak lalu bersiap-siap untuk segera melanjutkan perjalanan. Ketika aku hendak beranjak menuju ke mobilku, seorang lelaki tua mendekatiku. Lelaki tua yang biasa aku temui di Masjid itu. Dengan menengadahkan tangan kanannya sambil memberi isyarat dimulutnya aku paham bahwa ia minta uang untuk makan. Kemudian aku rogoh kantung celanaku dan kuberikan kepadanya beberapa lembar uang ribuan sisa pengembalian  dari warung saat aku makan siang tadi. Sesudahnya aku bergegas ke mobilku dan segera melanjutkan perjalanan kembali.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sepanjang perjalanan aku merenungkan kejadian tadi. Mengapa orang setua itu lontang lantung di Masjid dan jalanan tanpa ada yang memperdulikannya. Apakah dia masih memiliki keluarga ?. Kalau ada lalu dimanakah anak-anaknya?. Mengapa mereka membiarkan ayah mereka dalam kondisi seperti itu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Teringat aku akan sebuah kisah yang pernah kubaca di internet. Kisah seorang lelaki yang tinggal dengan istri, anak dan ayahnya. Pada suatu ketika didaerahnya terjadi banjir bandang yang menenggelamkan kampung dan rumahnya. Dalam kepanikan dia berusaha menolong istri, anak dan ayahnya. Dalam satu kesempatan akhirnya sebatang kayu dari pohon yang hanyut mampu dia raih. Dia mencoba menolong mereka. Sayang kayu itu hanya mampu buat pegangan untuk 2 orang saja. Kebimbangan sempat menyelimuti hatinya, antara menolong Ayah, Istri atau anaknya. Dan akhirnya dia meraih tangan ayahnya untuk berpegangan pada sebatang kayu itu. Dengan sedih dia melihat istri dan anaknya perlahan-lahan tenggelam lalu hanyut terbawa arus banjir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Singkat cerita bapak dan anaknya itu selamat dan saat berada dipengungsian beberapa orang bertanya kepada lelaki itu dengan pertanyaan yang hampir sama.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;"Mengapa engkau lebih memilih menyelamatkan ayahmu yang sudah tua daripada istri dan anakmu?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Orang itu menjawab ,"Bukannya aku tidak sayang kepada istri dan anakku tapi bagiku ayah adalah segalanya bagiku. Beliau hanya aku punyai sekali seumur hidup dan tidak akan dapat digantikan oleh siapapun. Sedangkan istri dan anakku semoga mereka tenang disisi Allah, aku juga sangat menyayangi mereka.Dan kelak jika Allah menghendaki dapat memberikan gantinya kepadaku dengan yang lebih baik."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Sejenak anganku terbayang kembali kepada sosok lelaki tua lain yang tergolek lemah tanpa daya diatas tempat tidur dikarenakan penyakit stroke yang dideritanya. Ketika aku terakhir pulang menengoknya hatiku merasa sedih sekali. Lelaki yang dulu terlihat kuat dan tegap meskipun dipundaknya menanggung beban berat untuk memperjuangkan hidup demi keluarga dan anak-anaknya kini tergolek lemah tanpa daya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Kini setelah lebih 2 tahun ingatan itu kembali terlintas. Dalam hatiku aku hanya bisa berkata :&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;"Maafkan aku ayah, karena kesibukanku kita jarang sekali bertemu muka, jarang bicara dan bercengkrama seperti masa yang lalu. Maafkan aku karena tidak dapat menungguimu disaat-saat terakhirmu. Walaupun mulutku diam dan berusaha tegar, tapi dalam hatiku merasa sangat kehilangan. Hanya doa-doa yang dapat aku panjatkan, sebagaimana yang pernah engkau ajarkan padaku dulu. Aku tahu engkau adalah orang yang baik. Begitu baik... dan seorang ayah yang bertanggung jawab. Begitu beruntungnya aku begitu juga adik-adikku mempunyai ayah seperti dirimu. Banyak orang yang telah menghina dan menyakitimu tapi engkau hanya diam dan tidak pernah membalas perbuatan mereka.  Bagiku engkau adalah panutan dan tidak ada seorangpun yang dapat menggantikanmu. Karena dirimulah aku bisa seperti sekarang ini. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmatNya, mengampuni segala dosa dan menerima segala amal perbuatanmu serta hidup tenang disisiNya." Amiin..&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-3208177751318445233?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/3208177751318445233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/07/mengenang-seorang-lelaki-tua.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3208177751318445233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/3208177751318445233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/07/mengenang-seorang-lelaki-tua.html' title='Mengenang Seorang Lelaki Tua'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bRUCW-shI/AAAAAAAAAMI/ltKQMw-FAQo/s72-c/siluet.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7178690527214201586</id><published>2009-07-03T17:38:00.003+07:00</published><updated>2009-08-02T23:50:07.323+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Khalid ibn Al-Walid adalah salah satu jenderal Arab yang sangat dikenal di awal penaklukan Islam Abad ke-7, tercatat akan kemampuan militernya dalam memimpin pasukan-pasukan Muhammad dan dua Khulafaur Rasyidin pertama, Abu Bakr dan Umar ibn Al-Khattab. Karena ia tidak terkalahkan dalam lebih dari seratus pertempurannya melawan Imperium Romawi Timur dan Imperium Persia, ia dihormati sebagai salah satu panglima militer terbaik sepanjang masa.&lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCpds9aHuI/AAAAAAAAAFs/QKzvL4Xl9CY/s1600-h/Uhud%28800%29.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 209px; height: 253px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCpds9aHuI/AAAAAAAAAFs/QKzvL4Xl9CY/s200/Uhud%28800%29.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354966284693544674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ia lahir sekitar tahun 592 M di Makkah. Khalid terlahir sebagai anggota Bani Makhzum, salah satu klan yang berpengaruh di Makkah dan berperan sebagai andalan di bidang militer. Ketika Islam pertama kali tumbuh di Makkah, ia termasuk golongan mayoritas yang sangat memusuhi Muhammad dan para pengikutnya. Ketika umat Islam Makkah berhijrah ke Madinah, beberapa pertempuran besar berlangsung antara pasukan Makkah dan pasukan Madinah. Ia terlibat dalam Pertempuran Uhud dan Pertempuran Khandaq 'Parit'.Untuk pertama kalinya ia mempertunjukkan keahliannya dalam bertempur pada Pertempuran Uhud. Ia menjadi panglima pasukan kavaleri kuda Makkah. Dalam kondisi pasukan Makkah yang terdesak, Khalid mampu mengubah keadaan menjadi kemenangan Makkah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun 628 M, Perjanjian Hudaybiyah disepakati. Perjanjian ini adalah perjanjian gencatan senjata antara Makkah dan Madinah. Setelah perjanjian ini, Khalid masuk Islam. Tiga tahun sejak ia masuk Islam, untuk pertama kalinya ia bergabung dalam pasukan Islam dalam pertempuran yang cukup penting, Pertempuran Mu'tah.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam pertempuran ini, ia menjadi prajurit biasa bersama 3.000 pasukan Madinah lainnya menghadapi sekitar 100.000-200.000 pasukan Romawi Timur. Di tengah pertempuran yang berlangsung selama tujuh hari ini, ia ditunjuk untuk menjadi panglima karena tewasnya tiga panglima: Zayd bin Haritsah, Ja'far bin Abu Thalib, dan Abdullah bin Rawahah. Dengan perannya ini, pasukan Madinah bisa bertahan selama tujuh hari.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ia mengubah posisi pasukan sayap kanan ke sayap kiri dan begitu juga sebaliknya. Ia lalu membariskan seluruh pasukannya dalam barisan yang amat panjang untuk memberikan kesan jumlah pasukannya lebih banyak. Ia juga memerintahkan pasukannya untuk membuat debu dan pasir beterbangan lebih dari yang seharusnya. Strateginya berjalan cukup sukses dengan  timbulnya kewas-wasan dalam hati pasukan Romawi karena mengira pasukan Madinah menerima bantuan. Efek ini muncul karena mereka harus berhadapan dengan wajah baru setiap harinya. Khalid lalu dengan lebih mudah agak mengorientasikan pasukannya untuk selalu mundur sedikit demi sedikit. Pasukan Romawi mengira hal ini adalah jebakan untuk membuat mereka masuk ke gurun pasir Arab yang "kejam". Hari ketujuh, perang berakhir dengan  mundurnya kedua belah pihak. Dalam pertempuran ini, Khalid mematahkan sembilan pedangnya yang menunjukkan betapa intensifnya pertempuran antar kedua belah pihak. Karena kepemimpinannya dalam pertempuran ini juga, ia dijuluki SayfUllah 'Pedang Allah'.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Di masa Khalifah Abu Bakr, Khalid diutus memimpin 18.000 pasukan dalam Perang Islam-Persia. Perang ini diawali oleh Khalid dengan pengiriman surat kepada Hormuz, Gubernur Persia untuk Mesopotamia. Isi suratnya sangat terkenal seperti yang dicantumkan di bawah ini.&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Masuklah dalam Islam dan kalian akan selamat. Atau bayarlah jizyah, dan Kamu serta rakyatmu akan kami lindungi, jika tidak, Kamu akan menjadi bersalah atas konsekuensinya, karena saya akan datang kepada kalian dengan orang-orang yang mencintai kematian sebagaimana kalian mencintai kehidupan.&lt;/span&gt;"&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertempuran pun harus dilakukan karena Persia tidak mau takluk begitu saja. Empat pertempuran pertama dimenangkan pasukan Kekhalifahan Islam:&lt;br /&gt;Pertempuran Rantai, Pertempuran Sungai, Pertempuran Walaja, dan Pertempuran Ullais. Khalid benar-benar memanfaatkan kelemahan pasukan Persia yang sangat lambat karena beratnya persenjataan dan baju perang mereka. Dalam Pertempuran Rantai, ia "mengerjai" pasukan Hormuz dengan membuat mereka bolak-balik antara Kota Uballa dan Kota Kazima beberapa kali. Akibatnya pasukan Persia kelelahan dan Khalid pun memenangkan pertempuran pertamanya melawan Hormuz. Satu bulan kemudian, Hirah, ibukota Mesopotamia, berhasil direbut dan dalam beberapa bulan berikutnya, seluruh Mesopotamia dikuasai oleh Kekhalifahan Islam.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Setelah tugasnya usai dalam tahap pertama penaklukan Persia, ia diutus untuk memimpin pasukan khalifah di front peperangan di barat, Perang Islam-Romawi Timur. Agustus-November 634 M, Umar ibn Al-Khattab menggantikan Abu Bakr sebagai khalifah dan mengeluarkan keputusan yang mengejutkan dengan menurunkan jabatan sepupunya, Khalid, sebagai panglima tertinggi dalam penaklukan Syams. Tidak ada reaksi negatif dari dirinya. Ia terus bertempur.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bulan Oktober 636 M, Abu Ubaydah menyerahkan kepemimpinan pasukan untuk sementara kepada Khalid sebagai panglima keseluruhan pasukan yang jumlahnya berkisar 30.000-40.000. Pasukan Romawi Timur yang datang ternyata benar-benar sesuai dengan kabar dari tawanan perang pada pertempuran sebelumnya, 150.000-240.000.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertempuran Yarmuk pun terjadi dan terjadilah kemenangan yang sangat menentukan dan bersejarah. Dengan membariskan pasukannya sepanjang 18 km, Khalid mengawali perang dengan strategi bertahan dan melakukan serangan balik ketika pertengahan hari. Kondisi ini terus berlangsung selama 4 hari. Pada hari kelima, pasukan Romawi mencoba membuat gencatan senjata, tetapi gagal. Pada hari keenam, Khalid mengubah strateginya menjadi penyerangan efektif. Pasukan Romawi kalah pada hari itu juga.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pertempuran Yarmuk merupakan salah satu dari contoh pertunjukan strategi militer brilian yang sangat langka di mana sejumlah pasukan dengan jumlah jauh lebih kecil mampu bertahan, bahkan menang melawan pasukan yang sangat besar jumlahnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Semua gambar berikut ini terjadi pada hari keenam Pertempuran Yarmuk. Khalid baru menerapkan strategi menyerang pada hari ini karena telah mengetahui kendornya moral lawan.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCqkkvoJtI/AAAAAAAAAF0/Nei3vRZtEL8/s1600-h/300px-11Day-6-muslims-attack-phase-1-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 113px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCqkkvoJtI/AAAAAAAAAF0/Nei3vRZtEL8/s200/300px-11Day-6-muslims-attack-phase-1-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354967502258972370" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCq9Pani1I/AAAAAAAAAF8/pN9ziqQITJA/s1600-h/300px-12Day-6-muslims-attack-phase-2-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 112px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCq9Pani1I/AAAAAAAAAF8/pN9ziqQITJA/s200/300px-12Day-6-muslims-attack-phase-2-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354967926030437202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrTbRo-QI/AAAAAAAAAGM/JSkJr0-Rfv0/s1600-h/300px-14Day-6-muslims-attack-phase-4-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 113px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrIYGkVCI/AAAAAAAAAGE/5TXTPsP4Awo/s200/300px-13Day-6-muslims-attack-phase-3-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354968117340820514" border="0" /&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 109px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrTbRo-QI/AAAAAAAAAGM/JSkJr0-Rfv0/s200/300px-14Day-6-muslims-attack-phase-4-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354968307171129602" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrn5JBq9I/AAAAAAAAAGc/zlZBlKToXnM/s1600-h/300px-16day-6-retreat-to-canaon-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrgEAXPNI/AAAAAAAAAGU/d5mShPmV2mg/s1600-h/300px-15Day-6-roman-retreat-phase-5-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 109px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrgEAXPNI/AAAAAAAAAGU/d5mShPmV2mg/s200/300px-15Day-6-roman-retreat-phase-5-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354968524262948050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrn5JBq9I/AAAAAAAAAGc/zlZBlKToXnM/s1600-h/300px-16day-6-retreat-to-canaon-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 113px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCrn5JBq9I/AAAAAAAAAGc/zlZBlKToXnM/s200/300px-16day-6-retreat-to-canaon-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354968658785446866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCr1FdUb8I/AAAAAAAAAGk/mHmmH4EMkLc/s1600-h/300px-17day-6-slaughter-last-phase-mohammad_adil_rais.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 109px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCr1FdUb8I/AAAAAAAAAGk/mHmmH4EMkLc/s200/300px-17day-6-slaughter-last-phase-mohammad_adil_rais.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5354968885430087618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Keterangan:&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;Blok Merah&lt;/span&gt;~Pasukan Infantri Islam&lt;br /&gt;                 &lt;span style="color: rgb(204, 204, 204);"&gt;Blok Putih&lt;/span&gt;~Pasukan Kavaleri Islam&lt;br /&gt;                 &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Blok Biru&lt;/span&gt;~Pasukan Infantri Romawi Timur&lt;br /&gt;                 &lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;Blok Abu-abu&lt;/span&gt;~Pasukan Kavaleri Romawi Timur&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Umar sekali lagi mengeluarkan kebijakan yang mengejutkan dengan memberhentikan Khalid secara total dari pasukan. Khalid dianggap terlalu berlebihan dengan memberikan ganjaran 10.000 Dirham untuk seorang penyair yang memuji dirinya. Ini dianggap sebuah pemborosan. Tahun 638 M, Khalid pun kembali ke Madinah dan secara normal agak memprotes pemberhentiannya. Namun pada akhirnya, Khalid ibn Al-Walid tetap setia pada pemimpin dan agamanya. Ia menerima keputusan pemberhentiannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Khalid menjalani sisa kehidupannya di Kota Emesa, Syams. Ia wafat pada tahun 642 M dalam usia 50 tahun. Salah satu kalimat terakhirnya adalah sebagai berikut.&lt;br /&gt;"… Dan di sini aku mati di atas tempat tidurku seperti domba yang mati. Mudah-mudahan mata orang-orang pengecut tidak akan pernah tidur!".&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pernyataannya ini menunjukkan kekecewaannya karena tidak bisa mencapai kematian di medan pertempuran yang merupakan dambaannya. Kuburannya sekarang menjadi bagian dari Masjid Khalid ibn Al-Walid.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam sebuah narasi, dia memiliki bekas-bekas luka dari sejumlah sabetan pedang, tombak, dan panah hampir di semua bagian tubuhnya selain wajah. Orang-orang yang melihat luka-lukanya akan sulit menerka bagaimana ia bisa selamat dari luka-lukanya itu. Kemahirannya dalam bermain pedang dipertunjukkan dalam beberapa duel dalam pertempurannya. Dalam Pertempuran Rantai di Mesopotamia, ia membunuh Panglima Hormuz dalam duel seru yang disaksikan oleh dua belah pihak. Ia juga sangat mampu memanfaatkan pasukan berkudanya jauh lebih efektif dari musuh-musuhnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Rekor tidak terkalahkannya dalam pertempuran membuatnya memperoleh tempat yang hampir sejajar dengan Alexander The Great dan Subutai--salah satu panglima perang Jenghis Khan--. Ia sering sekali menggunakan beberapa taktik perang yang sangat cerdas seperti yang pernah ditulis dalam buku The Art of War karya Tsun Zu. Meskipun wilayah taklukannya tidak seluas taklukan Alexander The Great, ia tetap merupakan panglima perang terbaik di zamannya di samping Eulji Mundeok, panglima Korea yang hidup semasa dengannya.&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Satu hal yang mungkin tidak bisa dimiliki oleh panglima perang lainnya adalah sifatnya yang jauh dari keangkuhan dan penuh kemurnian tujuan. Hal ini ditunjukkannya ketika menerima dengan penuh kelapangan dada kebijakan khalifahnya yang menurunkan jabatannya dan bahkan memberhentikannya dari pasukan. Sungguh sangat mungkin baginya memberontak pada khalifah karena pasukannya yang sangat mencintai diri jenderalnya. Ia hanya berkata,"Saya tidak berperang untuk Umar."&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Bahkan yang menjadi kekesalannya ketika diberhentikan bukanlah kekesalannya yang harus kehilangan jabatan, tetapi kekesalan karena tidak bisa lagi berperang membela agamanya dan mencapai cita-citanya untuk mati di medan perang.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7178690527214201586?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7178690527214201586/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/07/khalid-bin-walid-si-pedang-allah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7178690527214201586'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7178690527214201586'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/07/khalid-bin-walid-si-pedang-allah.html' title='Khalid Bin Walid, Si Pedang Allah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SlCpds9aHuI/AAAAAAAAAFs/QKzvL4Xl9CY/s72-c/Uhud%28800%29.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2132802951740273546</id><published>2009-06-29T23:08:00.004+07:00</published><updated>2010-05-09T22:26:03.845+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Teka-Teki Imam Ghazali</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bScmzwyuI/AAAAAAAAAMQ/4StrpxVEEOE/s1600/question_mark_orange.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bScmzwyuI/AAAAAAAAAMQ/4StrpxVEEOE/s200/question_mark_orange.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Suatu hari, Imam Al-Ghazali berkumpul dengan murid-muridnya lalu beliau bertanya ( Teka-Teki ) : &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Apakah yang paling dekat dengan diri kita didunia ini?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 1 = " Orang tua "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 2 = " Guru&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 3 = " Teman "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 4 = " Kaum kerabat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling dekat dengan kita ialah &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;MATI&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;. Sebab itu janji Allah bahwa setiap yang bernyawa pasti akan mati ( Surah Ali-Imran :185).&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling jauh dari kita di dunia ini?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 1 = " Negeri Cina "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 2 = " Bulan"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 3 = " Matahari "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 4 = " Bintang-bintang "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Iman Ghazali = " Semua jawaban itu benar. Tetapi yang paling benar adalah &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;MASA LALU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;. Bagaimanapun kita, apapun kenderaan kita, tetap kita tidak akan dapat kembali ke masa yang lalu. Oleh sebab itu kita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang dengan perbuatan yang sesuai dengan ajaran Agama".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Iman Ghazali = " Apa yang paling besar didunia ini ?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 1 = " Gunung "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 2 " Matahari "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 3 = " Bumi "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Semua jawaban itu benar, tapi yang besar sekali adalah &lt;span style="color: red;"&gt;&lt;b&gt;HAWA NAFSU&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; (Surah Al A'raf: 179). Maka kita harus hati-hati dengan nafsu kita,jangan sampai nafsu kita membawa ke neraka."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling berat didunia ?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 1 = " Baja"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 2 = " Besi"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 3 = " Gajah "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali" Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;MEMEGANG AMANAH&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (Surah Al-Azab : 72 ). Tumbuh-tumbuhan, binatang, gunung, dan malaikat semua tidak mampu ketika Allah SWT meminta mereka menjadi khalifah(pemimpin) di dunia ini. Tetapi manusia dengan sombongnya berebut-rebut menyanggupi permintaan Allah SWT sehingga banyak manusia masuk ke neraka kerana gagal memegang amanah."&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling ringan di dunia ini ?"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 1 = " Kapas"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 2 =" Angin "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 3 = " Debu "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid 4 = " Daun-daun"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Semua jawaban kamu itu benar, tapi yang paling ringan sekali didunia ini adalah &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;MENINGGALKAN SHOLAT&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Gara-gara pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tinggalkan sholat ".&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Apa yang paling tajam sekali didunia ini"&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Murid- Murid dengan serentak menjawab = "Pedang "&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Imam Ghazali = " Itu benar, tapi yang paling tajam sekali didunia ini adalah &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;LIDAH MANUSIA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Kerana melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri ".&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2132802951740273546?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2132802951740273546/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/teka-teki-imam-ghazali.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2132802951740273546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2132802951740273546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/teka-teki-imam-ghazali.html' title='Teka-Teki Imam Ghazali'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bScmzwyuI/AAAAAAAAAMQ/4StrpxVEEOE/s72-c/question_mark_orange.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-6840172496982899340</id><published>2009-06-27T13:56:00.004+07:00</published><updated>2010-08-08T23:18:09.685+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>9 Renungan Motivasi</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bb0XOHbTI/AAAAAAAAAMg/NMVPCuPoZX0/s1600/motivation.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="131" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bb0XOHbTI/AAAAAAAAAMg/NMVPCuPoZX0/s200/motivation.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan Motivasi dan ide tip praktis yang mudah dan ringan untuk dilakukan sendiri. Semoga renungan ini bisa berhikmah “Self Reframing” - Merubah Cara Pandang di dalam diri sendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;1. TAKLUKKAN DIRI SENDIRI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;“Dia yang bisa menaklukkan orang lain adalah manusia kuat. Dia yang bisa menaklukkan dirinya sendiri adalah manusia super.” (Lao Tze)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan Diri:&lt;/div&gt;&lt;ol style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Malam hari sambil berbaring tidur, ambil waktu 1 - 2 menit.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lakukan refleksi kegiatan hari ini secara cepat saja.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanyakan ke dalam diri sendiri: “Apakah masih ada emosi negatif yang tersimpan dalam diriku saat ini ?”&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lalu, tarik nafas yang dalam dan tahan nafas selama yang bisa Anda lakukan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bayangkan kejadian yang menimbulkan emosi negatif tersebut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buang dan lepaskan dengan menghembuskan nafas sepanjang mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lanjutkan dengan bernafas perlahan saja, dan makin perlahan, sampai seluruh badan terasa rileks bak tanpa otot.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diam sejenak dan ambil keputusan untuk berubah, misalnya: “Besok mau senyum aja aaah…” dan tidurlah dengan senyum… zzz…zzz…&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena jika dengan ikhlas kita mulai bisa menaklukkan diri sendiri, maka kekalahan bukan lagi kekalahan, bukan?&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-27"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;2. BELAJAR DARI KEKALAHAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;“Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan, sesungguhnya Anda tidak kalah” ( Zig Ziglar )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat Anda “merasa” kalah, lakukan berikut:&lt;/div&gt;&lt;ul style="text-align: justify;"&gt;&lt;li&gt;Duduk diam dan tarik nafas panjang&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cari penyebab kekalahan tersebut (cepat saja)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ambil pelajaran dari kekalahan itu&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pejamkan mata: Tersenyumlah dan bersyukur&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hembuskan nafas secepat mungkin&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bangkit dan lompatlah setinggi mungkin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jika Anda belajar sesuatu dari kekalahan,sesungguhnya Anda tidak kalah”&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pasti ada hikmah dari setiap kejadian, walau diberi nama “kalah”.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;3. PELAUT TANGGUH&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(BayangkanWS Rendra, ucapkan syukur dan hormat sebagai rasa kagum pada dia, masuk ke dalam diri dia dan bacakan lirik di bawah ini, bak WS Rendra)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah rangkaian masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita melihatnya sebagai masalah.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hidup adalah rangkaian tantangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika kita melihatnya sebagai peluang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tantangan penting untuk otot pikiran.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tantangan membuat kita bertumbuh.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tantangan membuat kita kreatif.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(baca berikut ini sambil hembuskan nafas)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersyukurlah jika kita mempunyai tantangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Karena artinya kita memiliki peluang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(tahan nafas di perut dan baca dengan keyakinan kuat)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, sebuah peluang untuk Menang.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pepatah kuno mengatakan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lautan yang tenang, tidak menghasilkan pelaut yang tangguh”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atasilah masalah dengan:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetaplah tersenyum.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetaplah bergandengan tangan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita hanyalah berbeda, itu saja.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;4. GIAT BEKERJA KUNCI SUKSES&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;“Tidak Ada Jalan yang Mulus untuk Sukses, Giat Bekerja Adalah Kuncinya” (George G Williams )&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan Diri:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hasil penelitian mengatakan bahwa Ketekunan, Keuletan, Kegigihan akan membuat&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;otot di seluruh tubuh kuat, baik otot badan, otot tangan, otot kaki, bahkan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“otot” di otak kita. Yang paling penting adalah membuat kuat Otot Pikiran kita.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Anda tidak mungkin memahami Work Smart, sebelum Anda memiliki mental Work Hard” (Krishnamurti)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Situasi Indonesia boleh tidak menentu, tetapi nasib kita haruslah kita yang menentukan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kita cukup bergiat pada hal yang bisa kita kendalikan.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;5. SIAPA YANG KAYA?&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;“Siapa yang kaya? Dia yang bersukacita dengan apa yang dimilikinya.” (Benjamin Franklin)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan Diri:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bersukacita dan bersyukur dengan apa yang kita miliki, justru akan membuat kita semakin bertambah makmur dan sejahtera. Hukum alam semesta mengenai sukses ini sebenarnya sederhana sekali. Kita hanya perlu keyakinan diri saja bahwa hal ini benar.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;6. CHOOSE TO BE HAPPY&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;We always have a choice&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;We can choose to be happy&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;or we can choose to be grumpy&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;But It’s always better, smarter and wiser&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;to choose to be happy… (Melody Ross)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan diri: (baca dalam hati dengan tempo lambat)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bukankah hidup ini adalah pilihan?” (baca lebih lambat lagi)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bukankah hidup ini adalah pilihan?”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;7. SETIA PADA HAL KECIL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Bukan tindakan besar dan hebat, yang menentukan hidup kita, melainkan kesetiaan dalam menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil dan tidak berarti …. (bunda Teresa)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perenungan Diri:&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bacalah pesan di atas berulang-ulang sampai meresap. Bisa dengan cara pelan, sangat pelan, bahkan sangat, sangat pelan. Boleh juga baca dalam hati dengan perasaan mantap. Atau, diulang-ulang dalam hati untuk bagian tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“kesetiaan menekuni pekerjaan-pekerjaan kecil”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“kesetiaan menekuni pekerjaan yang tidak berarti”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ya, memang mudah untuk dibaca, namun perlu kebesaran hati untuk mencerna. Dan, tekad besar untuk menelannya. Agar jadi bagian indah dalam gelora darah kita. Karena sang musuh adalah di ego diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tapi, mungkin!&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;8. IMPIAN PERLU UJIAN&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(Baca gaya retorik Bung Karno)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kala impian membuat kita berbeda&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kala cara pikir kita ditertawakan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kala senyuman kita disiniskan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kala warna semangat mulai meluntur&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kala impian membuat hati bias&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;justru teruslah maju dan berpegang&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;teruslah berpegang pada impian kita&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bangunlah keyakinan demi keyakinan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bukankah layang-layang terbang tinggi&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;karena melawan arah angin&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(tarik nafas dalam dan tahan, lalu lanjutkan baca dengan keyakinan)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;impian kita hanya perlu diuji&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;diuji untuk membangun keyakinan&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;(baca berikut ini sambil hembuskan nafas panjang)&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;keyakinan untuk mencapainya&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;9. TUM SPIRO, SPERO&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Tum Spiro, Spero” artinya: “Selama Kita Bernafas, Kita Berusaha”&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Buanglah kata menyerah dalam hidup ini. Hidup ini sangat berarti, berkaryalah. Karena kita adalah manusia, makhluk luar biasa. Teruslah berjuang sampai nafas yang terakhir.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sediakan waktu untuk sendiri. Untuk Diam. Untuk Meditasi. Untuk Merenung. Untuk ssst… diaaam, agar hikmah terdengar bunyinya.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Hening membuat bening…&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bening membuat jelas…&lt;/div&gt;&lt;small&gt;       &lt;/small&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-6840172496982899340?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/6840172496982899340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/9-renungan-motivasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6840172496982899340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/6840172496982899340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/9-renungan-motivasi.html' title='9 Renungan Motivasi'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/S-bb0XOHbTI/AAAAAAAAAMg/NMVPCuPoZX0/s72-c/motivation.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8868157587593173425</id><published>2009-05-28T13:59:00.003+07:00</published><updated>2010-08-08T23:18:39.253+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Rahasia Orang-Orang Yang Beruntung</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExV7H22UiI/AAAAAAAAANw/XTQMcan-qvU/s1600/LuckyCoins.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExV7H22UiI/AAAAAAAAANw/XTQMcan-qvU/s200/LuckyCoins.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Kita semua pasti kenal tokoh si Untung di komik Donal Bebek. Berlawanan dengan Donal yang selalu sial. Si Untung ini dikisahkan untung terus. Ada saja keberuntungan yang selalu menghampiri tokoh bebek yang di Amerika bernama asli Gladstone ini. Betapa enaknya hidup si Untung. Pemalas, tidak pernah bekerja, tapi selalu lebih untung dari Donal. Jika Untung dan Donal berjalan bersama, yang tiba-tiba menemukan sekeping uang dijalan, pastilah si Untung. Jika Anda juga ingin selalu beruntung seperti si Untung, dont worry, ternyata beruntung itu ada ilmunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Professor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire Inggris, mencoba meneliti hal-hal yang membedakan orang-orang beruntung dengan yang sial. Wiseman merekrut sekelompok orang yang merasa hidupnya selalu untung, dan sekelompok lain yang hidupnya selalu sial. Memang kesannya seperti main-main, bagaimana mungkin keberuntungan bisa diteliti. Namun ternyata memang orang yang beruntung bertindak berbeda dengan mereka yang sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, dalam salah satu penelitian the Luck Project ini, Wiseman memberikan tugas untuk menghitung berapa jumlah foto dalam koran yang dibagikan kepada dua kelompok tadi. Orang-orang dari kelompok sial memerlukan waktu rata-rata 2 menit untuk menyelesaikan tugas ini. Sementara mereka dari kelompok si Untung hanya perlu beberapa detik saja! Lho kok bisa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, karena sebelumnya pada halaman ke dua Wiseman telah meletakkan tulisan yang tidak kecil berbunyi “berhenti menghitung sekarang! ada 43 gambar di koran ini”. Kelompol sial melewatkan tulisan ini ketika asyik menghitung gambar. Bahkan, lebih iseng lagi, di tengah2 koran, Wiseman menaruh pesan lain yang bunyinya: “berhenti menghitung sekarang dan bilang ke peneliti Anda menemukan ini, dan menangkan $250!” Lagi-lagi kelompok sial melewatkan pesan tadi! Memang benar2 sial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, dari penelitian yang diklaimnya “scientific” ini, Wiseman menemukan 4 faktor yang membedakan mereka yang beruntung dari yang sial:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Sikap terhadap peluang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang beruntung ternyata memang lebih terbuka terhadap peluang. Mereka lebih peka terhadap adanya peluang, pandai menciptakan peluang, dan bertindak ketika peluang datang. Bagaimana hal ini dimungkinkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata orang-orang yg beruntung memiliki sikap yang lebih rileks dan terbuka terhadap pengalaman-pengalam an baru. Mereka lebih terbuka terhadap interaksi dengan orang-orang yang baru dikenal, dan menciptakan jaringan-jaringan sosial baru. Orang yang sial lebih tegang sehingga tertutup terhadap kemungkinan- kemungkinan baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai contoh, ketika Barnett Helzberg seorang pemilik toko permata di New York hendak menjual toko permata nya, tanpa disengaja sewaktu berjalan di depan Plaza Hotel, dia mendengar seorang wanita memanggil pria di sebelahnya: “Mr. Buffet!” Hanya kejadian sekilas yang mungkin akan dilewatkan kebanyakan orang yang kurang beruntung. Tapi Helzber berpikir lain. Ia berpikir jika pria di sebelahnya ternyata adalah Warren Buffet, salah seorang investor terbesar di Amerika, maka dia berpeluang menawarkan jaringan toko permata nya. Maka Helzberg segera menyapa pria di sebelahnya, dan betul ternyata dia adalah Warren Buffet. Perkenalan pun terjadi dan Helzberg yang sebelumnya sama sekali tidak mengenal Warren Buffet, berhasil menawarkan bisnisnya secara langsung kepada Buffet, face to face. Setahun kemudian Buffet setuju membeli jaringan toko permata milik Helzberg. Betul-betul beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2. Menggunakan intuisi dalam membuat keputusan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata lebih mengandalkan intuisi daripada logika. Keputusan-keputusan penting yang dilakukan oleh orang beruntung ternyata sebagian besar dilakukan atas dasar bisikan “hati nurani” (intuisi) daripada hasil otak-atik angka yang canggih. Angka-angka akan sangat membantu, tapi final decision umumnya dari “gut feeling”. Yang barangkali sulit bagi orang yang sial adalah, bisikan hati nurani tadi akan sulit kita dengar jika otak kita pusing dengan penalaran yang tak berkesudahan. Makanya orang beruntung umumnya memiliki metoda untuk mempertajam intuisi mereka, misalnya melalui meditasi yang teratur. Pada kondisi mental yang tenang, dan pikiran yang jernih, intuisi akan lebih mudah diakses. Dan makin sering digunakan, intuisi kita juga akan semakin tajam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak teman saya yang bertanya, “mendengarkan intuisi” itu bagaimana? Apakah tiba2 ada suara yang terdengar menyuruh kita melakukan sesuatu? Wah, kalau pengalaman saya tidak seperti itu. Malah kalau tiba2 mendengar suara yg tidak ketahuan sumbernya, bisa2 saya jatuh pingsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ini subyektif, mungkin saja ada orang yang beneran denger suara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau pengalaman saya, sesungguhnya intuisi itu sering muncul dalam berbagai bentuk, misalnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Isyarat dari badan. Anda pasti sering mengalami. “Gue kok tiba2 deg-deg an ya, mau dapet rejeki kali”, semacam itu. Badan kita sesungguhnya sering memberi isyarat2 tertentu yang harus Anda maknakan. Misalnya Anda kok tiba2 meriang kalau mau dapet deal gede, ya diwaspadai saja kalau tiba2 meriang lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- Isyarat dari perasaan. Tiba-tiba saja Anda merasakan sesuatu yang lain ketika sedang melihat atau melakukan sesuatu. Ini yang pernah saya alami. Contohnya, waktu saya masih kuliah, saya suka merasa tiba-tiba excited setiap kali melintasi kantor perusahaan tertentu. Beberapa tahun kemudian saya ternyata bekerja di kantor tersebut. Ini masih terjadi untuk beberapa hal lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Selalu berharap kebaikan akan datang.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Orang yang beruntung ternyata selalu ge-er terhadap kehidupan. Selalu berprasangka baik bahwa kebaikan akan datang kepadanya. Dengan sikap mental yang demikian, mereka lebih tahan terhadap ujian yang menimpa mereka, dan akan lebih positif dalam berinteraksi dengan orang lain. Coba saja Anda lakukan tes sendiri secara sederhana, tanya orang sukses yang Anda kenal, bagaimana prospek bisnis kedepan. Pasti mereka akan menceritakan optimisme dan harapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4. Mengubah hal yang buruk menjadi baik.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang beruntung sangat pandai menghadapi situasi buruk dan merubahnya menjadi kebaikan. Bagi mereka setiap situasi selalu ada sisi baiknya. Dalam salah satu tes nya Prof Wiseman meminta peserta untuk membayangkan sedang pergi ke bank dan tiba-tiba bank tersebut diserbu kawanan perampok bersenjata. Dan peserta diminta mengutarakan reaksi mereka. Reaksi orang dari kelompok sial umunya adalah: “wah sial bener ada di tengah2 perampokan begitu”. Sementara reaksi orang beruntung, misalnya adalah: “untung saya ada disana, saya bisa menuliskan pengalaman saya untuk media dan dapet duit”. Apapun situasinya orang yg beruntung pokoknya untung terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dengan cepat mampu beradaptasi dengan situasi buruk dan merubahnya menjadi keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sekolah Keberuntungan.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi mereka yang kurang beruntung, Prof Wiseman bahkan membuka Luck School. Latihan yang diberikan Wiseman untuk orang2 semacam itu adalah dengan membuat “Luck Diary”, buku harian keberuntungan. Setiap hari, peserta harus mencatat hal-hal positif atau keberuntungan yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka dilarang keras menuliskan kesialan mereka. Awalnya mungkin sulit, tapi begitu mereka bisa menuliskan satu keberuntungan, besok-besoknya akan semakin mudah dan semakin banyak keberuntungan yg mereka tuliskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika mereka melihat beberapa hari kebelakang Lucky Diary mereka, mereka semakin sadar betapa beruntungnya mereka. Dan sesuai prinsip “law of attraction”, semakin mereka memikirkan betapa mereka beruntung, maka semakin banyak lagi lucky events yang datang pada hidup mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, sesederhana itu rahasia si Untung. Ternyata semua orang juga bisa beruntung. Termasuk rekans semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siap mulai menjadi si Untung?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8868157587593173425?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8868157587593173425/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/05/rahasia-orang-orang-yang-beruntung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8868157587593173425'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8868157587593173425'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/05/rahasia-orang-orang-yang-beruntung.html' title='Rahasia Orang-Orang Yang Beruntung'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExV7H22UiI/AAAAAAAAANw/XTQMcan-qvU/s72-c/LuckyCoins.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-1699722722313520065</id><published>2009-04-22T13:44:00.003+07:00</published><updated>2010-08-08T23:19:10.077+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Meningkatkan Rezeki</title><content type='html'>&lt;div class="fullpost" style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExVJtij6tI/AAAAAAAAANo/qcnGBl8ZMRo/s1600/harta.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExVJtij6tI/AAAAAAAAANo/qcnGBl8ZMRo/s320/harta.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Ini adalah sebuah kisah sederhana yang saya kutip dari sebuah milis. Semoga menjadi pelajaran dan pencerahan bagi kita. Berikut adalah kisahnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hardi, seorang pedagang kelontong yang cukup berhasil di kotanya. Namun jangan lihat keberhasilannya sekarang sebelum tahu faktor apa yang menjadi penyebab usahanya maju dan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setahun yang lalu, Hardi mengadukan nasibnya kepada guru ngajinya. Ia mengaku sudah lebih sebelas tahun mencoba berbagai usaha namun selalu kandas di tengah jalan. Usaha pertamanya sudah dimulai saat ia baru memasuki kuliah tingkat dua, sekitar tahun 1994. Saat itu, ia mendapat pembagian warisan dari orangtuanya yang belum lama meninggal dunia. Jiwa bisnisnya memang sudah terlihat semenjak kecil, jadi wajar jika kemudian ia mendapatkan uang warisan dalam jumlah yang cukup banyak, maka yang terbersit di kepalanya adalah bisnis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, beberapa bulan kemudian ia membuka sebuah warung makan. Mulanya, warung makannya berjalan normal, bahkan bisa dibilang sangat laku keras. Mungkin karena ia melakukan promosi sangat gencar, selain karena ia termasuk anak muda yang memiliki cukup banyak relasi meski pun usianya masih sangat muda. Jadi sangat mudah baginya untuk mengundang sahabat, kerabat dan relasinya untuk sekadar mencicipi warung makan miliknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah kenapa, selang tiga bulan kemudian satu persatu pelanggan meninggalkannya. Tak banyak lagi yang makan di warungnya, sehingga dalam waktu tak berapa lama ia terpaksa menutup usahanya dan gulung tikar. Ia pun berganti usaha yang lain dengan sisa modal yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha barunya, tak jauh berbeda dengan sebelumnya. Masih seputar makanan. Kali ini ia membuka usaha catering yang melayani makan untuk kantor-kantor di kota tinggalnya. Alhamdulillah ia dipercaya seorang rekannya yang bekerja di sebuah perusahaan untuk memasukkan catering untuk makan siang beberapa karyawan. Untuk sebuah awalan, catering untuk sekitar 20 karyawan dianggapnya bagus. “Mulanya 20, insya Allah menjadi 200, 2000 dan seterusnya.” semangat Hardi berapi-api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alih-alih bertambah pelanggan, rupanya Allah berkehendak lain. Yang 20 pun menyetop langganan catering kepada Hardi, sementara selama satu bulan penuh itu ia belum mendapatkan pelanggan baru. Akhirnya, ia pun kembali mengalami kebangkrutan. Demikian seterusnya hingga lebih sepuluh tahun kemudian ia berganti jenis usaha selalu menemui kegagalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada satu kesempatan ia mengadukan perihal kegagalan demi kegagalan usahanya kepaada guru mengajinya. Ia menceritakan secara detil semua jenis usaha yang pernah dicobanya dan bagaimana sampai akhirnya semua usahanya gagal. “Saya harus usaha apalagi guru, saya sudah kehabisan modal. Bahkan saat ini saya memiliki hutang yang tidak sedikit.” keluhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru tersebut tak lantas memberikan jawaban dengan menyebut satu bentuk usaha baru yang patut dicoba Hardi, melainkan meminta Hardi mengingat-ingat sesuatu di masa lalu. “Coba ingat, pernah punya hutang atau tidak di masa lalu? Atau pernah punya sangkutan berkenaan dengan rezeki orang lain atau tidak di masa lalu.?” tanya sang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dahi Hardi mengerenyit, mencoba mengingat-ingat masa lampaunya. Rasa-rasanya ia tak pernah punya hutang kepada siapa pun, justru sebaliknya ia malah mengingat kembali daftar nama-nama yang pernah berhutang kepadanya. “Coba lebih keras mengingat, mungkin nilainya kecil, tapi boleh jadi itu yang menjadi penyumbat rezekimu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Astaghfirullah. . ” Hardi teringat sesuatu. Ia pun segera menyalami sang guru dan mohon pamit seraya berucap terima kasih. Pria itu segera memacu kencang kendaraannya menuju suatu tempat. Dalam hati ia berharap cemas,”Semoga masih ada warung itu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak kurang dari tiga belas jam waktu yang ditempuh Hardi menuju Semarang, mencari satu tempat yang pernah ia singgahi hampir dua belas tahun yang lalu. Tiba di tempat yang dituju, ia tidak menemukan lagi warung mie ayam tempatnya makan dahulu. Kemudian ia mencoba bertanya kepada orang-orang disekitar perihal tukang mie yang pernah berjualan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya, tukang mie itu bapak saya. Sekarang sudah tidak berjualan lagi. Sekarang bapak sedang sakit parah.” seorang anak menceritakan ciri-ciri fisik penjual mie ayam itu, dan Hardi yakin sekali itu orang yang dicarinya. Tanpa pikir panjang, ia minta diantarkan ke rumah penjual mie untuk bertemu langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat kondisi penjual mie, Hardi menitikkan air mata. Ia langsung meminta beberapa anggota keluarga membopong penjual mie itu ke mobilnya dan segera membawanya ke rumah sakit. Alhamdulillah, jika tidak segera dibawa ke rumah sakit, mungkin penjual mie itu tidak akan tertolong. Seluruh biaya rumah sakit tercatat mencapai lima belas juta rupiah, dan semuanya ditanggung oleh Hardi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari kemudian, setelah kembali ke rumah, bapak penjual mie itu mengucapkan terima kasih kepada Hardi. “Bapak tidak tahu harus bagaimana mengembalikan uang biaya berobat itu kepada nak Hardi. Usaha dagang bapak sedang susah.” Hardi berkali-kali mencium tangan Pak Atmo, penjual mie itu. Matanya tak henti menitikkan air mata, ia sedang berusaha menyatakan sesuatu, namun bibirnya terasa sangat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, “. semua sudah terbayar lunas pak. Saya hanya minta bapak mengikhlaskan semangkuk mie ayam yang pernah saya makan tanpa membayar dua belas tahun silam”, Hardi terus menangis berharap keikhlasan itu didapatnya. Saat itu, sehabis makan ia langsung kabur memacu sepeda motornya dan tak membayar semangkuk mie seharga 1.500 rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pak Atmo memeluk erat tubuh Hardi dan mengusap-usap kepala pria muda itu seraya berucap, “Allah Maha Pemaaf, begitu pun semestinya kita.”.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-1699722722313520065?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/1699722722313520065/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/meningkatkan-rezeki.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1699722722313520065'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/1699722722313520065'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/meningkatkan-rezeki.html' title='Meningkatkan Rezeki'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExVJtij6tI/AAAAAAAAANo/qcnGBl8ZMRo/s72-c/harta.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8010501212444097204</id><published>2009-03-11T00:30:00.004+07:00</published><updated>2009-07-05T20:43:49.059+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Penyelam Mutiara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_wxoDOeZI/AAAAAAAAAD4/3SrIAwfD_bY/s1600-h/mutiara_views.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 170px; height: 191px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_wxoDOeZI/AAAAAAAAAD4/3SrIAwfD_bY/s320/mutiara_views.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345756018067274130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Perjalanan hidup manusia tidak ubahnya bagaikan kisah penyelam mutiara. Seorang penyelam mutiara, dalam melaksanakan tugasnya selalu dibekali dengan tabung oksigen yang terpasang dipunggungnya. Pada saat ia terjun menyelam, niatnya bulat ingin mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya. Tetapi begitu ia berada di bawah permukaan laut, ia mulai lupa pada apa yang harus dicarinya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;" class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Kenapa? Ternyata pemandangan di dasar laut sangat mempesona. Bunga karang yang melambai-lambai seolah-olah memanggilnya: ikan-ikan hias berwarna-warni yang saling berkejaran dengan riangnya membuatnya terpana. Ia pun lalu terlena ikut bercanda ria, melupakan tugasnya semula untuk mencari tiram mutiara yang berada jauh di dasar laut sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga pada suatu saat, dia terkejut manakala disadarinya oksigen yang berada dipunggungnya tinggal sedikit lagi. Timbulah rasa takutnya. Tak terbayangkan olehnya bagaimana kemarahan majikannya kelak bila ia muncul ke permukaan tanpa membawa tiram mutiara sebanyak yang diharapkan. Maka dengan tergoppoh-gopoh ia pun berusaha untuk mencari mutiara yang ada di sekitarnya. Namun sayang, kekutan fisiknya sudah melemah, energinya sudah habis terkuras bercanda ria dengan keindahan alam bawah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya isi tabung oksigennya benar-benar kosong, sehingga walaupun tiram mutiara yang diperolehnya sangat sedikit, ia mau tidak mau harus muncul ke permukaan. Malangnya lagi, karena tergesa-gesa dia tidak sempat mengikat kantongnya dengan baik, sehingga ketika tersenggol ikan yang berseliweran disampingnya, tiram mutiara yang sudah didapatnya dengan susah payah itu sebagian tertumpah ke luar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di permukaan, majikannya telah menunggu. Begitu dilihatnya isi kantong si penyelam tidak berisi tiram mutiara sebagaimana yang diharapkan, maka tumpahlah caci makinya: dan saat itu juga si penyelam dipecatnya tanpa pesangon sedikitpun! Tentu saja bisa kita bayangkan bagaimana gundahnya perassan si penyelam!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh rasa penyesalan, si penyelam berusaha meminta kesempatan ulang untuk menyelam kembali, pasti aku akan mencari tiram mutiara sebanyak-banyaknya! ”Namun majikannya dengan tegas menolak, “Percuma, engkau hanya pandai membuang-buang oksigen saja!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah ini mirip dengan perjalanan hidup manusia di dunia. Tabung oksigen adalah perlambang jatah umur manusia: tiram mutiara mengibaratkan pahala yang harus kita kumpulkan : dan tiram mutiara yang tumpah mengumpamakan pahala yang hilang karena riya’ sedangkan keindahan yang ada di dalam lautan melambangkan godaan-godaan kenikmatan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Marilah kita instropeksi, sudah cukupkah tiram mutiara yang kita peroleh sehingga suatu saat kita harus muncul ke permukaan menemui majikan kita , Allah SWT, ia ridha menerima kita…. Apalagi ia telah berfirman dalam surat Al-Ankabuut 64 : "Tidaklah kehidupan dunia ini melainkan senda gurau dan main-main, sesungguhnya akhirat itulah yang sebenar-benarnya kehidupan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketahuilah bahwa kehidupan dunia itu hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah-megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanamannya mengagumkan para petani: kemudian tanaman itu menjadi kering dan kau lihat warnanya kuning dan hancur….&lt;br /&gt;Dan kehidupan ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu." (57:20)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8010501212444097204?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://pkspiyungan.blogspot.com/2008/09/penyelam-mutiara.html' title='Penyelam Mutiara'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8010501212444097204/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/03/perjalanan-hidup-manusia-tidak-ubahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8010501212444097204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8010501212444097204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/03/perjalanan-hidup-manusia-tidak-ubahnya.html' title='Penyelam Mutiara'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_wxoDOeZI/AAAAAAAAAD4/3SrIAwfD_bY/s72-c/mutiara_views.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7672532082164791601</id><published>2009-02-11T00:10:00.004+07:00</published><updated>2009-07-05T20:44:11.417+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Mutiara Hikmah'/><title type='text'>Mimpi Besar Itu Firdaus</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_p3_tw2oI/AAAAAAAAADw/QTZ5OTeXyBw/s1600-h/Road_to_Hope.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 256px; height: 160px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_p3_tw2oI/AAAAAAAAADw/QTZ5OTeXyBw/s320/Road_to_Hope.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345748430917524098" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Rasulullah SAW bersabda, ''Jika engkau memohon kepada Allah SWT, memohonlah surga Firdaus karena ia adalah surga paling tinggi, atapnya adalah arsy Allah yang Maha Rahman.''&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;" class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rasulullah SAW juga bersabda, ''Barang siapa yang harapannya, tujuannya akhirat, maka dunia datang padanya, sedangkan ia tidak membutuhkan lagi.'' Dua hadis ini memberikan pelajaran sangat penting. Pertama tentang mimpi kita yang seharusnya melesat melampaui dunia, yaitu surga Firdaus. Kedua tentang mimpi yang akan berdampak baik terhadap urusan dunia kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua hadis ini juga memiliki alur logika yang sangat kuat dan sering dijadikan rumus motivasi. Pertama, motivasi yang sangat tinggi akan memberikan inspirasi dan lebih mendobrak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potensi kita keluar berlipat-lipat. Persiapan musafir dari Jakarta menuju Bali tidak sama dengan pelancong yang tujuannya hanya ke Cirebon, apalagi cuma sampai Bekasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, untuk menggapai kebebasan finansial, rumusnya, buatlah uang mengejar kita, bukan sebaliknya. Ketiga, jika kita cermati, para pewaris Firdaus adalah mereka yang sangat berkualitas luar dalam. Hanya membuat dunia mengejar mereka adalah perkara mudah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada enam kualifikasi pewaris Firdaus di surat Almukminun [23] ayat 1-11. Pertama, shalat dengan khusyuk. Untuk khusyuk, kita perlu menyediakan fasilitas ibadah yang baik dan mengatur segala urusan kehidupan sehingga tidak meng ganggu shalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua, berpaling dari hal yang tidak berguna. Karakter orang sukses adalah berorientasi pada manfaat. Potensi waktu, otak, tenaga, dan harta tidak untuk sesuatu yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga, menunaikan zakat. Firdaus bukan milik orang pelit dan tidak mampu berzakat. Para pewaris surga adalah mereka yang pandai mengelola aset sekaligus bergairah dalam berzakat. Yang terpenting adalah menjadi orang yang mampu berzakat, bukan men jadi orang kaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keempat, menjaga kehormatan dan mampu menahan diri. Kelima, menjaga amanah. Dengan konsisten menjaga amanah, setumpuk kepercayaan dan kedudukan penting akan datang menghampiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keenam, menjaga shalat sehingga terjaga kesalehannya. Para pewaris Firdaus adalah orang saleh yang berdaya. Mereka tidak dipermainkan dunia yang nista, tapi memainkan dunia sehingga menjadi mulia. Jadi, mimpi besar kita hendaklah Firdaus, bukan yang lain. [Republika, 30/03/09]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7672532082164791601?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://pkspiyungan.blogspot.com/2009/03/mimpi-besar-itu-firdaus.html' title='Mimpi Besar Itu Firdaus'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7672532082164791601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/02/mimpi-besar-itu-firdaus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7672532082164791601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7672532082164791601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/02/mimpi-besar-itu-firdaus.html' title='Mimpi Besar Itu Firdaus'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_p3_tw2oI/AAAAAAAAADw/QTZ5OTeXyBw/s72-c/Road_to_Hope.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-2959112374366045788</id><published>2009-02-10T23:09:00.002+07:00</published><updated>2009-08-02T23:49:13.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Kisah Teladan'/><title type='text'>Kemanakah gerangan ia hari ini?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_a8Qwr-4I/AAAAAAAAADo/zj5j1-EYH_g/s1600-h/bulan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_a8Qwr-4I/AAAAAAAAADo/zj5j1-EYH_g/s320/bulan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345732011538250626" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Walaupun seorang Rasul, Muhammad saw. sesungguhnya bukanlah seseorang yang dimanjakan oleh Allah swt. Layaknya manusia yang lain, beliau pun harus berjuang keras, mencurahkan tetesan keringat dan darah dalam mengemban amanat Allah swt. Tak jarang, beliau dicaci, dihina, dan diancam oleh musuh-musushnya dalam memperjuangkan tegaknya kebenaran ajaran Islam. Dan semua itu beliau hadapi dengan lapang dada, tanpa pernah mengeluh barang sebentar pun.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pernah pada suatu ketika, setiap kali Rasulullah membuka pintu pagi-pagi untuk menjalankan salat Subuh, seonggok kotoran tertumpuk di ambang pintu rumahnya. Kotoran manusia. Rasulullah hanya mengernyit. Pada awalnya beliau sempat terkejut juga. Tapi tidak berapa lama, dengan sabar beliau mengambil air dan segera membersihkan tempat itu. Setelah itu ia pun meneruskan niatnya pergi ke Masjidil Haram yang sempat tertunda. Kejadian itu terus berulang hampir setiap hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Di hari-hari tertentu, bahkan bukan setumpuk kotoran manusia yang beliau dapatkan di muka pintu rumahnya, melainkan dua tumpuk besar. Orang pun akan jijik melihatnya. Ternyata besok dan besoknya lagi, kotoran itu makin bertambah tumpukannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Namun, sekali lagi itu terjadi, Rasulullah tidak mengeluh. Ia membersihkan saja sendiri semua onggokan bernajis itu. Sampai akhirnya orang jahat yang melakukan perbuatan keji dan tidak beradab itu merasa bosan sendiri dan menghentikan tindakannya menumpuk kotoran manusia di depan pintu rumah Rasulullah saw.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Lepas dari kejadian itu, Rasulullah belum terbebas dari kedengkian dan kejahatan musuh-musushnya. Tiap kali beliau melalui sebuah rumah berloteng dalam perjalanan menuju masjid, selalu dari jendela atas ada seseorang yang menumpahkan air najis ke arahnya. Byur, air itupun seketika mengguyur kepalanya. Basah kuyuplah beliau. Setiap hari, beliau harus menghadapi hal itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Rasulullah tidak pernah sekalipun marah. Suatu kali, tatkala beberapa hari sesudah itu tidak ada air najis yang ditumpahkan ke kepalanya dari jendela loteng itu, Rasulullah merasa heran. Maka, ia pun bertanya para sahabat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;“Ya Sahabatku, kemana gerangan orang yang tinggal di loteng atas itu?”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Sahabat itu mengernyitkan dahi tanda keheranan. “Ada apa, ya Rasulullah?” salah seorang dari mereka malah balik bertanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Rasulullah menjawab, “Tiap hari biasanya ia selalu memberikan sesuatu kepadaku. Kalian tahu, ia memberiku guyuran air ke kepalaku setiap kali aku lewat hendak ke masjid. Tapi beberapa hari ini tidak. Terus-terang aku jadi bimbang tentang keadaannya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Para sahabat saling berpandangan. “Kebimbanganmu tidak keliru, ya Rasulullah. Orang itu sedang sakit keras dan tidak keluar dari biliknya.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Rasulullah mengangguk-anggukkan kepalanya pelan. Sepulang dsri pertemuannya, beliau segera menemui istrinya. Beliau menyuruhnya untuk menyiapkan makanan. Sang istri tidak banyak bertanya. Ia hanya menuruti saja perintah suami tercintanya. Ia tahu, suaminya pasti akan melakukan suatu kebajikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Dan benar saja, tanpa banyak yang tahu, Rasulullah membawa makanan itu ke rumah orang jahat yang tiap hari mengguyurnya dengan air. Ia memang bermaksud menengok keadaan sakitnya dan mendoakan agar cepat sembuh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Ketika bertemu, tidak kepalang malunya orang itu. Ia sangat terperanjat menerima kedatangan Rasulullah dengan membawa makanan yang lezat-lezat. Padahal tiap hari ia memberikan air najis kepadanya. Orang itu pun amat malu dna menangis-nangis minta maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Dengan lapang dada, Rasulullah memberi maaf. Tidak sedikitpun disinggungnya perbuatan keji yang dilakukan orang itu kepadanya. Apa yang terjadi, orang itu begitu kagum dan simpati kepada ketulusan dan kemuliaan ahlak Rasulullah. Bayangkan, tiap hari ia memperlakukannya dengan tidak beradab, tapi Muhammad begitu saja menerima permintaan maafnya. Seumur hidup ia baru menemukan orang seperti itu. Apalagi dari kalangan kaum lain. Orang itu seketika menyatakan dua kalimat syahadat memeluk Islam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Suatu hari, Abu Jahal yang sangat jahat kepada Rasul, mengirim utusan. Utusan itu membawa kabar bahwa ia tengah menderita demam hebat. Ia ingin Rasulullah datang silaturahim ke rumahnya sekalian menengoknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Sebagai kemenakan yang berbakti, Rasulullah segera bergegas hendak berangkat menuju ke rumah pamannya itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Tapi sebenarnya, pemimpin orang musyrik itu tidak sakit. Ia telah menyiapkan lubang di depan pembaringannya yang di atasnya ditutup dengan permadani. Dan di dalam lubang itu telah dipasanginya beberapa tonggak yang runcing-runcing. Maksudnya jelas untuk menjerumuskan Rasulullah saw ke dalamnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Ketika terdengar langkah langkah-langkah Rasulullah memasuki kamarnya, tokoh busuk itu cepat-cepat menutupi badannya dengan selimut tebal sambil berpura-pura merintih-rintih. Namun dalam pendengaran Rasulullah, rintihan Abu jahal itu tidak wajar dan berlebih-lebihan, tidak sesuai dengan wajahnya yang tetap cerah dan berwarna merah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Maka Rasulullah pun tahu bahwa pasti Abu Jahal sedang menyiapkan jebakannya. Karena itu begitu beliau hampir menginjak permadani yang dibawahnya menganga sebuah lubang berisi tonggak-tonggak runcing, beliau segera permisi lagi dan keluar tanpa berkata sepatah pun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Abu Jahal terkejut. Ia bangun dan memanggil-manggil keponakannya agar mendekat kepadanya. Karena Rasulullah tidak menggubris, Abu Jahal jadi kesal dan geram. Ia bangkit tanpa sadar dan melompat ke permadani hendak mengejar Rasulullah. Ia lupa akan perangkap yang dibuatnya. Akibatnya, tak ampun, ia terjerumus sendiri ke dalam lubang itu dan menderita luka-luka yang cukup parah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;Akhirnya setelah kejadian itu, terpenuhi juga keinginan Abu Jahal ditengok Rasulullah. Sebab setelah terperosok ke lubang itu, ia betul-betul sakit. Rasulullah datang bersilturahmi membawakan makanan-makanan lezat yang diterima Abu jahal dengan muka sangat kecut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;----------------&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span id="fullpost"&gt;sumber: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/kemanakah-gerangan-ia-hari-ini/"&gt;dakwatuna.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-2959112374366045788?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/2959112374366045788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/02/kemanakah-gerangan-ia-hari-ini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2959112374366045788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/2959112374366045788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/02/kemanakah-gerangan-ia-hari-ini.html' title='Kemanakah gerangan ia hari ini?'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_a8Qwr-4I/AAAAAAAAADo/zj5j1-EYH_g/s72-c/bulan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-609375556707345811</id><published>2009-01-11T22:57:00.003+07:00</published><updated>2010-08-08T23:19:34.028+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Berani Mencoba!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_Yb0daoUI/AAAAAAAAADc/wxfmDhj3-fI/s1600-h/jam_resize_resize.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5345729255162159426" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_Yb0daoUI/AAAAAAAAADc/wxfmDhj3-fI/s320/jam_resize_resize.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 210px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 220px;" /&gt;&lt;/a&gt;Alkisah, seorang pembuat jam tangan berkata kepada jam yang sedang dibuatnya. “Hai jam, apakah kamu sanggup untuk berdetak paling tidak 31.400.000 kali selama setahun?” “Ha..?,” kata jam terperanjat, “Mana sanggup saya?”&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bagaimana kalau 86.400 kali dalam sehari?” “Delapan puluh enam ribu empat ratus kali? Dengan jarum yang ramping-ramping seperti ini?” jawab jam penuh keraguan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Bagaimana kalau 3.600 kali dalam satu jam?” “Dalam satu jam harus berdetik 3.600 kali? Banyak sekali itu” tetap saja jam ragu-ragu dengan kemampuan dirinya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tukang jam itu dengan penuh kesabaran kemudian bicara kepada si jam. “Kalau begitu, sanggupkah kamu berdetak satu kali setiap detik?” “Naaaah, kalau begitu, aku sanggup!” kata jam dengan penuh antusias.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka, setelah selesai dibuat, jam itu berdetak satu kali setiap detik. Tanpa terasa, detik demi detik terus berlalu dan jam itu sungguh luar biasa karena ternyata selama satu tahun penuh dia telah berdetak tanpa henti. Dan itu berarti ia telah berdetak sebanyak 31.400.000 kali.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-609375556707345811?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/609375556707345811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/01/berani-mencoba.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/609375556707345811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/609375556707345811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/01/berani-mencoba.html' title='Berani Mencoba!'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/Si_Yb0daoUI/AAAAAAAAADc/wxfmDhj3-fI/s72-c/jam_resize_resize.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7813409157551001259</id><published>2009-01-09T11:04:00.004+07:00</published><updated>2010-08-08T23:20:01.876+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivasi'/><title type='text'>Selalu Ada Sisi Baik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExU72odpwI/AAAAAAAAANg/PMIVn81b1zY/s1600/yinyang.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExU72odpwI/AAAAAAAAANg/PMIVn81b1zY/s200/yinyang.jpg" width="195" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Jadilah pihak yang selalu optimis dan berusaha untuk melihat kesempatan di setiap kegagalan. Janganlah bersikap pesimis yang hanya melihat kegagalan di setiap kesempatan. Orang optimis melihat donat, sedangkan orang pesimis melihat lubangnya saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda dapat mengembangkan keberhasilan dari setiap kegagalan. Keputusasaan dan kegagalan adalah dua batu loncatan menuju keberhasilan. Tidak ada elemen lain yang begitu berharga bagi anda jika saja anda mau mempelajari dan mengusahakannya bekerja untuk anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pandanglah setiap masalah sebagai kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: red; font-size: 100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hanya bila cuaca cukup gelaplah anda bisa melihat bintang bersinar terang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7813409157551001259?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7813409157551001259/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/kontak-saya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7813409157551001259'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7813409157551001259'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2009/06/kontak-saya.html' title='Selalu Ada Sisi Baik'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExU72odpwI/AAAAAAAAANg/PMIVn81b1zY/s72-c/yinyang.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-7532911190513008170</id><published>2008-11-28T00:35:00.008+07:00</published><updated>2011-03-19T19:49:46.734+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Inspirasi'/><title type='text'>Nasib Kepiting Yang Marah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF7ZdwmGKHI/AAAAAAAAAPQ/QlYpPbN4OgM/s1600/kepiting.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF7ZdwmGKHI/AAAAAAAAAPQ/QlYpPbN4OgM/s320/kepiting.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saat itu aku masih sekolah di salah satu&amp;nbsp; STM&amp;nbsp; Negeri di kota kelahiranku : Semarang. Selepas pulang sekolah, aku dan beberapa teman sekelas pergi memancing ikan disekitar pantai Marina Semarang. Kami bawa beberapa peralatan memancing, umpan berupa cacing dan juga apotas yang biasa buat ikan mabok. Dengan sepada kami berangkat menuju ketempat yang telah kami rencanakan. Setibanya ditepi pantai kami mulai&amp;nbsp; rame-rame memancing. Waktupun terus berlalu, tapi tak satupun umpan dipancing kami yang&amp;nbsp; termakan ikan. Akhirnya kami putuskan pindah lokasi dan mulai mencari ikan disekitar pantai tersebut yang masih berupa rawa dan bekas tambak yang telah tersapu rob jika air laut pasang. Benar juga kalau disekitar rawa-rawa situ terutama selokan didekatnya lumayan banyak ikannya terutama ikan gabus, mujahir dan sepat. Maka kamipun mulai beraksi memancing ikan-ikan ditempat itu. Karena dengan memancing dapatnya dirasa lama dan sedikit maka kami putuskan mengapotas selokan tersebut. Maka dengan mudah kamipun mengambil ikan yang telah mabok tersebut satu persatu sampai habis hingga mendapat hampir satu ember besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kami masih sibuk mengambil ikan, mataku tertuju pada seekor kepiting besar yang melintas dan masuk kedalam sebuah lubang. Iseng-iseng kami mengambil sebatang bilah bambu kecil yang kebetulan ada disitu , mengikatkan tali diujungnya lalu diujung tali itu kami mengikat sebuah batu kecil. Kemudian kami ayunkan bambu itu agar batu di ujung tali terayun menuju kepiting yang kami incar. Kami mengganggu kepiting itu dengan batu, menyentak dan menyentak sehingga membuat kepiting itu marah,. Tak lama kemudian kepiting&amp;nbsp; ‘mencengkeram’ batu itu dengan kuat karena merasa terganggu. Lalu kamipun mengangkat bambu dengan ujung tali yang masih tergantung seekor kepiting gemuk yang sedang marah. Dengan mengayunkan secara perlahan bambu itu kami masukkan kepiting itu kedalam kantong kresek yang telah kami siapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah itu kami bergegas pulang karena hari telah beranjak senja. Sesampai dirumah temanku kamipun mulai mengolah hasil pancingan kami tersebut. Ibu temanku menyiapkan kompor dan alat penggorengan berupa wajan besar yang telah dituang minyak goreng yang mulai&amp;nbsp; panas. Aku dan temanku yang lain membersihkan ikannya. Termasuk kepiting tadi dan terlihat masih&amp;nbsp; saja mencengkeram batu yang kami gunakan untuk menggodanya tadi. Sesudah itu kami celupkan kepiting yang sedang murka itu ke dalam wajan tersebut. Seketika Kepiting itu melepaskan gigitan-nya dan tubuhnya menjadi merah. Tak lama kemudian kami bisa menikmati kepiting goreng yang sangat lezat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepiting itu menjadi korban santapan kami karena kemarahannya, karena kegeramannya atas gangguan yang kami lakukan melalui sebatang bambu, seutas tali dan sebuah batu kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari satu pengalaman sederhana ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sering sekali melihat banyak orang jatuh dalam kesulitan, menghadapi masalah, kehilangan peluang, kehilangan jabatan, bahkan kehilangan segalanya karena : &lt;b&gt;MARAH.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kalau anda menghadapi gangguan, baik itu batu kecil atau batu besar, hadapilah dengan bijak, redam kemarahan sebisa mungkin, lakukan penundaan dua tiga detik dengan menarik napas panjang, kalau perlu pergilah ke kamar kecil, cuci muka atau basuhlah tangan dengan air dingin, atau bagi yang muslim berwudhu lalu menunaikan sholat sunat. Dengan harapan agar kemarahan anda mereda dan anda terlepas dari ancaman wajan panas yang bisa menghancurkan masa depan anda.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-7532911190513008170?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/7532911190513008170/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/nasib-kepiting-yang-marah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7532911190513008170'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/7532911190513008170'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/nasib-kepiting-yang-marah.html' title='Nasib Kepiting Yang Marah'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TF7ZdwmGKHI/AAAAAAAAAPQ/QlYpPbN4OgM/s72-c/kepiting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-8499257774616938896</id><published>2008-10-21T22:04:00.003+07:00</published><updated>2010-07-25T22:13:12.321+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Harian'/><title type='text'>Sinar Mentari Yang Menyengat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExUZkA5o5I/AAAAAAAAANY/KmB-RP4lNhw/s1600/MATAHARI.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExUZkA5o5I/AAAAAAAAANY/KmB-RP4lNhw/s320/MATAHARI.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Hari-hari belakangan ini hawa terasa begitu panas. Sinar matahari begitu menyengat. Baik siang maupun malam suasana menjadi gerah. Terutama lagi pada waktu siang. Katanya sih sekitar antara tanggal 20–24 Oktober 2008 adalah saat-saat dimana hawa terasa panas-panasnya. Karena matahari tepat berada diatas kita dalam perlintasannya menuju ke selatan garis equator setelah sebelumnya berada diutaranya. Dan saat ini sedang berada tepat diatas pulau Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya hawa terasa begitu panas lain dari hari-hari biasanya. Apalagi jika berada diluar dan didalam mobil yang tidak ber AC. Maklum pekerjaannya kebetulan dilapangan keliling dari pelanggan satu ke pelanggan yang lain dengan mobil yang tidak ber AC. Betul-betul sangat menyiksa. Badan terasa dipanggang didalam oven sehingga keringat bercucuran seperti orang mandi. Dan ketika sampai ditempat pelanggan yang ber AC sungguh suatu nikmat yang tidak terkira. Walaupun hanya sementara menyejukkan badan. Dan ketika pekerjaannya ditempat tersebut sudah terselasaikan tak ayal akan berpanas-panas ria lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semuanya aku lalui dengan biasa dan enjoy aja ( kayak iklan rokok aja he..he..), karena ya mau gimana lagi lha memang pekerjaannya seperti itu. Demi kewajiban dan loyalitas terhadap perusahaan serta kepuasan pelanggan ya semua dilakoni dengan santai saja. Karena teman online saya pernah bilang bahwa jika kita melakukan pekerjaan kita seperti serasa kita bermain maka segalanya akan dapat dilakukan dengan mudah tanpa ada tekanan dan perasaan stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya semoga saja suasana panas ini cepat berlalu dan kembali ke kondisi normal lagi. Sehingga tiap hari tidak terus-terusan mandi keringat.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-8499257774616938896?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/8499257774616938896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/test.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8499257774616938896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/8499257774616938896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/test.html' title='Sinar Mentari Yang Menyengat'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExUZkA5o5I/AAAAAAAAANY/KmB-RP4lNhw/s72-c/MATAHARI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5453975564458148267.post-5367249880209209517</id><published>2008-09-21T19:55:00.002+07:00</published><updated>2010-07-25T22:11:40.827+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Catatan Harian'/><title type='text'>Coretan Pertama</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExT8o68VOI/AAAAAAAAANI/HrdV_EYKOsA/s1600/pena.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="204" src="http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExT8o68VOI/AAAAAAAAANI/HrdV_EYKOsA/s320/pena.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Setelah beberapa waktu mempunyai website dan blog berbasis wordpress, sekarang saya coba membuat blog di blogger. Beberapa website dan blog yang saya punya sebelumnya kebanyakan berisi artikel-artikel dari situs orang lain yang saya tulis kembali karena menurut saya isinya yang menarik dan terdiri dari banyak topik dan bahasan diantaranya tentang bisnis online dan internet marketing . Karenanya saya kumpulkan kembali dalam satu blog agar sewaktu-waktu jika memerlukan referensi bisa langsung mengaksesnya secara online dan tidak mencari-cari lagi jika suatu saat membutuhkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, khusus untuk blog ini saya akan berusaha mengisinya dengan tulisan saya sendiri. Apa yang ada dalam pikiran dan pengalaman yang saya alami akan coba saya tulis disini. Tapi tidak menutup kemungkinan untuk menulis kembali artikel-artikel dari berbagai sumber yang menurut saya bermanfaat untuk dijadikan rujukan atau pelajaran bagi kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu dulu yang bisa saya tuliskan untuk saat ini. Tunggu postingan saya selanjutnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5453975564458148267-5367249880209209517?l=abupasha.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://abupasha.blogspot.com/feeds/5367249880209209517/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/coretan-pertama.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/5367249880209209517'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5453975564458148267/posts/default/5367249880209209517'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://abupasha.blogspot.com/2008/10/coretan-pertama.html' title='Coretan Pertama'/><author><name>Abu Pasha</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17642400586546949217</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/SiKeywaNZHI/AAAAAAAAABo/ez9M9WgvIE4/S220/IMG0040A.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_dWuDW3k69hk/TExT8o68VOI/AAAAAAAAANI/HrdV_EYKOsA/s72-c/pena.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
